Menyusui Ternyata Juga Merugikan, Kenapa Ya?

ayahasi1
Well, karena yang nulis artikel dengan judul begitu pasti belum banyak baca soal keuntungan dan kemudahan dalam menyusui. Senang dan bangga, itulah yang biasa terlihat dan suasana ibu sedang menyusui si kecil. Namun, tak sedikit juga kok hal ini membuat sebagian ibu lainnya merasa kurang nyaman ketika menyusui. Tapi tidak perlu khawatir, setelah membaca artikel ini, pasti menyusui akan sangat menyenangkan.
Dilihat dari sudut pandang lain, seperti artikel ngawur yang dijelaskan dalam www.moron.co.id, terdapat beberapa mitos tentang kerugian dalam proses menyusui:
Mitos Pertama, Anda jadi tak bisa mengatur takaran susu yang seharusnya dikonsumsi si bayi. Ini penting, karena bayi sendiri tidak merasa kekenyangan atau bahkan kurang konsumsi air susunya.
Fakta, Bayi sangat tahu kapan dia kenyang dan kapan dia lapar, sayangnya orangtua yang sering tidak paham tanda kenyang dan tanda lapar pada bayi. Tuhan sudah menciptakan tubuh kita dengan sangat sempurna, tubuh kita memiliki hormon Ghrelin dan Hormon Leptin untuk mengatur rasa lapar dan rasa kenyang. Menangis bisa menjadi salah satu tanda bahwa bayi lapar, dengan pelekatan yang baik ketika menyusui, si bayi akan melepas sendiri jika sudah merasa kenyang. Jadi tidak perlu khawatir, justru bayi yang paling tahu kapan dia kenyang dan lapar. Manusia tidak akan membiarkan dirinya kelaparan, termasuk bayi.
Mitos Kedua, tidak adanya orang yang bisa menggantikan Anda untuk menyusui si bayi. Beberapa ibu rumah tangga juga merupakan seorang wanita karir. Pada saat masa cuti telah habis, ia harus kembali bekerja dan tidak bisa menyusui bayinya dengan maksimal lagi.
Fakta, mungkin yang menulis pernyataan tersebut belum mengenal ASIP (Air Susu Ibu Perahan). ASI yang diperah dapat disimpan hingga enam bulan pada freezer. Jadi sebenarnya tidak perlu khawatir si bayi akan kekurangan ASI. Menyusui memang tidak bisa digantikan, itu jelas, karena ASI yang diproduksi si ibu memang khusus dibuat hanya untuk anaknya saja. Ini jelas menguntungkan, bukankah baju yang dibuat khusus oleh perancang busana hanya untuk anda akan sangat spesial dan mahal? Mudah saja sebenarnya, selama bekerja Anda bisa memerah ASI setiap 2-3 jam sekali, kumpulkanlah hasil tersebut dalam botol-botol ASI. Anda bisa membawanya pulang untuk dikonsumsi oleh si bayi esok hari, selama ibu dirumah ketika pulang kerja, menyusuilah sepuasnya. Jadi proses menyusui tetap bisa berjalan maksimal.
Mitos Ketiga, menyusui kadang dipandang sebagai sebuah proses yang menyakitkan dan melelahkan. Hal ini bisa terjadi kalau selama masa menyusui Anda mengalami luka pada puting susunya. Luka tersebut memang menyebabkan rasa sakit yang amat sangat pada saat menyusui.
Fakta, apa yang anda lakukan jika kaki anda lecet ketika menggunakan sepatu baru? Mencari solusi agar sepatu bisa digunakan dengan nyaman bukan? Atau mencari sepatu yang tidak terlalu sempit, dan jika ada lecet maka anda pasti mengobatinya. Begitu juga dengan menyusui, jika ada rasa sakit ketika menyusui maka hal ini tidak normal, Anda perlu berkunjung ke klinik laktasi atau bertemu dengan konselor laktasi untuk memperbaiki pelekatan dalam menyusui. Ingat, menyusui yang menyakitkan ini tidak normal, jadi carilah solusi agar menyusui tidak sakit. Menyusui juga tidak melelahkan, Anda bisa mencoba berbagai macam posisi menyusui, bahkan ada posisi menyusui sambil tiduran, jadi si ibu bisa sambil beristirahat. Anda tidak perlu bangun dari tempat tidur ketika bayi kelaparan, cukup buka BeHa, langsung lep.
Dan Mitos yang terakhir, keharusan ibu yang menyusui untuk merubah asupan makanannya. Beberapa ibu mungkin melihat ini sebagai hambatan untuk memakan makanan yang mereka sukai.
Fakta, hahahahaha..bentar, ini lucu banget…hahahaha, pernyataan diatas jelas tidak berdasar. Ibu Menyusui itu tidak ada pantangan makanan, alias boleh makan apa aja. Jadi tidak perlu merubah asupan makanan Anda. Tapi Anda mungkin perlu merubah pelembut dan pewangi pakaian Anda, karena yang menulis artikel tadi adalah brand pelembut pakaian yang terkenal namun tidak berkompeten bicara soal menyusui. (mimin)

 

Puasa dan Menyusui

@ID_AyahASI: Alhamdulillah kita dipertemukan dengan bulan Ramadhan lagi yak tuips, ga sabar mau buka puasa pake kolak pisang :D #BusuiPuasa@ID_AyahASI: eh iya, dari kemaren banyak banget yang nanyain apakah ibu menyusui boleh puasa? Nah, mimin mau bahas nih.. #BusuiPuasa@ID_AyahASI: Banyak penelitian yang sudah buktikan kalo berpuasa tidak akan mengurangi produksi ASI, tapi dehidrasi berat dapat kurangi produksi ASI #BusuiPuasa

@ID_AyahASI: Berpuasa juga enggak berpengaruh sama komposisi / gizi ASI sampai batas tertentu, pastikan berbuka dan sahur dgn gizi seimbang #BusuiPuasa

@ID_AyahASI: Zimmerman et. al. (2009) menguji susu wanita Israel yg berpuasa 24 jam dan menemukan sejumlah perubahan biokimia dalam ASI #BusuiPuasa

@ID_AyahASI: Studi di Amerika Serikat oleh Neville et. al. (1993) dan Tigas et. al. (2002) buktikan puasa jangka pendek (dlm penelitian ini si ibu tetep minum) tidak pengaruh ke produksi ASI #BusuiPuasa

@ID_AyahASI: Dari banyak penelitian sebutkan rupanya tubuh ibu menyusui membuat adaptasi metabolik selama berpuasa untuk memastikan produksi ASI tetap stabil #BusuiPuasa

@ID_AyahASI: Rakicioğlu et. al. (2006) melakukan penelitian pada ibu yang berpuasa Ramadhan,ternyata puasa tidak pengaruh dengan pertumbuhan bayi dan kandungan makronutrien ASI #BusuiPuasa

@ID_AyahASI: Kandungan Makronutrien ASI yang ga terpengaruh dengan puasa maksudnya adalah seperti kandungan Protein, Karbohidrat dan Lemak.. #BusuiPuasa

@ID_AyahASI: Namun, penelitian Rakicioğlu et. al. (2006) sebutkan beberapa mikronutrien dalam ASI spt Seng,Magnesium dan Kalium memang menurun.. #BusuiPuasa

@ID_AyahASI: Mikronutrien ini dibutuhkan dalam jumlah kecil oleh tubuh bayi, agar tidak menurun drastis selama puasa pastikan busui asupannya bergizi #BusuiPuasa

@ID_AyahASI: Ada 2 resiko jika ibu tidak minum sepanjang hari, 1) ibu mengalami dehidrasi, dan 2) jika dehidrasinya cukup parah bisa pengaruhi produksi ASI #BusuiPuasa

@ID_AyahASI: Beberapa tanda dehidrasi ringan adalah rasa haus,warna urin sangat kuning,kepala pusing, bibir dan lidah kering.. #BusuiPuasa

@ID_AyahASI: Karena beberapa hal diatas,mimin termasuk yg menganjurkan bagi busui yg anaknya masih ASI Eksklusif di usia 0-6 bulan utk menunda puasanya.. #BusuiPuasa

@ID_AyahASI: Selain memang diberikan kemudahan dalam beragama dan menjalankan ibadah, menyusui juga termasuk ibadah yg mulia :D #BusuiPuasa

@ID_AyahASI: Namun, jika memang dirasa mampu berpuasa..silahkan saja, pastikan asupannya mencukupi dan patuhi pedoman gizi seimbang,bukankah tidak ada paksaan dalam beragama? :D #BusuiPuasa

@ID_AyahASI: Ini mau puasa kenape jadi bijak begini dah ah..hahaha #BusuiPuasa

@ID_AyahASI: Bagi busui yang memiliki diabetes atau hipoglikemia atau penyakit lainnya, sebaiknya puasanya juga ditunda atau pastikan konsultasi dengan dokter #BusuiPuasa

@ID_AyahASI: Pada saat berbuka, persering minum air putih, sebaiknya hindari kopi dan teh yang cenderung punya efek keluarkan cairan dari tubuh #BusuiPuasa

@ID_AyahASI: Tentang hukum berpuasa bagi ibu menyusui bisa baca ini http://ramadan.detik.com/read/2011/07/31/171141/1693291/1250/puasa-bagi-ibu-menyusui?browse=frommobile #BusuiPuasa

@ID_AyahASI: Tentang tips menyusui selama berpuasa bisa baca ini http://aimi-asi.org/tips-menyusui-ketika-puasa/ #BusuiPuasa

@ID_AyahASI: Nah, apapun keputusannya..yang pasti mimin tetep asooooy #apaseeeh..udah ah, mohon maaf lahir batin yak gengs :D  #BusuiPuasa

@ID_AyahASI: Eh iya, mari kita hormati juga saudara-saudara kita yang tidak berpuasa, damai di hati dan damai di bumi lah yak, cape berantem terus :D #BusuiPuasa

@ID_AyahASI: Selamat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan 1434 H, semoga amal ibadah kita diterima Allah SWT. aamiin #BusuiPuasa

_______

bahan bacaan:

Kelly Mom 1

Kelly Mom 2

Baby Center

Ameinfo

Kompas Health

AIMI

Detik Ramadan

 

Beri Dukungan, Bukan Tuntutan

Minggu malam, 16 Juni 2013, sekitar pukul sepuluh, mimin dapet email dari seorang perempuan yang sudah menikah lebih dari setahun, dan expecting to have a child… Kalau kebetulan baca blog mimin ini, kami doakan cepet dapet momongan yang lucuuu yaaa ;)
Kembali ke laptop.
Intinya dia cerita:
Tadi siang, saya dtg ke kawinan sahabat, terjadilah ya kan pertemuan bapak ibu muda dgn anak2nya, kebetulan dia itu katanya followersnya @id_ayahasi .. Terus dia blg, ketemen saya : ih anaknya lucu tapi sufor sih sayang, beda sm anak gw anak asi, .. Lo ga follow @id_ayahasi ya..
 
Temen saya mendadak nangis karena memang dia tdk bs mengeluarkan asi itu krn secara medis dia ga bisa (saya agak kurang mengerti sih namanya apa ya) dia sudah usaha sampe dia tiap malam nangis minta maaf sama anaknya krn ga bs kasih asi..
 
Kemudian teman saya yg kena baby blues syndrom – dia depresi krn merasa ga bs ngebesarin anaknya sehingga dia ga bs keluarin asi krn stress..
Juga ditekan karena asi tidak keluar oleh kawan2 yg juga katanya followers..
Sebelumnya sori nih ye klo pernah ada twit mimin yang sampe nge-judge mereka yang mengalami masalah menyusui. Kami tidak pernah punya niat untuk menghakimi pasangan manapun soal ASI.
Dear all, @ID_AyahASI dibuat karena pada awalnya kami ingin menulis buku, sharing tentang pengalaman kami mendampingi istri saat baru punya bayi, khususnya di tengah proses menyusui. Kami memosisikan diri sebagai supporter, pendukung, pemberi semangat.

Spirit itu juga yang ingin kami transfer lewat akun @ID_AyahASI. Kami membuka perbincangan soal ASI, berbagi pengetahuan yang bisa dilengkapi bersama supaya kita sama2 paham kebaikan dan manfaat ASI sebagai asupan terbaik untuk anak. Saling mendukung, saling menyemangati.
Jika ada teman, sahabat, sodara, tetangga, siapapun di sekitar kita yang mengalami kesulitan memberikan ASI, mari kita bantu mereka. Jangan desak dengan cara yang bisa membuat mereka sedih. Setiap orangtua pasti ingin yang terbaik untuk anaknya…
Ayolah kita sharing terus kebaikan ASI, jangan nyerah, gak usah kesel2, gak usah belagu juga, tanpa nge-judge; bareng2 biar temen, sahabat, sodara, tetangga tadi nyaman dengerin support dari kita. Gak gampang emang, tapi kita bawa seru dan asoy aja lah yaa ;)
Btw, ini lanjutan emailnya lagi:
Gue (akhirnya gue2 jg bukan saya2an) hehe.. Agak miris karena, sebagai followers, mimin cs ga pernah kan ngetwit, hinalah anak sufor! Kan gak ada, cuma fakta yg dilapangan “oknum” yg seperti ini kadang gw sayangkan
 
Gw jg ga bs meminta mimin buat ngontrol mereka, satu2..
 
Cm inilah min yg terjadi, menurut gw sayang aja dengan isi twitter yg bagus, yang gw blg membantu ibu2 yg tadinya males ng-ASI bisa bersemangat, ayah2 nya jg mau bantu..jadi rusak krn org2 yg salah kaprah..
 
Emang sih ga ada yg sempurna ya, ada pro kontra ada + dan -
 
Gw jg bukan org yg mengikuti twit kalian sih, cm kalo sudah pernah ada mgkn di repost lagi min..
 
“Gimana menyemangati teman yg asinya susah keluar”
 
“Gimana bersikap dan terus mendukung teman
yg tidak bs ASI karena sakit bukan karena malas”
 
Atau “gimana cara mempengaruhi teman untuk beralih memberikan ASI”
 
Jadi lebih ditekankan ke toleransinya tanpa meninggalkan pesan baik mengenai meningkatkan pemberian asi untuk bayi..
 
Mudah2an email panjang gue, ga menyinggung siapapun terutama mimin ya.
 
Gw cm ga pengen yg sudah bagus malah dijadikan “pembenaran” atas sikap2 yg tidak seharusnya – dalam hal ini mimin sudah menyampaikan dgn baik – cm mudah2an berkurang lah org2 yg jadiin akun ini sebagai kambing hitam atas org2 yg pamer bisa asi kepada teman2 yg ga bs kasih asi..
 
Keep up the good work min, twit mimin juara tetep, menjadi basic saya kalau one day Tuhan kasih saya kepercayaan memiliki anak…
Siap! Ide topiknya lucu nih hehehe.. Tapi ya overall sih cara menyemangati itu sangat tergantung cara penyampaian yaa.. Yang penting kita saling share terus tentang kebaikan ASI, nah tinggal cara masing2 transfer knowledge ini ke temen, sahabat, sodara, tetangga tadi dehh ;))
Gini2 emang nggak bisa kita cegah sih, tapi mungkin bisa dikurangi.. yaa yang ngasih ASI nge-judge yang nggak, yang nggak ngasih ASI juga nge-judge yang pro ASI.. kan jadinya ribet juga yak x)) pokoknya, udah jelas ASI yang terbaik, gak diperdebatkan lagi; tinggal kuat2an kita ngelawan iklan, promosi produk2 tambahan itu dan cara pemasaran mereka yang ga baik kan? Klo mereka bisa sangat persuasif, menarik, seru.. Kenapa kita nggak? ;))

Kenapa ASI sedikit?

@ID_AyahASI: dari kemaren banyak yg nanya ASI-nya seret dan dikit..banyak yg mengira produksinya udah sedikit, benarkah? mari dibahas yuk #ASIsedikit
@ID_AyahASI: sering kita menilai ASI sedikit hanya dari hasil perah..mudah aja,karena satu2nya yg bisa keliatan ya emang hasil perah #ASIsedikit
@ID_AyahASI: sementara kalo nenen langsung,kita ga pernah tau berapa banyak ASI yang keluar,tau-tau bayi udah kenyang aja #ASIsedikit
@ID_AyahASI: Catet..!! hasil perah BUKAN indikator yang tepat untuk mengukur produksi ASI di payudara #ASIsedikit
@ID_AyahASI: Memerah ASI & Menyusui adalah 2 hal yg berbeda, rangsangan ke payudaranya pun berbeda, ya jelas, hasil yg keluar juga berbeda #ASIsedikit
@ID_AyahASI: Gue selalu analogikan Menyusui itu kaya ciuman sama pasangan, sementara Memerah ASI kaya ciuman sama foto pasangan #ASIsedikit
@ID_AyahASI: lebih enak mana? Ciuman langsung apa cuma ciumin foto pasangan? lebih terangsang mana? lebih terangsang ciuman langsung kan? #ASIsedikit
@ID_AyahASI: nah, PeEr-nya adalah gimana caranya mendapat rasa terangsang yg sama ketika kita hanya mencium fotonya aja? #ASIsedikit
@ID_AyahASI: nah..ini sama kaya memerah ASI..gimana caranya agar tubuh dan payudara dapat stimulasi yg sama dgn menyusui langsung #ASIsedikit
@ID_AyahASI: ini loh yg sebenarnya terjadi ketika menyusui langsung… #ASIsedikit
 breastfeeding-flow-ph
 
@ID_AyahASI: hormon oksitosin ini berperan keluarkan ASI dr payudara..hormon ini meningkat jika ibu merasa tenang,senang atau terangsang :) #ASIsedikit
@ID_AyahASI: jadi PeEr buat yg akan memerah ASI adalah mencari cara agar hormon oksitosin meningkat supaya ASI jd deres #ASIsedikit
@ID_AyahASI: beberapa faktor yg bisa tingkatkan hormon oksitosin adalah sentuhan, pikiran, perasaan dan penglihatan.. #ASIsedikit
@ID_AyahASI: saat menyusui langsung semua faktor tadi dgn mudah di dapatkan, efeknya jelas, oksitosin meningkat, ASI pun lancar keluar #ASIsedikit
@ID_AyahASI: lalu gimana dgn yg memerah ASI…mari kita temukan cara agar pikiran,perasaan,sentuhan dan penglihatan dapat rangsangan yg sama #ASIsedikit
@ID_AyahASI: pikiran…sebisa mungkin bentuk sugesti positif sebelum perah ASI, banyak pikiran, stress hanya akan menghambat oksitosin #ASIsedikit
@ID_AyahASI: perasaan..cari hal yg bisa bikin kita senang, misalnya dgn makan enak, dibeliin tas hermes, ditelpon suami atau hal lain #ASIsedikit
@ID_AyahASI: sentuhan…efeknya bs munculkan rasa tenang&senang;, misalnya dipeluk suami,dipijitin,maenin puting sendiri sering dilakukan #ASIsedikit
@ID_AyahASI: penglihatan..efeknya juga utk picu rasa tenang dan senang..misal,liat video/foto anak,liat ariel di tipi,liatin poto mimin,dll #ASIsedikit
@ID_AyahASI: beberapa cara tadi tujuannya sebenarnya utk menyiapkan tubuh, payudara dan merangsang hadirnya oksitosin sblm memerah ASI #ASIsedikit
@ID_AyahASI: Yg ga kalah penting ketika perah ASI adalah rasa bersyukur…ini penting, agar kita tidak merasa down karena hasil perah dikit #ASIsedikit
@ID_AyahASI: sebisa mungkin syukurilah setiap tetesnya, berapapun hasilnya harus disyukuri..suami harus bantu dukung agar istri percaya diri #ASIsedikit
@ID_AyahASI: Kalau ibunya dirumah/tak kerja,nyusui ajaaa”@ID_AyahASI: Memerah ASI & Menyusui adalah 2 hal yg berbeda, rangsangan ke payudarapun berbeda,

 

Manajemen ASIP 2

materi kultwit segala hal tentang penanganan ASIP nih, materi sebelumnya bisa liat di bit.ly/ManajemenASIP yak

@ID_AyahASI: ASI sering juga disebut sebagai cairan hidup, tersaji dengan segar dari payudara dan mengandung banyak enzim yang berguna bagi bayi
@ID_AyahASI: ASI juga mengandung banyak antioksidan,anti bakteri, prebiotik, probiotik, serta meningkatkan imunitas tubuh bayi dan penuhi nutrisi
@ID_AyahASI: Karena sering disebut cairan hidup, penanganan sesuai panduan sangat dibutuhkan, sekedar menjaga agar kandungannya tidak rusak
@ID_AyahASI: Kali ini agak panjang nih, mimin mau bahas mulai dari memompa – cara menyajikan, silahkan disimak atau ditambahkan yak
@ID_AyahASI: Biasakan untuk selalu mencuci tangan dengan sabun sebelum memerah ASI, baik menggunakan tangan atau pompa
@ID_AyahASI: Tangan yang tidak bersih dapat menyebarkan virus dan bakteri pada ASIP, botol dan pompa juga sebaiknya dlm kondisi steril
@ID_AyahASI: Mimin sarankan untuk belajar perah pake tangan, sering disebut Marmet Technique, teknik dasarnya ditemukan oleh Chele Marmet di tahun 1978
@ID_AyahASI: Semua merek pompa ASI sebenarnya sama aja, tapi namanya perempuan yak, beli barang itu harus bikin hati senang :D
@ID_AyahASI: Kalo ada pompa ASI yang bisa ningkatin PeDe pas pompa,bikin kita percaya bisa keluarkan ASI banyak, beli aja :D
@ID_AyahASI: Menyusui langsung vs Memompa ASI itu ibarat ciuman langsung sama suami vs ciuman sama foto suami, beda rangsangan akan beda hasil :D

@ID_AyahASI: Setelah di perah, ASIP biasanya disimpan di dalam botol (kaca atau plastik), bisa juga di kantong plastik khusus ASI
@ID_AyahASI: Khusus untuk botol plastik, pastikan sudah BPA Free yah, jangan gunakan kantong plastik selain yg khusus ASI
@ID_AyahASI: Penelitian sebutkan, botol plastik yg tidak BPA Free dan Plastik tidak khusus ASI bisa rusak kandungan ASIP
@ID_AyahASI: Buat yang perah di kantor, mimin sarankan untuk tidak menyimpannya di freezer, biar ga deg-degan mencair di jalan :D
@ID_AyahASI: Selalu sedia cool box + ice pack, panduan sebutkan ASIP di dalam coolbox yg di isi es bisa tahan hingga 24 jam
@ID_AyahASI: Jadi kalo habis perah dikantor, simpan di kulkas bawah, bawa pulang pake coolbox, sampe rumah bisa langsung ke freezer
@ID_AyahASI: Kalo ga ada kulkas di kantor, simpan di coolbox+ice pack udah cukup kok, pastikan es-nya bertahan lama yak
@ID_AyahASI: Kalo mau dipake dibawah 8 hari, mimin sarankan untuk tidak disimpan di freezer, agar lebih mudah dalam menyajikannya
@ID_AyahASI: Di kulkas bawah/chiller, ASIP bertahan 3-8 hari kok, gabung dengan makanan lain ga masalah, tp ditaro dlm box lg lebih baik v>

@ID_AyahASI: Prinsip penyimpanan ASIP sederhana kok, semakin dingin suhu simpannya makan akan semakin lama daya simpannya
@ID_AyahASI: Nah, kadang untuk memenuhi satu botol, kita bisa memerah beberapa kali kan? Ada syarat untuk menggabungkan ASIP
@ID_AyahASI: Syarat Gabungkan ASIP -> Jarak perah keduanya dibawah 24 jam, samakan suhu di kulkas, baru digabung deh
@ID_AyahASI: Misal: Perah ke-1 jam 7 pagi, masukkan kulkas dulu, perah ke-2 jam 7 malam, masukkan kulkas minimal 30 menit agar suhu keduanya sama
@ID_AyahASI: Setelah suhu keduanya sama, baru digabung, hal ini dilakukan agar proses pencampuran sempurna dan minimalisir kerusakan
@ID_AyahASI: Prinsip lainnya dalam tangani ASI adalah HINDARI sebisa mungkin perubahan suhu secara mendadak, perubahan suhu baiknya bertahap
@ID_AyahASI: ASI dari payudara suhunya akan sama kaya suhu tubuh, sekitar 37 derajat celcius, sementara suhu freezer bisa sampe -17 derajat
@ID_AyahASI: Jadi tahapannya adalah, ASIP habis dipompa jangan langsung ke freezer, simpan dulu minimal 30 menit di kulkas bawah
@ID_AyahASI: Kalo mau diminum ke bayi dalam jangka waktu 7 hari kedepan, ga perlu simpan di freezer, kulkas bawah aja cukup, kan tahan 3-8 hari
@ID_AyahASI: Tentang daya tahan ASIP, bisa cek gambar ini yah..
DayaTahanASIP
@ID_AyahASI: Untuk penyimpanan di kulkas atau freezer, sebaiknya disimpan di bagian belakang, jangan paling depan atau deket pintu
@ID_AyahASI: Kalo deket pintu, karena sering dibuka, suhu panas dari luar bisa pengaruhi daya tahannya, sementara kl dibelakang agak terlindung
@ID_AyahASI: #ASIP yang disimpan di kulkas bawah atau freezer boleh digabung dengan makanan lain, pake box lagi lebih baik
@ID_AyahASI: Ada yang kurang ga yah, kayanya untuk cara simpan di kulkas udah cukup yak…hehehe, sekarang cara sajikan yuk :D
@ID_AyahASI: Apakah ASIP yang diberikan ke bayi harus hangat, jawabannya TIDAK harus, kalo suka dingin, dan ga alergi dingin, tidak apah
@ID_AyahASI: Menyajikan ASIP hangat kayanya lebih sekedar kebiasaan kita dan juga agar sedikit sama dgn suhu ASI pas nenen
@ID_AyahASI: ASIP beku dari freezer sebaiknya dicairkan dulu didalam kulkas, jadi turunkanlah pada malam sebelumnya dari freezer
@ID_AyahASI: ASIP yang mencair dikulkas tahan 24 jam SEJAK mencair seluruhnya, bukan 24 jam sejak diturunkan yak
@ID_AyahASI:
Inget prinsip tadi kan, hindari perubahan suhu mendadak, jadi baiknya dari freezer jangan langsung dihangatkan
@ID_AyahASI: Kalo pake Bottle Warmer, gunakan dibawah suhu 40 derajat, suhu diatas 40 derajat bisa rusak kandungan ASI
@ID_AyahASI: Biasanya bayi suka ga habis kalo minum #ASIP kan, biar ga kebuang, bagi 2 dulu aja pas masih dingin didalam kulkas
@ID_AyahASI: Jadi bagian yg satu bisa disimpan di kulkas dulu, bagian yang satu dihangatkan untuk segera diminumkan ke bayi
@ID_AyahASI: Karena ASIP sisa yang udah kena mulut bayi akan mengandung bakteri dari air liurnya,maksimal disimpan hanya 1 jam
@ID_AyahASI: Gimana kalo lupa min? Sementara bayi mau minum, dan hanya ada ASIP dari freezer? Jeng-Jeeeng…
@ID_AyahASI: Gini, siapkan ASIP Beku, siapkan mangkuk isi air hangat, rendem ASIP beku di mangkuk air hangat itu, ganti airnya jika sudah tak hangat
@ID_AyahASI: Ulangi proses penggantian air hingga ASIP beku di botol mencair…gunakan cara ini kalo darurat yak :D
@ID_AyahASI: Nah, kalo udah dihangatkan lalu bayi ga jadi minum min? Boleh disimpan utk waktu 4-6 jam atau utk jam minum berikutnya
@ID_AyahASI: Karena sudah dihangatkan, kalo mau masuk kulkas lagi jangan dihangatkan kembali yak..cukup hangatkan 1 kali
@ID_AyahASI: Edaaan, pegeeeel ajaaaaaah inih..hahaha, semoga udah lengkap yaaak…dari kenyang sampe laper lagi nihhh..hahaha
@ID_AyahASI: Udah ah, bahasan tentang daya tahan ASIP dan lainnya bisa cek juga di bit.ly/ManajemenASIP, sekarang mau jawab bbrp pertanyaan
@ID_AyahASI: nah, ini RT @MotherAle: ID_AyahASI min, gimana cara tau asipnya udah tidak layak untuk disajikan? Thanx ;)
@ID_AyahASI: @MotherAle sampe sekarang belum ada panduan resmi ttg ASIP yg rusak atau tak layak minum, kayanya @drOei mau lakukan penelitian ttg ini deh
@ID_AyahASI: @MotherAle tapi yang biasa kita gunakan adalah identifikasi dari rasa dan bau yang tajam, kaya susu basi gitu deh
@ID_AyahASI: @MotherAle kalo lewat bbrp jam dari panduan daya simpan, jangan langsung buang, meski lewat jam simpan, ga berarti lgsg rusak #ASIP
@ID_AyahASI: @MotherAle bayi paling tahu mana #ASIP rusak dan yang tidak, kalo masih doyan dan diminum berarti ASIP masih bagus
@ID_AyahASI: @MotherAle yang jadi patokan adalah lidah bayi, bukan lidah orang dewasa yak, lidah kita udah “ga alami” hehehe #ASIP
@ID_AyahASI: yang udah cair, jangan dibekukan lagi RT @dianbenny: ID_AyahASI gimana kalo soal mati lampu min?asip mencair boleh ga dibekuin lagi?
@ID_AyahASI: @dianbenny oh iya, biasakan untuk bikin batu es pake plastik es, kalo mati lampu si es batu ini berguna untuk bantu jaga suhu #ASIP
@ID_AyahASI: Demikian. thanks

ASI Encer & Kental

Pertanyaan:
@vina09: kata mama ASI ku jelek karena bening dan encer, jadi bikin Rasya (3m) sering sakit pilek, emang bener gitu yah?
Jawaban:
Pertanyaan diatas menjadi salah satu mitos yang sering beredar di masyarakat. Kita kayanya kebanyakan di jejelin sama iklan bahwa yang namanya Susu itu harus putih yah. Kalo susu sapi sih iya emang putih banget dan keliatan kentel yak, tapi kan itu sapi bukan manusia. Susu manusia a.k.a Air Susu Ibu (ASI) emang ada dua tipe, yang dikenal dengan istilah Foremilk dan Hindmlik.
tumblr_ma6f6pCPeh1qcj1jt
Bingung? Jangan dong, gue coba jelasin kedua saudara kembar itu yak.
Mungkin kalo gue bilang ada dua tipe kesannya payudara membuat kedua jenis ASI tersebut dengan waktu yang berbeda yah atau mungkin ada yang mikir, “wah, kalo gitu payudara gue cuma produksi Foremilk (ASI yang agak bening dan encer) aja dong?’.
Bukan. Enggak gitu.

Payudara HANYA memproduksi SATU jenis ASI. Foremilk dan Hindmilk (ASI yang agak kental dan berwarna putih pekat) di produksi pada waktu yang bersamaan kok. Keduanya ibarat saudara kembar, yang satu keluar duluan, adiknya keluar belakangan, cuma beda menit doang. Kalo kakaknya yang keluar duluan tai laletnya 1, nah si adek yang keluar belakangan tai laletnya 2.
Jadi nih, saat ASI di produksi, lemak ASI cenderung melekat satu sama lain dan menempel di dinding alveoli (tempat ASI di buat). Saat ASI terus-terusan di produksi maka ASI yang encer akan langsung memenuhi payudara dan menuju puting, mungkin karena lebih enteng kali yah. Sementara lemak ASI yang agak lebih kental akan cenderung menempel di saluran ASI.
Biar lebih gampang ngebayanginnya gue pake analogi air panas deh. Kalo pernah ke hotel dan ada layanan air panasnya ngerasain gak waktu kran dibuka biasanya air enggak langsung panas kan? Mulai dari dingin lalu perlahan berubah menjadi hangat dan kemudian panas.
Nah, sama kaya ASI. Kalo pas nenen yang keluar duluan juga agak encer dan bening, sampe lama kelamaan makin banyak lemak yang ikut di ASI tersebut, warnanya-pun akan mulai putih pekat dan agak kental.
Oh yang perlu di ingat, ASI yang bening dan agak encer itu bukan sama sekali enggak ada lemak loh, ada juga lemak di situ cuma ga sebanyak yang belakangan keluar. ASI Foremilk memiliki kandungan laktosa yang sangat tinggi. Laktosa ini berfungsi untuk sumber energi dan perkembangan otak bayi. Jadi ga perlu khawatir kalo ASInya encer dan bening yak.
Ketika bayi menyusu, maka yang keluar duluan adalah ASI yang bening dan agak encer, ASI ini berfungsi untuk menghilangkan haus terlebih dahulu. Mulut bayi kemudian secara alami a
kan memancing hormon oksitosin (hormon ini membantu memompa ASI dari dalam untuk keluar) dan memancing kandungan lemak yang menempel tadi untuk keluar. Hal ini berlaku juga ketika payudara di perah/pompa, semakin lama lemak ASI akan semakin tersedot keluar.
Kalo pernah ngerasain ASI merembes di baju atau mancur-mancur pas awal pompa, nah itu adalah Foremilk (ASI yang agak encer). Setelah ASI yang agak encer mulai habis, lemak ASI yang menempel di dinding-dinding alveoli tadi mulai tersedot keluar, hingga akhirnya kita akan menemuka ASI Hindmilk (yang agak kental dan berwarna putih).
Jadi pastikan bayi menyusu pada satu payudara sampe puas. Jika setelah nenen payudara masih terasa berat dan penuh, maka lanjutkan pengosongan payudara dengan di perah/pompa.
Catatan:
  • Payudara ga akan seweneng-wenang dengan memproduksi HANYA hindmilk saja dan tidak memproduksi foremilk. Ingat, Payudara memproduksi SATU jenis ASI. Ingatlah kran air panas tadi biar lebih mudah mengingat cara kerja hindmilk dan foremilk.

 

  • Setelah nenen, jika payudara masih berasa “penuh” bantu pengosongan dengan di perah/pompa. ASI yang dihasilkan pada tahap ini biasanya tinggi lemak dan agak kental. Karena yang bening dan encer sudah dihabiskan lewat nenen. Atau,

 

  • Sebelum jam nenen, pompa terlebih dahulu payudaranya, sehingga ketika nenen bayi akan mendapatkan ASI yang tinggi laktosa dan juga tinggi lemak.
 
biar lebih jelas, mungkin bahasan video (dalam bahasa inggris) ini bisa membantu:
 
Bahan bacaan:

Weaning With Love = Menyapih Dengan Cinta

wheaningMenyapih dengan cinta. Gue yakin enggak ada orang tua yang enggak mau menyapih dengan cinta. Gue sih ga nemu definisi baku tentang menyapih dengan cinta, menurut gue menyapih dengan cinta adalah sebuah proses kesepakatan antara ibu-ayah dan anak untuk berhenti menyusui. Gue lebih memilih untuk tidak memaksa anak untuk berhenti dengan memisahkan anak dari ibunya, memberikan pahit-pahitan atau hal lainnya, tapi gue lebih memilih memberhentikannya melalui proses penyadaran dengan komunikasi yang intensif. Gue ga bilang dengan cara memisahkan anak atau memberikan pahit-pahitan itu ga baik, itu sih balik lagi ke keputusan orang tua tentang bagaimana caranya menyapih. Gue hargai apapun itu. Menurut gue, memulai menyusuinya saja tanpa hal yang memaksa begitu, maka menyelesaikannya juga sebaiknya tanpa hal yang memaksa begitu. Tapi kadang kondisi berkata lain bukan?
Gue cuma mau berbagi beberapa langkah untuk mempermudah melakukan proses menyapih, tapi, ini ga bisa dilakukan hanya oleh si ibu dan si anak, butuh dukungan dari si ayah dan keluarga terdekat.
a)      Tetapkan Deadline
Ga perlu nunggu anak kita berusia 2 tahun baru mikir kapan menyapih, lebih baik semenjak usia 6 bulan atau 1 tahun udah mulai tentukan kapan anak akan disapih. Ini kesepakatan si ibu dan si ayah. Mau dibawah 2 tahun juga boleh, tapi memang sebaiknya memang meneruskan menyusui hingga anak berusia 2 tahun. Tapi sebenarnya proses menyapih bisa dimulai sebelum anak berusia 2 tahun. Nah, kalo lo sendiri kapan?

b)      Lakukan Sosialisasi
Sosialisasi ini penting agar anak dan keluarga paham bahwa kita sedang melakukan proses menyapih. Sosialisasi ini juga penting agar anak merasa dilibatkan dalam proses menyapih. Sosialisasi yang dimaksud adalah mengulangi informasi untuk berhenti menyusui jika usianya 2 tahun. Anak bukan ga paham loh, usia-usia segitu sebenarnya mereka sedang merekam semua perilaku dan perkataan kita. Setiap sebelum menyusui, bilang ke anak jika nanti pas usia 2 tahun enggak boleh nenen lagi, karena dia sudah besar. Ulangi selalu secara konsisten informasi ini ke anak, bisa gantian antara si ibu, ayah atau si nenek.
c)       Pembatasan Menyusui
Sambil terus melakukan sosialisasi, mendekati beberapa bulan tenggat waktu untuk menyapih, lakukan juga pembatasan menyusui. Jika sebelumnya bisa menyusui dimana saja dan kapan saja, kali ini perkenalkan anak dengan aturan kapan boleh menyusui. Aturan ini tahapan yang cukup penting menurut gue, hal ini agar anak paham bahwa ada aturan yang mulai berlaku untuk menyusui. Proses ini tentu akan mempermudah ketika saatnya menyusui benar-benar berhenti. Pembatasan ini pun ga berlaku ketat, bisa sangat fleksibel, tujuan sebenarnya bukan untuk benar-benar membatasi tapi lebih ke pemahaman dan penyadaran bahwa sudah ada aturan dan si anak enggak bisa semaunya menyusui. Meski setelah dengan berbagai rengekan tetap akan dikasih nenen. Misalnya, menyusui hanya boleh di tempat yang bersifat pribadi, contoh: menyusui hanya boleh di rumah, di mobil atau di ruang menyusui. Diluar tempat itu, lakukan penolakan dan berikan pengertian terlebih dahulu sebelum akhirnya tetap memberikan nenen. Ingat, tujuannya bukan benar-benar membatasi, tapi lebih mengajak dan menyadarkan si anak bahwa sekarang sudah ada aturan untuk menyusui. Ajak si Ayah untuk juga ikut serta dalam proses ini, jangan merasa terganggu dengan rengekan dan tangisan anak. Kalo gue sendiri, suka gangguin si anak dengan rebutan nenen, proses gangguin ini menurut gue berfungsi bahwa nenennya udah ga bisa semau dia.
Pada tahap ini lakukan juga pengurangan frekuensi menyusui, jam biasa menyusui bisa dialihkan dengan cemilan sehat atau jus segar buatan sendiri. Lakukan, agar secara tidak sadar, si anak enggak paham bahwa sedang ada pengaturan frekuensi menyusui. Jika biasanya sehari bisa 3-4 kali menyusui, maka bisa dikurangi hingga 2-3 kali.
d)      Hari H
Saat setelah menginjak hari-H berhenti menyusui sebenarnya ga perlu langsung bener-bener berhenti saat itu juga, tapi mulailah lakukan pembatasan seketat mungkin. Si Ayah perlu turun tangan pada proses ini, paling enggak untuk mengalihkan perhatian si anak dari menyusui, bisa dengan mengajak main atau ajak jalan-jalan keluar rumah, apapun silahkan dilakukan pokoknya hi
langkan perhatian si anak dari menyusui. Meski sering pada akhirnya tetap menyusui. Ga apa-apa, namanya juga proses butuh waktu. Pada tahap ini sebaiknya menyusui hanya boleh dilakukan dirumah, pemilihan baju yang menyulitkan si ibu untuk menyusui di ruang publik bisa dipake, jadi si anak juga kesulitan buat merogoh-rogoh. Lakukan penolakan seketat mungkin sambil memberikan pengertian untuk tidak menyusui lagi. Pada minggu-minggu awal biasanya tetap berakhir dengan menyusui, ga apa-apa, yang penting saat ini si anak sudah harus berusaha sangat keras untuk bisa menyusui. Lambat laun, sampailah pada masa anak secara sadar sudah tidak menyusui kembali.
Dalam kasus gue, ini yang gue lakukan:
a.       Tetapkan Deadline
Gue dan istri sepakat kita akan menyapih ketika si anak berusia 2 tahun. Hal ini terkait dengan rencana hamil lagi, bukan ga boleh menyusui ketika hamil, tapi lebih karena istri ada riwayat prematur. Jadi ketika si anak berusia 1 tahun, kita sudah sepakat untuk menyapihnya pada usia 2 tahun.
b.      Lakukan Sosialisasi
Sosialisasi kita lakukan saat si anak berusia 1.5 tahun. Pada saat ini secara konsisten kita selalu bilang, “nanti 2 tahun udah ga nenen yah” atau “kamu kan pas 2 tahun udah gede, jadi ga boleh nenen lagi yah”. Informasi ini selalu dilakukan baik sebelum nenen, saat nenen maupun pas main atau dikala mau tidur. Ayah, Ibu, nenek dan anggota keluarga lainnya bisa turut membantu pada tahap ini.
c.       Pembatasan Menyusui
Di tahap ini gue selalu menganggu anak gue pas menyusui, baik dengan rebutan atau dengan menghalang-halangi sampe bikin dia kesel..hehehe. Menyusui pun mulai dibatasi, hanya boleh di rumah atau di mobil. Di mall sih udah ga doyan nenen kalo anak gue, pikirannya teralihkan dengen gemerlapnya pusat belanja itu *halah*.
d.      Hari H
Bener-bener berhenti menyusui kayanya pas usia dia 2 tahun 2 bulan lah. Pas usia 2 tahun udah bener-bener ketat, kita sih ga menemukan kesulitan berarti untuk menyapih,mungkin karena proses tadi dan juga karena kita udah memisahkan kamar tidur semenjak dia berusia 1 tahun. Kebiasaan menjelang tidur juga sudah dibentuk, biasakan – pas ayah ada dirumah sebelum anak tidur – si ayah juga turut bergabung ketika anak mau tidur, hal ini agar si anak enggak asing pas tidur hanya ditemani sang ayah. Hal ini agar anak mulai terbiasa untuk tidak nenen sebelum tidur. Setelah si anak berusia 2 tahun, setiap malam – beberapa kali gue sering pulang cepet untuk bantu proses ini – tidurnya udah sama gue, dan bukan sama istri.
Nah, implementasinya sih bisa bebas yah mau ngapain aja. Jelas cara gue menyapih dengan cara elo menyapih pasti beda. Tapi besaran tahapan tadi bisa digunakan untuk mempermudah. Cuma sekedar berbagi, semoga berguna.
Selamat menyapih dengan cinta.
sebuah pengalaman dari @a_rahmathidayat

Makan banyak bikin produksi ASI banyak?

oxytocin_hormone_2631741

gambar diambil tanpa izin dari http://medicineneeds.com

@ID_AyahASI: Eh iya, tadi mau bahas masalah produksi ASI dan keluarnya ASI..ga bosen ngebahas beginian soalnya pasti ada yg belum nyimak
@ID_AyahASI: Siapa yang berpikiran kaya gini: Makan banyak maka bisa bikin produksi ASI banyak, makan sedikit berarti ASI sedikit? ini sebenarnya ga tepat
@ID_AyahASI: Tapi setiap abis makan banyak biasanya ASI-nya langsung banyak tuh min, itu gimana? Nah,kita bahas satu-satu yak..
@ID_AyahASI: Cara kerja payudara mem-produksi ASI berbeda dengan cara kerja payudara mengeluarkan ASI..hah? apa bedanya min?
@ID_AyahASI: Hmm..bayangkan payudara kaya gudang tempat simpan beras, kalo gudangnya penuh, ada tempat buat simpan karung beras yang lain ga?
@ID_AyahASI: Kalo gudang beras penuh dan ga ada beras yang dikeluarkan dari gudang,karena ga ada yg beli,maka produksi beras bisa terhenti kan?
@ID_AyahASI: meski ga sama persis, Ini sama kaya payudara..jadi kalo payudara enggak rutin di kosongkan, maka produksi ASI akan jadi lambat

@ID_AyahASI: Hormon prolaktin akan meningkat jika payudara “kosong”, pengosongan bisa payudara dilakukan lewat menyusui/perah
@ID_AyahASI: Payudara yang berasa “kosong” ini biasanya berasa lembek, tapi bukan berarti payudara ga ada ASI-nya,karena produksi ASI ga pernah berhenti
@ID_AyahASI: Okeh, itu tadi kita baru bahas produksi ASI..jadi ga ada hubungannya sama makan banyak kan? Karena ga dipengaruhi sama makanan
@ID_AyahASI: Prinsipnya sederhana kok: semakin penuh payudara maka produksi ASI akan jadi lambat, karena hormon prolaktin tidak terangsang
@ID_AyahASI: Sebaliknya, hormon prolaktin akan meningkat jika payudara “kosong” karena ASI terus dikeluarkan, makanya “kosongkan” secara rutin
@ID_AyahASI: Sekali lagi, ga ada hubungannya sama makan banyak..makan banyak enggak akan bikin produksi ASI jadi banyak
@ID_AyahASI: Contoh gudang beras tadi bergantung sama Supply and Demand, produksi ASI juga gitu, kalo ga mau terhenti ya keluarkan dari “gudang”
@ID_AyahASI: Pertanyaannya lagi, gimana cara keluarkan ASI min? Okeh nyambung sama pertanyaan tadi, kenapa makan banyak,ASInya banyak?
@ID_AyahASI: Nah, untuk keluarkan ASI, payudara dibantu sama Hormon Oksitosin..hormon ini agak unik, karena dipengaruhi sama psikis si ibu
@ID_AyahASI: Hormon Oksitosin akan meningkat jika si ibu senang, tenang dan girang. Orgasme ketika ML meningkatkan hormon oksitosin ini
@ID_AyahASI: Oksitosin juga bisa dirangsang dengan sentuhan, penglihatan dan suara..makanya tadi malem nonton konser NOAH pada deres ASInya :D
@ID_AyahASI: Apa hubungannya s
ama makanan yang bisa bikin ASI deres? Okeh, siapa yang ga suka makan? Siapa yang udah kenyang tapi ga seneng?
@ID_AyahASI: Kita pasti akan makan makanan yang kita suka kan? Kalo udah makan pasti perasaan jadi senang, tubuh terasa segar bukan?
@ID_AyahASI: Perasaan tenang dan senang itu yang merangsang hormon oksitosin, makanya pas di pompa mempermudah ASI utk keluar
@ID_AyahASI: Oksitosin ini bikin kelenjar ASI di payudara berkontraksi, menekan-nekan agar ASI bisa keluar, makanya suka muncrat kan?
@ID_AyahASI: Hampir sama kaya orgasme kan yah? Tubuh merasakan kejang kenikmatan.. *halaah* kira2 kaya gitu deh kerja oksitosin
@ID_AyahASI: kontraksi di payudara ini kadang bisa dirasakan..tapi sering ga dirasakan tapi sebenarnya sering terjadi,ini yg disebut LDR-Let Down Reflex
@ID_AyahASI: Hebatnya dengan menyusui langsung, hisapan mulut bayi, sentuhan kulit dengan bayi, tatapan kita ke bayi tingkatkan oksitosin ini
@ID_AyahASI: Makanya kalo nenen pasti ASI-nya banyak, karena oksitosin akan meningkat seiring dengan menyusui langsung
@ID_AyahASI: Beda dengan dipompa atau perah, ada baiknya kita pancing dulu si hormon oksitosin ini..ada banyak caranya kok
@ID_AyahASI: Ada yang makan duren, ada yang liat video klip Ariel, ada yang shopping, ada yg liat foto bayi, yg paling mudah mainkan puting
@ID_AyahASI: Intinya, buat suasana senang, tenang dan girang sebelum mompa/perah..pancing dulu si hormon oksitosin ini
@ID_AyahASI: gue sering analogikan begini..menyusui itu sama kaya ciuman langsung, kalo mompa/perah kaya ciuman sama foto suami…enak mana? hehehe
@ID_AyahASI: Udah gue lakuin semua, tapi kenapa dikit min hasilnya? Syukuri, ASI yang diperah hasilnya ga bisa sama terus..kadang naik, kadang turun
@ID_AyahASI: Yang penting jangan berhenti merangsang payudara secara rutin, dengan begitu kita tetap kirimkan sinyal ke PD kalo kita butuh ASI
@ID_AyahASI: itu kenapa, hasil pompa bukan indikator yang tepat terhadap Produksi ASI, hasil pompa sedikit bukan berarti ProduksiASI sedikit
@ID_AyahASI: Jadi saran mimin sih, makan aja secukupnya dengan gizi seimbang..ga perlu banyak lah, secukupnya aja, yg berlebihan kan ga baik
@ID_AyahASI: Tapi kenapa laper mulu min? Menyusui itu membakar 300-500 kalori sehari,sama kaya berenang 30laps,jadi boong aja kalo ga laper..
@ID_AyahASI: Gimana, kebayang kan bedanya produksi ASI dengan cara payudara keluarkan ASI? Semoga yah…hehehe

ASI, CINTA, DOA DAN HARAPAN UNTUK KHANSA

Suatu malam Tika mengirimkan email kepada kami, menceritakan semua usaha dia ketika melahirkan putri cantiknya yang bernama Khansa untuk mendapatkan ASI. Emailnya langsung di forward ke semua mimin @ID_AyahASI. Malam itu, kami semua mewek berjamaah membaca emailnya. Kami mau share aja cerita Tika dan Oji yang udah bikin kami mewek berjamaah pada malam itu. Selamat Membaca!

_________________________________________________________________________________

Khansa Tiara Althea

Khansa Tiara Althea

Nama gw tika @tikanurvianti, gw sm suami @Ojihasan baru seminggu dikasih kepercayan sama Allah dengan dihadirkannya seorang putri cantik yang namanya Khansa Tiara Althea yang lahir 18 Juli 2012 jam 10.45 di rumah sakit di Cinere.
 
Proses persalinan gw secara caesar emang gak direncanakan dari awal, karena gw khususnya pengen banget bisa ngelahirin secara normal, katanya dari situ seorang ibu bener-bener ngerasain perjuangan yang sesungguhnya. Tapi suami nyerahin semuanya ke gw, sebenernya dia pengen gw lahiran secara caesar karena dapet info dari temen-temennya caesar lebih ga sakit dibanding normal. Bismillah gw mantep untuk lahiran normal. Selasa 17 juli 2012 sekitar jam 23.45 ketuban gw pecah, dengan suami gw masih ngelembur dikantor. Untungnya gw tinggal gak jauh dari ortu, langsunglah meluncur ke rumah sakit yang jaraknya gak begitu jauh dari rumah.
 
Mules pun udah gw rasain dari mulai ketubannya pecah. Jam 00.30 gw yang dianter sm nyokap sampe juga di rumah sakit dan langsung ditangani sama suster jaga, ga lama suami gw akhirnya dateng. Ada kekecewaan dimukanya karena dia gak bisa anter gw ke rumah sakit. Frekuensi mules yang gw rasain makin sering, tapi pembukaan gw masih tetep aja di pembukaan 2 padahal udah jam 5 pagi. Gw masih kekeh buat normal, sampe akhirnya jam 9 dokter obgyn dateng dan bilang “ibu harus caesar karena mulesnya gak sesuai dengan pembukaan sedangkan air ketuban udah sedikit, kasian bayinya dan ibu karena mules yang ibu rasain ini seperti mules pembukaan 8 padahal ini mash di pembukaan 2”. Akhirnya suami pun gak tega ngeliat gw dan setuju untuk caesar.
 
Alhamdulillah jam 10.45 WIB Khansa lahir dengan sempurna dan sehat. Puji syukur kepada Allah SWT, Khansa dimata kami berdua merupakan karunia, anugrah dan juga amanah. Oh ya kata nyokap dan ibu mertua gw, suami gw nangis sebelom ngadzanin Khansa, ternyata suami gw yang keliatannya cuek banget ternyata bisa nangis waktu ngeliat putrinya hadir ke dunia.
Saat itu adalah saat bahagia kita, kami berdua masih takjub dan suka masih gak percaya, bahwa kami sudah jadi orang tua… hehehe..  Apalagi di malem kedua kita udah bisa rooming in (rawat gabung) sama Khansa, kita tidur bertiga disatu kamar walaupun masih di kamar rumah sakit. Setiap khansa nangis, suami gw pasti bangun. Dari situ dia mulai belajar untuk gendong Khansa, ganti popoknya Khansa sampe belajar nyendawain setiap kali gw abis nyusuin Khansa.
 
Hari ketiga di rumah sakit, gw dikabarin kalo khansa bilirubinnya agak tinggi sekitar 12,7 dan terpaksa harus di blue light dengan 2 sinar sekaligus!!! Sedih ngeliat Khansa disinar, gw selalu nangis setiap kali bolak balik dari kamar rawat gw ke kamar bayi.  Tapi gw punya suami yang tegar, dia selalu kasih semangat buat gw, dia selalu bilang ‘kalo kamu ibunya aja udah down, gimana Khansa, gimana asi km”. Oh iya, dia selalu bikin ritual khusus setiap mau nyusuin Khansa… Dia selalu ajak kita bertiga untuk baca doa sebelum nyusuin doanya Khansa…
Ya Allah Ya Rahman Ya Rahim.. Engkau yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang… Berikan nikmat dan karunia serta kasih sayangmu dalam bentuk ASI untuk anak kami Khansa Tiara Althe Binti Fakhrurroji…
Semoga dengan ASI ini dan dengan segala ridhoMu, jadikanlah Khansa Tiara Althea binti Fakhrurroji menjadi anak yang berbakti kepada orang tua, keluarga dan agamaMu
Dari situ gw coba yakinin diri sendiri kalo gw bisa kasih asi lebih banyak dari sebelumnya, biarpun katanya usia anak baru 3 hari, produksi ASI ibunya bakalan masih dikit. Gw ga percaya!
 
3 hari Khansa harus berjuang dengan cahaya panas dan akhirnya kabar baik dateng juga, bilirubin Khansa turun jadi 11,8 dan kata dokter spesialis anak kita bertiga udah boleh pulaaaaang. Aseeeeeekkk. Dokter juga  ngingetin kalo 3 hari lagi harus kontrol.
 
2 mlm kita lewatin bertiga dikamar dan dirumah sendiri, dan ngejalanin nikmatnya begadang. Sampe dimana Khansa harus kontrol untuk ngecek bilirubinnya udah turun ato belum, kabar sangat gak kita harepin, kita denger hari itu, kalo Khansa ternya bilirubinnya naik lagi jd 22! Khansa harus segera dirawat inap lagi. Dokter Spesialis Anak juga bilang khansa mengalami antigen A, gol darahnya ngikutin suami gw yang bergol darah A, katanya pemecahan sel darah O msh blm sempurna dibadannya khansa (kaya kasusnya n
irina zubir), hhmmm cari sendiri ya di mr google.  
 
Ya Allah, perjuangan kita ternyata harus lanjut, Khansa dirawat dan harus menggunakan 3 blue light sekaligus!!!! Panasnya kaya apa gw ga bs ngebayangin. Makin banyak blue lightnya makin banyak juga asupan ASI yang harus dia minum, mana bisa gw ngasilin ASIP sebanyak kebutuhan minumnya Khansa sekarang apalagi gw stress gini, makin seret deh. Tapi lagi-lagi suami gw selalu ngeyakinin, selalu support, selalu bilang “ASI kamu itu banyak bgt, itu harus jadi mind set kamu” Ternyata emang bener kata orang, makin stress makin gak keluar asinya, tiap abis mompa, suami langsung ngeluncur ke rumah sakit. Suster bilang asi gw masih kurang.
 
DSA kita nyaranin buat tambahan susu formula, kita langsung ilfil. Akhirnya kita ganti DSA dgn kondisi khansa msh di blue light. DSA yang kedua juga gitu masih nyaranin tambahan susu formula tapi lagi-lagi suami gw kekeh sekekehnya kalo harus ASI, kalo ASInya cukup kenapa harus pake tambahan susu formula? Gw sempet marah, gw pikir ya udahlah anggep aja sufor itu obat buat Khansa, gw cuma pgn Khansa sembuh. Dia blg, “kemana semangat km untuk tetep kasih anak kita asi ekslusif, km yang wanti2 dari sejak kamu hamil, kamu yang nyuruh aku buat baca bukunya ayah asi, tadinya aku gak paham manfaat asi tapi aku jadi yakin kalo ASI itu pemberian Allah yang gak bisa digantiin berjuta kaleng susu formula. Pengen rasanya gw sobek itu buku. Heheee… Maap. Tiap kali gw liat suami gw ngerasa down, dia buka lagi buku kalian, dia baca lagi. Ga tau udah berapa kali dia baca buku kalian buat nyemangatin dirinya sendiri.

Buku Catatan AyahASI


Oji coba broadcast ke temen-temennya termasuk nyamperin ke AIMI ASI untuk nyari donor darah. Beredarlah itu broadcast dari suami gw di bbm broadcast, sampe twitter AIMI.  Alhamdulillah banget, banyak yang nawarin untuk ngasih ASIP, gak nyangka gw banyak banget orang baik dijakarta. Tapi kita usahain dari temen-temen yang kita kenal dulu.

 
Akhirnya seorang temen kuliahnya, Risha dengan baik hati mau ngasih ASIPnya. Kebayang gimana panasnya matahari jam 12an pas suami gw lg puasa, dia bela2in ambil asip ke tmnnya yang ditebet pake ojek, kebeneran rmh kita di pondok labu, lumayan bgt puasa2 siang2 naek ojek. Dia bilang “gak apa apa aku kehausan, yang penting Khansa bisa minum asi” beruntung bgt gw punya suami dia.
 
Malem pertama tanpa khansa berasa berat banget, air mata ga abis-abisnya ngalir terus, baru kali ini gw rasain sedih yang ga ada lawannya. Tidur pun gw sambil nangis sembari nyiumin bajunya Khansa yang terakhir dia pake, wanginyaaaaaa bikin gw makin mewek. Saat itu mungkin oji udah cukup sabar ngadepin gw yeng kerjanya cuma nangis mulu, terus dia bilang pake nada agak tinggi sambil nangis “emang kamu pikir aku ga sedih khansa sakit, tidur sendirian di rumah sakit. Aku kangen diompolin dia, dia udah fight sendirian disana, aku udah berusaha semamapu aku bisa buat cari donor biar khansa ga kehausan, biar banyak asi yang diminumnya”
 
Besoknya kita putusin buat konsultasi sm dokter laktasi, kita bener-bener dapet pencerahan, gw bener-bener tenang sm penjelasannya. Donor ASI tidak berpengaruh terhadap golongan darah, si pendonor dan penerima atopun jenis kelamin dari bayi si pendonor dan penerima. Donor ASI itu halal kok. Kebetulan hari itu khansa bilinya udh turun 17. Dokter laktasi bilang, kalo sy jadi DSA-nya udah saya suruh pulang, saya suruh skin to skin yang sering. Kita ceritain semuanya, emang katanya ga semua DSA punya pemahaman mengenai laktasi yang baik. Alhamdulillah gw jadi lebh tenang, lebih yakin untuk tetep kasih ASIX aja biarpun lewat donor.
Dia nulis ini di grup keluarga kita :
 
Alhamdulillah setelah nimbang referensi dari 3 dokter anak, oji dan tika mantep khansa hanya diberikan asi ekslusif dan asi perahan :
1.       Produksi asi dari tika terus ditingkatin
2.       Kebutuhan asi tika juga dicover pake asi dari donor asi
3.       Khansa kalo sudah boleh pulang besok, pendekatannya MPK (Metode Perawatan Kangguru (skin to skin) dari dokter laktasi
4.       Khansa bakal di cek soal to
ngue tie nya.. Mungkin di insisi, mungkin juga gak..
Alhamdulillah Khansa sudah pulang kerumah dan kita bertiga bisa becanda, ketawa, mewek-mewekan bareng lagi…  Yang ajaib berkat ASI, cinta, doa dan harapan untuk Khansa, dalam waktu 3 hari, bilirubin 22 bisa turun jadi 7,6
 
“ASI adalah ungkapan cinta, doa dan harapan untuk setiap buah hati kita yang amat kita sayangi…”
 
Terimakasih buat Oji, suami gw, dia selalu perhatiin makannya gw, kadang nyuapin kalo gw lagi males, segala jenis makanan apa aja dia jejelin ke gw, katanya biar asinya berlimpah, pokoknya gak  kalah bawelnya sm emak gw deh.
 
Terimakasih buat Bunda Risha Mubarak, yang telah berbaik hati untuk memberikan ASI untuk Khansa, salam untuk Cherish semoga selalu dijaga kesehatan, kebahagiaan sekeluarga…
Terimakasih buat AIMI ASI dan teman-teman yang sudah menawarkan bantuan untuk mendonorkan ASI buat Khansa, pejuang pejuang ASI…
 
Terima kasih bgt buat buku Catatan Ayah ASI yang udah sangat memotivasi kita terutama suami gw yang ttp mau ksh asix biarpun dsa nyaranin tambahan sufor. Makasih byk para mimin, teruskan perjuangan kalian.
 
When she wraps her hand around my fingers
O, it puts a smile in my heart
Everything becomes a little clearer
I realize what life is all about
Its hanging on when your heart has had enough
Its giving more when you feel like giving up
I’ve seen the light
Its in my daughters eyes
(Martina Mcbride – In My Daughters Eyes)

Tato dan Menyusui

http://livinglusciouslea.blogspot.com/2012/01/my-breastfeeding-goddess-back-piece.html

http://livinglusciouslea.blogspot.com/2012/01/my-breastfeeding-goddess-back-piece.html

@ID_AyahASI: Tadi ada yang nanya apakah pake Tato aman ga sih buat ibu menyusui, yuk ah disimak, yg jago ttg Tato boleh juga share yak #TatoASI
@ID_AyahASI: Tato dibuat dengan menyuntikkan tinta di bagian dermal kulit, kalo ga salah itu dibagian lapisan ke 2-3 bawah kulit #TatoASI
@ID_AyahASI: Tatoists biasanya pake alat tato elektrik yang dilengkapi dengan jarum dan tinta, jarum ini masuk kejaringan bawah kulit hingga bbrp milimeter #TatoASI
@ID_AyahASI: Di Amerika sendiri oleh FDA, tinta untuk tato ini masuk dalam kategori kosmetik dan belum ada satupun yang di-approve untuk disuntikkan dibawah kulit #TatoASI
@ID_AyahASI: Meski begitu, molekul tinta yang digunakan untuk melakukan tato terlalu besar untuk masuk ke dalam jaringan ASI #TatoASI
@ID_AyahASI: Sebenarnya aturan umum untuk melakukan tato berlaku juga buat ibu menyusui, resiko infeksi lokal adalah hal umum yg harus diperhatikan #TatoASI
@ID_AyahASI: Infeksi lokal di bagian tubuh yang di tato sebaiknya mengikuti aturan umum yang baku, penting untuk mencari tempat tato yg qualified #TatoASI
@ID_AyahASI: Infeksi Sistemik bisa muncul kalo kewaspadaan universal (universal precautions) ga dijalanin sama si tato artist #TatoASI
@ID_AyahASI: Universal Precautions ini untuk mencegah terjadinya infeksi Hepatitis, Tetanus dan HIV..pastikan si tato artist paham hal ini #TatoASI
@ID_AyahASI: Tato artist yang profesional pasti menjalankan Universal Precautions ini, seperti melakukan sterilisasi jarum,selalu cuci tangan,dll #TatoASI
@ID_AyahASI: Buat ibu menyusui, disarankan untuk menunggu minimal 1 tahun setelah melahirkan,sekedar utk mengembalikan kondisi tubuh setelah melahirkan #TatoASI
@ID_AyahASI: Lalu, apakah aman untuk menghilangkan tato ketika menyusui? Secara umum masih terbilang aman #TatoASI
@ID_AyahASI: Saat ini penggunaan laser menjadi salah satu cara untuk menghilangkan tato, energi laser bikin pigment tato menjadi kecil #TatoASI
@ID_AyahASI: Pigment tinta tato ini menjadi sangat kecil dan ringan, akhirnya akan diangkut oleh sistem imun dan dikeluarkan dari tubuh #TatoASI
@ID_AyahASI: Proses menghapus tato ini biasanya ada darah yg keluar, tapi beresiko rendah dan hampir minim efek sampingnya #TatoASI
@ID_AyahASI: Proses perawatannya hampir sama dengan ketika baru pake tato, jadi pastikan tempat ngilangin tatonya juga qualified #TatoASI
@ID_AyahASI: Hampir ga ada bukti kalo pake tato ada efeknya sama menyusui atau ASI..pastiin aja tato artist-nya profesional dan berpengalaman #TatoASI
@ID_AyahASI: Bahasan tato ini mimin ambil dari webnya La
Leche League (llli.org)…so, mau bikin tato apa nih? #TatoASI
Bahan bacaan:

MEMBANTU ISTRI MENYUSUI= MENYENANGKAN!

@ID_AyahASI dan MommiesDaily bekerja sama untuk menurunkan beberapa artikel terkait ASI dan Menyusui dari sudut seorang Ayah. Artikel ini kami buat dalam rangka World Breastfeeding Week dan Pekan ASI Nasional. Berikut adalah salah satu artikel tersebut. Selamat Membaca.


MEMBANTU ISTRI MENYUSUI= MENYENANGKAN!
Saya termasuk orang yang nggak begitu mengenal dekat sosok Ayah. Nggak begitu banyak memori antara saya dan ayah saya. Almarhum ayah termasuk orang yang sibuk bekerja, mungkin gaji seorang PNS tidak mencukupi untuk kebutuhan keluarga, hingga sore hari pun harus tetap bekerja sebagai mantri di Puskesmas dekat rumah. Belum lagi kesibukannya sebagai pengurus RW dan pengurus salah satu underbow partai. Kami, nyaris sudah terbiasa tanpa sosok Ayah di rumah. Ketika beliau meninggal dunia pun, tidak terlalu lama kami beradaptasi tanpa kehadirannya, mungkin karena kami sudah terbiasa tanpa ada beliau. Meski kesedihan pasti ada, apalagi suasana Ramadan dan Idul Fitri.
Ketika saya punya anak, ada keinginan yang dalam untuk selalu dekat dengan anak. Bagaimanapun caranya dia harus punya memori sosok seorang ayah yang bisa menjadi teman. Saya sadar, seorang ayah memiliki waktu yang sangat terbatas untuk bisa bersama anaknya. Kita – para ayah – sesungguhnya hanya punya tujuh tahun pertama dalam kehidupannya untuk bisa dekat dengan anak kita. Di tujuh tahun kedua dia mulai sibuk dengan sekolah dasar dan teman-temannya. Di tujuh tahun ketiga sudah mulai pergi bersama teman-teman SMP-SMU-nya, mulai punya dunianya sendiri. Apalagi kalau kita beneran tenggelam dalam kesibukan. By the end of the day, kita mulai kangen masa-masa dia waktu kecil dan makan bersama keluarga menjadi formalitas belaka.

Saya nggak mau seperti itu, saya mau anak saya punya memori yang seru dalam masa pertumbuhan dengan Ayahnya. Itu kenapa, saya mau terlibat dalam proses menyusui. Awalnya, menyusui memang seperti monopoli si ibu dan si anak. Hampir tidak ada ruang untuk seorang ayah terlibat di dalamnya, apalagi kalau kita sudah menutup diri dan menganggap menyusui memang urusan istri. Masalahnya, menyusui nggak semudah seorang bayi menghisap payudara lalu ASI keluar begitu saja. Menyusui adalah bentuk komunikasi antara bayi dengan si ibu, antara tubuh bayi dengan tubuh ibu dan antara bayi, ibu dan ayah. Bagaimana mungkin?
Payudara memiliki cara kerjanya sendiri yang tidak bisa digantikan oleh alat secanggih apapun oleh ratusan profesor manapun. Ada dua hormon yang memiliki peranan penting dalam menyusui, yaitu hormon prolaktin dan oksitosin. Hormon prolaktin erat kaitannya dengan produksi ASI, sementara oksitosin erat kaitannya dengan kelancaran ASI yang keluar. Hebatnya, hormon oksitosin ini dipengaruhi oleh perasaan dan pikiran seorang ibu dan bisa dirangsang dengan sentuhan, gambar dan suara. Semua perasaan positif akan meningkatkan hormon oksitosin yang artinya akan membuat ASI deras keluar, sebaliknya jika banyak unsur negatif maka akan menghambat hormon oksitosin dan membuat ASI seret. Jadi, apa yang bisa kita – para suami – membantu istri dalam proses menyusui agar ASI tetap lancar dan bisa sukses hingga 2 tahun atau lebih?

Beberapa hal ini mungkin bisa dicoba:
  • Be A Nice Personal Assistant, jika sedang ada di rumah atau pulang kerja, terlibatlah dalam mengurus bayi, menggendongnya, membuat dia tertidur, menggantikan popok, ngajak ngobrol, bermain dan lainnya. Biarkan istri kita beristirahat sebentar. Kalo kita pulang ke rumah untuk beristirahat, lalu istri kita harus pulang kemana untuk beristirahat?
  • Be A Google Man, menyusui banyak tantangannya, mulai dari puting lecet hingga hasil perah yang mungkin menurun. Cari tahu dan banyaklah membaca tentang ASI dan Menyusui, istri kita pasti nggak punya cukup
    banyak waktu untuk membaca atau riset tentang ini. Gunakan teknologi untuk membantu, follow akun twitter yang berkaitan dengan menyusui.
  • Make your own surprise, istri selalu senang dengan kejutan kecil yang berarti. Yoih, kita nggak perlu membelikan dia tas Hermes dan LV terbaru atau satu setel daleman Victoria’s Secret untuk bikin dia senang. Tapi cukup membuatkan istri sarapan, makan malam atau sekedar memberikan pijitan tanpa diminta. Atau berikan waktu untuk menikmati waktunya sendiri di salon selama seharian. Rasa senang akan membuat hormon oksitosin meningkat dan ASI menjadi lancar.
  • Be A Guardian Angeldi Indonesia ada begitu banyak mitos seputar menyusui yang bisa memengaruhi semangat seorang ibu. Suami harus menjadi benteng pertahanan istri dari segala serangan mitos tersebut. Suami bagaimanapun adalah benteng terakhir seorang istri, jangan biarkan dia merasa berjuang sendirian mengurus anak. Percayalah, menjadi orangtua bukan tugas seorang istri. Menjadi orangtua bukan pekerjaan atau profesi, karenanya adalah tugas seorang suami dan istri untuk menjadi orangtua dan mengurus anak.
  • Best Nurse Ever, menghubungi dokter atau konselor laktasi mungkin akan memakan waktu agak lama ketika istri menemuai tantangan dalam menyusui, apalagi ketika puting lecet atau halangan lainnya. Cari tau segala hal tentang common problems pada menyusui dan cara mengatasinya. Jadilah perawat no.1 bagi istri ketika menyusui.
Last but not least: Find Your Own Support. Kita paling tahu siapa istri kita dan bagaimana membuat dirinya nyaman dan senang. Cari cara sendiri untuk memberikan dukungan buat istri kita. Apapun bentuknya pasti seorang istri akan menghargai usaha kita. Bukankah menikah itu untuk mencapai tujuan bersama? Kalau tidak berusaha bersama lalu apa jadinya?
Happy Breastfeeding.
@a_rahmathidayat

BREASTFEEDING-FATHER, APA MAKSUDNYA?

@ID_AyahASI dan MommiesDaily bekerja sama untuk menurunkan beberapa artikel terkait ASI dan Menyusui dari sudut seorang Ayah. Artikel ini kami buat dalam rangka World Breastfeeding Week dan Pekan ASI Nasional. Berikut adalah salah satu artikel tersebut. Selamat Membaca.

BREASTFEEDING-FATHER, APA MAKSUDNYA?

Breastfeeding-father. Secara sederhana adalah paduan pola pikir dan tindakan seorang ayah yang mendukung proses menyusui dari istri (ibu) ke anaknya. Bukan label, julukan, apalagi pangkat yang bisa dicapai dengan requirement-set tertentu, karena penerapannya bisa sangat relatif, bahkan sulit dirumuskan.
Pakar holistik, Reza Gunawan, pernah menyampaikan kepada kami suatu ilustrasi yang menarik, dan bisa dikaitkan dengan hal ini. Ia menyatakan, “Siklus kehidupan di mulai dari bersatunya energi feminin dan maskulin, dalam bentuk hubungan seks. Proses itu berlanjut pada kehamilan, lalu persalinan, menyusui, dan menjadi orangtua. Satu bagian dari proses tersebut tidak bisa terputus, karena menentukan kualitas mata rantai berikutnya.”
Penjelasan Reza itu menjadi modal pertama untuk menetapkan pola pikir kita sebagai ayah yang sudah berkomitmen menjalani kehidupan berkeluarga. Artinya, kita siap menghadapi setiap prosesnya dengan sadar. Saat menjalani hubungan seks, kita belajar untuk beraksi secara maksimal; terus meningkatkan kualitas relasi seksual dengan istri.

Ketika istri memasuki masa kehamilan, kita pun relatif paham untuk menjadi suami siaga. Kita mengisi kepala dengan pengetahuan, dan curiosity saat berhadapan dengan dokter kandungan, demi kelancaran dan kesempurnaan bayi yang berada di dalam kandungan istri.
Masa persalinan, kebanyakan dari kita sudah tangkas menghadapi situasi menegangkan ini. Begadang mendampingi istri di salah satu momen terpenting ini seperti perkara mudah, karena kita sudah terlatih untuk bertoleransi dengan kemampuan fisik, melalui pekerjaan, hingga pertandingan sepakbola.
Berikutnya, menyusui pun, sebetulnya tak sulit buat seorang ayah terlibat penuh dalam prosesnya. Bahkan, seorang laki-laki tidak perlu dilatih untuk menjadi ayah yang pro ASI. Ia hanya perlu sadar, bahwa ini adalah konsekuensi logis yang terbaik untuk istri dan anaknya, seperti saat menjalani tahapan-tahapan sebelumnya. Saat hal ini terjadi, seorang ayah akan mendorong seluruh kualitas kelaki-lakiannya untuk beradaptasi, menaklukkan situasi, dan (otomatis) memberikan kontribusi.
Pada tahap berkontribusi, ia akan dengan sadar memberi dukungan kepada istri, mendengarkan keluhannya dan menghiburnya, menjadi partner yang bersedia mengurangi beban berat seorang ibu yang menyusui, dengan berpartisipasi pada kegiatan yang bisa dilakukannya. Entah menggendong si anak, menyerdawakan setelah menyusui, memandikan anak, membuat makanan pendamping ASI, dan lainnya.
Keterlibatan suami, adanya pasangan di samping istri, yang membantunya mengatasi kelelahan fisik, cenderung membuat istri senang. Apalagi jika suami jadi lebih sering melakukan hal-hal yang membuat istri senang, dengan cara hubungan mereka; karena koneksi setiap pasangan itu khas. Rasa senang istri, akan berdampak sangat positif pada kelancaran proses menyusui. Dan pada titik ini, kesiapan sepasang suami-istri diuji untuk menjadi orang tua.
Ketika seorang laki-laki melewati setiap bagian di atas, ia sudah bertindak. Mungkin ada yang menyadari
sejak awal, tapi banyak juga menjalaninya saja tanpa memikirkan how-to-nya. Ada yang menjalaninya dengan baik dari pertama, tak sedikit pula yang catch-up di tengah prosesnya. Both way, jika seorang ayah meyakini di alam pikirannya bahwa menyusui adalah proses yang tidak bisa di-skip dan ASI adalah yang terbaik untuk keluarganya; dan dia memberikan kontribusi nyata dengan caranya. There no possible way, that he is not a breastfeeding-father.

@bangaip

KEUNTUNGAN MEMBERIKAN ASI

@ID_AyahASI dan MommiesDaily bekerja sama untuk menurunkan beberapa artikel terkait ASI dan Menyusui dari sudut seorang Ayah. Artikel ini kami buat dalam rangka World Breastfeeding Week dan Pekan ASI Nasional. Berikut adalah salah satu artikel tersebut. Selamat Membaca.

KEUNTUNGAN MEMBERIKAN ASI

Ini serius mau bicara soal keuntungan memberikan ASI? Hehehe. Dari sisi yang mana? Keuntungan anak yang diberikan ASI? Rasanya tidak perlu panjang lebar diulas, karena ASI bukan pilihan dan tidak bisa dibandingkan dengan cairan selain air susu seorang ibu. Dan argumen dilontarkan untuk melawan argumen lain yang setara; then it’s not in this case, don’t you think? 

Mari kita mulai dari perhitungan yang paling sederhana: finansial. Hukum paling sederhana soal ini kira-kira begini, “Mana yang lebih menguntungkan? Bayar atau gratis?” Logika itu tidak memandang jenis kelamin, laki-laki atau perempuan, tahu persis jawabannya.
Keuntungan tambahan, terkait masalah keuangan, adalah soal alokasi. Pos kebutuhan rumah tangga tidak sekadar urusan sandang, pangan, dan papan. Kita tentu sangat paham, bahwa ada investasi lain yang tak kalah penting, yaitu pendidikan dan tabungan masa depan. Akan lebih menguntungkan jika profit finansial akibat pemberian ASI, dialokasikan untuk investasi jangka panjang ini.
Isu lain, untuk keluarga kelas ekonomi menengah, sampai rendah, hal di atas bisa jadi salah satu solusi menata cash flow rumah tangga. Tapi, untuk keluarga kelas ekonomi atas, nilai yang perlu dikeluarkan sebagai shortcut untuk meloncati lelahnya proses pemberian ASI, seolah tidak seberapa. Padahal, perspektif laki-laki yang bijaksana adalah mengatur alokasi dana secara efektif dan efisien. Prinsip manajemen ekonomi: dengan modal rendah, mendapatkan kualitas maksimal. That’s the true leader. Karena, dalam konteks ini yang “bicara” bukan hanya kapasitas, apalagi keberuntungan; tapi karakter. Laki-laki berkarakter, pasti lebih kuat.

Lucunya lagi, keluarga kelas ekonomi atas, yang cenderung menganggap remeh keuntungan finansial pemberian ASI, lazimnya berasal dari lingkungan yang berpendidikan layak dan baik. Manusia yang beruntung tumbuh dalam lingkungan itu, harusnya paham betul bahwa ASI adalah asupan terbaik untuk anaknya. Karena pendidikan, selalu mengarahkan manusia untuk tahu mana yang baik. Ketika meleset, mungkin ada yang salah dengan caranya mencerna pendidikan, apalagi dengan kualitas yang layak dan baik tadi.
Berikutnya, keuntungan memberikan ASI dari segi emosional. Proses menyusui bukan sebatas transfer cairan dari payudara ibu ke dalam tubuh si anak. Jauh lebih dalam dari itu, ada kesabaran yang diuji, ketahanan fisik yang ditempa, manajemen konflik, sampai pengembangan dan konsistensi teknik (pelekatan, pengaturan ASI perahan, dan lainnya); sebagai proses belajar yang membuat wawasan sepasang suami-istri semakin matang untuk menjadi orang tua, dan mendewasakan secara emosional.
Pemberian ASI bukan hanya soal bonding ibu dan anak, tapi juga ayah dan anak, serta ibu dan ibu. Saat ibu menyusui anak yang nyaman di dalam pelukannya, ayah yang memijat pundak si ibu di saat bersamaan; mungkin sambil menemani ngobrol tentang banyak hal. Lalu si ayah menggendong anak yang selesai menyusui, menyerdawakannya, memeluknya, membisikkan nyanyian pengantar tidur; adalah harmoni relasi manusia paling intim dan indah yang pernah ada. Momen yang tidak akan pernah bisa di-setting di luar masa menyusui.
Keuntungannya, mungkin tidak langsung dirasakan. Jika kita bisa segera memetakan keuntungan finansial, maka keuntungan emosional adalah investasi jangka panjang. Proses menyusui adalahcommunication training paling dasar dalam rumah tangga; antara ayah, ibu, dan anak. Mungkin, gantian ada yang mau menjawab, apa keuntungan pondasi komunikasi yang baik dalam sebuah hubungan? Apa pun bentuk hubungannya. Silakan.

TENTANG MENYUSUI DI DEPAN UMUM

@ID_AyahASI dan MommiesDaily bekerja sama untuk menurunkan beberapa artikel terkait ASI dan Menyusui dari sudut seorang Ayah. Artikel ini kami buat dalam rangka World Breastfeeding Week dan Pekan ASI Nasional. Berikut adalah salah satu artikel tersebut. Selamat Membaca.

TENTANG MENYUSUI DI DEPAN UMUM

Pernah ke Taman Safari atau Ragunan, kan? Kita selalu kagum kalau melihat seekor monyet lagi menyusui, sebuah peristiwa unyu yang langsung akan kita abadikan dengan smartphone terbaru lalu di-upload ke Twitter, Instagram, atau Path. Lalu, kurang keren apa menyusui bayi di tempat umum?
Kita beruntung hidup di Indonesia, yang secara turun temurun, meski banyak mitos yang beredar seputar ASI, namun menyusui masih cukup umum dilakukan. Kalau kita jalan di kampung-kampung misalnya, masih banyak ibu-ibu yang tidak sungkan mengeluarkan payudaranya agar si bayi tidak kelaparan. Saat film Si Unyil masih eksis, lagunya yang berjudul “Aku Anak Sehat” masih menyebutkan ASI dalam liriknya, dinyanyikan dalam setiap kesempatan oleh anak-anak dan orangtua. Sekarang? Hanya lirik seputar cinta yang dinyanyikan.
Di Amerika atau dunia barat secara umum, menyusui di tempat umum masih sering dianggap tidak sopan. Facebook contohnya, melarang publikasi foto ketika seorang ibu sedang menyusui, tapi membolehkan foto cleavage alias belahan payudara, aneh . Sementara di Indonesia, seorang ibu bisa dengan mudahnya mengeluarkan payudara di angkutan umum, pasar atau antrean puskesmas. Pertanyaan besarnya, jika banyak ibu yang bisa memberikan “makan siang” berupa susu botol dengan bebasnya di depan umum dan dianggap keren, kenapa yang seperti itu nggak berlaku juga buat bayi yang menyusui sebagai “makan siang”-nya? Toh, sama-sama memberi makan. Kata @drOei, Nursing = Feeding. Kalau orang lain minta dihormati agar ibu menyusui di tempat yang tertutup maka harusnya ibu menyusui juga harus dihormati dengan menyediakan tempat menyusui yang nyaman di mana saja dan kapan saja.

Jika permasalahannya adalah aurat, maka sekarang banyak alat untuk menutupinya, apron menyusui misalnya. Tapi sayang nggak ada alat untuk menutupi pikiran kotor bagi orang yang melihat seorang ibu sedang menyusui dan menganggap hal tersebut sebagai bentuk pornografi, get a life!
Nggak ada istilah orangtua gagal jika mereka tidak bisa memberikan anaknya ASI dengan sempurna hingga 2 tahun. Karena sesungguhnya masyarakat yang telah membuat mereka gagal memberikan ASI hingga 2 tahun. Ada begitu banyak mitos, ada begitu banyak tenaga kesehatan yang terang-terangan menganjurkan pemakaian susu formula tanpa indikasi medis dan ada banyak orang yang membuat seorang ibu menyusui sebagai pihak yang sok suci. C’mon, we are on the same side. Kita harusnya menuntut pemerintah karena telah membuat istri kita tidak bisa memberikan ASI Eksklusif selama 6 bulan atau bahkan 2 tahun. Kita harusnya menuntut pemerintah untuk menciptakan linkungan yang nyaman bagi ibu menyusui, harusnya kita menuntut pemerintah untuk “memaksa” semua tempat umum dan perkantoran menyediakan ruang menyusui agar si ibu tidak “membuat” makanan untuk anaknya di toilet dan harusnya kita – sebagai suami – juga berani memintakan izin kepada atasan istri agar memberikan waktu untuk memerah ASI di kantor. Nggak salah, kan, melindungi istri dan anak-anak kita?

Anyway, berikut sekedar kiat kalau emang istri kita mau menyusui di tempat umum:
    style="border: none; color: black; line-height: 14px; margin: 0px 0px 0px 25px; outline-style: none; padding: 0px; text-shadow: rgba(255, 255, 255, 0.839844) 0px 1px 1px;">
  1. Gunakan baju menyusui yang memberikan akses mudah ketika akan menyusui, anak-anak nggak tentu waktunya kapan minta nenen bukan? Kalau belum bisa pergi ke mal, carilah di online shop.
  2. Jangan ketinggalan juga apron menyusui, sekarang ada banyak corak dan model, menyusui pada akhirnya bisa tetep gaya, kok.
  3. Menyusui pake baby sling/wrap, nggak perlu beli yang merek luar, sekarang banyak yang merek lokal dan nggak kalah kualitasnya. Biasanya disediakan juga cara menggunakannya atau bisa cek di YouTube, ada cara menggunakannya sambil menyusui.
  4. Gunakan nursing room yang meski nggak sebanyak smoking room di beberapa tempat umum. Jika tidak ada, bisa gunakan musala atau minta izin menggunakan ruang ganti pakaian.
  5. Latihan di rumah, dengan begitu kita bisa menemukan kiat dan trik yang nyaman buat menyusui di tempat umum.
Meski kadang masih banyak yang mencemooh menyusui di tempat umum, percayalah pada saat yang bersamaan sebenarnya kita sedang mengedukasi mereka. Bahwa sebenarnya tidak ada yang salah dengan menyusui anak kita sendiri. Sampaikan kepada dunia, kalau kita sedang menyusui. Be proud.
@a_rahmathidayat

MENGHADAPI PEMASARAN SUSU FORMULA

@ID_AyahASI dan MommiesDaily bekerja sama untuk menurunkan beberapa artikel terkait ASI dan Menyusui dari sudut seorang Ayah. Artikel ini kami buat dalam rangka World Breastfeeding Week dan Pekan ASI Nasional. Berikut adalah salah satu artikel tersebut. Selamat Membaca.

MENGHADAPI PEMASARAN SUSU FORMULA

Pada saat seorang lelaki belum menikah atau baru saja menikah, mungkin tidak pernah merasakan keberadaan pemasaran susu formula. Mengapa ini bisa terjadi? Jawabannya sederhana: seorang lelaki yang belum menikah, baru menikah atau belum punya anak, bukanlah target market pemasaran susu formula.

Namun akan sangat berbeda ketika seorang lelaki berada pada situasi di mana istri positif hamil, hamil muda, hamil tua, dan melahirkan. Mendadak ke mana pun dia pergi, berbagai macam bentuk pemasaran susu formula mulai tampak. Mengapa demikian? Karena pada saat itu lelaki tersebut sudah menjadi target pasar susu formula: seorang calon ayah, atau baru menjadi ayah, yang tiba-tiba harus memikirkan apa yang dibutuhkan si bayi, mulai dari kesehatannya, kebutuhannya, asupan nutrisi dari susu atau makanan dan banyak lagi. Selain itu mereka mulai dibebani berbagai ekspektasi dari istri, mertua, orangtua, dan lingkungan sekitar, bahwa “Kamu akan segera menjadi ayah dan kamu harus bertanggung jawab untuk memberikan semua kebutuhan anak.”


Tepat pada saat kondisi yang cukup rentan inilah timbul kebutuhan untuk mendapatkan solusi yang memudahkan keadaan tersebut. Kebutuhan inilah yang sering kali dimanfaatkan oleh susu formula untuk masuk memasarkan produk tersebut sebagai bagian dari solusi.
Kapankah kondisi rentan tersebut terjadi? Umumnya kondisi tersebut terjadi di saat calon ayah atau ayah baru berada di tempat di mana dia membutuhkan bantuan, seperti ketika berada di lingkungan rumah sakit.  Walaupun sudah ada banyak peraturan dan etika pemasaran susu formula di Indonesia (yang bisa dilihat di sini: http://aimi-asi.org/peraturan/) namun banyak juga kreativitas para pemasar susu formula yang cukup canggih untuk membujuk mereka yang sebenarnya bisa berhasil ASI ekslusif, agar lebih memilih susu formula. Tentunya kita hanya bisa menduga-duga kompensasi apa saja yang diberikan oleh produsen susu formula kepada bidan, suster dan rumah sakit. Namun yang sudah pasti terlihat adalah keberadaan branding susu formula dan SPG yang mencatat nomor HP kita di rumah sakit bersalin.
Untuk menghadapi hal ini, ada beberapa hal yang bisa dilakukan:
  1. Sebelum menjadi Ayah atau bahkan saat masih single atau masih pacaran, ketahuilah tentang manfaat ASI sedini mungkin. Mengapa ini penting? Agar pada saat kondisi kita belum “rentan” (masih belum terbebani dengan berbagai tanggung jawab mengenai anak) siapkan dahulu fondasi pengetahuan kita mengenai manfaat dan pentingnya ASI ekslusif 2 tahun.
  2. Sebelum menjadi Ayah, cobalah berjalan di antara rak susu formula, kemudian lihat harganya, dan hitung, berapa pengeluaran kita untuk susu formula selama 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan 1 tahun, 2 tahun. Hal ini penting dilakukan untuk memotivasi para calon ayah untuk bersemangat menyukseskan ASI eksklusif 2 tahun. Coba hitung berapa banyak dana yang sebenarnya bisa dibelikan gadget dan hobi para ayah, atau coba lihat bila uang tersebut digunakan sebagai tabungan dana pendidikan anak sejak dini.
  3. Pastikan kita mengetahui hak-hak kita di rumah sakit. Hal ini bisa dikonsultasikan kepada teman-teman yang aktif di berbagai organisasi pendukung ASI, seperti AIMI untuk mengetahui hak apa saja yang kita punya. Sehingga kita tahu bahwa pemberian sufor harus mendapat persetujuan dari kita, bila terjadi tanpa sepengetahuan kita, maka produsen sufor tersebut bisa dilaporkan.
Intinya, satu-satunya cara untuk menghadapi  pemasaran susu formula adalah, dengan memperbanyak pengetahuan tentang ASI dan saling mendukung dan membantu berbagi informasi tentang manfaat dan kebaikan ASI.
@ShafiqPontoh

ASI OBROLAN IBU-IBU?

@ID_AyahASI dan MommiesDaily bekerja sama untuk menurunkan beberapa artikel terkait ASI dan Menyusui dari sudut seorang Ayah. Artikel ini kami buat dalam rangka World Breastfeeding Week dan Pekan ASI Nasional. Berikut adalah salah satu artikel tersebut. Selamat Membaca.

ASI OBROLAN IBU-IBU?


“Bapak-bapak ngomongin ASI? Okelah kita paham kalau bapak-bapak harus dukung istrinya dalam menyusui … tapi apa memang perlu bapak-bapak ini ngobrolin juga? Di antara laki-laki?”
Well…we got that A LOT! Nggak hanya dari sesama bapak tapi juga dari  para ibu juga. Malah kami nggak hanya ngomongin tapi juga KAMPANYE soal ASI! Agak sedikit freak, sih, ya, Membayangkannya? Hahahaha.
Jujur saja soal membahas ASI mungkin itu prioritas nomor paling buntut buat pria. Salah satu hal yang nggak akan kita pikirkan kecuali kalau sudah harus, disodorin di depan mata atau terpaksa.
Tapi tahukah Anda menurut dr. Utami Roesli, SpA, “Penelitian menunjukkan, dari 115 ibu yang suaminya tidak memberikan dukungan, ternyata tingkat keberhasilannya 26,9 persen. Sementara pada kelompok ibu menyusui yang mendapat dukungan dari ayah, tingkat keberhasilannya hampir 100 persen, yakni 98,1 persen.”

Jadi ternyata bapak-bapak ini ada gunanya juga dalam proses menyusui dan justru penting sekali, lho!
Waktu Diba (Sekjen AIMI) pertama mengundang ketemuan sama  para bapak yang menjadi cikal bakal ID_AyahASI ini soal dukung-mendukung ASI, agak bingung juga, sih, ya kami mau melakukan apa. Di pertemuan tersebut yang kami lakukan adalah berbagi mengapa mendukung pemberian ASI, kami saling mendengar problem, dan juga ilmu yang dibagi oleh para bapak ini.
Ternyata kesimpulan kami saat itu adalah kampanye pemberian ASI di Indonesia selama ini SAMA SEKALI tidak menyentuh para pria yang kenyataannya adalah rekan terdekat ibu dan seperti hasil penelitian di atas, mempunyai pengaruh signifikan terhadap keberhasilan menyusui. Banyak bapak  di luar sana yang mungkin ingin mendukung tapi tidak tahu caranya, gengsi untuk bertanya dan bantu-bantu takut disangka nggak macho, dan lain sebagainya.
Selain itu juga, karena di Indonesia umumnya support group ASI diinisiasi oleh ibu-ibu, terasa agak sulit untuk para bapak untuk ikut bergabung dan aktif.
Pada saat itulah kami beberapa bapak-bapak yang sedikit kurang kerjaan dan merasa peduli untuk mengembangkan kampanye ASI kepada para bapak mulai kasak kusuk mengenai apa yang bisa dilakukan.
Karena kebetulan kami para bapak-bapak ini pria juga, hal yang pasti kita sadari dan ketahui itu adalah: pria itu egonya tinggi! Nggak ada, tuh, ceritanya kita bisa dipengaruhi dengan cara digurui kalau kita nggak ingin tahu dan apalagi kalau pakai cara disindir-sindir sama istri (atau paling parah, orang lain).“We, men, are capable of taking care of ourselves and our families!”; “We know what’s best for my family!”begitu mikirnya. Tapi untungnya, pria itu umumnya cara berpikirnya sederhana. Logika sederhana seperti keuntungan dari segi finansial karena mendukung menyusui, bukti-bukti ilmiah kebaikan menyusui dan ditambah bisa kasih yang terbaik untuk anak dan istri tanpa harus punya nama belakang ‘Sampoerna’ cukup menjadi motivasi seorang pria untuk mau mendukung pemberian ASI kepada anaknya.
Pendekatan kampanye kepada para bapak juga lebih mudah karena kita tidak diribetin oleh masalah-masalah tipikal dan sensitif para ibu (dianggap nge-judge, peer pressure and competition, debat soal full time mom, stay at home mom, working mom etc). Untuk para ibu yang ‘tidak sengaja’ kena kampanye kita juga mungkin jadi alternatif untuk mereka, karena seperti punya sahabat pria yang bisa diajak berbagi soal ASI. Jadi sepertinya masa depan cukup cerah, nih, untuk kami, para bapak-bapak ini bikin kampanye ASI.
Itulah yang kemudian menjadi landasan kita ketika kita menyiapkan buku kita #CatatanAyahASI (yang Alhamdulillah ternyata ada yang beli dan baca ;p) dan juga akun twitter @ID_AyahASI dengan gaya bahasa nonformal dan netral.
Mengutip perkataan teman saya, @bangaip, di prakata #CatatanAyahASI: “Kami percaya bahwa setiap orangtua tidak perlu diajarkan cara menangani isu soal anak, karena semua orangtua pasti ingin yang terbaik untuk anaknya dengan cara masing-masing. Karena itu, kami cukup berbagi tentang pengalaman kami menjadi orangtua yang berusaha tadi. Ada masa kebingungan, panik, melakukan kesalahan, dan membiarkan berbagai buku tertutup rapi, karena reaksi selalu naluriah, tidak text-book“.
Harapan kami, pengalaman kami berdelapan ini bisa jadi materi bacaan santai, rujukan untuk mengenalwhat’s on with other dads tanpa mengintervensi kemampuan ayah lain untuk mengambil keputusan terbaik bagi anaknya”
Mudah-mudahan langkah kecil kami untuk turut mengurus dan membicarakan isu soal ASI dapat mempunyai peran dalam meningkatkan angka menyusui di Indonesia dan bisa menjadi rujukan para ayah dalam mendukung proses menyusui. Semoga.
@sipandu, temannya mimin @ID_AyahASI

KENAPA SUPPORT ASI

@ID_AyahASI dan MommiesDaily bekerja sama untuk menurunkan beberapa artikel terkait ASI dan Menyusui dari sudut seorang Ayah. Artikel ini kami buat dalam rangka World Breastfeeding Week dan Pekan ASI Nasional. Berikut adalah salah satu artikel tersebut. Selamat Membaca.


KENAPA SUPPORT ASI?

Biar terlihat keren di depan para mahmud (mamah muda). Hehehe.
Seriously, selalu bingung kalau diajukan pertanyaan di atas. Memangnya aneh banget, ya, bila seorang pria mendukung istrinya memberikan ASI? Setalah dua tahun membantu istri dan kemudian melihat anak kami tumbuh berkembang sehat hingga sekarang berumur empat tahun, pertanyaan tersebut menjadi tidak relevan buat saya. Mungkin pertanyaannya sebaiknya dibalik, kenapa ada suami yang tidak men-support ASI?
Untuk saya pribadi, ada beberapa hal yang mengakibatkan saya mendukung istri saya untuk mendukung pemberian ASI:

1. Saya ingin berkontribusi bagi keluarga saya. Saya percaya bahwa membangun rumah tangga, termasuk membesarkan anak, memerlukan kerjasama dari pasangan suami istri. Bikinnya berdua, membesarkannya juga bersama-sama, dong. Terlalu sempit bila peranan suami hanya dikotakkan dalam mencari nafkah saja, kemudian dijadikan alasan untuk berleha-leha seusai bekerja. Apa kabarnya istri mereka yang mengandung sembilan bulan, mau mati ketika melahirkan, dan kemudian kecapeanmenyusui anak mereka? Apa kabarnya para istri yang sudah bekerja tapi masih harus terbangun malam hari untuk mompa atau menyusui? Please, deh, hari gini cuma mau ongkang-ongkang kaki dan buka sarung doang .
2. Kenapa ASI? Kenapa nggak? Apakah ada zat nutrisi lain yang lebih baik dari ASI? Komponen dalam susu formula yang paling baik sekalipun, masih belum bisa menggantikan ASI. Semua protein, vitamin, enzim, serta nutrisi ada dalam cairan ASI, dan semuanya GRATIS! Hal yang dibutuhkan hanya kemauan untuk membuka wawasan dan tidak tunduk pada iklan sufor semata.
3. Saya teringat ketika SD, saya melihat ibu-ibu cukup membuka beha untuk menyusui anaknya.Sederhana, praktis, dan mudah namun sangat penuh kasih sayang. Begitu mengesankan. Lalu ketika SMA , saya sering merasa kasihan ketika melihat mahmud sibuk mengeluarkan termos, mengaduk sufor, membersihkan seluruh pernak-pernik lainnya. Ada jarak, ada kasih sayang yang terputus ketika melihat adegan itu. Sekarang mungkin lebih parah lagi, mahmud-nya melenggok dengan blow rambutnya yang jaya, sementara baby sitter-nya sibuk menyiapkan sufor. Heboh, modern, kosmopolitan, tapi hampa. Saya tidak ingin kehampaan itu ada di keluarga saya. Saya ingin menciptakan keluarga yang hangat, dan lewat ASI, saya mencoba mewujudkannya.
Awalnya, saya pikir cuma saya yang ‘aneh’ mendukung istri saya memberikan ASI. Namun, ketika saya dipertemukan oleh lima orang dan kemudian tujuh orang bapak oleh Diba dan Nia dari AIMI, saya yakin, saya tidak sendirian. Setelah sekian lama berinteraksi, saya melihat benang merah di antara kami berdelapan: kami peduli dengan istri-anak kami, dan mau “hands on” dalam hal membesarkan anak. Kami juga pria-pria yang mau membuka diri, dan menurunkan ego dalam persusuan, karena kami berdelapan yakin, apa yang kami lakukan merupakan hal yang terbaik bagi anak dan istri kami.
Kami semakin yakin bahwa banyak para ayah yang mendukung istri dalam mem
berikan ASI setelah kami membuat akun Twitter @ID_AyahASI. Dari akun yang sama, kami juga menemukan banyak pula para ayah yang menyesal karena membiarkan anak mereka mengonsumsi sufor. Beberapa dari mereka kemudian bertekad untuk full memberikan ASI untuk anak kedua atau ketiga (atau anak pertama dari istri yang lain. Hehehe– jitak, ya *tambahan dari redaksi).
Sekarang, tugas kita bersama adalah mengangkat kesadaran bahwa lumrah adanya bila seorang ayah mendukung istri mereka dalam memberikan ASI. Jabat tangan erat dan tepuk di pundak buat mas bro yang sudah dan akan mendukung istri mereka. Dengan demikian, kita dapat membuat Indonesia jadi lebih baik.
@siadit, mimin @ID_AyahASi yang (konon) suka bikin kopi

Indikasi Medis pada PP 33 Tahun 2012

Kutipan dari penjelasan Pasal 7 PP 33 tahun 2012 tentang Pemberian Air Susu Ibu Eksklusif
Yang dimaksud dengan “indikasi medis” adalah kondisi medis Bayi dan/atau kondisi medis ibu yang tidak memungkinkan dilakukannya pemberian ASI Eksklusif.
Kondisi medis Bayi yang tidak memungkinkan pemberian ASI Eksklusif antara lain:

Bayi yang hanya dapat menerima susu dengan formula khusus, yaitu Bayi dengan kriteria:
  1. Bayi dengan galaktosemia klasik, diperlukan formula khusus bebas galaktosa;
  2. Bayi dengan penyakit kemih beraroma sirup maple (maple syrup urine disease), diperlukan formula khusus bebas leusin, isoleusin, dan valin; dan/atau
  3. Bayi dengan fenilketonuria, dibutuhkan formula khusus bebas fenilalanin, dan dimungkinkan beberapa kali menyusui, di bawah pengawasan.
Bayi yang membutuhkan makanan lain selain ASI selama jangka waktu terbatas, yaitu:

  1. Bayi lahir dengan berat badan kurang dari 1500 (seribu lima ratus) gram (berat lahir sangat rendah);
  2. Bayi lahir kurang dari 32 (tiga puluh dua) minggu dari usia kehamilan yang sangat prematur; dan/atau
  3. Bayi baru lahir yang berisiko hipoglikemia berdasarkan gangguan adaptasi metabolisme atau peningkatan kebutuhan glukosa seperti pada Bayi prematur, kecil untuk umur kehamilan atau yang mengalami stress iskemik/intrapartum hipoksia yang signifikan,
  4. Bayi yang sakit dan Bayi yang memiliki ibu pengidap diabetes, jika gula darahnya gagal merespon pemberian ASI baik secara langsung maupun tidak langsung.
Kondisi medis ibu yang tidak dapat memberikan ASI Eksklusif karena harus mendapat pengobatan sesuai dengan standar. Kondisi ibu tersebut antara lain:

  1. Ibu yang dapat dibenarkan alasan tidak menyusui secara permanen karena terinfeksi Human Immunodeficiency Virus. Dalam kondisi tersebut, pengganti pemberian ASI harus memenuhi kriteria, yaitu dapat diterima, layak, terjangkau, berkelanjutan, dan aman (acceptable, feasible, affordable, sustainable, and safe). Kondisi tersebut bisa berubah jika secara teknologi ASI Eksklusif dari ibu terinfeksi Human Immunodeficiency Virus dinyatakan aman bagi Bayi dan demi untuk kepentingan terbaik Bayi. Kondisi tersebut juga dapat diberlakukan bagi penyakit menular lainnya;

  2. Ibu yang dapat dibenarkan alasan menghentikan menyusui sementara waktu karena:

    a. penyakit parah yang menghalangi seorang ibu merawat Bayi, misalnya sepsis (infeksi demam tinggi  

       hingga tidak sadarkan diri);

    b. infeksi Virus Herpes Simplex tipe 1 (HSV-1) di payudara; kontak langsung antara luka pada payudara ibu     

        dan mulut Bayi sebaiknya dihindari sampai semua lesi aktif telah diterapi hingga tuntas;

    c. pengobatan ibu:

    > obat-obatan psikoterapi jenis penenang, obat anti–epilepsi dan opioid dan kombinasinya dapat menyebabkan efek samping seperti mengantuk dan depresi pernapasan dan lebih baik dihindari jika alternatif yang lebih aman tersedia;

    > radioaktif iodine–131 lebih baik dihindari mengingat bahwa alternatif yang lebih aman tersedia, seorang ibu dapat melanjutkan menyusui sekitar 2 (dua) bulan setelah menerima zat ini;

    > penggunaan yodium atau yodofor topikal misalnya povidone–iodine secara berlebihan, terutama pada luka terbuka atau membran mukosa, dapat menyebabkan penekanan hormon tiroid atau kelainan elektrolit pada Bayi yang mendapat ASI dan harus dihindari; dan

    sitotoksik kemoterapi yang mensyaratkan seorang ibu harus berhenti menyusui selama terapi.


Memakai susu formula tetapi si anak atau ibu tidak termasuk dalam kategori diatas? Optimalkan ASI, perbaiki Manajemen ASI Perahan (ASIP) dan konsultasi dengan Konselor Laktasi atau ke Klinik Laktasi.



ASI Baru Lahir Sedikit?


Bayi nangis itu ga berarti lapar





@ID_AyahASI: Pagiiii…banyak yang baru lahiran yah? Selamaaaat, Biasanya suka khwatir karena ASI belum keluar…bahas dikit yuuuk#ASIbaruLahir


@ID_AyahASI: Banyak yg parno ASInya ga keluar pas habis melahirkan..kalo pas hamil belum keluar tambah bikin parno lagi..knp ga prlu khawatir? #ASIbaruLahir

@ID_AyahASI: ASI memang udah mulai di produksi di kala hamil dan emang harusnya ga keluar pas hamil..tp kok ada yg keluar? Itu cuma bocor aja kok #ASIbaruLahir

@ID_AyahASI: Karena bocor,jd buat yg ASInya ga keluar pas hamil ga perlu khawatir..krn harusnya emang keluar stl melahirkan..tp kok H1 blum keluar nih? #ASIbaruLahir

@ID_AyahASI: Hari 1-3 setelah melahirkan bayi hanya butuh kolostrum, jangan ngebayangin si kolostrum ini bakal 1/2 botol ato sebotol yak..doi emang dikit #ASIbaruLahir

@ID_AyahASI: Meski dikit, kolostrum maha penting kandungannya buat bayi, ada Immunoglobin yg bantu kekebalan, biar kaya super hero di The Avengers :)) #ASIbaruLahir


@ID_AyahASI: Bayi baru lahir itu dikasih bekel makanan sama emaknya, ransum si bayi itu cukup utk 72 jam,itu berarti doi bisa bertahan selama itu tnp ASI #ASIbaruLahir

@ID_AyahASI: Tapi si baby nangis min? Kelaperan? Nah, siapa yang di awal kelahiran bayinya tertawa terbahak-bahak sampe guling-guling? Hehe, ga ada kan? #ASIbaruLahir

@ID_AyahASI: Di dalam kandungan itu  nyaman bgt buat bayi,doi nangis karena dunia pada rempong..suara suster, suhu dingin AC,cahaya lampu,suara PING! :) #ASIbaruLahir

@ID_AyahASI: Dia cuma pengen kenyamanan kaya waktu didalam kandungan..ga mau jauh2 dari emaknya..itu knp rooming-in dan skin2skin contact jg penting #ASIbaruLahir

@ID_AyahASI: Kolostrum pasti keluar min? PASTI..jgn bilang ga keluar kalo pas diperah/pompa sgt sedikit hasilnya..tp itu normal? NORMAL #ASIbaruLahir

@ID_AyahASI: Nenenin bayi tiap 2-3 jam setelah melahirkan, ASI pasti merembes..itu kolostrum, pasti bikin kenyang bayi..tau dari mana min? #ASIbaruLahir

@ID_AyahASI: Ukuran lambung bayi usia 1-3 hari itu masih segede gundu, kolostrum yg sedikit itu udah bisa bikin dia kenyang..cuma butuh 1 sendok teh kok #ASIbaruLahir

@ID_AyahASI: Jadi kalo ada suster yang bilang, “ASInya soalnya sedikit” jawab aja: emang masih sedikit kok..kan
lambung bayi jg masih kecil :)
#ASIbaruLahir


@ID_AyahASI: Rangsang payudara utk keluarkan ASI..pijat lembut, nenenin bayi tiap 2-3 jam (hisapan bayi beri rangsang sempurna), perah tangan/pompa #ASIbaruLahir

@ID_AyahASI: Lakukan rangsang itu sesering mungkin..perasaan senang, tenang dan girang sangat penting..tugas Suami nih utk pastikan Istri ga parno! #ASIbaruLahir

@ID_AyahASI: Dulu pas malem pertama juga dirangsang suami kan? Hehe..diawal,payudara emang perlu sering dirangsang utk keluarkan ASI #ASIbaruLahir

@ID_AyahASI: Bentuk sugesti positif, misalnya: dgn minum vitamin pelancar ASI, makan sayuran yg dipercaya bikin ASI lancar atau semur jengkol :) #ASIbaruLahir

@ID_AyahASI: Biasanya setelah 72 jam ASI agak mulai banyak..tapi ingat ini: HASIL PERAH/POMPA BUKAN TANDA PRODUKSI ASI SEDIKIT..syukuri brpapun hasilnya #ASIbaruLahir

@ID_AyahASI: Rangsangan yg berbeda pada payudara akan keluarkan ASI yang berbeda jumlahnya juga..mood kita juga ga bisa di set seneng terus kan? #ASIbaruLahir

@ID_AyahASI: Kuncinya: konsisten keluarkan ASI (nenen/perah),syukuri berapapun hasil perah/pompa dan pikiran positif.Demikian, smoga ga parno-an lagi :) #ASIbaruLahir

Mimin Alergi (lagi)







Pencetus alergi umumnya adalah makanan



@ID_AyahASI: Hayuklah kita bahas tentang alergi, eh tapi mulai dari mana yah? Sembarang deh yah, kali ini dalam lakon #MiminAlergi 


 @ID_AyahASI: Okay..penting untuk di ingat kalo alergi ga ada obatnya! Yups, obat2an yg ada hanya untuk reaksi alergi #MiminAlergi 


 @ID_AyahASI: bruntusan di pipi, sesak nafas (asma), pup keras, sering gumoh/muntah adalah bbrp reaksi alergi yg sering ditemuin #MiminAlergi 


 @ID_AyahASI: Terus gimana biar ga ada reaksi? Yah, cuma satu solusinya..Hindari Pencetusnya tapi jangan berpaling dariku *apaseeeh* #MiminAlergi 


 @ID_AyahASI: Alergi adalah reaksi imunitas tubuh kita terhadap suatu substansi yg ada di lingkungan kita, biasa di sebut allergen #MiminAlergi 


 @ID_AyahASI: Edaan..keren kan bahasa mimin..udah kaya dokter dah ah..jd Allergen kira2 adalah sesuatu yg bikin alergi #MiminAlergi 


 @ID_AyahASI: Makanan yah? Ga selalu..walaupun sering, tp Allergen bisa juga hirupan, kontak kulit dan obat2an #MiminAlergi 



 @ID_AyahASI: Nah,jika tubuh anak ada kontak dengan allergennya,tubuh anggap itu berbahaya dan keluarkan histamin utk lawan #MiminAlergi 


 @ID_AyahASI: Histamin adalah bahan kimia kuat yang dapat memengaruhi sistem pernafasan, saluran pencernaan, kulit #MiminAlergi 


 @ID_AyahASI: Itu kenapa, ketika histamin lagi lakukan perlawanan biasanya muncul reaksi di kulit,pernafasan dan pencernaan #MiminAlergi 


 @ID_AyahASI: Jika histamin dilepaskan dalam saluran pencernaan,mungkin akan mengembangkan sakit perut,kram,diare atau susah pup #MiminAlergi 


 @ID_AyahASI: Jika histamin dilepaskan di kulit, maka reaksi yg biasanya muncul adalah gatal-gatal atau ruam #MiminAlergi 


 @ID_AyahASI: Beberapa faktor yang pengaruhi adalah genetik (turunan ortu/keluarga), blum matangnya saluran cerna dan terpapar penyebab alergi #MiminAlergi 


 @ID_AyahASI: Jadi perhatikan,kalo kedua ortu ada riwayat alergi 50% bisa menurun ke anak,jika salah satu aja sekitar 25-50% #MiminAlergi 


 @ID_AyahASI: Nah kalo ga ada riwayat min? Potensinya hanya sekitar 5-10%..jd masih ada potensi utk alergi, itu kenapa harus di amati terus #MiminAlergi 


 @ID_AyahASI: Terus gimana biar tau si allergen ini min? Tes Alergi? Atau general check-up? atau apa min,apaaa min? Sleepbb *sumpelBH* drama banget sih #MiminAlergi 


 @ID_AyahASI: Tes alergi hanya bisa memastikan individu mempunyai bakat alergi, bukan memastikan penyebab alergi #MiminAlergi 


 @ID_AyahASI: Itu kenapa, tes alergi pada dasarnya tidak efektif..apalagi anak2 masih dalam masa pertumbuhan,imunitas tubuhnya masih berkembang #MiminAlergi 


 @ID_AyahASI: Jika allergennya adalah makanan, maka Eliminasi Provokasi Makanan patut dicoba,ini adalah standar baku #MiminAlergi 


 @ID_AyahASI: Ada yg namanya 4 days rule, cobain makanan satu jenis dulu selama 4 hari..kalo ga ada reaksi, baru pindah ke jenis yg lain #MiminAlergi 


 @ID_AyahASI: Ini berlaku juga buat emaknya,kalo masih nenen,emaknya yg nyobain 1 jenis makanan yg dicurigai,jadi bukan alergi karena ASI #MiminAlergi 


 @ID_AyahASI: Jadi ku
ncinya simple kok…amati, amati dan amati..dalam kasus alergi, orang tua lah dokternya #MiminAlergi 



 @ID_AyahASI: Kalo bukan makanan gimana min? Sama aja, kudu di amati tingkah laku bayi, ngapain aja,nyentuh apa aja,dll #MiminAlergi 


 @ID_AyahASI: Apakah ada kontak dengan debu, air dingin, air panas, atau hal pencetus lainnya..jd emang perlu di amati #MiminAlergi 


 @ID_AyahASI: Faktor pencetus sebetulnya bukan penyebab serangan alergi, tetapi menyulut terjadinya serangan alergi. #MiminAlergi 


 @ID_AyahASI: Buat lah daftar yg kita curigai sebagai pencetus alergi ke anak, coba stop satu2 utk liat reaksi #MiminAlergi 


 @ID_AyahASI: Kira-kira gitu dulu yauuw, monggo kalo ada yang mau nambahin, @drOei ada sepatah dua patah kata mungkin? #MiminAlergi

Si kecil kerap mengeluarkan suara grok-grok. Patutkah dikhawatirkan?

Bagian dalam tubuh manusia, asal tahu saja, selalu berlendir. Jadi memang sudah dirancang untuk terus memproduksi lendir yang berfungsi membersihkan saluran pernapasan dan menangkal infeksi kuman ataupun virus dari dalam tubuh. Nah, tubuh bayi pun memproduksi lendir. Hanya saja karena refleksnya untuk mengeluarkan lendir belum baik, akibatnya jumlah lender ”menumpuk”. Ini wajar saja selama lendir tersebut tidak sampai mengganggu aktivitas bayi (seperti makan-minumnya tetap baik, tidurnya pun bisa nyenyak), tidak muntah, dan tak ada demam. Kalau begini, tak ada yang perlu dikhawatirkan. 

Namun, beri perhatian jika suara grok-grok yang timbul terdengar begitu nyaring (terlebih saat bayi menangis). Bayi pun tampak sulit tidur dan aktivitasnya kerap terganggu (sulit makan dan minum, sering muntah, dan berat badan susah naik). Apalagi bila disertai hidung meler dan tersumbat, bersin-bersin, dan suhu tubuh meninggi. Ini biasanya disebabkan infeksi virus. 
Yang perlu diketahui, pada bayi normal bunyi grok (karena adanya lendir di saluran pernapasan) akan menghilang di saat usianya menginjak satu tahun. Nah, jika di usia itu si kecil masih mengeluarkan suara grok-grok berarti ia berpotensi sebagai pengidap asma di kemudian hari. Tanda-tanda lainnya, bayi kerap mengalami keluhan pada kulit, seperti dermatitis atopik atau eksim

PENYEBAB LENDIR BERLEBIH
Yang jelas, bukan karena tenaga medis yang kurang tuntas membersihkan lendir di mulut bayi baru lahir. Berlebihnya lendir bisa karena faktor-faktor di bawah ini: 
Alergi yang diderita bayi (bisa dipicu udara, asap, makanan, minuman dan lainnya). Jika pencetus alergi bisa diketahui, lalu bayi dijauhkan dari faktor pencetusnya itu, biasanya jumlah lendir dalam tubuh akan berangsur-angsur berkurang dengan sendirinya. Berat badan akan kembali naik, nafsu makan-minum kembali normal, tidurnya menjadi pulas, aktivitasnya juga kembali lincah. 
Infeksi virus bisa diatasi dengan memperkuat sistem imunitas bayi. Caranya beri bayi banyak ASI dan banyak istirahat. Bagi bayi di atas 6 bulan yang sudah melewati ASI eksklusif, bisa diberikan cairan lain, seperti air putih, jus dan sup. Selebihnya biarkan lendir yang bertugas membawa virus dan kotoran keluar.
TIDURKAN TENGKURAP 
Berlebihnya lendir dapat membuat napas bayi terganggu dan membuatnya merasa tidak nyaman. 
Berikut yang dapat orangtua lakukan:
an>
  • Mencari tahu dan menjauhkan pencetusnya. 
  • Berikan stimulasi untuk membantu bayi mengeluarkan lendir, caranya:
  • Saat tidur posisikan kepala bayi lebih tinggi dari badan. 
  • Posisi tidur tengkurap juga baik karena posisi saluran napas jadi lebih rendah hingga lendir pun akan turun ke arah mulut. 
  • Suhu dalam ruangan bayi harus hangat. 
  • Jika bayi tidak alergi bisa diberikan penghangat tambahan seperti minyak telon atau balsem khusus bayi, yang dibalurkan di dada, leher, dan punggungnya. 
  • Baik jika setiap pagi bayi dijemur di bawah sinar matahari pukul 07.00-08.00, selama 10 menit. Letakkan bayi dalam posisi tengkurap lalu tepuk-tepuk punggungnya. Posisikan bayi miring ke kanan lalu ke kiri dan tepuk-tepuk dada sampingnya. Dengan cara ini biasanya dia akan ”muntah”, bisa juga lendir luluh lalu masuk saluran pencernaan dan terbuang lewat kotoran. Tapi ingat, lakukan cara ini sebelum bayi minum-makan apa pun.
  • Kalau hidung si kecil tersumbat karena kentalnya lendir, berikan tetes hidung garam fisiologis atau NaCL (yang bisa dibeli di apotek-apotek). Jika tidak mempan, bayi bisa dibawa ke klinik fisioterapi untuk menjalani terapi inhalasi. Terapi ini baik meluluhkan lendir sehingga dapat dengan mudah dikeluarkan oleh tubuh dengan cara dibatukkan, dibersinkan atau lewat feses. 
  •  Penanganan sama untuk berlebihnya lendir yang disebabkan infeksi virus. Namun kondisi ini perlu diperiksakan ke dokter untuk memastikan infeksi apa yang menyerang si kecil.


MALAM HARI SALURAN NAPAS MENGECIL 
Bayi terkadang mengalami sulit bernapas di malam hari atau di pagi hari. Perlu diketahui, saluran pernapasan manusia pada malam hari akan mengecil. Hanya derajat mengecilnya berbeda-beda. Pada orang-orang yang tidak alergi, diameter mengecilnya saluran pernapasan tidak sampai 10%. Sedangkan yang alergi lebih dari itu. Namun tak perlu panik, karena akan reda dengan sendirinya seiring menghangatnya suhu lingkungan.


Narasumber: dr. Bambang Supriyatno, SpA(K), dari Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Cipto Mangunkusumo, Jakarta

Gimana ASI ngucur?

cara kerja LDR

@ID_AyahASI: Gimana kalo kita bahas aja? RT @ankynugroho: gimana ya cara agak asi mengalir deras?
@ID_AyahASI: Ngejawab pertanyaannya @ankynugroho dan mungkin yang lain juga, kita bahas gimana caranya agar ASI deras yuk? Pake tagar #ngucur
@ID_AyahASI: Sebelum ngobrolin gimana biar ASI deras, ya kita perlu tau dulu bagaimana ASI di Produksi dan bagaimana ASI di keluarin #ngucur
@ID_AyahASI: ASI di produksi erat kaitannya dengan hormon prolaktin, hormon ini akan meningkat HANYA jika ASI di payudara “kosong” #ngucur
@ID_AyahASI: Jadi kalo ngomongin produksi ASI, ya prinsipnya sederhana, Payudara kosong akan mempercepat produksi ASI dan sebaliknya #Ngucur
@ID_AyahASI: Kalo Payudara “penuh” atau berasa kenceng, itu malah menurunkan hormon prolatin dan memperlambat produksi ASI #ngucur
@ID_AyahASI: Kok kayanya gue udah sering nenen dan mompa tapi ASI yang keluar sedikit? Itu gimana? Pasti banyak yg nanya begini kan? Hehe #ngucur


@ID_AyahASI: INGET!! Hasil pompa/perah tidak mencerminkan produksi ASI..kalo ada yg bilang “ASI gue kering,tetek gue udah ga produksi ASI lagi nih” ini ga tepat.. #ngucur
@ID_AyahASI: Hasil pompa/perah HANYA mencerminkan hasil pompa/perah saat itu..bukan indikator produksi ASI sedikit atau banyak #ngucur
@ID_AyahASI: Terus kenapa sedikit yang keluar mimiiiin..kenapaaaa? jawaaab miiin!! -___-‘ santai tantee *lemparsarung* #ngucur
@ID_AyahASI: Namanya Hormon Oksitosin…ini nih hormon yang pengaruhi ke-deras-an ASI yang keluar, kalo hormon ini meningkat,pasti lancar #ngucur
@ID_AyahASI: hormon oksitosin tuh ibaratnya kaya air di perosotan kolam renang..air bikin kita lancar untuk turun ke kolam dari ketinggian #ngucur
@ID_AyahASI: Nah..semakin banyak hormon oksitosin yang keluar, maka akan semakin banyak juga ASI yang keluar dari payudara #ngucur
@ID_AyahASI: Pernah denger LDR kan? itu kepanjangan dari Let-Down Reflex..reflek payudara keluarkan ASI, jd kaya memompa ASI untuk keluar #ngucur
@ID_AyahASI: Terus gimana cara meningkatkan Hormon Oksitosin-nya mimiiiiin? Gimanaaaa? -__-‘ #ngucur
@ID_AyahASI: Hebatnya…hormon oksitosin ini dipengaruhi sama pikiran dan perasaan..makanya sering disebut sebagai Hormon Cinta #ngucur
@ID_AyahASI: Semua pikiran dan perasaan positif jelas meningkatkan hormon oksitosin, Tuhan kaya ga rela ada unsur negatif masuk ke bayi lewat ASI #ngucur
@ID_AyahASI: Tapi kan ga bisa terus2an seneng min? belum kalo cape ngurus anak? Gimana dong? Ya suami suruh tanggung jawab dong #ngucur
@ID_AyahASI: Mengutip apa kata @dondihananto ke sang istri “your happiness is my responsibility” simple kan tugas suami? cuma bikin istri seneng J
@ID_AyahASI: Itu kenapa 50% keberhasilan menyusui ada di suami..meski terbatas waktu dan jarak, kita harus bisa curahkan perhatian ke istri ya bro #ngucur
@ID_AyahASI: Kayanya kok gue seneng2 aja tapi kok ASI masih seret aja min? nah..kalo gitu syukuri dong, tiap tetes ASI kan bernilai J
@ID_AyahASI: Ada banya
k cara kok untuk memancing hormon oksitosin..liatin foto anak, liat video anak, liat film warkop atau yg lain.. #ngucur
@ID_AyahASI: Bikin diri fresh dulu..nonton bioskop, makan enak, shopping dibayarin suami, anything..find what makes you smile #ngucur
@ID_AyahASI: forget the numbers..syukuri berapapun hasil pompanya, sedikit-sedikit kan akan jadi bukit juga,disiplin dlm waktu mompa #ngucur
@ID_AyahASI: usahakan untuk enggak lewatkan sesi mompa malam..hormon prolaktin tinggi pada jam 2-5 pagi.. #ngucur
@ID_AyahASI: terus kalo makan banyak gimana? Maap..ASI ga dibikin dilambung , makan secukupnya aja dan makan sehat dgn gizi seimbang #ngucur
@ID_AyahASI: prinsip Produksi ASI sederhana kok, tetek penuh–memperlambat produksi, tetek “kosong”–mempercepat produksi ASI #ngucur
@ID_AyahASI: Prinsip biar ASI deras juga sederhana…ibu kudu Tenang, Senang dan Girang..yang jadi PR emang jaga konsistensi perasaan dan pikiran #ngucur
@ID_AyahASI: Buat para mas bro..bantu urus anak tanpa disuruh yah, dijamin istri lu bakal bahagia meski ZARA lagi sale J #ngucur
@ID_AyahASI: Biarkan istri kita istirahat meski sebentar..kotor2an ganti oli berani,masa kotor2an ganti popok aja takut.. #ngucur
@ID_AyahASI: Gitu deh..panjang kali lebar yak…hahaha, maap jadi nyampah di TL..semoga jelas. Demikian. #ngucur

Biji Pisang Enggak Bikin Sembelit

tingkat kematangan pisang

@ID_AyahASI: Yang percaya Biji Pisang ga boleh di makan dan bikin sembelit, baca twit mimin dibawah ini:

@ID_AyahASI: Di TL lagi banyak yang bilang kalo pisang katanya bikin sembelit..jadi kalo makan pisang berhenti di tengah, bijinya jangan dimakan #PisangPisDong
@ID_AyahASI: Penasaran dong? Tapi ga ada satupun yang bisa kasih penjelasan logis kenapa biji pisang bisa bikin sembelit #PisangPisDong
@ID_AyahASI: Di webnya mpasirumahan juga tertulis begini “Konon, bagian tengah inilah yang menyebabkan sembelit” catet..Konon *jangandibalik* #PisangPisDong
@ID_AyahASI: Karena konon, jadi emang ternyata lebih ke nasihat turun temurun dan emak-bapak dan eyang tercinta kita #PisangPisDong
@ID_AyahASI: Mimin coba cari tentang biji pisang ini tapi ga nemu, kalo ada yang punya referensi kenapa biji pisang bikin sembelit, mau dong… #PisangPisDong
@ID_AyahASI: Banyak info yang memang menjelaskan pisang bisa menyebabkan sembelit, tapi bukan karena bijinya, tp lebih ke cara makannya.. #PisangPisDong

@ID_AyahASI: Penting untuk di ingat kalo pisang kaya akan serat, 1 buah pisang sudah bisa memenuhi 15% kebutuhan serat tubuh #PisangPisDong
@ID_AyahASI: Pisang juga kaya akan potassium, calcium, zinc, copper dan banyak vitamin serta mineral lainnya, serat dalam pisang kaya akan pectin #PisangPisDong
@ID_AyahASI: Karena kaya akan serat maka sesungguhnya pisang justru memudahkan buang air besar dan mencegah terjadinya sembelit #PisangPisDong
@ID_AyahASI: Nah, terus kenapa pisang sering dihubungkan sama sembelit? ada
2 teori untuk hal ini…tingkat kematangan dan kandungan karbohidratnya
#PisangPisDong
@ID_AyahASI: Penting untuk di ingat bahwa pencernaan bayi juga masih sensitif, meski sudah usia 6 bulan, tp MPASI musti bertahap #PisangPisDong
@ID_AyahASI: Selama 6 bulan kan pencernaan sudah terbiasa dengan cairan ASI..nah pengenalan makanan padat bisa bikin pencernaan bayi agak kaget #PisangPisDong
@ID_AyahASI: Pisang yang belum matang benar bisa memberatkan pencernaan bayi, apalagi baru kenal makanan padat, jelas ini bisa bikin sembelit #PisangPisDong
@ID_AyahASI: Pisang yang belum matang juga kandungan seratnya belum sempurna, jadi malah mempersulit di pencernaan bayi #PisangPisDong
@ID_AyahASI: jadi pastiin beli pisang yang cukup matang benar yak..lagian pasti ga ada juga yang beli pisang ga mateng yak? #PisangPisDong
@ID_AyahASI: Teori kedua adalah tentang kandungan karbohidratnya…nah, so far, ini yg mimin percaya bikin sembelit, bukan karena bijinya #PisangPisDong
@ID_AyahASI: Pisang adalah salah satu buah yang padat karbohidrat, seorang temen mimin yang ahli gizi bilang kalo 2 buah pisang = sepiring nasi #PisangPisDong
@ID_AyahASI: Pisang kaya akan pectin, pectin adalah molekul karbohidrat, karbohidrat ini ternyata mengikat air dalam pencernaan #PisangPisDong
@ID_AyahASI: Dalam konsep #FoodCombining misalnya, pisang tidak disarankan sebagai buah yang dimakan pertama kali ketika bangun tidur #PisangPisDong
@ID_AyahASI: Menurut @erikarlebang, pisang jgn sebagai buah starter, baiknya makan buah yg manis dan berair dulu, lalu diatas jam 9 baru makan pisang #PisangPisDong
@ID_AyahASI: Karena karbohidrat mengikat cairan dalam pencernaan,jadi pencernaan kering dan kesulitan mencerna, akibatnya sembelit deh #PisangPisDong
@ID_AyahASI: Sedikitnya cairan yang ada di tubuh juga jadi salah satu hal yang bikin pencernaan terganggu, itu kenapa ada yg mencampur pisang dan ASI #PisangPisDong
@ID_AyahASI: Nah, sering banget di kita MPASInya adalah pisang dan bubur beras…Dang! Ada banyak karbohidrat di pencernaan bayi #PisangPisDong
@ID_AyahASI: Selalu imbangi asupan karbohidrat dengan sayuran, serat dalam sayuran membantu kerja pencernaan tubuh kita #PisangPisDong
@ID_AyahASI: Jangan lupa juga untuk banyak asupan cairan..cairan yang banyak sangat mempermudah kerja pencernaan kita #PisangPisDong
@ID_AyahASI: Batasi bayi dalam makan pisang atau imbangi dengan cairan yang banyak, agar tidak membuat bayi sembelit #PisangPisDong
@ID_AyahASI: Nah,kandungan karbohidrat yang tinggi pada pisang lah yg dijadikan alasan kenapa pisang bisa jadi obat diare #PisangPisDong
@ID_AyahASI: Kandungan pectin pada pisang yang membuat tinja menjadi padat sekaligus menggantikan elektrolit di dalam tubuh #PisangPisDong
@ID_AyahASI: Tapi sebenarnya pada diare cukup dengan minum air yang banyak, ketika virus sudah hilang, diare juga akan hilang #PisangPisDong
@ID_AyahASI: Nah, so far itu penjelasan yg bisa mimin kasih tentang pisang dan sembelit,salah satu sumbernya mimin baca disini http://www.buzzle.com/articles/do-bananas-cause-constipation.html #PisangPisDong
@ID_AyahASI: Jadi kesimpulannya…yang bikin sembelit bukan biji pisangnya, tapi cara makan pisang yang salah dan ga diimbangi dengan cairan #PisangPisDong
@ID_AyahASI: Sekian…cari pisang dulu ah…awuwooooooo uwooooooo #PisangPisDong

Boleh Ngopiii Gaaa?

Typical caffeine content of various foods
(Caffeine in tea & coffee will vary widely depending on brewing, etc)
Product
Size
(ounces)
Caffeine (mg)
Product
Size
(ounces)
Caffeine (mg)
Coffee
Soda
Starbucks Coffee, short
8
250
7-Eleven Big Gulp cola
64
190
Starbucks Coffee, tall
12
375
Mountain Dew
12
55
Starbucks Coffee, grande
16
500
Diet Coke
12
46
Starbucks Caffe Latte or Cappuccino, grande
16
70
Coke Classic
12
36
Starbucks Coffee Frappuccino
9.5
98
Vanilla Coke
12
32
Starbucks Espresso, double
2
70
Dr. Pepper, regular or diet
12
42
Maxwell House Cappuccino (various)
8
45-65
Pepsi-Cola
12
40
Coffee, brewed (non-gourmet)
8
120-180
Sunkist Orange Soda
12
34
Coffee, instant
8
80
Barq’s Root Beer
12
22
Coffee, decaffeinated
8
3
Caffeine-free versions of Coke, Diet Coke, Pepsi, Diet Pepsi, Mountain Dew, Barq’s, etc.
12
0
Minute Maid Orange, Slice, Sprite, 7-Up, A&W; Root Beer, Mug Root Beer
12
0
Tea
Ice cream, yogurt, candy
Tea, leaf or bag
8
48
Starbucks Coffee Java Chip Ice Cream
4
28
Tea, green
8
30-35
Häagen-Dazs Coffee Ice Cream
4
24
Arizona Iced Tea, assorted varieties
16
15-30
Breyers Chocolate Ice Cream
8
6
Snapple Iced Tea
16
42
Dannon Coffee Yogurt
6
36
Other drinks
Stonyfield Farm Cappuccino Yogurt
8
0
Cocoa or Hot Chocolate
8
2-5
Hershey’s Milk Chocolate bar
1.55
10
Herbal iced tea, lemonade, fruit juice, milk, tap water, plain bottled water
12 v>
0
Hershey’s Special Dark Chocolate bar
1.45
31
Compiled from various sources.


Tabel di bawah ini menunjukkan batas atas yang disarankan untuk konsumsi kafein pada beberapa minuman dan makanan. Di bacaaaa…
Equivalent caffeinated products for various daily caffeine intakes
Food
Caffeine
Content
150 mg
300 mg
500 mg
Starbucks Coffee
250 mg/8 oz (short)
375 mg/12 oz (tall)
500 mg/16 oz (grande)
1/2 cup (short)
1 cup (short)
2 cups (short)
1.5 cups (tall)
1 cup (grande)
Coffee, brewed
(non-gourmet)
100 mg/5 oz
160 mg/8 oz
1.5 cups (5-oz)
1 cup (8-oz)
3 cups (5-oz)
2 cups (8-oz)
5 cups (5-oz)
3 cups (8-oz)
Starbucks Frappuccino
98 mg/9.5 oz bottle
1.5 bottles
3 bottles
5 bottles
Diet Coke
46 mg/12 oz can
77 mg/20 oz bottle
3 cans (12-oz)
2 bottles (20-oz)
6.5 cans (12-oz)
4 bottles (20-oz)
11 cans (12-oz)
6.5 bottles (20-oz)
Pepsi-Cola
40 mg/12 oz can
67 mg/20 oz bottle
3.5 cans (12-oz)
2 bottles (20-oz)
7.5 cans (12-oz)
4.5 bottles (20-oz)
12.5 cans (12-oz)
7.5 bottles (20-oz)
Tea, leaf or bag
48 mg/8 oz
3 cups (8-oz)
6 cups (8-oz)
10 cups (8-oz)
Häagen-Dazs Coffee Ice Cream
24 mg/4 oz serving
6 servings (4-oz)
12.5 servings (4-oz)
20 servings (4-oz)
Dannon Coffee Yogurt
36 mg/6 oz serving
4 servings (6-oz)
8 servings (6-oz)
13 servings (6-oz)

sumber: www.kellymom.com

@ID_AyahASI: Siaaaang…*nyeruputkopi* mau bahas aja masalah ngupi-ngupi, utamanya sih tentang kandungan kafeinnya, busui boleh ngupi? #kapein
@ID_AyahASI: Yang jelas kafein emang masuk ke dalam darah si ibu dan otomatis ada Kafein di dalam ASI meski dalam jumlah kecil (hanya 1%) #kapein
@ID_AyahASI: Sedikit memang, tapi perlu di inget bahwa bayi belum bisa mencerna dan mengeluarkan kafein dari tubuh,terutama bulan2 awal kehidupannya #kapein
@ID_AyahASI: Dr Ruth Lawrence bilang bahwa pada newborn baby, doi butuh waktu 4 hari untuk mencerna dan buang kafein dari tubuhnya #kapein
@ID_AyahASI: Usia 3-5 bulan butuh waktu 14 jam, pada usia 5-9 bulan dan dewasa butuh waktu 3-7 jam untuk dicerna #kapein
@ID_AyahASI: Kebayang dong kalo emaknya konsumsi kafein secara rutin setiap hari? Apalagi bisa sehari 3 kali, jeng-gojreeng #kapein
@ID_AyahASI: Dr Ruth Lawrence, editor Journal Breastfeeding Medicine sebutkan bahwa konsumsi kafein 300mg sehari masih aman, itu sama kaya 3cup sehari #kapein
@ID_AyahASI: Harvard School of Medicine jug bilang konsumsi kafein yang aman untuk ibu menyusui adalah sekitar 300 mg per hari. Ini setara dengan tiga cangkir kopi per hari #kapein

@ID_AyahASI: Tapi para peneliti dari Rochester University di New York,bilang kalo emang ga mendesak banget,sebaiknya busui hindari konsumsi kafein #kapein

@ID_AyahASI: Penelitian telah menunjukkan bahwa jumlah kafein dalam ASI dapat bervariasi pada setiap ibu yang menyusui, sekalipun mengonsumsi  kafein dalam jumlah sama #kapein
@ID_AyahASI: Tiap ibu dan tiap anak efeknya bisa beda, mungkin ada yg minum 2cup sehari ga ada reaksi ke anak, tp bisa jadi ada yg cuma 1 cup,udah bikin anak begadang #kapein
@ID_AyahASI: Padahal panutan mimin,Bang Oma,yg kayanya #AyahASI juga,udah kasih nasihat dalam lagunya “ Begadang jangan begadang kalau tiada artinya” #kapein
@ID_AyahASI: Kandungan kafein dalam ASI yg jelas akan merangsang peningkatan stimulasi darah sehingga bikin bayi yang meminumnya cenderung  gelisah, rewel, dan sulit tidur #kapein

@ID_AyahASI: Mayo Clinic mencatat bahwa pecinta minuman berkafein ini jauh lebih banyak ketimbang mereka yang mengonsumsi alkohol atau nikotin#kapein

@ID_AyahASI: Masalahnya adalah, bisa jadi konsumsi kafein kita udah lebih dari 300mg sehari, karena kafein ga cuma ada di kopi #kapein
@ID_AyahASI: studi di Mayo Clinic sebutkan pada busui yg konsumsi kafein lbh dari 300mg sehari,ASInya mengandung zat besi lebih rendah 30% dibanding yg tidak #kapein
@ID_AyahASI: beberapa makanan/minuman yang mengandung kafein adalah Kopi,Teh,Soft Drink, Minuman energi dan produk yang mengandung cokelat#kapein
@ID_AyahASI: Selain itu pada beberapa obat-obatan sakit kepala, flu atau obat alergi juga mengandung kafein, baca komposisinya dulu yak#kapein
@ID_AyahASI: Kopi SBX misalnya,tergantung jenis tentunya, bervariasi antara 75-330mg dalam satu cup-nya, jeng-jeeeng #kapein
@ID_AyahASI: Itu baru kopi yak, belum kalo dalam hari itu kita juga minum teh atau dapet kiriman truffle chocolate..yummy J #kapein
@ID_AyahASI: Menurut Dr Loretta Middleton,dokter spesialis anak,tingkat kafein dalam ASI sangat tinggi pada 1jam pertama setelah ngupi#kapein
@ID_AyahASI: Jadi buat kurangi efeknya, Dr Loretta Middleton kasih saran untuk kasih ASI lewat dari 1 jam setelah ngupi-ngupi #kapein
@ID_AyahASI: Artikel di kellymom.com sebutkan bahwa belum ada bukti yang sah dan meyakinkan kalo kafein pengaruh ke Produksi ASI #kapein
@ID_AyahASI: Sebaiknya emang selalu amati perilaku bayi dan batasi konsumsi kafein dalam keseharian, air putih yang banyak lebih sehat #kapein
@ID_AyahASI: So there you go ladies, it’s your call then, wanna join me to grab caramel macchiato? hehehe #kapein

Manajemen ASIP (Air Susu Ibu Perahan)

MANAJEMEN ASIP (Air Susu Ibu Perahan)
917qisulT9L._SL1500_Memompa atau memerah ASI emang ga bisa terlepas dari kegiatan menyusui, karenanya penting untuk mengetahui bagaimana cara menyimpan, mencairkan dan menghangatkan ASI hingga siap saji. Faktanya banyak yang masih pada bingung gimana aturan mengenai Manajemen ASIP ini, sementara informasi tentang itu sesungguhnya mudah didapat. Y U No Googliiiiing!
Habis baca ini musti tambah pinter yak! Cekidooot
PRINSIP ASIP
  •     Semakin dingin maka semakin lama juga ASIP dapat disimpan
  •     Hindari peningkatan/penurunan suhu secara drastis
  •     ASIP beku yang sudah mencair tidak boleh dibekukan lagi, ASIP yang sudah dihangatkan tidak boleh dihangatkan lagi
  •     Masukkan ke Freezer HANYA JIKA akan digunakan lebih dari 8 hari
PENYIMPANAN ASIP (Daya Tahan)
PENYIMPANAN ASIP
Suhu
Daya Simpan
ASI Baru Di Perah
Suhu Kamar
16 – 29⁰ C
3-4 jam (ideal) | 6-8 jam jika ruangan tempat pompa bersih
Icepack/Coolbox
15⁰ C
24 jam
ASI Di Kulkas Bawah (letakkan dibagian belakang, jangan deket pintu)
ASI baru diperah
0 – 4⁰ C
48-72 jam (ideal) | 5-6 hari jika ruangan tempat pompa bersih
Jika ASI yang baru diperah lalu lupa dimasukkin kedalam kulkas (masih di suhu kamar/dari coolbox), daya simpannya bisa menurun.
ASI yang sudah mencair
0 – 4⁰ C
24 jam
ASI Di Freezer (jangan dibekukan ulang, letakkan dibagian belakang, jangan deket pintu)
Freezer
 -17⁰ C
6 bulan (ideal) | 12 bulan (boleh)
Tidak membedakan freezer dengan kulkas 1 pintu atau 2 pintu
Sumber: The Academy of Breastfeeding Medicine Protocol, 2010,donlot disini http://online.liebertpub.com/doi/abs/10.1089/bfm.2010.9988
Catatan:
     1. Ini hanyalah panduan, sangat baik jika tetap memperpendek daya simpan untuk diberikan ke bayi
     2. Jika digunakan
     3. Karena Indonesia negara tropis, pada waktu-waktu tertentu suhu kamar bisa variasi antara 22-25⁰ C
     4. Bayi paling tau kondisi ASIP yang rusak, jika melebihi dari jam daya simpan sebaiknya tidak langsung dibuang, jika bau dan rasa masih normal boleh diberikan kepada bayi terlebih dahulu.


PAKAI APA SIMPANNYA?
Menurut Becky Flora, BSed, IBCLC, botol plastik yang BPA Free bisa dijadikan pilihan terbaik untuk penyimpanan di Kulkas Bawah karena sel darah putih (leukocytes) menempel pada botol kaca. Sementara, untuk penyimpanan di Freezerpilihan terbaik untuk menyimpan ASIP ada pada botol kaca karena lebih kuat dan sangat jarang bocor.
Beberapa pilihan yang baik untuk menyimpan ASIP adalah:
     1. Botol Kaca (sisa ASI cenderung tidak menempel pada botol kaca)
     2. Jika menggunakan botol plastik, pastikan yang BPA Free (bebas Bisphenol A)
     3. Sudah dicuci bersih (pakai air, sabun, dibilas, direbus dan dikeringkan) sebelum dipakai
     4. Jangan isi botol sampai penuh, sebaiknya sampai batas leher botol, karena ASI akan memuai
     5. Plastik ASIP dengan mutu baik
     6. Takaran ASIP dibotol sebaiknya antara 60 – 120ml (sesuai dengan kebiasaan banyaknya bayi minum, hal ini agar botol yang digunakan habis dalam sekali minum dan tidak ada sisa).
Catatan: Jangan gunakan plastik es yang biasa, karena pada beberapa jenis plastik dapat merusak nutrisi didalam ASIP
(sumber: llli.org)
MENCAIRKAN dan Menghangatkan ASIP
ASIP beku yang sudah dicairkan dapat disimpan di dalam kulkas bawah selama 24 jam. ASIP yang sudah dicairkan sebaiknya tidak dibekukan lagi karena akan merusak komposisi dan mengganggu aktifitas anti-bakteri yang terkandung didalam ASI.
Berikut adalah langkah-langkah mencairkan ASIP:
     1. ASIP beku di freezer pindahkan ke kulkas bawah pada malam sebelum digunakan
     2. Biasanya dalam 12 jam, ASIP yang sudah dipindahkan ke kulkas bawah akan mencair
Jika membutuhkan cara yang lebih cepat karena ga sempet cairkan dikulkas bisa coba cara ini:
     1. Cairkan dengan meng-aliri-nya dibawah keran air, atau
     2. Cara yang baik adalah dibawah air keran hangat yang suhunya naik secara perlahan, atau
     3. Rendam botol di mangkuk air hangat, jika air sudah dingin, ganti lagi dengan air hangat, begitu seterusnya hingga ASIP mencair, atau
     4. Bisa gunakan Bottle Warmer, naikkan suhu secara bertahap namun tidak boleh lebih dari 40⁰ C, komposisi ASI bisa rusak pada suhu  40⁰ C 
Cara Menghangatkan ASIP
Sebenarnya tidak ada aturan untuk menghangatkan ASIP. Selain karena kebiasaan saja untuk menyajikan secara hangat, mungkin juga karena ASI dari payudara memang selalu hangat pada suhu 37⁰ C. Boleh disajikan dingin jika memang bayi menyukainya. Penelitian juga menunjukkan bahwa temperatur ASIP yang diberikan tidak mempengaruhi pengosongan ASIP.
Setelah dicairkan, ASIP tidak boleh dibekukan kembali. ASIP yang sudah dihangatkan juga tidak boleh dihangatkan lagi. Pembekuan dan Penghangatan kembali dapat merubah komposisi ASI.
 
bahan bacaan:
www.kellymom.com
www.llli.org

Busui boleh Donor Darah?





@ID_AyahASI: Banyak pertanyaan nih ke mimin terkait dengan donor darah bagi ibu menyusui, boleh kah?#BusuiDD

@ID_AyahASI: Mimin coba sharing dari beberapa sumber yah, monggo kalo ada yang mau menambahkan, mungkin @Blood4LifeID bisa nambahin #BusuiDD

@ID_AyahASI: ibu menyusui memang masuk sebagai salah satu pendonor potensial yg masuk dlm pedoman American Red Cross#BusuiDD

@ID_AyahASI: Meski begitu memang ada aturannya, US Red Cross mensyaratkan ibu menyusui boleh donor ketika 6 bulan setelah melahirkan #BusuiDD

@ID_AyahASI: Jika melahirkan dengan dibantu dengan transfusi darah, maka bisa donor setelah 12 bulan dari waktu melahirkan#BusuiDD

@ID_AyahASI: Memang ada pro dan kontra mengenai ibu menyusui yg mau mendonorkan darahnya,Dr.Gregory White salah satu yg ga rekomendasikan #BusuiDD



@ID_AyahASI: Dr.Jack Newman mensyaratkan, kalo si ibu ga ada anemia, maka busui boleh melakukan donor darah #BusuiDD

@ID_AyahASI: The Canadian Blood Service juga mensyaratkan 6 bulan setelah melahirkan bagi ibu menyusui utk donor#BusuiDD

@ID_AyahASI: LLL rekomendasikan utk ngobrol dulu sama dokter masing-masing terlebih dahulu sebelum donor #BusuiDD

@ID_AyahASI: Yang perlu diinget adalah ASI mengandung 87% air, dan donor darah mengambil 16 ounces/473 ml darah dari tubuh#BusuiDD

@ID_AyahASI: Makanya penting untuk makan dulu dan minum yang banyak setelah melakukan donor darah #BusuiDD

@ID_AyahASI: Karena cairan darah yg keluar cukup banyak, ada kemungkinan utk sementara produksi ASI dapat terganggu#BusuiDD

@ID_AyahASI: Hindari dulu menggendong anak dengan lengan yang digunakan utk mengambil darah,utk hindari cidera #BusuiDD

@ID_AyahASI: Jadi pada dasarnya memang diperbolehkan busui lakukan donor, namun dgn bbrp catatan tadi #BusuiDD

@ID_AyahASI: Namun @palangmerah tidak memperbolehkan ibu menyusui untuk melakukan donor darah, meski sebenarnya hanya berupa anjuran

@ID_AyahASI: @palangmerah pernah sebutkan di twit-nya bahwa tidak bolehnya hanya karena prioritas nutrisi lebih baik buat bayi

@ID_AyahASI: Sayangnya, pelarangan ini di generalisasi pada semua ibu menyusui, termasuk yang masih menyusui hingga anaknya berusia 3 tahun

@ID_AyahASI: Padahal diatas 1 tahun nutrisi anak sebagian besar sudah dipenuhi melalui MPASI, jd sebenarnya ga ada alasan pelarangan donor darah untuk ibu menyusui

@ID_AyahASI: IMHO, jika mempertimbangkan nutrisi dan produksi ASI, ibu menyusui boleh donor darah jika anak berusia 1 tahun


@ID_AyahASI: sebaiknya konsultasikan dulu aja sama dokter dan atau petugas donor utk memastikan bahwa busui cukup sehat utk donor#BusuiDD

@ID_AyahASI: Demikian. Semoga menyusui tidak membatasi busui untuk berbagi dengan sesama #BusuiDD

Susu Formula vs Tukang Sayur

semua nutrisi yang ada di susu formula bisa ditemukan di tukang sayur

semua nutrisi yang ada di susu formula bisa ditemukan di tukang sayur

@ID_AyahASI: jadi gatel mau bahas kandungan nutrisi susu formula nih…kenapa banyak yg ga pede kalo cukup dari makan yah?
@ID_AyahASI: Duileeeh..pada kagak sabaaaran nih emak-emaak, yuk deh kita bahas kandungan nutrisi sufor vs tukang sayur :)
@ID_AyahASI: Kandungan ASI emang udah paling pas buat lambung bayi dan penuhi nutrisi bayi yg paling utama pada usia 0-6 bulan #RinduTukangSayur
@ID_AyahASI: banyak tmn mimin yg karena anaknya ga mau makan, akhirnya milih kasih susu formula/pertumbuhan buat memenuhi nutrisinya #RinduTukangSayur
@ID_AyahASI: Banyak yg anaknya susah makan dan karena takut kurang nutrisi akhirnya dikasih susu formula/pertumbuhan,salah? #RinduTukangSayur
@ID_AyahASI: Info nutrisi yg ada di susu formula/pertumbuhan, mimin yakin sebagian besar didapat dari iklan #RinduTukangSayur

@ID_AyahASI: Karena susah makan, harusnya sih anak mulai diajarin pola makan yang baik dan benar..bukan dgn diganti dengan minuman #RinduTukangSayur
@ID_AyahASI: Emang ga gampang, tapi kalo dilatih secara rutin mimin yakin pasti bisa kok, daripada diganti sama susu formula? #RinduTukangSayur
@ID_AyahASI: Pola makan anak akan terganggu kalo minum susunya bisa 5 kali dalam sehari, dikasih pas jam makan, pagi-siang-sore-malam #RinduTukangSayur
@ID_AyahASI: Nah,tapi meski anaknya udah dikasih makan,banyak temen2 mimin yg ngerasa nutrisi dari makanan masih kurang.. #RinduTukangSayur
@ID_AyahASI: Kalo udah ngasih makan sayuran segar, buah, ikan, daging,telur,tahu,tempe..itu udah sehat kok,dan full nutrisinya #RinduTukangSayur
@ID_AyahASI: Mimin iseng dong, mau tau sebenarnya nutrisi apa sih yang digembor-gemborkan oleh susu formula dan pertumbuhan itu #RinduTukangSayur
@ID_AyahASI: demi menghindari promosi gratis..hehehe, mimin plesetin deh nama-nama produknya, cukup terkenal lah :) #RinduTukangSayur
@ID_AyahASI: Susu STM 3 Pasutri, mengandung Asam Amino Esensial, Kolin dan Prebiotik FOS Inulin..catet! ada di mana ajakah?  pan>#RinduTukangSayur
@ID_AyahASI: Okeh, Asam Amino Esensial itu ada di Telur,Ikan Salmon,Alpukat,Kacang-kacangan dan Biji-bijian #RinduTukangSayur
@ID_AyahASI: Kolin ada di Kuning Telur,Daging tanpa lemak, Kedelai, Kacang Tanah,Buncis,Kacang Polong #RinduTukangSayur
@ID_AyahASI: Prebiotik FOS Inulin ada di Tempe,Acar,Tape Ketan,Tape Singkong, Buah dan Sayuran #RinduTukangSayur
@ID_AyahASI: See..kasih aja makan buah diawal, jeda 30 menit baru makan Nasi+Tempe dan Sayuran Hijau #RinduTukangSayur
@ID_AyahASI: Semua nutrisinya gampang ditemuin di tukang sayur kan? Hehe..kita liat kandungan susu yg laen yuk #RinduTukangSayur
@ID_AyahASI: Susu Mpok Norigaga Platinun mengandung Kolin,Omega 3&6,Protein Alfa-Laktalbumin,Probiotik,Prebiotik dan Nukleotida #RinduTukangSayur
@ID_AyahASI: Kolin udah yah,Omega 3&6 ada ikan laut dan ceker ayam,kandungan omega-3 & omega-6 dalam ceker ayam cukup tinggi loh #RinduTukangSayur
@ID_AyahASI: Omega 3 dan 6 juga ada di sayuran hijau, termasuk kacang-kacangan dan kentang #RinduTukangSayur
@ID_AyahASI: Protein Alfa-Laktalbumin, semua sumber yg mimin baca hanya sebutkan ini ada di ASI,ada yg mau nambahin protein ada dimana? #RinduTukangSayur
@ID_AyahASI: Probiotik & Prebiotik ada di brokoli,sayuran hijau dan buah-buahan sementara tempe,tahu kaya akan senyawa prebiotik 
@ID_AyahASI: Nah, untuk zat Nukleotida itu juga ada di sayuran hijau..gimana, bahan makanan itu lebih murah dari Sufor bukan? #RinduTukangSayur
@ID_AyahASI: Hampir semua Sufor mengandung jenis yang sama..si Putrilon Toyal misalnya juga mengandung FOS dan GOS #RinduTukangSayur
@ID_AyahASI: Susu Dedelak dan Media Syur juga ga jauh beda..pada dasarnya semua juga ada di makanan sehari-hari kita yang murah meriah #RinduTukangSayur
@ID_AyahASI: Oh satu lagi..AA/DHA, itu secara alami juga ada di  ikan tuna, salmon, makarel, sarden, daging, telur #RinduTukangSayur
@ID_AyahASI: Semua susu sebenarnya udah menyebut dirinya sebagai pelengkap nutrisi..masih merasa anaknya kurang nutrisi? <sp
an style=”font-family: ‘Helvetica Neue’, Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 16px;”>#RinduTukangSayur
@ID_AyahASI: Semua Nutrisi yang ada di Susu adalah tambahan yang berasal dari makanan sehari-hari kita dan sudah diolah sedemikian rupa #RinduTukangSayur
@ID_AyahASI: Pertanyaan mimin? Kenapa gak ngambil nutrisi dari sumber asalnya aja..kan gampang, kenapa harus ngeluarin duit lbh bnyk? #RinduTukangSayur
@ID_AyahASI: Jadi polanya gini aja, 0-6: ASI, 6-12: MPASI+ASI, 12-24: MPASI+Makanan Rumah+ASI… #RinduTukangSayur
@ID_AyahASI: 4Sehat+5sempurna udah ga dipake sama pemerintah lagi sejak tahun 90an..skrg pemerintah pake Panduan Gizi Seimbang #RinduTukangSayur
@ID_AyahASI: Pola 4sehat5sempurna itu dulu dipakai utk ngajarin rakyat cara makan yg bener ,lah skrg udah lebih majuu..udah pada pinter #RinduTukangSayur
@ID_AyahASI: Tuhan sudah siapkan kebutuhan kita di alam,mari bijak menggunakannya,mulai sekarang,rajin kunjungin tukang sayur.demikian #RinduTukangSayur

Tanya Jawab Kehalalan dan Keamanan Vaksin

MPASI #2

@ID_AyahASI: Kali ini mau bahas lagi masalah MPASI, ada banyak referensi, jadi silahkan pilih yang sesuai dengan hati, ini hanya tambahan informasi #MPASI2
@ID_AyahASI: Boleh setuju, boleh juga enggak setuju..karena memang ada banyak “aliran”…twit MPASI ini adalah versi mimin #MPASI2
@ID_AyahASI: Yang pastinya jago bahas MPASI ya tentu si @MamaKokiHandal, di web-nya lengkap lah..banyak baca dan referensi aja #MPASI2
@ID_AyahASI: Kalo kemaren kita bahas apa itu MPASI? Sekarang kita bahas makanan pertama ketika MPASI dan berapa banyak #MPASI2
@ID_AyahASI: Ada banyak referensi yang bilang kalo makanan pertama bisa cerelia, sayuran atau buah-buahan, silahkan pilih sesuai keyakinan #MPASI2
@ID_AyahASI: Ada pakar yang merekomendasikan untuk memperkenalkan cerelia (beras atau gandum) untuk diperkenalkan pertama kali #MPASI2
@ID_AyahASI: pendukung cerelia ini umumnya mengenalkan bayi dengan bikin Bubur Beras, tentunya bikinan sendiri, para pakar hampir ga sarankan yang instan #MPASI2
@ID_AyahASI: bubur beras diperkaya zat besi, tinggi kalori, rendah alergen, sangat mudah dicerna dan paling mudah diubah konsistensinya (kepadatannya) #MPASI2
@ID_AyahASI: pakar yang lain bilang cerelia bisa di skip aja, karena ASI udah mengandung banyak karbohidrat, jd lebih baik fokus ke sumber protein#MPASI2
@ID_AyahASI: dari beberapa sumber yang menjadi acuan mimin, mostly mereka sarankan buah-buahan sebagai MPASI pertama ke bayi #MPASI2


@ID_AyahASI: di Indonesia juga begitu ada dua pandangan ttg MPASI pertama…ada yang mengenalkan cerelia dan kenalkan buah-buahan #MPASI2
@ID_AyahASI: kita sering denger bahwa baiknya mengenalkan sayuran dulu daripada buah, alasannya kalo udah kenal manis nanti ga suka sayur#MPASI2
@ID_AyahASI: Yang perlu di catat, sebenarnya ASI itu manis buat bayi…jangan samakan lidah kita sama lidah bayi yah, lidah bayi masih “jejaka bin perawan” #MPASI2
@ID_AyahASI: Beberapa pakar rekomendasikan buah yang manis untuk dikenalkan pertama kali ke bayi karena rasanya mendekati rasa ASI#MPASI2
@ID_AyahASI: Para pakar ini percaya bahwa bayi akan lebih senang sama buah karena rasanya emang ga jauh beda sama rasa ASI #MPASI2
@ID_AyahASI: Wied Harry Apriadji juga sarankan buah-buahan, alasannya karena buah paling mudah dicerna ginjal, biar ginjal ga kaget buah jadi pilihan#MPASI2
@ID_AyahASI: Buah mengandung karbohidrat sederhana, komposisinya menurut Wied Harry mendekati karbohidrat pada ASI #MPASI2
@ID_AyahASI: Beberapa buah pilihan yang bisa dijadikan untuk MPASI pertama ketika usia 6 bulan adalah apel, pir, alpukat, pepaya #MPASI2
@ID_AyahASI: Untuk apel dan pir bisa dikukus atau direbus dengan sedikit air, menurut Pak Wied dengan cara ini gizi pada buah tidak hilang#MPASI2
@ID_AyahASI: Campurkan ASI pada setiap waktu makannya, jadi apel+asi, pir+asi,alpukat+asi dan pepaya+asi
@ID_AyahASI: Tahapan selanjutnya, buah&sayur; bisa diselang-seling..untuk awal bisa diberikan 1 kali dulu per hari, lalu meningkat 1-2 kali, dst  #MPASI2
@ID_AyahASI: Konsistensinya bertahap..encer dulu, bubur halus, bubur kasar..kemudian kasar, rata2 pada usia 12bulan diharapkan sudah bisa makanan keluarga #MPASI2
@ID_AyahASI: Makanan keluarga ini ada juga yang mengartikan sudah boleh menambah gula+garam, khusus gulgar mungkin kita bahas lain waktu J #MPASI2
@ID_AyahASI: Untuk pertama kali bayi cukup kenyang dengan 1-2 sendok teh,meningkat scr bertahap, pada usia 6-7 bulan ASI masih penuhi 90% nutrisi bayi#MPASI2
@ID_AyahASI: "background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;">Jadi pas mulai MPASI ga usah bikin menu tumpeng, soalnya baru 1-2 sendok teh juga, santai aja, ga usah buru2,semua ada tahapannya#MPASI2
@ID_AyahASI: Dalam panduan WHO dan UNICEF terbaru juga dianjurkan untuk mulai kenalkan daging merah dan hati ayam, keduanya tinggi zat besi #MPASI2
@ID_AyahASI: Pada usia 7 bulan boleh mulai dikenalkan daging merah dan hati ayam, 1-2 kali per minggu sudah cukup penuhi kebutuhan zat besinya#MPASI2
@ID_AyahASI: Kalo mau tau buah/sayur apa aja pada setiap bulannya, tanya @MamaKokiHandal aja yah, atau silahkan sharing #MPASI2
@ID_AyahASI: Ngasih MPASI ini agak tricky..karena anak bisa ga mau makan bukan cuma karena menu, tapi juga masalah “mood” #MPASI2
@ID_AyahASI: Kalo badan lagi anget, atau mungkin ada yang bikin dia ga nyaman, bisa jadi acara makan jadi ga selancar biasanya #MPASI2

Let-Down Reflex (LDR)

@ID_AyahASI: banyak yang belum tau tentang LDR yah? Tenang, ini bukan curhat seputar Long Distance Relationship…ini tentang Let Down Reflex #LDR
@ID_AyahASI: LDR singkatan dari Let Down Reflex, sering juga dikenal dengan singkatan MER atau Milk Ejection Reflex #LDR
@ID_AyahASI: LDR ini diartikan dengan refleks keluarnya hormon oksitosin yang menstimulasi keluarnya ASI, gimana cara kerjanya? #LDR
@ID_AyahASI: LDR ini selalu mimin bilang fungsinya kaya air di perosotan kolam renang, yang bikin kita lancar turun ke bawah kolam #LDR
@ID_AyahASI: LDR ini dipengaruhi banget sama hormon oksitosin, kalo oksitosin meningkat maka LDR akan terjadi dengan baik #LDR
@ID_AyahASI: Nah, hormon oksitosin dipengaruhi banget sama kondisi emosi si ibu, senang bikin oksitosin meningkat dan sebaliknya #LDR


@ID_AyahASI: Jadi cara kerja biar ASI keluar banyak adalah: Happy–>Oksitosin Meningkat–> LDR–>ASI Deres #LDR
@ID_AyahASI: Sebaliknya yang bikin ASI seret keluar adalah: Banyak Pikiran–>Oksitosin Sedikit–>LDR ga kuat–>ASI Seret #LDR
@ID_AyahASI: Lihat gambar yah, ini kondisi payudara penuh, di pabrik lagi banyak ASI #LDR



@ID_AyahASI: Tugas kita tinggal ngeluarin ASI, eh kok kita…maksudnya emak-emak yang punya payudara buat keluarin ASI #LDR
@ID_AyahASI: Nah, sangat mungkin ASI, meski sedikit bisa keluar tanpa kita perah/pompa, keluarnya ini karena terjadi LDR tadi #LDR
@ID_AyahASI: Hayooo ngacung, siapa yang pas ML tiba-tiba ASI keluar? Nah, itu karena orgasme bikin oksitosin meningkat, terjadilah LDR #LDR
@ID_AyahASI: Ga mungkin kan pas orgasme pada sedih? Pasti pada seneeeeng kaaaan? Itu bisa terjadi karena OrgasmeàHappyàOksitosin NaikàLDR #LDR
@ID_AyahASI: Jadi ketika Pabrik ASI penuh, hormon oksitosin membuat otot-otot di sekitar pabrik ASI untuk kontraksi dan keluarkan ASI #LDR
@ID_AyahASI: Kurang lebih memang hormon oksitosin bikin payudara “ber-kontraksi”, dan akhirnya keluarkan ASI dengan mudah #LDR
@ID_AyahASI: Jadi mungkin sekali kejadian produksi ASI yang banyak tidak sejalan dengan ASI yang keluar, PD berasa penuh tapi ASI seret #LDR
@ID_AyahASI: Yang perlu di catet, hasil ASI yang dipompa/perah TIDAK TEPAT untuk katakan bahwa Produksi ASI menurun, kenapa? #LDR
@ID_AyahASI: karena sebenarnya adalah 2 hal yang berbeda antara cara kerja ASI di produksi dan dikeluarkan #LDR
@ID_AyahASI: Produksi ASI: dipengaruhi Hormon Prolaktin, semakin sering dikeluarkan semakin banyak ASI yang diproduksi #LDR
@ID_AyahASI: Keluarnya ASI: dipengaruhi Hormon Oksitosin, perasaan senang rangsang LDR dan keluarkan ASI lebih mudah #LDR
@ID_AyahASI: LDR ini ada yang bisa merasakan sensasinya, tapi banyak juga yang tidak, yang ga bisa rasakan bukan berarti ga dapet LDR #LDR
@ID_AyahASI: Sensasi LDR ini bisa dirasakan dengan timbulnya rasa haus yang amat sangat, geli di sekitar puting (tingling sensation),atau tetesan ASI di susu sebelahnya#LDR
@ID_AyahASI: Refleks ini ga bisa ditentukan waktunya, dan enggak musti juga terasa…tapi dia bisa dirangsang untuk terjadi #LDR
@ID_AyahASI: Biasanya dirangsang dengan meng-kilik-kilik puting, liat foto/rekaman bayi, suasana yang tenang, perasaan senang #LDR
@ID_AyahASI: Nah ketika menyusui langsung, bayi selalu bisa merangsang oksitosin, dan LDR selalu terjadi..ini beda dengan breastpump #LDR
@ID_AyahASI: Itu kenapa, ketika perah ASI dengan breastpump faktor psikis sangat berperan..kalo lagi cape kerjaan, banyak pikiran itu bikin ASI seret #LDR
@ID_AyahASI: Jadi rangsangan paling sempurna memang ada pada hisapan bayi ketika menyusui,perah tangan juga kasih rangsangan yg baik pada payudara #LDR
@ID_AyahASI: Mudahnya nih, find what makes you happy! ada yang sambil nonton warkop, atau liatin foto mimin di majalah #eaaa #LDR
@ID_AyahASI: Demikian. semoga jelas yah tentang LDR (Let Down Reflex), mimin sih mending ngomongin LDR daripada ngomongin DPR  #LDR

@ID_AyahASI: oh satu lagi…belajar teknik MARMET yah, atau Perah Tangan, cek video ini cara yang benar dan salah http://t.co/Xf0YJFJw

Terapi Uap Ruangan

unduhanDisclaimer: Terapi uap ini adalah untuk membuat udara kamar anak menjadi lembab, jadi bukan baskom air panas-nya yang ditaro di muka bayi. 

@ID_AyahASI: Kemaren lupa di simpen sharing tentang #TerapiUap-nya, mimin coba share lagi yah


@ID_AyahASI: #TerapiUap ini bisa jadi salah satu solusi untuk sembuhkan batuk pilek pada anak tanpa obat..tentunya ASI/MPASI sayur+buah juga harus


@ID_AyahASI: Refleks Batuk sebenarnya adalah salah satu sistem pertahanan tubuh thdp benda asing di sal nafas


@ID_AyahASI: Ketika tersedak, infeksi flu, dan lendir yang berlebihan, tubuh secara alami akan keluarkan refleks untuk batuk #terapiuap


@ID_AyahASI: Jadi batuk adalah cara alami tubuh utk keluarkan apapun yg ganggu di saluran nafas


@ID_AyahASI: Dr Wati bilang bahwa batuk muncul karena peningkatan produksi dahak yang dipicu oleh infeksi virus atau alergi


@ID_AyahASI: Karena batuk adalah sistem pertahanan alami tubuh maka sebenarnya bisa sembuh tanpa obat-obatan dan sembuh dgn home treatment #terapiuap



@ID_AyahASI: Kalo masih ASI, maka bisa terus dikasih ASI, jemur pagi dan terapi uap..kaya apa sih terapi uap?


@ID_AyahASI: Salah satu cara home treatment-nya adalah dengan terapi uap? Simple aja kok terapi uap ini


@ID_AyahASI: Simple kok, terapi uap ini tujuannya ada 2, bantu encerkan dan keluarkan lendir, dan legakan nafas


@ID_AyahASI: Simple kok, siapin aja baskom berisi air panas, kemudian kasih tetesan minyak kayu putih secukupnya


@ID_AyahASI: Pas anak tidur, taro aja di pojok kamarnya..biarkan uapnya memenuhi kamar..biar udara lembab


@ID_AyahASI: Nah,udara lembab ini yg bantu encerkan dan memudahkan lendir penyebab batuk utk keluar


@ID_AyahASI: Baiknya matikan AC,tapi kalo takut kepanasan, di set jgn terlalu dingin, karena AC bikin udara kering


@ID_AyahASI: Jadi ruangan dibikin kaya sauna gituh, minyak kayu putihnya bisa diganti sama minyak lain kok


@ID_AyahASI: Bisa diganti dgn mint oil atau yg lainnya, pokoknya yg bantu legakan jalan nafaslah..biar tidur nyenyak


@ID_AyahASI: Ga bisa sehari-2 hari sembuh, tubuh juga perlu waktu utk melawan virus..jadi sabar aja yah


@ID_AyahASI: Kalo emang khawatir, boleh ke dokter, cari dokter yg terapkan konsep Rationale Use of Medicine (RUM)


@ID_AyahASI: Gitu deh kira-kira, silahkan kalo ada yg mau menambahkan, feel free to share

MPASI #1

@ID_AyahASI: mau share aja tentang ##MPASI, pasti pada punya banyak referensi kan, silahkan kepercayaan masing-masing yah, ini versi mimin
@ID_AyahASI: bahas MPASI akan panjang nih, jadi akan mimin bagi beberapa bagian, sekarang mau bahas tentang apa itu #MPASI yah
@ID_AyahASI: #MPASI adalah Makanan Pendamping Air Susu Ibu…well kadang-kadang bisa jadi Mimin Pendamping Air Susu Ibu juga sih
@ID_AyahASI: Karena namanya Makanan Pendamping maka WHO tetap rekomendasikan pemberian ASI minimal sampe 2 tahun, lebih juga boleh #MPASI
@ID_AyahASI: Seiring pertumbuhan anak, setelah 6 bulan tubuhnya perlu tambahan nutrisi dari makanan, jadi ASI+Makanan, jadi bukan ASI-nya yg kurang nutrisi #MPASI
@ID_AyahASI: ASI kaya akan nutrisi, tapi tubuh si anak perlu nutrisi lebih banyak, makanya perlu dibantu oleh makanan dari luar yang penuh nutrisi alami #MPASI
@ID_AyahASI: Usia 0-6 bulan tubuh anak masih perlu sedikit nutrisi, dan kebutuhan ini bisa dipenuhi oleh ASI…yups, hanya ASI! #MPASI


@ID_AyahASI: Semua pakar kesehatan dan laktasi sepakat bahwa pemberian #MPASI dimulai pada saat usia bayi 6 bulan atau 180 hari
@ID_AyahASI: WHO, UNICEF, American Academy of Pediatrics, Health Canada dan organisasi kesehatan lainnya,sepakat #MPASI di usia 6 bulan dan bukan di usia 4-6 bulan
@ID_AyahASI: Kesiapan bayi terhadap #MPASI bisa dilihat pada kesiapan pencernaan dan tanda-tanda tumbuh kembang fisik bayi
@ID_AyahASI: Emang agak sulit untuk ngeliat kesiapan pencernaan, tp banyak penelitian yg bilang usia 6 bulan adalah usia ideal untuk mulai #MPASI
@ID_AyahASI: Kalo tanda2 tumbuh kembang juga ga bisa cuma diliat dari usia kalender, tp secara umum tanda2 itu ada di usia 6-8 bulan #MPASI
@ID_AyahASI: Itu kenapa ada beberapa kasus yg mungkin pada usia 6 bulan masih ngeluarin makanan yang disuapin, bisa jd emang dia belum siap #MPASI
@ID_AyahASI: Sebaliknya, ada juga yang pada usia 5 bulan ada yg sudah mangap-mangap, dan bisa duduk tegak atau udah mencapai 2x berat lahir #MPASI
@ID_AyahASI: Buat usia antara usia 4-6 bulan yang ada tanda2 itu, mungkin sebaiknya memang tetap menunggu sampe usia 6 bulan #MPASI
@ID_AyahASI: Buat yang 6 bulan tapi anaknya masih ngeluarin makanan, sabar dikit aja, jgn dipaksa, ganti variasi menu dan tidak usah khawatir berlebihan #MPASI
@ID_AyahASI: Yang perlu diinga
t, pada usia 6-7 bulan, ASI masih penuhi 90% nutrisi tubuh anak, buatlah suasana makan anak menyenangkan #MPASI
@ID_AyahASI: Penting! pada usia antara 3-4 bulan biasanya bayi mengalami Growth Spurt, tandanya sering kebangun malem dan sering minta nenen #MPASI
@ID_AyahASI: Biasanya Growth Spurt ini diasumsikan sebagai “bayi kelaperan terus”, akhirnya banyak yang ngasih pisang atau biskuit, atau yg lainnya #MPASI
@ID_AyahASI: Padahal bisa diatasi dengan lebih sering menyusui atau dengan kasih ASIP, biasanya 1-2 minggu bayi akan kembali ke pola biasa #MPASI
@ID_AyahASI: Jadi, mulai kenalin MPASI di usia 6 bulan yah atau di usia 5 bulan 30 hari, besoknya bisa mulai #MPASI, yg ringan dulu jangan Nasi Tumpeng
@ID_AyahASI: Ada juga beberapa tanda untuk melihat apakah bayi sebenarnya udah siap untuk #MPASI apa belum, simak yah
@ID_AyahASI: Tanda yg mudah adalah, bayi udah ga punya lagi “Tounge -Thursting Reflex”, ini kira2 mimin artikan sebagai Reflek Melepeh makanan #MPASI
@ID_AyahASI: Jadi pada 4 bulan pertama, bayi punya yg namanya “Tounge -Thursting Reflex”, reflek ini melindungi bayi biar enggak tersedak makanan padat #MPASI
@ID_AyahASI: Kata Dr.Jim Sears, kalo ada makanan yang dirasa aneh sama bayi maka reflek ini yg bekerja,reflek ini malah akan ngeluarin makanan dari mulut #MPASI
@ID_AyahASI: Nah,pada antara usia 4-6 bulan, reflek ini akan berkurang dan akan hilang sama sekali dari bayi, tp pada beberapa kasus bisa lbh dari 6 bulan #MPASI
@ID_AyahASI: Tanda lainnya adalah kemampuan bayi untuk mengenali “kenyang”, biasanya melepas payudara atau menjauh dari ASIP (ga mau minum lagi kalo kenyang) #MPASI
@ID_AyahASI: Kemampuan kenali kenyang penting, bayi bisa mengatur dirinya sendiri,jg utk hindari dari kekenyangan berlebihan dikala emaknya nyodorin makanan mulu #MPASI
@ID_AyahASI: Tapi bukan berarti enggak ada takaran makan yah, nanti kita bahas berapa sebenarnya takaran yang pas buat #MPASI di awal-awal
@ID_AyahASI: Bayi udah bisa duduk dan bisa menegakkan kepala sendiri tanpa dibantu, meski udah bisa dibawah 6 bulan, ga berarti bisa dikenalin #MPASI
@ID_AyahASI: 
Mulai tertarik dengan makanan sebenarnya ga bisa dijadikan acuan, soalnya pada usia 4-6 bulan bayi mulai masukin semua hal ke mulutnya #MPASI
@ID_AyahASI: Bayi udah mulai bisa memegang makanan dengan menjepit (pake ibu jari dan telunjuk), dan bisa masukin ke mulut #MPASI
@ID_AyahASI: Tapi semua itu masih tanda-tanda, pastikan melihat tanda2nya secara keseluruhan, dan usia 6 bulan tetap menjadi pedoman #MPASI
@ID_AyahASI: dalam Guiding Principles For Complementary Feeding Of The Breastfeed Child dari WHO, ada yang namanya Responsive Feeding, apakah itu? #MPASI
@ID_AyahASI: Responsive Feeding adalah panduan memberi makan bayi dengan terapkan prinsip psiko-sosial, gampangnya berikan makan dengan perasaan cinta #MPASI
@ID_AyahASI: Pertama, suapin anak dengan tenang dan senang, kalo udah bisa makan sendiri sebaiknya tetap di temani oleh orang dewasa #MPASI
@ID_AyahASI: Sensitif-lah dengan perasaan lapar dan kenyang pada anak, kalo udah lapar ya kasih makan, kalo udah kenyang yah berhenti..rajin amati perilaku bayi yah #MPASI
@ID_AyahASI: Kedua, kasih makan dengan perlahan dan kesabaran tingkat dewa, ajak si bayi untuk makan, tapi jangan dipaksa.. #MPASI
@ID_AyahASI: kalo emang  belum mau mangap, atau di lepeh..jangan dipaksa, ajak ngobrol dulu, kalo masih ga mau..biarlah anak main dulu.. #MPASI
@ID_AyahASI: Ketiga, kalo anak sering menolak makanan, coba variasikan menunya dan coba ubah gaya dan cara kasih makannya #MPASI
@ID_AyahASI: Bisa sambil mendongeng, bisa pake kostum, carilah cara kasih makan yang seru…jadikan waktu makan menyenangkan, dan bukan paksaan #MPASI
@ID_AyahASI: Keempat, kalo anak gampang hilang minat makan, minimalkan atau hindari berbagai gangguan di kala makan  #MPASI
@ID_AyahASI: Baiknya matikan TV, jauhkan mainan dan hal-hal yang bikin si bayi malah jadi ga fokus sama makannya..apalagi sambil lari-larian, latih makan sambil duduk #MPASI
@ID_AyahASI: Kelima, ingatlah kalo waktu makan adalah waktu belajar antara orang tua dan anak, keduanya sama-sama lagi belajar #MPASI
@ID_AyahASI: Bangun aura penuh cinta ketika waktu makan, ajak anak ngobrol ketika makan, pastikan ada eye-to-eye contact #MPASI
@ID_AyahASI: Selamat berlatih…coba evaluasi lagi cara kasih makan ke anak..perbaiki jika merasa ada yang salah, ga ada kata terlambat untuk belajar #MPASI
@ID_AyahASI: Demikian. nanti disambung lagi buat bahas #MPASI apa yang sebaiknya diberikan pada anak pertama kali yah, jangan bosen nagih ke mimin

v class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;">

Bau Tangan? Daripada Bau Ketek!

@ID_AyahASI: Pernah tau sama upacara Tedhak Sinten/Turun Tanah kan? Yang mimin tau ada di Jawa, Aceh dan Bali. Semua dengan ciri khas daerahnya masing2

@ID_AyahASI: Untuk pertama kalinya, dalam usia 7 bulan, bayi dikenalkan sama tanah, menjejakkan kakinya

@ID_AyahASI: Ini sejalan dengan masa buat bayi untuk belajar merangkak dan pada akhirnya akan belajar untuk berjalan..hingga akhirnya ga perlu di gendong lagi

@ID_AyahASI: Terus dimana bayi selama 0-7 bulan berada? Yah digendongan dong,paling turun cuma buat tidur dan mandi :)

@ID_AyahASI: See..budaya asli Indonesia aja udah lama mengenal menggendong bayi, sampe dibikin upacara turun tanah

@ID_AyahASI: Jadi pada dasarnya ga ada istilah ‘bau tangan’! Jauh sebelum ada yang namanya stroller, bayi yah digendong kan?

@ID_AyahASI: Terus kenapa bayi nangis kalo ga digendong/digendong orang lain? Prinsip pertama, jangan pernah mengira bayi ga tau apa-apa

@ID_AyahASI: Bayi tuh pinter! Dia udah tau mana yang bikin dia nyaman..digendong sama emaknya emang rasanya juara buat dia

@ID_AyahASI: as simple as, elu males kan kalo ngomong sama orang yang lebai dan bikin ga nyaman? Apalagi di gendong sama orang lebai?

@ID_AyahASI: Emang sih, itu bikin emaknya jadi ga bisa ngapa-ngapain, tp emaknya bisa gendong pake kain kok,didepan atau dibelakang

@ID_AyahASI: Mimin sempet baca artikel kenapa bayi-bayi di afrika jarang menangis? Karena most of the time, mereka selalu nempel digendong emaknya

@ID_AyahASI: Bayi terlibat dalah semua aktifitas emaknya, bayi dan emaknya belajar memahami satu sama lain

@ID_AyahASI: Atau..elu sob, iye elu, Ayah bisa bantu gendong anak, penuh cinta, ga usah pake BT..anak elu juga kan?

@ID_AyahASI: Jadi emaknya bisa istirahat juga atau bisa beres-beres rumah..gendonglah anak elu sob, peluk penuh cinta

@ID_AyahASI: Sedalam pelukan elu waktu masih pacaran dulu…mimin sih percaya aura cinta tuh bisa dirasain, apalagi sama bayi

@ID_AyahASI: Penelitian buktikan banyak bayi-bayi dalam budaya barat lebih sering menangis..meski menangis adalah wajar buat bayi, tapi…

@ID_AyahASI: Buat beberapa budaya yang mengenal menggendong, bayi menangis bukanlah hal yang normal terjadi..

@ID_AyahASI: Dr.Sears sebutkan lebih sering menggendong bayi bisa meminimalisir terjadinya kolik, menggendong bikin bayi ga stresss

@ID_AyahASI: Kehidupan didalam rahim tuh emang udah bikin nyaman banget buat sibayi,suhu nyaman,denger detak jantung dan diayun dalam perut

@ID_AyahASI: Nah,kelahiran “mengganggu” kenyamanan itu..itu kenapa mereka seneng banget digendong,apalagi nempel didada ibu

@ID_AyahASI: Buat apa menguras energi bayi untuk menangis? Kan lumayan kalo energinya justru dimanfaatin buat tumbuh kembangnya

@ID_AyahASI: Jadi emang ga ada alasan untuk enggak langsung menggendong bayi pas dia menangis..

@ID_AyahASI: Gendong pake kain aja,dari lahir sih mimin pake metode Kangaroo Mother Care..jd bisa sambil ngelakuin aktifitas lain

@ID_AyahASI: Menggendong juga bisa ningkatin kemampuan bicara, karena bayi sering mendengar obrolan ayah,ibu dan orang sekitarnya

@ID_AyahASI: Kita juga lebih paham dengan bayi,karena secara fisik terus berdekatan,secara emosi juga berhubungan

@ID_AyahASI: Itu kenapa, banyak para ayah, yes kita sob..yang enggak begitu dekat sama anak, kenapa? Yah emang kita males gendong anak kan?

@ID_AyahASI: Sialnya..kita lebih seneng gendong koran, lebih bangga gendong BB, iPad dan iPhone dibanding gendong anak

@ID_AyahASI: Habiskanlah masa-masa dia mau digendong, ga lama kok..by the end of the day, elu akan sampe di masa dia ga mau digendong

@ID_AyahASI: Mengutip twit @deelestari: Kalo kt Dr. Sears, babies are like heat-seeking
missile. It constantly looks for your warmth

@ID_AyahASI: Let’s go grab your babies peopleeee..while he/she is HOT! Happy Weekend

Pemasaran Susu Formula di Indonesia (Liputan Al Jazeera)

[youtube=http://www.youtube.com/watch?v=PonnMMrNAMs]

Al Jazeera investigates the controversial marketing tactics and impact of formula milk manufacturers in Indonesia

ASI Eksklusif (by: @andhikaakbar)


Sebenernya ini cuma cerita gue doang, jadi saksi gimana hebatnya Dewa dalam usahanya memberikan ASI buat Adia, apalagi di awal2 kelahirannya. Gue gak mau dibilang Ayah ASI. Kenapa?? Karna semua Ayah didunia ini, (taruhan goceng2 dah) pasti pengen istri ngasih ASI ke anaknya, alasan utama?? BIAYA!! Hahaha. Buat apa beli susu, kalo punya pabrik susu sendiri, gratis. Jadi, gak ada yg namanya Ayah ASI, karna semua Ayah pasti disebut Ayah ASI. Sekarang gimana “pabrik” itu aja yg mau dibilang Ibu ASI atau enggak. Buat gue pribadi, kalo Dewa gak niat ngasih ASI, gue juga gak akan maksa, karna yg harus berjuang itu dia. Gue hanya bisa mensupport. Karna dia memutuskan untuk ngasih ASI, ya support dia untuk bisa ngelaksanain tugasnya dan KEINGINANnya. Dewa yg cari info semua tentang ASI, gue belajar dari dia. Kalo dia gak aktif nyari info, ya gue juga gak akan nyari info. Jujur, sesimpel itu.


Pengertian ASI Eksklusif sendiri itu adalah HANYA memberikan ASI selama 6 bulan pertama (tanpa tambahan apapun, apalagi pisang, yg notabene dianjurkan orang2 jaman baheula biar anak kenyang, gak rewel). Dulu, ASI Eksklusif hanya untuk 4 bulan pertama, karna berbagai penelitian, akhirnya dilamain 2 bulan, jadinya 6 bulan. Yuk cerita proses dari awal lahiran sampe hari ini..

1. Minggu, 101010
Hari ini adalah due date yg dijadwalkan Adia akan lahir di dunia, dengan segala perut mules (kontraksi) dari malem, akhirnya Dewa masuk ruang operasi sekitar pukul 09.30. Saat itu udah ada 1 pasien yg nunggu untuk lahiran. Berhubung lahirannya sesar (dan masih ada beberapa yg ngatri buat operasi, ngincer tanggal 101010 kayaknya), Dewa lebih diutamakan. Pikiran gue cuma, “Wah, kalo lahiran jam 10.10″, keren bgt nih” (lupa kalo istri lagi kesakitan). Setelah perjuangan yg sangat dramatis (gue masuk ke ruang operasi, menyemangati, tapi gak berani ngeliat ke bagian perut kebawah, maklum, “pusat rekreasi” lagi dipugar, gak tega), akhirnya Adia lahir ke dunia tepat Adzan Dzuhur berkumandang. Abis dibersihin, langsung ditidurin ke dada, terus Inisiasi Menyusu Dini (IMD). Keluar dikit, paling cuma setetes-2tetes. Setelah itu, dibawalah keruangan bayi (dgn gue ngintilin susternya, takut bayi ketuker, maklum, pernah nonton sinetron yg bayi tertukar, sinetron yg bikin traumatik). Hari yg sangat membahagiakan, tapi perjuangan ternyata gak berenti sampai disitu. ASI Eksklusif!! Ya, abis Dewa “direparasi”, dia udah aktif buat nyusuin lagi. Adia rewel, tapi kalo udah deket Ibunya, ditetein, dia diem. Hari pertama, kedua, bahkan sampe pulang (hari Selasanya), ASI Dewa belom banyak.

2. Jumat, 151010.
Hari ini Adia di cek lagi ke Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) tempat dia lahir. Berhubung punya mertua dan adik yg bergerak di kedokteran, sebelum ke RS juga udah dibilang, Adia kulit dan matanya kuning (maklum, gue buta warna parsial, jadi gak begitu liat). Sampe di RSPP, bener Adia bilirubinnya (eh, bener gak sih ini) itu tinggi (lupa berapa, sekitar 15, normal 10), yg berefek dia jadi kuning. PANIK. Jelas gue sama Dewa panik, namanya baru sekali punya anak (kalopun ternyata gue sama Dewa udah punya anak, pasti akting paniknya gak sehebat saat itu). Dokter dan perawat menyarankan untuk Adia nginep di RS untuk di sinarin, makin panik kami berdua. Dan kami memutuskan untuk ikutin saran mereka, kebetulan ada kamar kosong, jadi bisa ikutan nginep disana. Jadi kondisinya, Adia dikamar bayi disinarin, Dewa dikamar mompa ASI. dan yg ngeselinnya, setiap dia abis mompa, beberapa suster suka ngomong: “Segini aja Bu susunya??”, karna emang belom melimpah keluarnya. Dewa sakit hati digituin, moodnya gak bagus, akhirnya masih segitu2 aja keluar ASInya. Satu waktu, gue harus keluar ngurusin kerjaan, ninggalin Dewa di RS. Tiba2 Dewa nelpon gue sembari nangis2, katanya Adia sangat kekurangan cairan, karna ASI yg keluar dari teteknya gak begitu banyak, sedangkan kalo kuning butuh banyak cairan. Suster (bahkan kepala susternya) itu marah2in dia: “Ibu gimana sih, anaknya kekurangan cairan gini, masih gak mau pake susu formula, gak kasian apa” (kalo gue ada disana, seru tuh). Dewa kesel, panik, digituin sama semua. Akhirnya ditelpon, gue disuruh nyari donor ASI, DIMANAPUN. Gue mencoba untuk berpikir tenang, biar gak kebawa panik. Gue baru inget, Kakak gue, Amel, itu masih ada stok susu beberapa botol di kulkas, tapi karna minimnya pengetahuan, gue nanya ke Dewa “Bun, kalo ASInya Kakak, bisa gak??”. Dari ujung telpon, gue ngedenger Dewa udah lebih tenang “Emang Kakak masih nyetok Bun?? Kalo misalnya masih ada, boleh Bun”. Gue telpon Amel, dan dia bilang “Pake aja Gol, itu Raka juga udah jarang koq minum ASIP”. Alhamdulillah, masalah beres. FYI, Raka itu ponakan gue, umurnya beda 17 bulan sama Adia. Diselamatkan oleh beliau, thanx ya Sis.. (kayak Mbak2 Ambassador). Susu buat Adia masa penyembuhan udah ada, tapi disisi lain Dewa gak nyantai, dia tetep mompa. 2 hari masih pake ASI dari Kakak sekitar 240ml/hari. Sampe akhirnya, hari ketiga udah gak minta dari Kakak lagi, karna ASI Dewa udah melimpah (bahkan saat suster lagi cek kekamar, gue sok2an buka kulkas, cari perhatian, biar dia nengok kedalam kulkas banyak stokan), bahkan udah bisa nyetok bakal dirumah. Di RS pun, Dewa gak tidur aja, tiap 2 jam pasti gue ngebangunin dia buat mompa (karna katanya, semakin dipompa/keluarin, itu ngerangsang untuk terus memproduksi). Akhirnya, sekitar 3 hari di RS, bilirubin Adia udah normal, dan udah boleh pulang.

Perjuangan belum berakhir!! Hehe. Sesampainya dirumah, habislah ini stamina kami dipermainkan oleh Adia, begadaaanng. Dewa udah jelas yg paling capek. Karna disaat Adia tidur, dia gak tidur, tapi mompa ASI buat persediaan kalo cuti dia 3 bulan habis. Udah jelas dia capek bgt. Ditambah dgn baby blues. Akhirnya, biar sama2 capek (namanya juga punya anak bareng, masa’ bikinnya doang mau bareng, tapi kalo udah jadi, gak mau urus bareng), gue bikin jadwal. Jadwalnya adalah sebagai berikut:
06.30: Gue bangun, siap2, kalo Adia udah bangun, gue yg mandiin.
07.00: Berangkat.
15.00: Pulang.
16.00: Nyampe Pulogebang, mandi dulu (tumben2an mandi 2x sehari), baru mandiin Adia.
16.00-18.30: Waktunya Adia maen sama gue.
18.30-23.00: Tidur
23.00-04.00: Jagain Adia, dengan bersenjatakan ASI perahan Dewa. Setiap 2 jam, ke dapur ambil susu di kulkas, dan angetin pake aer panas. Karna belum bisa ngedot, jadinya disendokin tiap dia bangun minta nyusu.
04.00-06.30: Tidur lagi.
Itulah jadwal gue sebulan pertama Adia lahir, melelahkan, tapi mau gimana lagi, itu salah satu konsekuensi punya anak toh?? Yang paling gue inget, itu setiap Dewa bangunin gue jam 23.00: “Bun, bangun Bun, gantian aku mau bobo, itu susu udah aku angetin di botol ya, nanti jam 1-stgh2an kamu angetin lagi aja, ambil dikulkas”, itu udah kayak ada seseorang yg ngomong: “Kanvasing sana ke ITC, achieve target!!” (maklum, trauma pernah begitu waktu kerja kantoran). Menyeramkan, bikin deg2an. Karna jam 23.00-04.00 itu acara ditivi lokal aneh2, mulai dari monster2an di Indosiar, sampe pelm2 yg udah diputer ribuan kali!! Kalo masih ada komedi tengah malam (hostnya di Tukul, jaman dulu bg
t) sih gak pape. Tapi kalo ada siaran bola, wah, betah bener mau ditambah jam jaganya sampe jam 5 juga. Mau Adia minta susu tiap 30 menit, mau ganti popok Adia tiap 30 menit, JABANIN.

Ternyata ASI melimpah pun, ada masalahnya. Saat Dewa lagi banyak2nya, dan gak ke pompa atau ketetein, itu bisa bengkak!! Pernah Dewa tetenya bengkak, gara2 ASInya melimpah dan gak dikeluarin. Akhirnya ke RS Ibu-Anak didaerah Menteng (lupa namanya), pijet tete (untung aja susternya bukan cowok). Saat dipijet, itu Dewa keadaannya sangat miris: Meriang, muka merah, menggigil, dipegang dikit aja tetenya, kesakitan (untung gak lama2 nih penyakit). Dipijetin sama Mbaknya, sedangkan gue cuma bisa ngeliatin dia sembari gendong Adia. Semaleman dia meriang, tidur juga gelisah, dan harus bangun terus untuk memijat dan mompa terus. Sekitar 2 hari dia meriang begini, tapi akhirnya sembuh juga, karna dia rajin untuk mompa terus, sedangkan Adia gue sendokin, biar Ibunya bisa fokus pemulihan.

Saat Adia giginya udah mulai tumbuh (sekitar bulan ketiga atau keempat), masalah timbul lagi, Adia suka gigit puting Ibunya kalo nete!! Gawat, gue aja kalo gendong, suka digigit pundaknya, sakitnya minta ampun, gimane di puting?? Ooouucchh.. Gak bayangin sakitnya. Sampe dia liatin putingnya hasil gigitan Adia, putingnya nyaris kebelah.. Omaigaaatt.. (gue cuma berdoa, jgn permanen ya Allah, itu salah satu pusat rekreasi). Akhirnya ke dokter dan dikasih semacem salep gitu. Di masa pemulihan, puting yg sakit jangan ditetein dulu, tapi pompa aja. Sekitar 4-5 hari, alhamdulillah putingnya udah normal, seksi kembali seperti sedia kala.

Akhirnya Dewa kembali masuk kerja, dan kami pindah ke BHP (rumah gue gede selama 27 tahun, sebelum pindah ke Kelapa Dua) rumah ortu gue. Kebetulan disini kantor gue, jadi bisa sembari jagain Adia. Iye, akhirnya urusan nyusuin Adia dari pagi sampe malem pindah ke tangan Ayahnya, Adia gue dotin pake ASIP yg distok dikulkas. Seminggu pertama masya Allah susahnya Adia adaptasi sama dot, sampe gue yg ngedotin jadi stres liat anak nangis2 mulu. Tapi lama-kelamaan udah mau ngedot pake ASIPnya Dewa. Disini kembali timbul sedikit “masalah” antara gue sama Dewa. Melihat stoknya yg sampe 60an botol (sebotol bisa 100-120ml), Dewa berniat mendonorkan ASI ke salah satu sepupu gue, karna emang sedikit kesulitan di awalnya karna anaknya kembar. Gue disini sangat setuju, karna kami pernah disituasi seperti mereka. Tapi situasinya menjadi menggelisahkan, karna Dewa selalu ngasih kalo diminta, dan sekalinya ngasih bisa 8-10 botol, dan stok di kulkas makin menipis. Langsung disini gue menentang, bukan apa2, emang niatnya dia bagus, tapi kalo sampe menelantarkan anak sendiri gara2 nanti stok habis, kan kami juga yg repot. Dewa tiap hari emang mompa terus dikantor buat nambah stok, tapi permasalahannya dia mompa udah gak banyak lagi semenjak masuk kantor, sedangkan Adia umur nambah, dosis ASIPnya juga nambah. Gue liat, stok dikulkas udah sangat pas2an, bahkan untuk Adia dapet ASI setahun. Gue ngalah, dan cuma bilang “Kamu yg tanggung jawab, terserah mau donor terus selama buat Adia masih ada”. Dan Dewa menyanggupi hal tersebut. Yang terjadi apa?? Dewa selalu kejar2an sama stok ASI, dimanapun dia berada, kalo gak lagi sama Adia, pasti dia mompa. Bahkan bangun lagi tengah malem untuk mompa. Lama kelamaan, stok ASI dikulkas nambah lagi, alhamdulillah kalo emang niat mah.

Adia udah setahun pake ASI, belum pernah pake susu lain. Bahkan sampe sekarang (14 bulan) pun Dewa masih mompa, meski udah sedikit produksinya (mompa hari ini buat susu Adia besok), tapi tetep sesuai sama kebutuhan. Karna sekarang ASI udah jadi sekedar tambahan, udah minum air putih, plus makanan yg keras itu anak.

Kalo boleh gue rangkum dari cerita panjang diatas, banyak masalah yg akan dihadapi untuk Ibu ASI, tapi ada jalan keluarnya, antara lain:
1. ASI belum keluar.
Ini sangat wajar, Dewa keluar ASI lancar itu sekitar seminggu abis lahiran. Sama kayak waktu malem pertama, kan tunggu sekitar seminggu baru ngerasain enaknya (sorry, bukan pengalaman pribadi loh ya)
2. Omongan negatif orang.
Ini nih yg bikin kesel. Tapi kalo elo punya pengetahuan tentang ASI, suruh doi kumur-kumur pake aer raksa dah, biar omongannya disaring.
3. Sakit kuning, bilirubin tinggi.
Mayoritas bayi mengalami hal ini, tenang aja, ini cuma proses alamiah koq, gak perlu khawatir, tinggal jemur dan susuin (kalo ASI belom keluar, cari donor sementara, tapi tetep berjuang mompa biar bisa pake ASI sendiri). Kan lumayan juga berjemur buat Ayah kayak gue yg putih gini, biar bisa tanning. Sekali merengkuh dayung, 2-3 pulau terlampaui.
4. Tete bengkak.
Ini salah satu penyebabnya, ASI terlalu banyak atau ASI jarang dikeluarin (ditetein langsung atau mompa). Tapi gak perlu panik, dengan sedikit pijitan oleh ahli (bedain ye sama pijetan suami), itu gak lama koq. Sering2 mompa aja kalo berlebih, mungkin ini “teguran”: “Hey, Aku sudah memberimu susu yg berlimpah, janganlah kau sia-siakan wahai umatku”.
5. Puting digigit.
Ini tantangan tersendiri nih bagi para Ibu ASI. Kalo emang pernah ngerasain, ya anggep aja pengalaman hidup yg seru, Kan Hidup gak selalu enak dan menyenangkan, pasti ada kalanya sakit (sok2 ngomong begini, padahal kalo puting dicubit aje sakitnye minta ampun). Menurut gue sih, disini awalnya sang Ibu secara alamiah “memarahi” anaknya yg nakal. Solusinya, bisikin ke anak, kalo digigit itu sakit. Kalo ngarti, itu anak gak akan gigit lagi koq, terbukti dari Adia yg dengerin Ibunya. (bisa juga ini karma, karna diawal2 nikah, Dewa suka pake gigi kalo lagi…. eeeehhhh)
6. Godaan untuk donor.
Kalo ini sih buat gue bukan masalah ya, kalo emang berkecukupan buat anak elo sendiri, ya silahkan aja. Bukannya gue anti donor, tapi gue mencoba realistis, kalo emang buat diri sendiri gak cukup, kan gak harus ngasih orang, bukan?? Kan kalo kata orang2: “Ngurus diri sendiri aja belom bener, mau ngurusin orang laen”. Sama aja kayak tim elo gak maen di Liga Champions, tapi mampus2in tim yg kalah di Liga Champions.. (gak nyambung). You’ll Never Walk Alone!!

Sampe sekarang, nete itu adalah cara yg paling efektif kalo Adia lagi rewel, Tinggal sleeepp.. Berenti dah itu anak nangisnya, ajaib. Kalo bangun malem2 dan niat ngajakin maen Ayah-Ibunya yg mau istirahat, tinggal sleeepp.. Bobo lagi.

Jadi, kalo Ibunya niat jadi Ibu ASI, ya pasti bisa ngelewatin semua rintangan itu. Tugas suami cuma mendukung KEINGINAN dari istri. Dukungnya dengan cara apa?? Simpel aja koq: Ganti popok/pampers, mandiin anak, ajak maen anak, gantian tidur (jaga anak), pijitan istri, nyuapin istri. Intinya yg bisa bikin istri senang-nyaman, dan gak kecapean.

Gue bukan Ayah ASI, gue cuma menjalankan tugas gue sebagai Suami yg bisa diandalkan oleh istri, dan mencoba menjadi Ayah yg hebat di mata anak gue nantinya, sehingga kalo suatu saat anak2 gue ditanya sama guru disekolahannya “Ayo anak-anak, siapa tokoh idola kamuuuu???!!”. Disaat yg laen pada teriak “Gerraaaard!!”, “John Lennoooonnnn!!” atau “Bambang Pamungkaaaasss!!”, tapi anak gue teriak “Ayaaaaaahhh!!“. (Maaf ya Istriku kalau mereka nyebut “Ayah”, itu akan jadi kekalahan terbesar dalam hidupmu!! —->> ini masalah internal, persaingan suami-istri) 

Kenapa Tetek Bisa Kendor?

@ID_AyahASI: Banyak emak-emak yang mikir kalo menyusui atau pake breastpump bikin payudara kendor #TTkendor
@ID_AyahASI: Guess what ladiesss..? Justru kehamilan yang bikin ukuran tetek kita berubah…eh kok tetek kita sih *elustetekratamimin* #TTkendor
@ID_AyahASI: Tapi Tuhan maha adil kok,dikala payudara emak-emak cenderung kendor, perut babe-babe malah mengencang a.k.a bun to the cit#TTkendor
@ID_AyahASI: Faktor yang bikin payudara turun tuh umuuurr, kehamilan, asap rokok, dan BH yang kegedean pas hamil #TTkendor
@ID_AyahASI: Jadi kalo pas hamil sebaiknya emang pake BH yang ukurannya pas dengan bentuk payudaranya #TTkendor
@ID_AyahASI: “menyusui bayi tidak berikan pengaruh pada bentuk payudara”–Brian Rinker,MD, ahli bedah plastik Universitas Kentucky USA


@ID_AyahASI: Pas hamil, tubuh keluarkan hormon dan mulai produksi ASI yang mengisi payudara #TTkendor
@ID_AyahASI: Jelas doong,payudara yg udah keisi sama ASI akan berbeda dengan payudara yg belum keisi ASI..tingkat keranumannya berbeda#TTkendor
@ID_AyahASI: Jaringan payudara yang membesar pada waktu hamil akan kembali mengecil kalo udah enggak diperluin lagi #TTkendor
@ID_AyahASI: Proses pengecilan jaringan PD ini namanya involusi payudara, biasanya terjadi setelah menyapih atau stlh lahiran tp ga nyusuin#TTkendor
le="margin-bottom: 0.0001pt;">@ID_AyahASI: Pas jaringan didalam PD mengecil, sayangnya kulit disekitarnya ga ikut mengecil, jadi emang keliatan kempes bin melorot #TTkendor
@ID_AyahASI: Tapi lama-lama lemak bisa ada lagi di payudara kok,tp emang ga bisa serta merta ngembaliin kekendoran #TTkendor
@ID_AyahASI: Tapi yg musti diinget, payudara kendor terjadi pada ibu yang menyusui maupun yang enggak #TTkendor
@ID_AyahASI: Mulai umur 30-an kulit wanita tuh akan berkurang elastisitasnya, jaringan lunak yang menopang payudara juga kecapekan sob#TTkendor
@ID_AyahASI: Pengendoran karena penuaan tuh paling cepet terjadi pada wanita yang berpayudara besar…eh,tapi kok jupe? Hmmmmmm #TTkendor
@ID_AyahASI: Dalam dunia kedokteran, kekencangan payudara pake skala 0-3, kalo 0 berarti kencang, puting lurus kedepan #TTkendor
@ID_AyahASI: Nah kalo 3 berarti kendor, tandanya puting juga luruss…lurus mengarah ke bawah, tertarik oleh gaya gravitasi bumi #TTkendor
@ID_AyahASI: Mau payudaranya kembali kenceng? Paling mungkin emang operasi pengencangan kulit payudara, tapi emang mahal gila cyiiiin#TTkendor
@ID_AyahASI: Yang alami sebenarnya bisa juga pake pijatan dan olahraga..tapi tetep aja, ga akan kembali ke bentuk zaman masih gadis dulu#TTkendor
@ID_AyahASI: Yah paling kita2 cuma bs bantu kasih biaya perawatan kl emang mau sedikit mengencangkan payudara istri,sekedar manggil bude pijet ng style="border-color: initial; border-style: initial; font-style: inherit;">#TTkendor
@ID_AyahASI: Kekencangan payudara paling cuma bertahan 5 tahun lah kalo elu ga nyusuin, tapi investasi kesehatan anak buat seumur hidup#TTkendor
@ID_AyahASI: Nah, mumpung malem jumat, yuk ah kita syukuri payudara istri sob, mimin mundur teratur aaah *plorotinsarung* #TTkendor

Pabrik ASI

@ID_AyahASI: Sebenarnya ga tepat kalo hanya mengukur produksi ASI hanya dari hasil pompa atau perah ASI #PabrikASI


@ID_AyahASI: Adalah 2 hal yang berbeda antara produksi ASI dan proses keluarnya ASI, karena ada banyak faktor yg pengaruhi keluarnya ASI #PabrikASI

@ID_AyahASI: Sangat mungkin terjadi, payudara udah penuh tapi yang keluar sedikit..atau payudara berasa kosong tp bayi msh bisa kenyang #PabrikASI

@ID_AyahASI: Prinsip produksi ASI sederhana..tetek penuh–memperlambat produksi, tetek berasa kosong–mempercepat produksi #PabrikASI

@ID_AyahASI: Itu kenapa memompa/perah ASI disarankan..”Kosongnya” payudara merangsang hormon prolaktin utk penuhi gudang ASI #PabrikASI

@ID_AyahASI: Produksi ASI sebenarnya ga pernah berhenti, selalu jalan terus..dan produksi ini udah mulai dari sejak kehamilan #PabrikASI

@ID_AyahASI: Jadi sebenarnya ga ada istilah ‘ASI Kering’..ASI udah ada, emang tinggal nunggu dikeluarin..hormon oksitosin perlu dirangsang #PabrikASI

@ID_AyahASI: Hormon Oksitosin tuh ibaratnya kaya air di perosotan kolam renang..air bikin kita lancar untuk turun ke kolam dari ketinggian #PabrikASI
@ID_AyahASI: Nah..semakin banyak hormon oksitosin yang keluar, maka akan semakin banyak juga ASI yang keluar dari payudara #PabrikASI
@ID_AyahASI: Oksitosin ini dipengaruhi sama perasaan positif..makanya sering disebut sebagai hormon cinta..karena kalo BT suka ga keluar #PabrikASI
@ID_AyahASI: Nah, hubungan seks salah satu aktifitas yang bisa meningkatkan produksi hormon oksitosin ini #PabrikASI
@ID_AyahASI: Lainnya adalah semua hal yang bikin emak2 seneng, makanan favorit, belanja, nonton, jalan-jalan, creambath, meni-pedi..dll #PabrikASI
@ID_AyahASI: Peran kita penting sob untuk jaga emosi istri kita..BT sedikit emang bikin seret, apalagi kalo badan udah cape ngurus anak #PabrikASI
@ID_AyahASI: Makannya ayah yg bantuin ngurus anak juga penting..meski terbatas, paling tidak istri bisa istirahat sebentar.. #PabrikASI
@ID_AyahASI: Pikiran memegang peranan penting sama produksi dan keluarnya ASI..jadi diusahakan emang harus positive thinking #PabrikASI
@ID_AyahASI: Gimana dengan susu ibu menyusui, vitamin pelancar ASI, daun katuk, kacang edamame dan lainnya? #PabrikASI
@ID_AyahASI: Prinsipnya begini..asupan yang dimakan enggak serta merta langsung diubah menjadi ASI..jadi makan banyak ga sama dengan ASI banyak #PabrikASI
@ID_AyahASI: Jadi mau makan daun katuk segentong, tapi kalo lagi BT bin stress..yah ASI bisa seret juga lah, dan ga keluar banyak #PabrikASI
@ID_AyahASI: Mau makan kacang edamame sekilo..tapi kalo gudang ASI penuh terus dan ga dikosongin yah produksi bisa lambat#PabrikAS
I
@ID_AyahASI: Mau minum susu ibu menyusui sehari 5 kali juga ga bakal ngaruh kalo si emak lagi ga fit dan ga tenang #PabrikASI
@ID_AyahASI: Makanlah yang elu percaya bisa bikin ASI lancar..duren bikin happy? Sikaaat, sop kambing bikin gairah? Makaaan #PabrikASI
@ID_AyahASI: Kalo makan semur jengkol atau pete+sambel terasi bikin elu happy..ga usah pake susu ibu menyusui lagii #PabrikASI
@ID_AyahASI: Inget aja prinsipnya: HappyàOksitosin KeluaràASI lancar…go find what makes you smile, and let your body do the rest #PabrikASI
@ID_AyahASI: Pabrik ASI mengolah darah ibu untuk diubah menjadi ASI..dan diambil hanya bahan2 terbaik si ibu #PabrikASI
@ID_AyahASI: Jadi penting banget si ibu banyak makan yang sehat..kalo bahan2 yg terbaik diambil mulu untuk ASI, kan perlu diganti #PabrikASI
@ID_AyahASI: Kalo sesekali mau makan whooper, martabak, mie instan, kopi, soda, silahkan aja..tapi inget SESEKALI #PabrikASI
@ID_AyahASI: Mengosongkan payudara dengan nenenin dan di perah penting untuk terus merangsang hormon prolaktin bekerja #PabrikASI
@ID_AyahASI: Gimana prolaktin bisa menuhin produksi ASI kalo yang ada di payudara ga dikeluarin? Usahain diperah yah #PabrikASI
@ID_AyahASI: Buat working mom gimana? Pastiin ada waktu-waktu yang bisa dipake untuk memompa..biarkan semua orang tau, kalo elu adalah ibu menyusui #PabrikASI
@ID_AyahASI: Buat yang dirumah? Meski bisa nenenin sesuka bayi..ga ada salahnya buat mompa, jaga2 kalo anak tiba2 ga mau nenen.. #PabrikASI
@ID_AyahASI: Kalo udah terlanjur sufor masih bisa gitu? ASI gue masih diproduksi?…bisa kalo elu punya niat dan kemauan #PabrikASI
@ID_AyahASI: “The Mind is Everything. What you think you become”- buddha, hormon laktasi bisa dirangsang dengan pikiran  #PabrikASI
@ID_AyahASI: Ada yang namanya relaktasi..proses untuk menyusui lagi setelah lama berhenti karena sesuatu hal #PabrikASI
@ID_AyahASI: Proses relaktasi kira2: Niat kuat, minta dukungan, stop pake dot ganti pake cup, skin2skin contact, dan lactation aid #PabrikASI
@ID_AyahASI: Kalo mau, pasti bisa kok…kalo beneran mau mimin saranin untuk segera ketemu sama Konselor Laktasi @aimi_asi #PabrikASI
@ID_AyahASI: Jangan hubungin mimin..yang ada bukannya relaktasi malah kita cuma basabasi, bikin kopi dan ketawa-ketiwi..ihiiiy #PabrikASI
@ID_AyahASI: Jadi laper nih..cari cemilan dul
u ah, ada yang mau combro? #PabrikASI

Cinta Ayah di Hari Ibu

Dear Smart parents,


Ikut merayakan Hari Ibu tahun ini bersama AIMI JaBar dan Galenia Mom n Child Center yuuk!


Dengan tema “ Cinta Ayah di Hari Ibu” kita akan mengupas cerita-cerita bagaimana kesulitan yang dihadapi seorang ibu dalam proses menyusui terselesaikan dengan bantuan sang Ayah tercinta!


Dengan konsep pesta kebun,kami mengajak keluarga-keluarga di Bandung dan sekitarnya untuk berbagi cerita,keluhan mengenai menyusui di Talkshow “Cinta Ayah di Hari Ibu”, bersama para Admin dari @ID_AyahASI dan juga Manik Laluna beserta Adya Prajana sang Ayah ASI.


Anak-anak juga bisa bermain di Art n Craft zone ,menghasilkan kerajinan tangan untuk Ibu,dan ntn kartun bareng di spot mini theatre.


Tidak ketinggalan,sesi foto bersama di FUN Photobooth dan  acara tantangan untuk para Ayah yang akan menjadi nominasi untuk Ayah ASI Terbaik!
Psst,jangan takut kelaparan ya,karena ada lunch buffet juga loh!


Catet tanggalnya:


Hari : Minggu, 18 Desember 2011
Jam: 10.00 – selesaiii
Tempat: Galenia Mom n Child Center
                Jl. Badak Singa No.8




HTM : Rp.85,000 per individu atau Rp.160,000 per couple..Kursinya terbatas ya,jadi langsung aja daftar di 022 – 2501288 atau 022 – 2503088


*untuk 30 peserta pertama akan mendapatkan konsultasi gigi gratis di Galenia Mom n Child Center,berlaku bagi anak dan dewasa

Gangguan Tidur (sharing @drOei)

RT @drOei: Setiap malam, kita ingin anak2 cukup beristirahat… sayang 1/5 anak ternyata mengalami gangguan tidur :((
RT @drOei:Problem tidur banyak jenisnya, bisa kesulitan memulai tidur, nightwalking, sleep apneu, atau narkolepsi, dll
RT @drOei:Gangguan tidur kronis berpotensi sebabkan penurunan daya pikir & masalah perilaku (rewel + sgala konsekuensinya)
RT @drOei:Gangguan tidur juga akan mempengaruhi kerja hormon pertumbuhan, sehingga anak tidak bertumbuh dg optimal
RT @drOei:Gangguan tidur pd anak dapat berimbas pd ortu/pengasuhnya, membuat mrk kelelahan & tdk sanggup berinteraksi dg baik
RT @drOei:Pola tidur berubah sesuai usia, bayi 0-2bln tidur 16-20jam dlm sehari, bayi 2-12bln tidur 9-12jam wkt malam + 4,5jam tidur siang
RT @drOei:Anak 1-3th cukup dg 12-13jam tidur slm 24jam, 3-5th = 11-12jam, 6-12th = 10-11jam, kebutuhan tidur siang makin lama makin sebentar
RT @drOei:Bayi 0-2bln msh blajar atur pola tidur, mulai konsisten skitar usia 6-8mgu, jk ggn tidur berulang, cari sebabnya (kolik, alergi susu, GER)
RT @drOei:65% bayi 0-12bln sdh teratur pola tidurnya, ggn yg sering yaitu nightwalking & gerakan ritmik (spt kaget2) saat tidur
RT @drOei:10-15% anak 1-3th mulai ‘menolak’ tidur, ini lebih srg tjd pd ortu dg kebiasaan tidur larut atau terlalu permisif dg jam tidur
RT @drOei:Hampir semua anak 3-5th pernah mengalami nightime fears atau nightmare, yg sebaiknya segera diatasi agar tdk tjd trauma psikis
RT @drOei:Anak usia sekolah 6-12th yg waktu tidurnya banyak tersita untuk aktivitas, bisa mengalami bruxism, sleepwalking & sleep terrors
RT @drOei:Mengapa ggn tidur dialami anak? Ternyata di US, 54% bayi ditidurkan di kamar terpisah, cukup diberi selimut & dipasangi empeng :((
RT @drOei:Untungnya di Jakarta, 87,5% batita tidur bareng ortu (co-sleeping), sebagian besar terlelap saat menyusu, atau saat dibuai/diayun2 :)
RT @drOei:Jk merasa bayi/anak mulai ada ggn tidur, segera atasi smp ke akarnya, spy anak bisa kembali terpenuhi kebutuhan tumbuh kembangnya 

Ini Pup Ku…Mana Pup Mu?

@ID_AyahASI Meski frekuensi BAB pada bayi bisa jadi petunjuk yg berharga tapi ada banyak faktor lain yg sebabkan pola BAB #iniPupku
@ID_AyahASI Di hari-hari awal BAB bayi bwarna hitam,ini disebut mekonium,ini merupakan sisa absorpsi dari ketuban ktk berada di rahim ibu #iniPupku
@ID_AyahASI Tinja normalnya kuning, kuning-hijau/ kecoklatan. Bukan mrupakan ssuatu yang abnormal bila tinja t’kadang bwarna hijau #iniPupku
@ID_AyahASI Baunya sedang, tdk tlalu busuk. Konsistensinya bs mirip sperti telur orak-arik,custard,sup kacang polong, atau mustard #iniPupku
@ID_AyahASI Hampir jarang ditemui yg bentukny spt sosis,kentang goreng,timu(mulai lebaii)..kadang juga ditemui spt biji-biji kecil #iniPupku
@ID_AyahASI BAB dapat berwarna hijau atau jingga, terdapat dadih atau lendir, atau menyerupai krim cukur (penuh buih/seperti busa) #iniPupku
@ID_AyahASI pup seperti berbusa terjadi karena kandungan laktosa pada ASI, ga usah khawatir, ini normal kok..nanti juga hilang sendiri #iniPupku


@ID_AyahASI Kebanyakan bayi setelah beberapa hari pertama BAB sebanyak 2-5 kali dalam 24 jam sampai berusia 6 minggu #iniPupku
@ID_AyahASI Setelah 3-4 hari pertama,BAB hrusnya meningkat dan akhir minggu ke-1 dpt keluarkan 2-3 kotoran berwarna kuning setiap hari #iniPupku iv>
@ID_AyahASI Beberapa bayi bisa BAB lebih sering dan buat bayi sehat juga bisa mengalami frekuensi BAB yang lebih jarang #iniPupku
@ID_AyahASI Frekuensi BAB pada hari/minggu awal kelahiran emang sering banget, ini karena ASI yang mengandung Kolostrum punya sifat pencahar  #iniPupku
@ID_AyahASI normal kl frek BAB bayi ASI menurun saat kolostrum yg bsifat pencahar,udah g ada di ASI setelah skitar usia 6 minggu #iniPupku
@ID_AyahASI Seorang bayi pada usia ini dpt trs mempunyai frekuensi BAB sebanyak 5 kali perhari, kadang bahkan setiap habis disusui #iniPupku
@ID_AyahASI normal jg kl bayi ASI usia >6w hanya BAB 1x tiap bbrp hari. Beberapa bayi yang sehat bahkan hanya BAB seminggu sekali #iniPupku
@ID_AyahASI Ada jg yg g BAB slm 20hr/lebih.Slm bayi sehat,btk tinja wajar yakni kental dan/atau lembek,berarti bayi tdk sembelit #iniPupku
@ID_AyahASI Selagi brt badan baik, BAK cukup& tlihat senang serta puas maka tdk ada yang perlu dikhawatirkan dari BAB yang jarang #iniPupku
  
@ID_AyahASI eh tapi…terlihat senang serta puas ini emang jarang ditemuin…mana ada abis pup senyum-senyum sendiri..hahaha #iniPupku
@ID_AyahASI Enggak perlu juga untuk buru-buru memberikan obat pencahar atau jus buah..memaksa BAB keluar justru bisa bahaya #iniPupku
@ID_AyahASI Usia 2-6 bulan seiring sempurnanya sistem pencernaan bayi, ASI bisa terserap sempurna tanpa
tinggalkan sisa
 #iniPupku
@ID_AyahASI Jadi kalo tiba-tiba bayi ga pup 6 hari dan bayi ga rewel, no need to worry..kl khawatir boleh cek dokter di hari ke-7 #iniPupku
@ID_AyahASI bayi ASIX cenderung jrg alami sembelit krn ASI mdh dcerna&diserap; tubuh serta ada zat laksatif yg dpt m’encerkan tinja #iniPupku
@ID_AyahASI Kl ada hal-hal yg mencurigakan seperti BAB ada darah, anak rewel, ngeden kesakitan..segera ke dokter yah, salam pup ;) #iniPupku


Demam itu bukan penyakit

@ID_AyahASI: Pada bayi dan anak kecil penyebab demam umumnya adalah infeksi virus, demam adalah cara imun tubuh utk serang balik penyebab infeksi #demam

@ID_AyahASI: Umumnya demam akibat infeksi ringan, tak bahayakan jiwa, dan juga tidak membuat anak cacat #demam

@ID_AyahASI: Pada saatnya, pas sistem imun anak udah oke dan canggih, frekuensi demam akan semakin berkurang #demam

@ID_AyahASI: Ketika sel darah putih menyerang virus, dia ga bisa sendirian, dia akan bawa banyak temen, termasuk pirogen #demam

@ID_AyahASI: Pirogen ini tugasnya ada 2, yg pertama dia mengerahkan sel darah putih ke lokasi infeksi #demam

@ID_AyahASI: Yg ke-2,dia timbulkan panas/demam, itu karena virus ga tahan sama suhu tinggi, tapi doi demen sama suhu rendah #demam

@ID_AyahASI: Obat penurun panas bukan menyembuhkan infeksi, ia berguna utk turunkan suhu tubuh anak agar merasa nyaman (pain killer) #demam

@ID_AyahASI: Jadi selama infeksinya belum tuntas, pasti masih demam,meski sudah diberi obat penurun panas #demam

@ID_AyahASI: Hubungi dokter jika: bayi berusia <3 bulan dengan suhu tubuh sama dengan atau diatas 38^ Celcius #demam

@ID_AyahASI: Hubungi dokter jika: bayi berusia 3-6 bulan dengan suhu tubuh sama dengan atau diatas 38,5^ Celcius #demam

@ID_AyahASI: Hubungi dokter jika: bayi berusia >6 bulan dengan suhu tubuh sama dengan atau diatas 40^ Celcius #demam

@ID_AyahASI: Hubungi dokter jg jika: kondisi anak memburuk,lemas,tidur terus-menerus, dan sulit dibangunkan #demam

@ID_AyahASI: Hubungi dokter jg jika: demam udah selama 72jam, susah minum, ga mau minum atah bahkan mungkin sudah dehidrasi #demam

@ID_AyahASI: Yang perlu diingat adalah pikirkan dulu kemungkinan penyebabnya, tumbuh gigikah? Atau yang lainnya #demam

@ID_AyahASI: Pada saatnya infeksi virus akan berhasil diatasi oleh sistem imun tubuh sendiri dan sembuh #demam

@ID_AyahASI: Tubuh juga butuh waktu secara alami utk perangi virus, kalaupun pake obat, obat juga butuh waktu :) #demam

@ID_AyahASI: Baiknya tetep kasih cairan utk minum (ASI/Air Putih), Makan Sehat, bisa jus buah juga, kompres air hangat #demam

@ID_AyahASI: Demikian, semoga ga demam panggung lagih, #eh #demam

Kalo mau lebih lengkapnya bisa klik tentang demam
Katanya panas tinggi bisa bikin Kejang Demam…mending baca dulu apa itu kejang demam?

3 kunci mendukung istri memberikan ASI





Berikut ini adalah tweet @siadit tentang pendapat dan pengalamannya dalam mendukung istri memberikan ASI. Tweet ini diambil pada hari Rabu, 23 November 2011. Admin melakukan editing atas seijin yang bersangkutan.




Gue mau ngomong tentang kunci mendukung istri dalam memberikan ASI, khusus buat calon ayah atau yang sudah jadi ayah. Terus terang gue bukan orang yang ahli banget soal per-ASI- an. Teman – teman seperti @dibamommy, @housniati & @a_rahmathidayat lah yg lebih kompeten. 


Gue dibesarkan dengan sufor dan bubur instan. Emak gue dokter. Dari kecil gw terbiasa lihat sampel sufor, biskuit dan bubur bayi. Jadi, sama seperti elo sob, gw pikir yg paling baik itu ya sufor. Apalagi dengan additif DHA, omega dan vitamin-vitamin hebat lainnya.


Waktu istri hamil, gue netral dengan ASI-sufor. Gue gak nyari info secara spesifik tentang khasiat ASI. Tapi, gue punya visi : yg terbaik buat anak dan istri. 


Suatu hari, @yuliaindriati bilang “aku mau ASI aja.” Gue ya cuma manggut-manggut. Gue percaya, dia udah mempertimbangkan banyak hal untuk ASI. 


Apakah setelah itu gue cari info tentang ASI? Nggak juga. Istri gue yang sibuk pantengin milis @aimi_asi. Gue? Jadi pendengar temuan-temuan dia di milis. Mungkin itu kunci pertama, jadi pendengar yang baik dari cerita-cerita istri. Saat itu gak tau tuh ego gw sbg laki2 kemana. Dia ngomong, gue dengerin. Dari cerita istri, gue belajar tentang ASI. “Gak takut dibilang ke-cewek-cewek-an Dit? ASI kan urusan cewek” kata ego gue.


LAH! Kenapa urusan ASI = urusan cewek? Itu pertanyaan ke diri gue sendiri. ASI itu bagian dari membangun rumah tangga, yang HARUS menjadi urusan berdua. Gue jadi ingat kisah nabi yang bantu istri memerah kambing, di jaman semua orang Arab berpikir urusan merah kambing = urusan cewek. Jadi, kenapa kita sebagai cowok mesti gengsi bantu istri untuk ASI?  So, itu kayaknya kunci ke 2: buang gengsi elo jauh – jauh sob.


Butuh lebih dari sekedar gengsi/ego untuk membangun keluarga yang baik. Gue belum bisa geser Presiden/DPR untuk bikin negara jadi lebih baik, tapi gue bisa bantu istri untuk bikin keluarga yang baik. Ta** kucing lang kalau loe koar-koar nuntut pemerintaah/negara untuk jadi lebih bener, kalau loe sendiri gengsi dan gak nyaman untuk support istri ber ASI. 


Karena istri gue mau ASI, gue support dia habis-habisan dari sisi finansial: daftar kelas laktasi, beli breast pump, kulkas dua pintu, botol 100cc dan lain-lain. Meski demikian sob, you can shower your wife with all breastfeed gadgets in the worl, but by the end of the day, she just neeed you beside her


Itu kunci ke 3, sisi emosi. Kunci ini kemudian di konfirmasi pada kelas laktasi: ASI lancar karena istri senang dan nyaman., So kalau ASI istri loe gak keluar, loe juga punya salah sob.


Jadi, cuma butuh 3 tindakan untuk elo sebagai suami mensupport istri ber-ASI: dengar, buang gengsi/ego dan buat nyaman istri dengan kehadiran elo.


Terakhir nih sob, kalau loe bisa cari film bokep, kenapa ya loe gak bisa nyari informasi ASI di google? 



Ibu Menyusui Boleh Makan Pedas?

@ID_AyahASI: okeh-okeh…gini-gini, mimin perlu memperjelas mengenai Rasa Pedas vs ASI nih..jadi Rasa Pedas pada dasarnya bukan rasa
@ID_AyahASI: Rasa Pedas timbul karena Senyawa Capsaicin pada cabai membuat PANAS, TERBAKAR dan NYERI di lidah atau kulit, kulit lidah sgt sensitif
@ID_AyahASI: beberapa ahli bilang kalo Senyawa Capsaicin bisa terkandung di dalam ASI..tapi tidak cukup untuk membuat lidah bayi PANAS & NYERI
@ID_AyahASI: ASI di produksi dengan mengambil nutrisi dari DARAH ibu..BUKAN dari LAMBUNG / PENCERNAAN si ibu..jadi kalo ASI pedes, DARAH ibu juga
@ID_AyahASI: Senyawa Capsaicin aktif ini sebenarnya ga cuma di cabe…Koyo yg elu suka pake itu mengandung senyawa capsaicin, panas kan di kulit? 


@ID_AyahASI: nah sensasi panas/terbakar/nyeri dikulit itu kalo di lidah namanya sering kite kenal dengan RASA PEDAS 
@ID_AyahASI: bisa jadi bayi yang memiliki reaksi justru alergi/sensitif pada makanannya…salah 1 reaksi alergi adalah gangguan pencernaan 
@ID_AyahASI: nah pada bayi alergi/sensitif, senyawa capsaicin ini bisa berpengaruh ke pencernaannya..tapi ASI tidak memiliki RASA PEDAS 
@ID_AyahASI: prinsipnya jelas! Produksi ASI diambil dari darah ibu, kalo ASI pedas coba bayangin ada koyo didalam darah elu! bisa kelojotan kan?
@ID_AyahASI: Jadi senyawa capsaicin yang terkandung di dalam ASI tidak cukup membuat reaksi NYERI/KEPANASAN..tp bisa bereaksi buat bayi sensitif
@ID_AyahASI: sekali lagi, reaksi pada bayi sensitif itu pun BUKAN PEDAS…tapi di pencernaannya…demikian lah, semoga jelas…*pesen lalapan* 
@ID_AyahASI: oh satu lagi…bukan cuma “pedas” aja yang bikin bayi terganggu pencernaannya..kalo emang sensitif, ibu makan coklat juga bisa terganggu
@ID_AyahASI: Yang perlu diingat…ASI juga memiliki fungsi sebagai OBAT PENCAHAR! jadi kalo masih ASIX bayi bisa banyak pup, bisa juga sangat jarang

Ibu Menyusui Boleh Makan Apa Yah?

@ID_AyahASI: Mimin mau bahas beberapa makanan yang katanya ga boleh buat busui yah? #makanBusui

@ID_AyahASI: Pada dasarnya ENGGAK ADA makanan yang dilarang buat ibu menyusui..#makanBusui

@ID_AyahASI: Sangat disarankan untuk makan apapun yang disukai oleh si ibu, kapanpun dimanapun sama siapapun, dibayarin atau ditraktirpun #makanBusui

@ID_AyahASI: Yang perlu dikhawatirkan adalah kalau ada reaksi pada bayi..kalaupun alergi, setiap anak berbeda reaksinya satu sama lain #makanBusui

@ID_AyahASI: Bisa jadi makanan A ada reaksi pada anak A, tapi belum tentu pada anak B..jadi orang tua emang musti amati terus #makanBusui

@ID_AyahASI: Selain potensi reaksi alergi pada bayi..pada dasarnya Ibu Menyusui boleh makan apa ajaaaa..#makanBusui

@ID_AyahASI: Makanan Pedas boleh dikonsumsi menyusui, selain tidak ada larangan secara medis, ASI juga tidak akan berasa Pedas #makanBusui



@ID_AyahASI: Pada cabai terdapat senyawa capsaicin,reseptor dilidah kirim sinyal ke otak sama persis dengan sinyak kepanasan dan nyeri #makanBusui

@ID_AyahASI: Sensasi kepanasan dan nyeri dilidah ini yang biasa kita sebut Rasa Pedas, dan sensasi ini tidak didapat oleh bayi melalui ASI  #makanBusui

@ID_AyahASI: Makanan Mengandung Gas! Para pakar sepakat makanan yang mengandung gas tidak pengaruh ke bayi #makanBusui

@ID_AyahASI: Makanan yang bereaksi di sistem pencernaan ibu dengan mengeluarkan gas tidak dibawa dalam ASI #makanBusui

@ID_AyahASI: Kandungan ASI diambil dari darah, bukan dari perut ibu atau sistem pencernaan ibu, gas tidak dibawa dalam darah #makanBusui

@ID_AyahASI: Makanan Asem! Makanan/buah yang rasanya asam juga enggak bikin ASI jadi asem, jadi aman #makanBusui

@ID_AyahASI: Sushi? Boleh, cukup perhatikan kualitas ikan yang disajikan,biasanya restoran sushi ternama punya standar yg bagus #makanBusui

@ID_AyahASI: Para pakar menyusui sepakat ikan mentah-sushi tidak memiliki pengaruh ke bayi yang sedang menyusui #makanBusui

@ID_AyahASI: Caffeine? American Academy of Pediatrics membolehkan ibu mengkonsumsi kafein, meski ada bayi yg sensitif, tapi kalo udah gede akan berkurang #makanBusui

@ID_AyahASI: Bayi baru lahir memang akan lebih lama mencerna kafein yg terkandung di ASI, bayi prematur atau sedang sakit juga kadang pengaruh #makanBusui

@ID_AyahASI: Baiknya memang terus amati perilaku bayi setelah ibu minum kopi, secangkir sehari masih aman,kalo bayi ada reaksi,hindari dulu #makanBusui

@ID_AyahASI: Kafein tidak cuma terkandung didalam kopi, tapi juga ada di teh, minuman bersoda, es krim rasa kopi, dan lainnya #makanBusui

@ID_AyahASI: Minuman Dingin? ASI enggak akan jadi dingin, cairan apapun yang keluar dari tubuh pasti hangat..ASI juga akan terus hangat #makanBusui

@ID_AyahASI: Jadi pada dasarnya makanlah sesuka hati ibu, makan yang disukai akan bikin hati senang, hati senang bikin ASI lancar #makanBusui

Mitos dan Fakta seputar ASI

@ID_AyahASI: kita maen Mitos dan Fakta ASI yuk….!
@ID_AyahASI: Mitos: Menyusui menyebabkan payudara kendor | Fakta: Payudara kendor disebabkan oleh bertambahnya usia dan kehamilan
@ID_AyahASI: Mitos: Payudara yang berukuran kecil, tidak dapat menghasilkan banyak ASI | Fakta: size doesn’t matters mom…sama2 bisa banyak kok
@ID_AyahASI: Mitos: hingga 6 bulan, ASI ga cukup buat bayi | Fakta: ASI sangat sangat sangat cukup utk memenuhi kebutuhan bayi 0-6 bulan


@ID_AyahASI: Mitos: Pisang dapat menyembuhkan diare pada bayi | Fakta: Pencernaan bayi belum siap utk mencerna selain ASI hingga 6 bulan
@ID_AyahASI: Mitos: Jika bayi terus menangis berati ASI-nya kurang | Fakta: bayi menangis belum tentu lapar…cateeeet :)
@ID_AyahASI: Mitos: Jika ibu sakit, bayi akan tertular melalui ASI | Fakta: justru ASI mengandung zat kekebalan tubuh agar bayi tidak tertular
@ID_AyahASI: Mitos: Menyusui tidak boleh dilakukan sambil berbaring | Fakta: Menyusui dapat dilakukan sambil berdiri, duduk ataupun berbaring
@ID_AyahASI: Mitos: IMD membuat bayi kedinginan | Fakta: justru skin to skin contact membuat bayi hangaaaaatt..
@ID_AyahASI: Mitos: ASI berbahaya kalau kena kulit bayi | Fakta: ASI justru bisa jadi obat, yg benar jaga kebersihan tubuh bayi
@ID_AyahASI: Mitos: Ibu minum dingin, bayi jadi pilek | Fakta: ASI di dalam payudara akan selalu hangat dalam suhu 37 derajat
@ID_AyahASI: Mitos: ASI ikut pedas gara-gara ibu makan sambel | Fakta: Pedas bukan rasa, jadi ASI ga ikut pedas
@ID_AyahASI: Mitos: Ibu dengan puting datar tidak bisa menyusui | Fakta: Bayi tidak menyusui pada puting susu, mereka menyusu pada payudara.
@ID_AyahASI: Mitos: Hanya bayi yang bisa bingung puting | Fakta: menurut eloooooooo..kalo ga dikasih jatah sebulan gimana ga binguuung
@ID_AyahASI: Mitos: Setelah 6 bulan kualitas ASI Menurun | Fakta: Kualitas ASI tetap sama sampai disapih..tubuh anak perlu nutrisi lebih dari makanan
@ID_AyahASI: Mitos: Produksi ASI bisa diliat dari hasil pompa | Fakta: Bayi yg menyusui dgn benar bisa keluarkan ASI lebih banyak daripada di pompa
@ID_AyahASI: Mitos: Ibu menyusui ga boleh makan duren | Fakta: yakeeeenn…? makaan ajaa enak kok :)
@ID_AyahASI: Mitos: Nutrisi susu formula sangat baik | Fakta: ada banyak senyawa dalam ASI yang belum bisa ditiru oleh produsen sufor

Pijat Payudara *uhuk*

@ID_AyahASI: Hehe, dulu udah pernah mimin bahas sih…ehem…tentang…uhuk…Pijat Payudara buat melancarkan ASI, mau bahas lagi nih #pijatASI
@ID_AyahASI: DISCLAIMER: bahasan ini hanya untuk orang yang sudah berpikiran dewasa, baca BIO mimin dulu, yang ga minat monggo mlipir dulu #pijatASI
@ID_AyahASI: Kalo mau pijat payudara istri elu sob, musti cari waktu yang pas, kondisi yang enak, nyaman dan sepiiiii #pijatASI
@ID_AyahASI: Maklum..mimin ga jamin kalo ada suara-suara spontan yang muncul..tapi INGAT! Ini buat memperlancar ASI jangan salah tujuan musti POOKUSSS #pijatASI


@ID_AyahASI: Yang pertama musti dipersiapkan adalah Payudara! JANGAN pinjam ke tetangga…gunakan punya ISTRI eluuuuu #pijatASI
@ID_AyahASI: Keluarnya ASI sangat dipengaruhi oleh Hormon Oksitosin..naaah Hormon Oksitosin ini dapat meningkat dengan Pijatan Payudara #pijatASI
@ID_AyahASI: Nah, elu sob bisa bantu bikin istri rileks dengan pijatan ini, karena rileks dan senang bisa memicu Oksitosin tadi, jadi ASI lancaaaar #pijatASI
@ID_AyahASI: Okeh, mimin mau kasih tau langkah-langkahnya untuk melakukan pijatan payudara, ntar di rumah praktek yah #pijatASI
@ID_AyahASI: Oh, maksud mimin RUMAH ELU..yang ada istri dan anak elu sob, jangan rumah pak RT..udah gile luu #pijatASI
@ID_AyahASI: Cucilah tangan..ini juga untuk mendukung program pemerintah, gunakan air biasa dan sabun, hindari air raksa #pijatASI
@ID_AyahASI: Siapkan minyak untuk memijat..bisa Jojoba Oil, Olive Oil, Baby Oil atau minyak herbal dengan wangi favorit yang elu berdua suka #pijatASI
@ID_AyahASI: Hindari penggunaan Balsem, Minyak Jelantah, Minyak Rem dan minyak-minyak lainnya yang bukan diperuntukkan untuk memijat #pijatASI
@ID_AyahASI: Oh iya…INGAAAT! Ini M E M I J A A A T…bukan MEMERAAASSS! Prinsip ini penting agar rencana awal ga bubar jalaaan #pijatASI
@ID_AyahASI: Okeeh, kalo minyak pijat udah siap…payudara juga udah siap…sekarang oleskan tangan elu dan payudara dengan minyak pijat #pijatASI
@ID_AyahASI: Posisi hadap-hadapan yah, Angkat dan topanglah payudara kanan dengan menggunakan tangan kiri elu sob #pijatASI
@ID_AyahASI: Lalu, pijatlah menggunakan dua atau tiga jari tangan kanan dengan gerakan memutar seperti spiral, mulai dari pangkal payudara menuju puting susu #pijatASI
@ID_AyahASI: Letakkan kelima jari tangan kanan yang sedikit diregangkan.di pangkal payudara kanan, lalu pijatlah dengan gerakan memutar sambil menekan payudara mulai pangkal payudara ke daerah puting #pijatASI
@ID_AyahASI: Gerakan ini akan membantu relaksasi dan membantu refleks pengeluaran ASI..kontrol suara istri yah, biar sama-sama bisa fokuuusss #pijatASI
@ID_AyahASI: Selanjutnya, pijat payudara kiri dengan cara dan gerakan yang sama, lakukan gerakan ini selama 5 menit, boleh nambah kalo demeeen #pijatASI
@ID_AyahASI: Kini, pijatlah kedua payudara dengan gerakan seperti mengurut, Caranya, letakkan kedua telapak tangan di dada, di antara kedua payudara #pijatASI
@ID_AyahASI: Lalu, lakukan gerakan seperti mengurut, mulai dari bagian tengah payudara mengarah ke atas…ingat yaah MENGURUT! #pijatASI
@ID_AyahASI: Urutlah sambil kedua payudara diangkat dan dilepaskan bersamaan secara perlahan-lahan. Lakukan gerakan mengurut payudara ini sebanyak 30 kali #pijatASI
@ID_AyahASI: Ingat 30 kali….ga boleh lebih, ga boleh kurang…kalo kurang kena tanggung, kalo lebih bisa bubar jalaaan #pijatASI
@ID_AyahASI: Gunakan kedua tangan pada satu payudara seperti memerah. Letakkan ibu jari tangan kanan dan kiri pada areola di atas puting susu payudara kanan dan #pijatASI
="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;">@ID_AyahASI: dan letakkan jari yang lain pada areola di bawah puting susu. Tekan secara bersamaan ke arah dada dan lakukan gerakan memutar #pijatASI
@ID_AyahASI: bukaaan badan eluuuu…pijatannya yang memutar soooob! Lagi mijit ngapain elu muter-muter badan siiiiih…hadeeeh #pijatASI
@ID_AyahASI: Lakukan dengan lembut dan perlahan sebanyak 30 kali. Gerakan ini akan mengosongkan cadangan ASI di payudara tanpa merusak jaringan #pijatASI
@ID_AyahASI: 30 kali ini udah mimin pelajari, dan memang banyak penelitian yang mendukung ini..kalo kelamaan, bisa gantian, elu 15 kali, mimin 15 kali #eeeaaaa #pijatASI
@ID_AyahASI: Sekarang, topanglah payudara kanan dengan tangan kiri. lakukan pemijatan dgn tangan kanan dan kelima jarinya urut secara menyebar ke semua bagian payudara #pijatASI
@ID_AyahASI: Gerakan mengurut ini mulai dari puting susu ke arah pangkal payudara. Ulangi gerakan mengurut ini sebanyak 30 kali #pijatASI
@ID_AyahASI: Lakukan gerakan yang sama pada payudara sebelah kiri, lakukan dengan perasaan penuh cinta, diselingi gombalan-gombalan juga seru sob #pijatASI
@ID_AyahASI: Terakhir, lakukan pemijatan menyeluruh pada masing-masing payudara, lakukan gerakan mengurut dengan gerakan memutar dengan tekanan rendah #pijatASI
@ID_AyahASI: Pada payudara dengan ASI yang cukup deras..harap hati-hati, sediakan juga botol atau baskom dibawah payudara untuk menampung #pijatASI
@ID_AyahASI: Tujuan pijatan ini adalah untuk memperlancar saluran-saluran dijaringan ASI, juga untuk membuat istri lebih rileks setelah seharian urus anak #pijatASI
@ID_AyahASI: Selain itu, pijatan ini juga sebagai pintu masuk pada kegiatan pijat selanjutnyaaa #eeeaaaaa *benerin celana* #pijatASI
@ID_AyahASI: Sebagai penutupun..sediakan waslap hangat untuk membilas payudara…hahaha…payudara kok dibilas miiiin mimiiin somplaaak #pijatASI
@ID_AyahASI: Maksudnya di elap gitu, buat ngebersihin minyak pijatan..setelah di lap dengan waslap hangat, angin-anginkan sebentar #pijatASI
@ID_AyahASI: Jika sudah…sajikan hangat untuk berdua, selanjutnya mimin undur diri aaaaah…monggo di lanjut #pijatASI

Rasa ASI apa yah?

@ID_AyahASI: biar ga mis-leading tentang pengaruh makanan-minuman ke ASI, mimin bahas bentar yah :)

@ID_AyahASI: pasti sering denger kan pernyataan ini “apa yang dimakan ibu,pasti dirasakan juga oleh bayi melalui ASI” ya kan? #rasaASI

@ID_AyahASI: banyak yg bilang,kalo makan pedes-ASI jadi pedes,makan sup Ayam-ASI jadi rasa sup Ayam..siapa yg sering mikir begini? #rasaASI

@ID_AyahASI: ahli laktasi bilang kalo Ibu ga perlu khawatir sama cita rasa ASI, karena tidak 100% sama dengan makanan yg dimakan #rasaASI

@ID_AyahASI: kalaupun ada, kata para ahli laktasi,paling rasanya hanya samar-samar aja,dan hanya bertahan maksimal 8 jam saja #rasaASI

@ID_AyahASI: Yang lebih penting, jaga pola makan yang sehat dan seimbang selama menyusui. Variasikan jenis makanan agar kualitas ASI terjaga..#rasaASI

@ID_AyahASI: Tubuh memerlukan banyak nutrisi,dan tidak cuma satu nutrisi..itu kenapa pemerintah menyarankan untuk memakai Panduan Gizi Seimbang #rasaASI

@ID_AyahASI: sehingga variasi makanan jelas akan lebih baik bagi tubuh,daripada konsumsi makanan satu jenis saja dlm waktu lama #rasaASI

@ID_AyahASI: nah, ada beberapa hal fakta-fakta yang perlu kita tau bersama hubungan antara makanan/minuman dengan ASI #rasaASI

@ID_AyahASI: Konon: Makanan pedas,bayi ikut kepedasan hingga mencret atau diare | Fakta: belum ada bukti ilmiah ASI bisa berasa pedas #rasaASI

@ID_AyahASI: Kalau makan bakso+sambel,yg baru diketahui ASI akan berasa bakso tapi bukan sambelnya, jadi ASI tidak akan berasa pedas #rasaASI

@ID_AyahASI: Pedas BUKAN rasa! Pedas itu sensasi pecahnya jaringan di lidah karena zat didalam cabai,lidah cuma ada 4 rasa,manis,asam,asin,pahit #rasaASI

@ID_AyahASI: Makanan pedas pengaruh ke ibu, yaitu mengalami gangguan pencernaan seperti diare.Diare ibu bs pengaruh ke ASI,krn ibu kurang cairan #rasaASI

@ID_AyahASI: Konon: bunda minum kopi, bayi rewel dan tidak bisa tidur | Fakta:kandungan kafein yang ditemukan dalam ASI sangat rendah #rasaASI

@ID_AyahASI: tapi kl sampe 6 cangkir sehari, kafein akan ngumpul di pencernaan bayi dan bisa buat bayi terjaga,serta iritasi pada pencernaannya #rasaASI

@ID_AyahASI: itu menurut Ruth A. Lawrence, MD, dan Robert, penulis Breastfeeding: A Guide For the Medical Profession..kalo secangkir ga apa2 #rasaASI

@ID_AyahASI: Konon: minum es atau air dingin membuat ASI dingin | Fakta: suhu ASI di dalam payudara akan 
selalu hangat, yaitu 37ºC #rasaASI

@ID_AyahASI: Anjuran mengurangi minuman dingin sebenarnya lebih bertujuan menjaga ibu yang alergi terhadap dingin, agar tidak flu atau batuk #rasaASI
/>
@ID_AyahASI: Konon: ibu makan kol,bayi kembung | fakta: memang ada gas, tp tdk menyebabkan perut bayi kembung sebab gas tidak masuk ke dlm ASI #rasaASI

@ID_AyahASI: hampir semua ahli sepakat bahwa ibu menyusui sebaiknya tidak minum obat-obatan secara sembarangan, apalagi jenis antibiotika #rasaASI

@ID_AyahASI: Bonnie S. Wirthington-Roberts penulis Nutrition in Pregnancy and Lactation:1-2% dosis obat yg diminum akan dikonsumsi bayi mll ASI#rasaASI

@ID_AyahASI: Penelitian dari sejumlah ilmuwan di Amerika menunjukkan bahwa aroma makanan yang dimakan ibu dapat dirasakan oleh bayi lewat ASI #rasaASI

@ID_AyahASI: Dengan variasi menu, bayi pun dapat belajar mencicipi variasi aroma makanan baru yang kelak akan berguna jika dia besar #rasaASI

@ID_AyahASI: makanan sehat tentu akan membuat tubuh sehat,banyak nutrisi utk tubuh didapatkan dari asupan makanan #rasaASI

@ID_AyahASI: kalau tubuh tidak mendapatkan asupan sehat dari makanan,tubuh akan ambil cadangan dari tubuh itu sendiri #rasaASI

@ID_AyahASI: itu kenapa, kualitas ASI akan tetap baik apapun makanan ibu..tapi kasihan ibunya kalo makan ga sehat terus #rasaASI

@ID_AyahASI: RT @theonlyangel: kalsium akan diambil dari tulang ibunya..shg bnyk yg bilang gigi busui jadi keropos..bener gak itu min?makasih sblmnya =)
an class="apple-style-span">
@ID_AyahASI: Produksi ASI akan mengambil hal terbaik dari Ibu, itu kenapa Ibu harus sehat, nutrisi ibu harus bagus @theonlyangel

@ID_AyahASI: Kalau tubuh tidak dpt asupan nutrisi dari luar, maka tubuh akan mengambil cadangan dari tubuh sendiri @theonlyangel

@ID_AyahASI: Kalo ga dapet asupan kalsium dari luar, maka tubuh akan mengambil cadangan kalsium dari tulang..kira2 alurnya begitu @theonlyangel

@ID_AyahASI: kalsium terbaik bisa didapatkan di dalam sayuran hijau,banyak makan sayur yah..beneran BANYAK! jgn cuma jd hiasan @theonlyangel

@ID_AyahASI: kalo pas si ibu makan pedes,trs kebetulan pup anak mencret, curigai indikasi alergi yah..perhatikan makanan ibu..alergi bisa ke pencernaan

Serba-serbi Tangisan Bayi

@ID_AyahASI: Tangisan bayi sebenarnya adalah cara bayi ‘ngobrol’ sama kita, dia cuma mau bilang laper, sakit, takut, ngantuk dan lainnya #tangisan
@ID_AyahASI: Buat yang baru jadi orang tua, usia bayi 0-6 bulan adalah masa pelatihan, kita musti perhatikan perilaku bayi #tangisan
@ID_AyahASI: Lambat laun, kita bakal tau sendiri arti tangisan bayi, raut muka atau tingkah laku lainnya dari si bayi #tangisan
@ID_AyahASI: Sama pacar aja butuh waktu buat PDKT, begitu juga sama bayi kita sob, ga bisa instan, cara atasinya juga ga bisa instan #tangisan
@ID_AyahASI: Banyak orang tua, umumnya kita para ayah sob, yang menganggap bahwa tangisan bayi adalah suara yang mengganggu #tangisan


@ID_AyahASI: Percayalah, tangisan bayi lebih dari sekedar suara, tangisan bayi adalah sinyal, cara dia bertahan hidup dan cara orang tua berkembang #tangisan
@ID_AyahASI: Bayi tuh nangis ga cuma karena laper, tapi bisa juga karena kesepian, BT, sakit, minta di gendong, butuh belaian, dan butuh tatih tayaaang  #tangisan
@ID_AyahASI: Akan agak horor kalo jam 3 pagi dini hari, ada makhluk kecil berusia 3 bulan, bangun dan bilang…mak, laper, nenen dooong #tangisan
@ID_AyahASI: Agak ga masuk akal dengan nasihat yang bilang kalo bayi nangis, ya diemin aja, yang kasih nasihat ga denger bayi kita nangis pas jam 3 pagi sih #tangisan
@ID_AyahASI: Kasihan kan kalo bayi malah ga nangis, dia laper, dia sakit, dia kesepian tapi ga bisa bilang ke orang tuanya…daleeem sob #tangisan
@ID_AyahASI: Kita sebagai orang tua, dan dia sebagai anak akan sama-sama berkembang secara intelektual, emosi dan fisik dengan tangisan #tangisan
@ID_AyahASI: Dr.Sears bilang ketika ibu mendengar bayi menangis, aliran darah meningkat ke payudara, seakan2 secara biologis nyuruh bayi digendong dan dirawat #tangisan
@ID_AyahASI: Ga cuma orang tua yang ga suka denger bayi nangis, si bayi juga ga suka kalo dia nangis, makanya dua2nya harus saling komunikasi #tangisan
@ID_AyahASI: Bayi butuh ketenangan, gimana bayi bisa diem kalo digendong sambil digoyang cukup keras..goyang lembut sambil gendong di dada aja sob #tangisan
@ID_AyahASI: Inget ketika pertama kali elu peluk calon istri elu, gimana penuh rasa sayangnya, alirkan rasa sayang itu ke tubuh bayi elu #tangisan
@ID_AyahASI: Ketika bayi menangis, sesegera mungkin langsung datengin si bayi, kasih tau dia kalo elu selalu ada di samping dia sob #tangisan
@ID_AyahASI: Jangan lama-lama…semakin lama biasanya suara tangisan bayi semakin keras dan tinggi, ibarat maicih, dari level 3 sampe level 10 #tangisan
@ID_AyahASI: Jangan biasakan tangisan bayi sampe level 10, dia akan terbiasa kalo ayah-ibu baru dateng kalo gue nangis di level 10 #tangisan
@ID_AyahASI: Nanti dia akan terbiasa kalo nangis harus di level 10, dengarkanlah si bayi, maka dia akan mendengar kita sob #tangisan
@ID_AyahASI: Jangan berharap kalo si anak bakal dengerin kita kalo dari kecil aja, untuk masalah tangisan, kita udah cuek banget #tangisan
@ID_AyahASI: Butuh waktu sob, emang ga gampang, tapi percaya deh sama kekuatan cinta, peluk dia pas nangis, dan ngobrol lah #tangisan
@ID_AyahASI: Cobalah gendong anak elu kalo nangis sob, biasanya istri kalo udah capek, bawaannya emosi dan malah panikan #tangisan
@ID_AyahASI: Bayi bisa merasakan itu, bukannya mendapat ketenangan yang dia pengen, malah dapet panik dari ibunya.. #tangisan
@ID_AyahASI: Jadi orang tua kan ga pernah ada sekolahnya, jadi kita belajar bareng-bareng sama anak kita sob, salam kecup buat anak elu yah J #tangisan
@ID_AyahASI: Ga semua tangisan bayi berarti lapar, coba deh amati perilaku bayi kalo dia lapar, ada yang bilang bayi suka gerak2in mulutnya #tangisan

Tersedak

@ID_AyahASI: Eh, kemaren sempet ada yg tanya mengenai tersedak saat menyusui yah..kita bahas yuk, yg lain bisa kasih masukan juga yah
@ID_AyahASI: Tersedak memang bisa terjadi pada bayi saat menyusu,biasanya terjadi karena produksi ASI yg berlebih (over supply)
@ID_AyahASI: Bisa juga terjadi karena pengaruh Let Down Reflex (LDR) atau Milk Ejection Reflex (MER) yang cukup deras ketika mengeluarkan ASI
@ID_AyahASI: Buat yg ASI berlebih,Selamat! Ga banyak orang yg punya ASI berlebih,banyak ibu2 yg harus berusaha ekstra keras utk keluarkan ASI
@ID_AyahASI: LDR»keluarnya Oksitosin untuk menstimulasi turunnya susu,Oksitosin menstimulasi otot di sekitar PD utk memeras ASI keluar


@ID_AyahASI: Sensasi turunnya susu pada tiap orang beda2,ada yg ga bisa rasain,ada yg merasa geli2 gimana gitu,ada juga yg merasa sakit
@ID_AyahASI: Jadi sob,LDR ini kaya reflek mendorong dari Oksitosin untuk mengeluarkan susu,nah dorongan ini pada beberapa ibu bisa sgt kencang
@ID_AyahASI: Tersedak terjadi ketika si bayi mulai menghisap,dan ASI  memancur keras hingga bisa masuk ke kerongkongan bayi
@ID_AyahASI: Jadi ASI ada yang masuk ke jalur nafas, sehingga membuat bayi tersedak,dalam hal ini ASI bisa jg masuk ke paru2
@ID_AyahASI: Tersedak juga bisa terjadi karena bayi belum bisa mengontrol aliran ASI yg masuk ke dalam mulutnya
@ID_AyahASI: Coba aja minum dari botol langsung dan jangan ditahan lidah,pasti kita mudah tersedak..nah bayi yg tersedak bisa jadi belum ‘jago’ kontrolnya
@ID_AyahASI: kata @housniati,Konselor Laktasinya AIMI,saat bayi menyusu mereka belajar 3 koordinasi: menelan, menghisap dan bernafas
@ID_AyahASI: Semakin sering menyusu,bayi akan semakin jago,kaya naik sepeda aja,mereka balancing 3 hal itu (masih kata @housniati)
@ID_AyahASI: Jadi usahakan jangan pake botol,karena kalo pake botol,bayi ga belajar balancing 3 hal itu,cara hisap bayi ke PD dan botol beda jauh
@ID_AyahASI: Nah terus gimana cara atasi tersedak? bisa dengan di peras dulu ASI-nya 5 menit sebelum menyusu
@ID_AyahASI: Tapi biasanya agak repot yah,apalagi kalo si bayi udah nangis,bakal ga sempet untuk memeras ASI dulu sblm menyusu
@ID_AyahASI: Nah kalo bayi nangis,jangan langsung disumpel yah,tenangin dulu,gendong dulu sampe dia diem,ayah bisa bantu disini
@ID_AyahASI: Ada kepuasan tersendiri yah kalo kita bisa nemu sela gimana cara mendiamkan anak ketika menangis
@ID_AyahASI: Kalo pas bayi nangis langsung disumpel,bisa jadi pelekatan ga maksimal,dan bisa bikin tersedak juga
@ID_AyahASI: Buat yg ASI nya keluar terlalu deras,ubah posisi menyusuinya dgn posisi laid back,ini melawan gravitasi
@ID_AyahASI: Posisi Laid-Back Breastfeeding, ini gambarnya
Laid-Back Position of Breastfeeding
@ID_AyahASI: Jadi jangan khawatir,bayi harus tetap menyusu untuk melatih koordinasi ke 3 unsur tadi
@ID_AyahASI: Seiring waktu,bayi akan belajar menyesuaikan dengan derasnya aliran ASI yang masuk ke mulutnya
@ID_AyahASI: Ketika tersedak terjadi,stop dulu menyusunya,gendong si bayi,atau miringkan..tunggu sampai dia tenang
@ID_AyahASI: Kalo batuk2,terus nangis,wajah memeran serta muncul kebiruan di kulit..segera bawa ke RS terdekat
@ID_AyahASI: Jadi salah satu cara mencegahnya adalah dgn memompa ASI terlebih dahulu atau ubah posisi menyusui ke Laid-Back
@ID_AyahASI: Demikian.silahkan kalo ada pengalaman yg mau di share,yg mau tambahkan atau meralat sangat boleh,biar sama-sama pinter :)

Protokol Menyusui

@ID_AyahASI: Bayi yg tertidur atau terkesan males nyusui karena sering tertidur di payudara sebenarnya ga males menyusui
@ID_AyahASI: Ngantuk dan tertidur ketika menyusui adalan respon bayi terhadap aliran ASI yang lambat atau sedikit
@ID_AyahASI: Menyusui ke payudara emang sumpah deh bikin nyaman banget..ga cuma ke bayi, tapi juga ke suami
@ID_AyahASI: Itu kenapa wajar banget kalo bayi memilih payudara untuk jadi pengantar tidur..sementara kalo buat suami bisa bikin bangun dr tidur
@ID_AyahASI: Kalau bayi menyusui dengan baik, aliran lancar, bayi pasti aktif dan ga akan ngantuk..banyak yg keringetan kan?
@ID_AyahASI: Gimana cara memastikan kalo bayi menyusui dengan benar? Yuk ah mareeee disimak tips dari dr.Jack Newman bin mimin sukimin


@ID_AyahASI: Pastikan pelekatan sudah benar, baca ini buat langkah2nya http://t.co/FFfLcLht
@ID_AyahASI: Perhatikan dagu bayi, kalo dagu bayi naik-turun secara cepat itu dapat dipastikan bayi hanya ngempeng
@ID_AyahASI: Tapi kalo dagu bayi turun-kemudian berhenti agak lama-dan naik lagi..itu bisa dipastikan ada ASI yg cukup di mulut bayi
@ID_AyahASI: Kaya kita minum aja, kalo ada banyak air dimulut pasti ga akan gerak naik turun kan? Nah begitu juga bayi yg menyusui
@ID_AyahASI: Itu kenapa harusnya 20-30 menit sangat cukup membuat bayi kenyang karena aliran ASI lancar, dan tidak lambat
@ID_AyahASI: Ada 2 reaksi bayi kalo dia ga dapet ASI cukup, bisa tertidur di payudara atau melepas putingnya
@ID_AyahASI: Hehehe..*ngebayangin bisa tertidur di payudara*
@ID_AyahASI: Nah, ketika menyusui bisa dibarengin juga sambil melakukan pemijatan payudara,jadi ngebantu memperlancar
@ID_AyahASI: Jadi tangan yang satu menyangga bayi, tangan yg satu lagi bisa bantu memijat payudara..bisa tanya KL untuk ini
@ID_AyahASI: Pindah ke payudara sebelah kalo udah dibarengin pijat, bayi masih belum keliatan dapet ASI yg cukup
@ID_AyahASI: Ikuti prosesnya dari awal, jika ragu bisa cek ke mbah google untuk berbagai posisi

Gimana ASI di Produksi?

@ID_AyahASI: Sebenarnya dgn kita tau gimana ASI itu di produksi,kita jadi tau juga gimana cara menghadapi stiap masalah terkait ASI
@ID_AyahASI: Mulai bulan ke-3 kehamilan,tubuh istri kita…cieeee,istri kitaaa..poliandri dong jadinya.. :)
@ID_AyahASI: Jadi sejak bulan ke-3 tuh wanita hamil udah mulai produksi hormon yg merangsang produksi ASI di payudara
@ID_AyahASI: Hormon2 itu adalah Progesteron, Estrogen,FSH,LH,Prolaktin,Oksitosin,dan HPL (Human Placental Lactogen)
@ID_AyahASI: Estrogen tugasnya menstimulasi sistem saluran ASI untuk membesar. Tingkat estrogen menurun saat melahirkan
@ID_AyahASI: Itu kenapa sebaiknya ibu menyusui menghindari KB hormonal berbasis hormon estrogen,krn bisa pengaruhi jumlah produksi ASI


@ID_AyahASI: Pada bulan kelima dan keenam kehamilan, payudara siap memproduksi ASI. Namun, ASI bisa juga diproduksi tanpa kehamilan (induced lactation
@ID_AyahASI: Ada 3 tahapan besar dalam keluarnya ASI, tahapan besar terbagi menjadi Laktogenesis 1, 2 dan 3
@ID_AyahASI: Pada fase terakhir kehamilan, payudara wanita memasuki fase Laktogenesis I. Saat itu payudara memproduksi kolostrum
@ID_AyahASI: kolostrum itu berupa cairan kental yang kekuningan. Pada saat itu, tingkat progesteron yang tinggi mencegah produksi ASI sebenarnya
@ID_AyahASI: bukan masalah medis apabila ibu hamil mengeluarkan (bocor) kolostrum sebelum lahirnya bayi,ada yg udah keluar di bulan ke-7 atau 8
@ID_AyahASI: dan (bocor) nya kolostrum ini ini juga bukan indikasi sedikit atau banyaknya produksi ASI sebenarnya nanti
@ID_AyahASI: Dan jangan khawatir juga kolostrumnya bakal habis karena udah bocor duluan..karena memang ‘ASI yg sebenarnya’ msh dlm proses produksi
@ID_AyahASI: Saat melahirkan, keluarnya plasenta menyebabkan turunnya tingkat hormon progesteron, estrogen, dan HPL secara tiba2
@ID_AyahASI: Tp hormon prolaktin tetap tinggi.inilah yg sebabkan produksi ASI besar-besaran dan dikenal dengan fase Laktogenesis II
@ID_AyahASI: Apabila payudara dirangsang, level prolaktin dlm darah meningkat, memuncak dlm periode 45 menit
@ID_AyahASI: Level prolaktin ini kemudian akan kembali ke level sebelum rangsangan tiga jam kemudian
@ID_AyahASI: Keluarnya hormon prolaktin menstimulasi sel di dalam alveoli untuk memproduksi ASI, hormon ini juga keluar dalam ASI itu sendiri
@ID_AyahASI: Penelitian mengindikasikan bahwa level prolaktin dalam susu lebih tinggi apabila produksi ASI lebih banyak yaitu..
@ID_AyahASI: yaitu sekitar pukul 2 pagi hingga 6 pagi, namun level prolaktin rendah saat payudara terasa penuh
@ID_AyahASI: Penanda biokimiawi mengindikasikan bahwa proses laktogenesis II dimulai sekitar 30-40 jam setelah melahirkan
@ID_AyahASI: biasanya para ibu baru merasakan payudara penuh sekitar 50-73 jam (2-3 hari) setelah melahirkan
@ID_AyahASI: Itu sejalan dgn adanya cadangan makanan yg dimiliki bayi utk bertahan tanpa ASI stlh melahirkan hingga 72 jam
@ID_AyahASI: Itu artinya, memang produksi ASI sebenarnya atau biasa disebut ‘ASI Matang’ tidak langsung diproduksi setelah melahirkan
@ID_AyahASI: Jadi cairan yg keluar pada 3 hari pertama masih saudaranya Kolostrum,emang masih sedikit,dan produksinya emang ga banyak
@ID_AyahASI: Jadi harusnya kita ga usah khawatir kalo dibilang ASI nya dikit..faktanya memang masih dikit kok! Lagian lambung bayi masih segede gundu
@ID_AyahASI: Kolostrum dikonsumsi bayi sebelum ASI sebenarnya. Kolostrum mengandung sel darah putih dan antibodi yang tinggi daripada ASI sebenarnya
@ID_AyahASI: khususnya tinggi immunoglobulin A (IgA) zat ini melapisi usus bayi yang masih rentan dan mencegah kuman memasuki bayi
@ID_AyahASI: IgA ini juga mencegah alergi makanan,kolostrum pelan pelan hilang dan tergantikan oleh ASI sebenarnya pd minggu ke-2
@ID_AyahASI: Sistem kontrol hormon endokrin mengatur produksi ASI selama kehamilan dan beberapa hari pertama setelah melahirkan
@ID_AyahASI: Ketika produksi ASI mulai stabil, sistem kontrol autokrin dimulai. Fase ini dinamakan Laktogenesis III
@ID_AyahASI: Pada tahap ini, apabila ASI banyak dikeluarkan, payudara akan memproduksi ASI dengan banyak pula
class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;">
@ID_AyahASI: Jadi produksi ASI sangat dipengaruhi seberapa sering &seberapa; baik bayi menghisap, dan juga seberapa sering payudara dikosongkan
@ID_AyahASI: umumnya, menyusui/memerah ASI 8 kali dalam 24 jam akan menjaga produksi ASI tetap tinggi pada masa-masa awal menyusui
@ID_AyahASI: Menyusui on-demand»menyusui kapanpun bayi meminta (artinya akan lebih banyak dari rata-rata) ini cara terbaik utk jaga produksi ASI tetap tinggi dan bayi tetap kenyang
@ID_AyahASI: menyusuilah dengan durasi yang cukup lama dan tidak terlalu sebentar, sehingga bayi menerima asupan foremilk dan hindmilk secara seimbang 

Apa itu PMS?

@ID_AyahASI: Sob,malam ini kita ngomongin PMS aja yah,mimin udah kehabisan bahan pijet memijet nih,pijet tetek udah,pijet tubuh juga udah..apalagi dong?
@ID_AyahASI: PMS ga kalah penting nih,salah-salah kita ga dapet jatah,bisa bikin tidur gelisah dan bangun pagi jadi ga cerah
@ID_AyahASI: PMS itu singkatan PreMenstrual Syndrome,biar gampang inget,PMS juga berarti Pas Mens Sensitiiiiiip, atau bisa juga Pantat Mimin Sensual *maumuntah
@ID_AyahASI: Kata para ahli sob,umunya mulai muncul gejala PMS ini 2 minggu sebelum jadwal menstruasi,makanya elu kudu hapalin tuh tanggal2nya
@ID_AyahASI: Gangguan yg umum biasanya pusing,depresi dan sensitip berlebihan..yg terakhir kadang suka dilebih-lebihkaan..


@ID_AyahASI: PMS memang kumpulan gejala akibat perubahan hormonal yang berhubungan dengan siklus saat ovulasi (pelepasan sel telur dari ovarium) dan haid
@ID_AyahASI: Kata para ahli penyebab pasti munculnya sindrom ini memang belum jelas..tapi anehnya cara ngatasin PMS udah jelas bangeeet..fiuh
@ID_AyahASI: Beberapa teori bilang PMS terjadi karena ada ketidakseimbangan antara estrogen dan progesteron..dan ketidakseimbangan pengeluaran-pendapatan
@ID_AyahASI: Ada beberapa faktor yg katanya bisa meningkatkan resiko terjadinya PMS, yg artinyaaa..resiko sensitip berlebihan makin berlebih
@ID_AyahASI: Faktor status perkawinan,wanita yang sudah menikah lebih banyak mengalami PMS dibandingkan yang belum
@ID_AyahASI: Faktor usia, kata ahli,PMS semakin sering dan mengganggu dengan bertambahnya usia, terutama antara usia 30 – 45 tahun
@ID_AyahASI: Itulah kenapa cowok2 lebih suka sama daun muda, apalagi yg poligami..ga ribed kaya emak-emak ye sob,bukan begitu? :p *tos *siap dipentung istri
@ID_AyahASI: Gejala PMS umumnya adalah cepat marah,depresi,cemas,sensitif dan lesu, scr fisik bisa nyeri payudara,pusing,pegel dan nyeri otot
@ID_AyahASI: Kabar baiknya sob,hasrat bercinta istri kita justru meningkat menjelang mens,katanya karena progesteron lagi meningkat
@ID_AyahASI: Itu kenapa sob, 2 minggu menjelang mens, elu kudu atur strategi..salah-salah elu ga bisa berjumpa dengan hormon progesteron..qiqiqiq
@ID_AyahASI: Cara ngatasinnya gimana? Nah,yang ini perlu kejelian dari elu sob..musti diperhatiin kesukaan istri elu
@ID_AyahASI: Buat yg suka makan dan nyemil, bolehlah sesekali diajak ke restoran yang nyaman dan enak
@ID_AyahASI: Tapi sesekali juga boleh diajak ke warung tegal kok,ada kalanya dengan mendengar logat bicara orang tegal,istri elu bisa tertawa
@ID_AyahASI: Ajak belanja sob,sesekali bebaskan istri elu untuk belanjaaaa apaaa aja kesukaan dia..jangan batasin dia mau beli apa aja, namanya juga sesekali
@ID_AyahASI: Tapi..batasin aja uangnya!
@ID_AyahASI: Ajak rekreasi..ga harus ke hotel atau ke luar kota, ajak aja piknik di taman terdekat,gelar tiker makan pake rantang..aaah nikmat
@ID_AyahASI: Kalo mau ke taman rekreasi juga boleh, ajak ke kebun binatang aja sob!
@ID_AyahASI: Alihkan pembicaraan ke masalah pendidikan anak jika istri udah mulai menjurus ke arah mall atau sale
@ID_AyahASI: Bantuin beberes rumah lebih baik daripada beberes dompet sob..percayalah sama mimin
@ID_AyahASI: Jangan ragu untuk memijat istri, membuat dia tenang adalah pedoman utama yg harus elu pegang
@ID_AyahASI: Usahakan untuk turuti semua kemauannya..dan ajak dia untuk turut melakukannya juga,gunakan alasan keluarga harmonis :)
@ID_AyahASI: Jadi kalo istri elu, minta elu buat mandiin anak,ajak dia ikut serta,minta pegangin kek,atau elu yg nyabunin,istri yg sampoin
@ID_AyahASI: Berjogetlah kalo istri udah ada tanda2 mulai mau marah,pasang lagu kenangan,dan ajak dia berdansa
@ID_AyahASI: Nah,tips-tips mimin tadi bisa membuat PMS istri elu tambah seru sob,pasti penuh dengan senyuman dan kebahagiaan
@ID_AyahASI: Kalo gagal, yah berdoalah sob, mungkin emang takdir elu begitu, salam PMS!

Cara Mandiin Bayi

@ID_AyahASI: Sob,mandiin anak elu sendiri bisa membantu istri elu utk sekedar beristirahat sebentar,plg enggak,bisa ngerjain yg lain
@ID_AyahASI: Belum tau cara mandiin bayi? Ga jauh beda lah kaya mandiin istri elu, lagian dua-duanya juga sama-sama pasrah :)
@ID_AyahASI: Biasanya kalo di awal-awal hari kelahiran,banyak yg masih menggunakan washlap..kira2 artinya Lap buat Nyuci
@ID_AyahASI: Lakukan cara ini di ruangan yang hangat dan alasi bayi dengan handuk untuk mengeringkannya..
@ID_AyahASI: Nah,buat nubie,ada hal-hal yang harus disiapkan sob,ambil pulpen dan kertas,catet ya! Kalo ga ada,boleh beli atau pinjem


@ID_AyahASI: Bak mandi bayi (bila ada dilengkapi penyangga tubuh atau karet mandi agar bayi tidak mudah tergelincir).letakkan tingginya sesuai tinggi elu sob,biar ga sakit pinggang
@ID_AyahASI: Termometer air,washlap lembut atau spon mandi bayi..kalo ada sponsbob juga boleh lah,apalagi kalo ada sponsor, Handuk bayi, serta baju bayi, popok,dll
@ID_AyahASI: Okay,skrg kita masuk tahapan memandikan bayi..tenang,kali ini elu ga perlu lampu yg temaran serta alunan musik jazz
@ID_AyahASI: Siapkan bak berisi air mandi dengan jumlah dan suhu yang cukup untuk bayi (sekitar 30-32 derajat celsius),nah lu ukur dah tuh pake termometer
@ID_AyahASI: Atur juga suhu ruang tempat mandi agar bayi tidak kedinginan,baiknya air jgn terlalu hangat,selain memicu rasa gatal dikulit jg bisa bikin bayi kedinginan pas keluar dr air
@ID_AyahASI: Letakkan bayi dalam bak mandi atau di atas penyangga. Basahi tubuhnya perlahan dan bersihkan mata, telinga, wajah, dan lipatan tubuhnya dengan lap lembut.
@ID_AyahASI: Gunakan sabun khusus bayi untuk badannya, bilas perlahan dengan air,mandikan anak dengan penuh senyum sob..bacakan sajak atau silahkan deklamasi
@ID_AyahASI: Jika rambut bayi perlu dicuci,Topang kepala dan bahunya dengan lengan bawah elu sob. Bersihkan busa dikepala dengan kain basah, baru dibilas hingga bersih
@ID_AyahASI: Selama mandi, ajaklah bayi Ibu bercakap-cakap atau nyanyikan lagu yang menenangkannya.
@ID_AyahASI: Setelah selesai, angkat bayi dengan handuk hangat lalu keirngkan tubuhnya

Kenapa ada ID_AyahASI

@ID_AyahASI: Oke, menandai tercapainya 3,000 polower, mimin mau bagi cerita sejarah @ID_AyahASI sampe ada dan butuh bantuan elu semua
@ID_AyahASI: Gerakan ini dimulai lewat beberapa orang di twitter,orang2 ini emang udah peduli dan aware sama ASI
@ID_AyahASI: @dibamommy yg awalnya colekin para AyahASI itu di twitter,untuk bikin kopdar pertama kali
@ID_AyahASI: Lewat twitter juga, akhirnya disepakati pertemuan kopdar itu di Tea Addict-Gunawarman, itu momen sesuatu deh buat mimin
@ID_AyahASI: Kopdar pertama kalo ga salah bulan pebruari yah,isinya cuma sharing pengalaman seputar ASI
@ID_AyahASI: Ada @housniati dan @dibamommy yg waktu itu kaya jadi moderator buat sharing awal kita..dari situ kita pindah ke BB Group
@ID_AyahASI: Diskusi di BB Group sempet stagnan, dan tampak terlalu serius..bukan tipe kite para cowok-cowok lah
@ID_AyahASI: Akhirnya salah satu Ayah bikin BB Group lagi,yg isinya cowok2 doang,ada 7 orang kalo mimin ga salah
@ID_AyahASI: Di BB Group ini lah mereka bisa ngomongin ASI sebebas-bebasnya tanpa harus risih sama emak2 *lirik @dibamommy dan @housniati
@ID_AyahASI: Dari BB Group ini mereka sepakat buat ketemuan lagi,utk wujudkan secara nyata gerakan kampanye #AyahASI
@ID_AyahASI: Mereka butuh satu ‘senjata’ sebagai modal awal bagi gerakan ini utk lakukan kampanye #AyahASI
@ID_AyahASI: ‘senjata’ itu yg nantinya bakal digabung sama social media, biar gaungnya makin hebat
@ID_AyahASI: Dalam perjalanannya mereka ketambahan satu orang lagi, yg ternyata mau ikutan sibuk ngurusin kampanye ASI
@ID_AyahASI: Gue yakin ga ada satu pun dari #AyahASI itu yg nyangka bahwa mereka akan seserius ini pd awalnya
@ID_AyahASI: Bayanginnya aja udah males,ada sekelompok cowok,yg ngumpul di cafe,dan ngomongin ASI :)
@ID_AyahASI: Tapi itu lah yg mereka lakuin, meski kalo ketemuan jam 7-11 malem,ngomong ASInya cuma di 1 jam terakhir
@ID_AyahASI: Tapi mereka serius bgt ngebahas dan nyiapin ‘senjata’ itu buat jadi gong kampanye AyahASI
@ID_AyahASI: Mereka cuma ayah-ayah biasa, ga ada yg dokter apalagi konselor laktasi, just a regular dad
@ID_AyahASI: Murni kepedulian mereka utk kampanye ASI ini,karena mereka yakin,ASI terlalu penting utk hanya diurus oleh ibu2
@ID_AyahASI: Mereka yakin pasti banyak AyahASI diluar sana yg juga mau bantuin kampanye ASI ini..
@ID_AyahASI: Gerakan ini ada hanya sekedar utk membantu inisiatif kampanye ASI yg udah ada
@ID_AyahASI: Murni utk mengimbangi kampanye sufor agar banyak orang yg bisa memilih ASI atau sufor dengan informasi yg cukup
@ID_AyahASI: Gerakan ini makin nyata dikala respon polower mimin makin banyak, mimin ga nyangka begitupun mereka
@ID_AyahASI: Banyak yg kasih pujian,tapi ga sedikit juga yg kasih masukan utk bahasa yg digunain oleh mimin
@ID_AyahASI: Akun @ID_AyahASI memang mencerminkan gaya obrolan para ayah koplak itu ketika ngomongin ASI
@ID_AyahASI: Tapi memang kehadiran para emak-emak cantik ga bisa dihindari,yg pasti risih dengan bahasa ‘vulgar’ mimin
@ID_AyahASI: Yg mimin salut,adalah kehadiran co-ce yg masih pada jomblo dan masih single,mimin angkat topi buat kalian
@ID_AyahASI: Apalagi banyak juga yg mau nikah atau lagi hamil udah polow mimin,kalian beruntung bisa tau ASI sejak dini
@ID_AyahASI: Sekarang mimin mau kenalin para AyahASI itu yang nge-wujudin keberadaan mimin dihadapan kalian *terharu
@ID_AyahASI: Meet @sisogi, @ernestprakasa, @siadit, @sipandu, @dipaa, @shafiqpontoh, @bangaip dan @a_rahmathidayat
@ID_AyahASI: Mereka hadir dengan pengalamannya masing-masing, nyediain waktunya buat sibuk kampanye ASI
@ID_AyahASI: Mereka yg sibuk nyiapin bahan buat mimin share di twitter..merekalah admin 1-8 itu,yg kadang bikin rusuh di twitter
@ID_AyahASI: Soalnya kalo mimin lagi sibuk, yah mereka inilah yg pegang akunnya..nah,skrg mereka ga sendirian
@ID_AyahASI: Ada 3,002 polower di ID_AyahASI, mari rap
atkan barisan yuk,kita bikin ASI biar makin tersebar luas
@ID_AyahASI: Saat ini ke-8 AyahASI itu lagi tahap negoisasi dengan penerbit utk luncurkan buku buat ‘senjata’ itu
@ID_AyahASI: Mau bantuin mereka buat nge-wujudin terbitnya buku itu kan? Kalian bisa terlibat langsung buat wujudin ituu
@ID_AyahASI: Kan bersatu kita teguh! Semakin banyak, semakin ringan juga tugas kita bersama untuk Indonesia :)
@ID_AyahASI: Nah, mereka ber-8 itu lah yg kemaren janji mau bugil..mimin kan depan komputer aja..*dudududu

Beda Gumoh dan Muntah

@ID_AyahASI: Sebagai orang tua baru, kita biasanya selalu kaget dengan yang namanya gumoh..
@ID_AyahASI: Hampir pasti semua yang dikeluarin oleh si bayi dari perutnya selalu di bilang gumoh
@ID_AyahASI: Hampir pasti juga kita ga pernah bisa bedain antara gumoh dan muntah..apapun cairan putih yg keluar abis menyusui,pasti disebut gumoh
@ID_AyahASI: Gumoh  bukan muntah yang diawali dengan rasa mual dan penuh di perut, Gumoh biasanya terjadi pada bayi secara spontan
@ID_AyahASI: Gumoh terjadi karena ada udara di dalam lambung yang terdorong keluar kala makanan masuk ke dalam lambung bayi


@ID_AyahASI: Beberapa pakar juga sebutkan Gumoh bisa terjadi karena saat asam lambung naik membawa isi lambung kembali ke kerongkongan
@ID_AyahASI: Dalam kondisi normal, gumoh bisa dialami bayi antara 1 – 4 kali sehari. Normal kalo ga disertai keluhan lain yah
@ID_AyahASI: Bayi kekenyangan bisa sebabkan gumoh,karena ASI melebihi kapasitas lambung
@ID_AyahASI: Terlalu aktif. Misalnya pada saat bayi menggeliat atau pada saat bayi terus menerus menangis.
@ID_AyahASI: Klep/cincin penutup lambung belum berfungsi sempurna,jadi setelah ASI masuk lambung,harusnya klep ini tertutup sempurna
@ID_AyahASI: Hal ini normal karena memang sistem cerna bayi masih dalam perkembangan, jadi ada bnyk yg blm berfungsi sempurna
@ID_AyahASI: Ada beberapa cara utk mencegah gumoh atau paling tidak menguranginya, yaituuuuuu…
@ID_AyahASI: Posisi menyusu bersudut 45 derajat. Hal ini terbukti membantu mengurangi aliran balik susu dari lambung ke kerongkongan
@ID_AyahASI: Sendawakan bayi segera setelah selesai makan dan minum. Gendong si kecil dalam posisi 45 derajat. Atau..
@ID_AyahASI: Atau tidurkan dgn posisi punggung dan kepala agak tinggi,biarkan ia pada posisi tersebut selama mungkin (minimal 30 menit)
@ID_AyahASI: Jangan langsung mengangkat bayi saat ia gumoh atau muntah,karena gumoh bisa turun lagi dan masuk ke paru
@ID_AyahASI: Nah..sekarang kita liat apa beda gumoh sama muntah!
@ID_AyahASI: Muntah dan gumoh emang kaya anak kembar, serupa tapi tak sama..gumoh cenderung sedikit,smntara muntah agak banyak
@ID_AyahASI: G: untuk gumoh yah, M: untuk muntah..yuk kita liat bedanya
@ID_AyahASI: G: Sedikit, kurang dari 10 cc. Berupa ASI yang sudah ditelan|M: Banyak, lebih dari 10 cc. ASI/sufor&makanan; kl usia > 6m
@ID_AyahASI: G: Mengalir biasa dari mulut.Tidak disertai kontraksi otot perut|M: Menyembur spt disemprot dr perut, disertai kontraksi otot perut
@ID_AyahASI: G: bayi usia bbrp minggu,2-6m dan akan hilang dengan sendirinya|M: ga tjd pada bayi baru lahir,bisa terjadi pd usia 2m &dpt; brlgs spnjg usia
@ID_AyahASI: Gumoh adalah  proses alami dan wajar untuk mengeluarkan udara yang tertelan bayi saat minum ASI
@ID_AyahASI: Muntah bisa menjadi tanda adanya gangguan kesehatan atau gangguan fungsi pada organ pencernaan bayi    
                                                             
@ID_AyahASI: Penyebab gumoh,kekenyangan,ada udara yg ikut tertelan,bayi gagal menelan, karena otot penghubung mulut&kerongkongan; belum matang
@ID_AyahASI: Penyebab muntah,ada kelainan pada sistem pencernaan bayi, misalnya kelainan katup pemisah lambung dan usus 12 jari
@ID_AyahASI: Muntah juga bisa disebabkan alergi,salah satu reaksi alergi adalah terganggunya sistem pencernaan
@ID_AyahASI: Karena kita cenderung ga bisa bedain antara gumoh dan muntah,maka perlu diamati terus menerus
@ID_AyahASI: Hal pertama yg perlu diliat adalah salah satu dari orang tua ada yg alergi ga? Semua jenis alergi yah,ga cuma makanan
@ID_AyahASI: Nah..jadi kalo memang anak ga rewel,BAB normal,dan gumoh ga terlalu sering..gumoh adalah normal
@ID_AyahASI: Semoga ga bingung lagi yah… ;)

Cegukan Pada Bayi

@ID_AyahASI: Menurut dr.Najib Advani, dari Bagian Kesehatan Anak FKUI RSCM, cegukan pada bayi bukan tanda penyakit
@ID_AyahASI: Cegukan terjadi karena ada kontraksi pada sekat rongga badan yg memisahkan rongga dada dan rongga perut
@ID_AyahASI: Bahasa gampangnya, cegukan adalah gerak refleks dari tubuh dan disertai dgn suara khas akibat iritasi dr diafragma
@ID_AyahASI: Cegukan bukan salah satu tanda kalo anak lagi tumbuh..bukan juga cara untuk anak biar tambah tinggi
@ID_AyahASI: Artikel di babycenter sebutkan penurunan suhu yg sebabkan bayi kedinginan bisa picu cegukan
@ID_AyahASI: Cegukan jenis ini adalah cegukan ringan, biasanya berlangsung sekitar 1-2 jam, dan bisa hilang sendiri
@ID_AyahASI: Jika cegukan ga berhenti-henti dan berlangsung berhari-hari bahkan berbulan-bulan, itu bisa jadi indikasi penyakit
@ID_AyahASI: Cegukan adalah hal yg normal dan wajar bagi bayi, kecuali kalo cegukan udah ganggu aktifitasnya
@ID_AyahASI: Kalo masih happy-happy, aktif, doyan makan atau minum, cegukan bisa hilang dengan sendirinya
@ID_AyahASI: Umumnya cegukan akan hilang dengan sendirinya dan tidak berbahaya, cukup di susui aja
@ID_AyahASI: Lynnette Mazur, Profesor Pediatrik dari Texas of Health Science Center sebutkan ga banyak yg bisa kita lakukan kalo anak cegukan
@ID_AyahASI: Profesor Mazur juga sebutkan, sebaiknya tidak menghentikan cegukan dgn cara mengagetkan si bayi..
@ID_AyahASI: Beberapa cara yg bisa dilakukan adalah, pastikan si bayi ga minum terlalu cepat, pastikan dia minum secara perlahan
@ID_AyahASI: Sering sendawakan bayi, karena ini adalah cara paling efektif utk hentikan cegukan
@ID_AyahASI: Pastikan menyusui atau memberi makan bayi dalam keadaan tenang dan tidak terlalu semangaat..santaaaii :)
@ID_AyahASI: Jika bayi cegukan saat menyusui atau makan,coba tepuk2 pelan punggungnya dan biarkan rileks dulu sblm menyusui lagi
@ID_AyahASI: Jangan lupa, tenangkan bayi yg menangis sebelum menyusui..kalo ibu panik, anak bisa ikutan panik

Baju Menyusui

@ID_AyahASI: Sob,iseng-iseng bikin kejutan beliin baju yg ramah menyusui dong..mimin kasih tau caranya yah, kalo ukuran sih kayanya L ke atas lah
@ID_AyahASI: Kemaren dulu udah gue kasih tips ttg Bra Menyusui yah, udah beliin belom lu? Pada nyobain dan cari ukuran muluuu nih..
@ID_AyahASI: Ada hal-hal yang musti elu perhatiin buat beli baju yg ramah menyusui sob, utamanya sih harga..dan bisa berapa kali bayar #eeaaaa
@ID_AyahASI: Ngikutin trend juga penting tp jangan beliin Kaftan Syahrini ye sob,bukaannya agak brutal kalo buat menyusui..


@ID_AyahASI: Baju ramah menyusui penting karena masih belum banyak tempat utk menyusui di ruang publik
@ID_AyahASI: Meski ada yg nyaman dengan mengeluarkan payudara tanpa tedeng aling-aling, tp banyak juga yg ga nyaman
@ID_AyahASI: Pakaian menyusui, khususnya untuk dipakai di tempat umum harus memenuhi kriteria nyaman, modis dan bebas malu
@ID_AyahASI: Pada saat masa menyusui, suhu tubuh ibu cenderung lebih tinggi sehingga diperlukan pakaian yang berbahan mudah menyerap keringat
@ID_AyahASI: Diusahakan juga tidak menyerap isi dompet kite sob,cari yg sederhana tanpa membuat kita jadi ‘sederhana’
@ID_AyahASI: Perubahan ukuran payudara butuh penyesuaian ukuran pakaian pada bagian dada
@ID_AyahASI: Dan itu artinya butuh penyesuaian BH juga…aaaaaah tidaaaaaaaakkk *jeritandompetayah
@ID_AyahASI: Pada saat harus mengeluarkan payudara untuk menyusui seharusnya pakaian tidak menjadi penghambat
@ID_AyahASI: Hal ini ditentukan oleh jenis bukaan pakaian menyusui, bukan jenis ukuran payudara
@ID_AyahASI: Perhatikan bukaan untuk menyusui pada pakaian,elu bisa memilih jenis bukaan yang sesuai. Ada tiga jenis bukaan sob
@ID_AyahASI: Bukaan dengan kancing pada bagian dada. Bukaan jenis ini seperti yang terdapat pada pakaian umum dan terlihat jelas
@ID_AyahASI: Bukaan dengan risleiting. Tipe bukaan ini tidak terlihat karena disembunyikan di bawah lipatan baju
@ID_AyahASI: Bukaan tipe kamuflase.Bukaan jenis ini terdiri dari 2lapis bahan pakaian. Lapisan dalam lebih pendek dari lapisan luar
@ID_AyahASI: Pilih  yang terbuat dari kain katun atau kaos,kain jenis ini tidak panas dan dapat menyerap keringat
@ID_AyahASI: Pilih model yg biasa istri elu pake sob,soalnya ada yg model rok,stelan dgn celana,yg panjang atau pendek
@ID_AyahASI: baju ibu menyusui adalah pada bagian putingnya diberi ritsleting yang dapat dibuka ketika akan menyusui bayi
@ID_AyahASI: Model ini utk memudahkan bayi jika bertemu puting, tinggal leb..leb..leb, maknyuuss
@ID_AyahASI: Kalo mau agak modis pilih yang ada tali pitanya supaya badan ga kliatan besar atau pernak-pernik
@ID_AyahASI: Sebaiknya memilih baju menyusui yang motifnya tidak terlalu ramai atau polos dengan sedikit pernak-pernik
@ID_AyahASI: Baju menyusui motif loreng bisa dipake kalo menyusui di hutan, sementara motif batik korpri utk menyusui di kelurahan
@ID_AyahASI: Bisa pilih warna yg cukup terang,jadi sekalian ngajarin bayi utk mengenal warna dasar..
@ID_AyahASI: Atau bisa pilih corak yg penuh dgn angka,huruf atau gambar binatang..|Miin,ini kan baju bukan tembok TK! Capeee deh
@ID_AyahASI: Paling2 harganya 100rb kok, sama mimin bisa bayar 4 kali lah,skrg bayar 25rb, kmdn tiap 1jam sekali sisanya *kalem
@ID_AyahASI: Ukuran baju istri pada hafal kan lu? Ingetnya ukuran cup BH doaang sih..
@ID_AyahASI: Percaya deh,meski salah ukuran,kalo elu beli sendiri dan ga ditemenin istri,pasti elu makin disayaang sob
@ID_AyahASI: Kalo makin disayang, jatah kan lancar sob.. #eaaa

Buang Air Besar (BAB) Bayi ASI

@ID_AyahASI: Pola & karakterisik BAB pada bayi ASI eksklusif berbeda dgn bayi susu formula ataupun bayi yg dapatkan campuran ASI-susu formula
@ID_AyahASI: 24jam pertama pasca bayi lahir,ia akan keluarkan tinja berwarna gelap kehitaman,agak mengkilat,lengket dan tidak berbau
@ID_AyahASI: Tinja ini dinamakan mekonium. Mekonium ini merupakan sisa absorpsi dari ketuban selama bayi berada dalam rahim ibu
@ID_AyahASI: Begitu bayi dpt ASI, mekonium akan dikeluarkan dari tubuh bayi,tinja bayi akan berubah kekuningan dan kadang berbentuk seperti biji (seedy)
@ID_AyahASI: Yups..B I J I
@ID_AyahASI: Warna dari tinja bayi pun berubah dari kuning ataupun kuning kehijauan. Dan hal ini normal sekali terjadi. Tinja bayi ASI juga nyaris tidak berbau


@ID_AyahASI: Kalaupun bau, coba cek mulut elu sob, mungkin terlalu deket sama hidung
@ID_AyahASI: Bentuk dari tinja bayi kadang beda2,terkadang seperti bubur ataupun vla.Terkadang juga mirip spt mustard,selai kacang atau thousand island
@ID_AyahASI: Yg tinjanya begitu gue rasa cuma anaknya Farah Quinn ye sob..
@ID_AyahASI: Sesekali tampak juga bentuk seperti biji-bijian pada tinja bayi. Hal ini normal sekali terjadi
@ID_AyahASI: Skrg kita liat pola buang air kecil (BAK) dan karakteristik tinja pada bayi baru lahir.pola ini umumnya buat yg lahir cukup bulan
@ID_AyahASI: Hari 1 (lahir),1x,bentuk dan warna: Kental, hitam, lengket, spt aspal|Hari ke-2,frek:2x,Btk & Wrn: Kental, hitam, lengket, spt aspal
@ID_AyahASI: Hari ke-3,3x, Kuning kehijauan|Hari ke-4 (saat ASI dibuat banyak),5-6x, Kuning kehijauan|Hari ke-5, 5-6x, Kuning kental, terlihat “berbiji”
@ID_AyahASI: Biasanya ketika terjadi BAB 5-6 kali banyak orang tua yang menyangka ini adalah diare,padahal ini normal
@ID_AyahASI: Umumnya bayi akan buang air besar kurang lebih 2-5 kali sehari hingga ia berusia sekitar 6-8 minggu
@ID_AyahASI: Biasanya si doi juga sering sms atau bbm mimin 2-5 kali sehari..tapi kok sekarang mulai jarang yah…eh maap curcol :|
@ID_AyahASI: Karena bayi terkesan sering BAB, maka tak jarang banyak ayah atau ibu yang khawatir bayinya diare.
@ID_AyahASI: Bahkan beberapa bayi ASI akan BAB setiap kali selesai menyusu.Kalo lagi jail,bayi akan BAB pas liat muke lu sob..haha
@ID_AyahASI: Nah pola tadi tidak ditemukan pada bayi yang mendapatkan susu formula ataupun campuran susu formula-ASI
@ID_AyahASI: Hal ini juga yang membuat banyak orangtua ragu untuk memberikan ASI eksklusif kepada bayinya,takut diare katanya
@ID_AyahASI: Tau ga kenapa bayi sering BAB pada awal-awal..?
@ID_AyahASI: Salah satu manfaat ASI dari ribuan manfaat lainnya adalah ASI akan berfungsi sebagai laksatif atau obat pencahar
@ID_AyahASI: Ingat! BAYI..ga usah cari alasan mau nyusu juga lu pas susah boker
@ID_AyahASI: Di awal bayi baru lahir hingga usia bayi 6-7 minggu, ASI akan membersihkan sistem pencernaan bayi saat ia masih di dalam rahim ibu
@ID_AyahASI: Kemudian ASI akan melapisi sel-sel usus halus yang masih terbuka dengan antibodi dari ASI, sehingga terlindung dari resiko alergi dan gangguan cerna
@ID_AyahASI: Tidak hanya itu saat bayi BAB, maka bilirubin yang tidak terpakai dalam tubuh akan dibuang melalui tinja
@ID_AyahASI: Ini berarti fungsi hati yg masih belum sempurna akan terbantu dgn baik & kurangi resiko kuning pada bayi
@ID_AyahASI: Inilah mengapa bayi ASI akan sering BAB.pelajari juga ciri-ciri diare pada bayi ya sob,atau ada yg mau share?
@ID_AyahASI: Kekhawatiran muncul lagi ketika bayi terlihat seperti sulit BAB,karena BAB sudah mulai jarang,tdk seperti di awal2
@ID_AyahASI: Saat bayi memasuki usia sekitar > 6 minggu, pola dari BAB akan berubah. Jika tadinya bayi ASI sering BAB, maka ia akan jarang BAB
@ID_AyahASI: Frekuensi BAB tiap bayi ASI pun bervariatif.Ada yg 2 atau 3 hari sekali. Bahkan ada yang hingga 12 hari atau lebih tidak BAB
@ID_AyahASI: Kondisi tsb normal terjadi.Di usia ini, bayi ASI akan jarang BAB.Hal ini disebabkan ASI diserap sempurna oleh tubuh bayi
@ID_
AyahASI: Karena diserap sempurna, maka tidak akan ada ampas yang dibuang dalam bentuk tinja
@ID_AyahASI: Selama perilaku bayi baik2 saja,pola pertumbuhannya baik, tidak kesakitan atau rewel luar biasa saat mengejan (lethargic),mk ga perlu khawatir
@ID_AyahASI: Perhatikan saat BAB,Jika bentuknya lunak spt bubur/selai & bayi tidak alami kesulitan maka jelas tidak alami sembelit (konstipasi)
@ID_AyahASI: Sembelit ciri2nya adalah tinja keras padat,agak kering dan sulit dikeluarkan.Segera konsultasikan ke dokter mengenai kondisi ini
@ID_AyahASI: Usahakan jgn memberikan obat atau makanan untuk memperlancar BAB,krn bayi nanti jadi tergantung dgn rangsangan tsb
@ID_AyahASI: Yg baik adalah dgn kenali dan pahami perilaku bayi dan karakteristik tinja bayi agar terhindar dari tindakan yg tdk diperlukan
@ID_AyahASI: Hindari perkenalan dengan salaman atau cupika cupiki ketika bertemu tinja bayi
@ID_AyahASI: Sekali lagi semua kondisi yang ada hanya berlaku untuk bayi yang mendapatkan ASI eksklusif dan selama masa ASI eksklusif.
@ID_AyahASI: Jika bayi sempat diberikan campuran susu formula ataupun makanan lainnya, kondisi normal yang tersebut diatas tidak dapat diterapkan

Manajer Logistik ASI Perahan (ASIP)

@ID_AyahASI: Sob, sebagai suami, elu juga harus paham bagaimana cara menyimpan ASI Perahan, tugas elu gampang, jadi Manajer Logistik ASI
@ID_AyahASI: Pertama elu perlu paham dulu prinsip dasarnya: 1.menyimpan ASIP dalam suhu dingin dapat meningkatkan daya tahannya;
@ID_AyahASI: Prinsip dasar ke-2: perubahan suhu diusahakan tidak drastis; 3. dan semakin sebentar waktu penyimpanan ASIP maka akan semakin baik kualitasnya
@ID_AyahASI: Catet yah sob prinsip dasar itu, karena itu jadi penting banget buat jadi Manajer Logistik ASI


@ID_AyahASI: Okeh, elu perlu beberapa hal untuk melengkapi tugas baru elu sebagai Manajer Logistik ASI ini
@ID_AyahASI: Kulkas, ini jelas menjadi hal yg sangat penting! Jika belum butuh, elu masih bisa sewa kok untuk keperlua menyimpan ASIP ini
@ID_AyahASI: Jika elu punya kulkas yang 1 pintu, jika ASIP disimpan didalam Freezer dan sering dibuka, kira-kira bisa tahan antara 2 minggu
@ID_AyahASI: Tapi kalo elu punya kulkas yg 2 pintu, maka ASIP bisa tahan sampe 3-4 bulan di dalam freezer
@ID_AyahASI: Usahakan beli kulkas yang memang memiliki pintu, mimin ga punya tips deh kalo elu beli kulkas tapi ga pake pintuu..
@ID_AyahASI: Terus, siapkan botol kaca utk menyimpan ASIP, siapkan stiker kertas kecil (tom & jerry) untuk mencatat Jam dan Tanggal di perah
@ID_AyahASI: Inget! Freezer hanya berfungsi kalo emang elu ingin menyimpan ASIP lebih dari 8 hari, kalo emang akan sering dipakai,lebih baik jangan ditaro di freezer
@ID_AyahASI: (ASI Segar/Cair) Suhu Ruangan: Kolostrum – hari ke 5, (12-24 jam dalam suhu <25ºC)
@ID_AyahASI: Suhu Ruangan: ASI matang:24 jam dalam suhu 15ºC |10 jam dalam suhu 19-22ºC | 4-6 jam dalam suhu 25ºC
@ID_AyahASI: (ASI Segar/Cair) Lemari Es: 3–8 hari dengan suhu 0-4ºC.Jangan simpan di bagian pintu,simpan agak belakang,agar tdk terlalu pengaruh pd perubahan suhu
@ID_AyahASI: @ID_AyahASI: (ASI Segar/Cair) Freezer 1 pintu: bertahan 2 minggu | Freezer 2 pintu: bertahan 3-4 bulan | Freezer Khusus: 6-12 bulan
@ID_AyahASI: (ASIP Beku) dicairkan dalam lemari es/kulkas tapi belum dihangatkan dalam suhu ruangan bisa bertahan selama 4 jam
@ID_AyahASI: (ASIP Beku) Simpan di dalam lemari es/kulkas sampai dengan 24 jam JANGAN masukkan kembali dalam freezer
@ID_AyahASI: ASIP yang sudah mulai diminum oleh bayi dari botol yang sama,sisanya harus di buang
@ID_AyahASI: Jadi sob,semakin kulkas/freezer jarang dibuka,maka daya tahan simpannya bisa semakin lama

ASI dan Pacaran

@ID_AyahASI: Tau ga lu sob, tau lebih banyak ttg ASI bisa ningkatin kualitas hubungan pacaran elu ke jenjang berikutnya
@ID_AyahASI: BUKAAN..gue ga ngomongin seputar seks, itu urusan elu lah, udah gede, berani berbuat berani tanggung jawab!
@ID_AyahASI: Maksud gue, enggak sia-sia kalo elu tau banyak ttg ASI meski elu belum nikah atau punya anak
@ID_AyahASI: Seperti halnya elu tau banyak tentang seks, dan bahkan ada banyak yg melakukan hubungan seks jauh sebelum menikah
@ID_AyahASI: Elu pacaran punya tujuan buat nikah dong? Kalo cuma buat having fun, yah itu urusan elu lah..ada masanya kok ;)
@ID_AyahASI: Tapi buat elu yg udah males pacaran akibat melulu sakit hati yg bukan kepalang..talk about ASI man ;)


@ID_AyahASI: Bukankah inti dari semuanya adalah buat membentuk keluarga kecil yg bahagia dan sejahtera?
@ID_AyahASI: Sesekali diskusilah ttg konsep keluarga yg elu berdua pengen bentuk,gimana ngurus anak,cara didik anak,jaga kesehatan anak,dll
@ID_AyahASI: Penting menurut gue buat tau cara pikir pacar elu sama tujuan akhir dari hubungan kalian!
@ID_AyahASI: Ga usah mikir kapan bisa ciuman dan check-in mulu lu min..|lah kok gueee, salah gue sama keluarga guee! *kondean
@ID_AyahASI: Penting bahas itu karena ngurus anak itu ribed bukan maen man, bukan begitu nyonya-nyonya polower mimiiin? ;)
@ID_AyahASI: Butuh komitmen berdua utk urus anak, pembagian peran penting! Bukan pembagian tugas antara siapa kerja vs urus anak!
@ID_AyahASI: Urus anak yah urusan berdua lah,cowok cari nafkah,cewek urus rumah..urus anak? Yah berdua kaleeeee!
@ID_AyahASI: Cewek butuh kepastian akan masa depannya! Bukan begituuu?…selain secara finansial, rasa kenyamanan dan keamanan jauh lbh penting
@ID_AyahASI: Kepastian dunia dan akhirat,bagaimanapun elu diharapkan bisa memimpin keluarga elu bukan?
@ID_AyahASI: Bicara masalah keluarga, ga jauh dari bicara anak, dan ga jauh juga dari bicara kesehatan anak
@ID_AyahASI: Ga sedikit loh istri-suami yg ga sepakat masalah kasih ASI atau Susu Formula! Belom lagi pengaruh mertua..
@ID_AyahASI: Kalo elu dari sekarang aja udah keliatan peduli sama keluarga, pasangan elu pasti menganggap elu a family man
@ID_AyahASI: Masalah cara urus anak juga bisa jadi pintu menuju pertengkaran..males ga lu,masa beda pendapat soal urus anak
@ID_AyahASI: Itu sih kalo emang elu udah siap nikah, kalo belum yah elu bilang lah belum siap..jangan tahun depan muluu!
@ID_AyahASI: Menurut mimin sih penting bahas ttg keluarga yg pengen elu bentuk..komunikasi tuh dasar sebuah hubungan
@ID_AyahASI: Bicara masa depan juga penting utk ngeliat masa depan hubungan elu cuy..jangan cari enak doang :)
@ID_AyahASI: Kalo bicara masa depan aja udah linglung, yaaah gimana dong..hehe, jangan sungkan buat ngobrol yah
@ID_AyahASI: Elu beruntung bisa belajar ASI sejak dini..mimin aja baru pas istri hamil

Air Putih

air-putih@ID_AyahASI: John Hopkins Children’s Center di Baltimore,Amerika Serikat,sebutkan konsumsi air putih bagi bayi bisa sebabkan intoksikasi/keracunan air
@ID_AyahASI: Menurut dr. Jennifer Anders,bayi punya refleks haus dan cairan yg dibutuhkan untuk diminum oleh bayi adalah ASI
@ID_AyahASI: Menurut Anders, ginjal bayi blm matang. Memberi banyak air akan sebabkan tubuh bayi mengeluarkan natrium akibat kelebihan cairan
@ID_AyahASI: Ginjal bayi tidak mampu mengeluarkan air dengan cepat, sehingga menyebabkan timbunan air dalam tubuh yang dapat membahayakan bayi
@ID_AyahASI: Kelebihan pemberian air putih dpt melarutkan natrium (sodium) dlm darah dan akan dikeluarkan tubuh. Kehilangan natrium mempengaruhi aktivitas otak

@ID_AyahASI: Gejala awal dari intoksikasi air adalah iritabilitas (merengek-rengek), mengantuk, dan perubahan mental lainnya
@ID_AyahASI: Gejala lain yang dapat muncul adalah menurunnya suhu tubuh, edema atau bengkak disekitar wajah, dan kejang.
@ID_AyahASI: terlalu banyak air dapat menganggu keseimbangan cairan dalam tubuh bayi, mengakibatkan keracunan air,dan bayi akan mulai kejang
@ID_AyahASI: Pemberian air putih bagi bayi harus dihindari,Hal ini dimaksudkan utk menjaga keseimbangan cairan tubuh sehari-hari
@ID_AyahASI: sebagian besar dokter anak tdk menyarankan pemberian air putih krn  dapat dgn mudah membuat perut bayi menjadi penuh
@ID_AyahASI: ASI eksklusif tanpa tambahan apapun selama 6 bulan jelas direkomendasikan oleh banyak ahli dan dokter anak

Kandungan ASI

@ID_AyahASI: ASI yang keluar di awal dan sering disebut sebagai Kolostrum, tinggi dengan immunoglobulin IgA yang melapisi saluran pencernaan #cerewetASI
@ID_AyahASI: Zat ini membantu melindungi bayi baru lahir sampai sistem kekebalan yang berfungsi dengan baik #cerewetASI
@ID_AyahASI: Kandungan yang menyeluruh secara tepat dari ASI belum sepenuhnya dipahami oleh para ahli #cerewetASI
@ID_AyahASI: Tapi kandungan nutrisinya relatif konsisten dan berasal dari bahan makanan yg dimakan ibu #cerewetASI
@ID_AyahASI: Komposisi yg tepat dari ASI bervariasi dari hari ke hari, tergantung pada konsumsi makanan dan lingkungan #cerewetASI
@ID_AyahASI: Setelah 3 sampai 4 hari, payudara akan mulai memproduksi susu yang tipis, berair, dan manis #cerewetASI
           
@ID_AyahASI: Ini memuaskan kehausan bayi dan menyediakan protein, gula, dan mineral yang dibutuhkan bayi #cerewetASI
@ID_AyahASI: Seiring waktu, perubahan dan susu menjadi tebal dan lembut. Hal Ini untuk memenuhi rasa lapar bayi #cerewetASI
@ID_AyahASI: Payudara tidak pernah dapat benar-benar “dikosongkan,” karena produksi susu adalah proses biologis yang berkesinambungan #cerewetASI
@ID_AyahASI: Tingkat Immunoglobilin A (IgA) dalam ASI tetap tinggi dari hari 10 sampai setidaknya 7,5 bulan setelah melahirkan #cerewetASI
@ID_AyahASI: Dalam lingkungan asam seperti lambung, alfa-laktoalbumin didalam ASI terungkap menjadi bentuk yang berbeda dan mengikat asam oleat  #cerewetASI
@ID_AyahASI: Zat ini berfungsi untuk membentuk kompleks yang disebut HAMLET membunuh sel tumor #cerewetASI
@ID_AyahASI: Hal ini diduga untuk berkontribusi pada perlindungan terhadap kanker bayi yang disusui #cerewetASI
@ID_AyahASI: Selain jumlah yang tepat dari karbohidrat, protein, dan lemak, ASI menyediakan vitamin, mineral, enzim pencernaan, dan hormon #cerewetASI
@ID_AyahASI: ASI juga mengandung antibodi dan limfosit dari ibu yang membantu melawan infeksi bayi #cerewetASI
@ID_AyahASI: Fungsi kekebalan ASI individual, sebagai ibu, melalui menyentuhnya dan mengurus bayi #cerewetASI
@ID_AyahASI: Skin to skin contact dapat menjajah patogen pada kulit bayi, dan tubuh bayi membuat antibodi dan sel-sel kekebalan #cerewetASI
@ID_AyahASI: tidak disarankan skin to skin contact antara si ayah dan si ibu…Maghrib woooiiii!
@ID_AyahASI: Itulah kenapa ASI mengandung zat besi yang sangat sedikit diawal,karena kalau kebanyakan bisa menyebabkan infeksi #cerewetASI
@ID_AyahASI: Persediaan besi internal dari bayi, yang diadakan di sel-sel hati hati, habis pada usia 4-6 bulan #cerewetASI
@ID_AyahASI: Itu kenapa pada 6 bulan adalah waktu yg tepat utk pemberian MPASI untuk mencegah anemia #cerewetASI
@ID_AyahASI: Susu sapi tidak mengandung cukup vitamin E, besi, atau asam lemak esensial, dan dpt membuat bayi yang diberi susu sapi menderita anemia #cerewetASI
@ID_AyahASI: Susu sapi juga mengandung jumlah protein, natrium, dan kalium yg berlebihan dan membuat beban bagi ginjal bayi #cerewetASI
@ID_AyahASI: Selain itu, protein dan lemak dalam susu sapi juga sulit dicerna dan diserap oleh sistem cerna bayi #cerewetASI
@ID_AyahASI: Jadi gimana dong setelah 6 bulan…tetep kasih ASI atau boleh kasih Sufor? | cukup ASI+MPASI aja..kenapa sih perlu pake susu segala?

Daya Tahan ASI Perah

Kondisi ASI Perah (www.aimi-asi.org)

Sakit Kuning dan ASI

Tabel Bilirubin dan Tindakan (www.pediatrik.com)

Penjelasan secara medis silahkan klik Kuning atau Hiperbilirubinemia

@ID_AyahASI: Penyakit kuning terjadi karena pembentukan bilirubin dalam darah, penyakit pening tjd enggak dapet jatah
@ID_AyahASI: bilirubin merupakan pigmen kuning yg terbentuk dari pemecahan sel-sel darah merah yang sudah tua, dan ini NORMAL!
@ID_AyahASI: Itu kenapa otak mimin juga kadang rada somplak, maklum sel-selnya udah agak tua meski jiwa selalu berjiwa muda
@ID_AyahASI: bilirubin yang terbentuk tidak selalu menyebabkan penyakit kuning karena bilirubin diolah oleh hati dan dikirim ke usus
@ID_AyahASI: Bagaimanapun, bayi baru lahir sering mengalami penyakit kuning pada beberapa hari pertama karena enzim di hati yang bertugas mengolah bilirubin relatif belum matang
@ID_AyahASI: Jadi pada dasarnya penyakit kuning pada bayi baru lahir adalah sesuatu yang normal,karena fungsi enzim di hati belum optimal


@ID_AyahASI: bayi baru lahir memiliki sel darah merah yang lbh banyak dibanding orang dewasa, itu kenapa banyak juga yang dipecahkan dalam satu waktu
@ID_AyahASI: kebanyakan sel-sel ini berbeda dengan sel darah merah orang dewasa dan lebih mudah pecah, namanya juga sel anak bayi yeee..
@ID_AyahASI: seperti hati mimin yang begitu rentan untuk disakiti…oh, jangan kau pecahkan lagi untuk kedua kalinyaa |*plorotincelanamimin
@ID_AyahASI: ada yang namanya Penyakit Kuning Fisiologis,biasanya dimulai pada hari ke-2 setelah lahir di dunia penuh dengan sandiwara ini..
@ID_AyahASI: puncaknya dapat terjadi pada hari ke-3 dan ke-4, dan kemudian perlahan menghilang tanpa jejak dan kabar berita,di-BBM juga ga belas *cih
@ID_AyahASI: namun memang ada beberapa kasus yang membutuhkan penanganan lebih jika berpotensi menimbulkan resiko lebih besar
@ID_AyahASI: Penyakit Kuning Fisiologis ini TIDAK berhubungan dengan menyusui, jadi pemberian ASI harus musti tetap kudu wajib dilanjutkan
@ID_AyahASI: Jadi kalau bayi menderita sakit kuning yang parah karena terjadi pemecahan sel darah merah yang sangat cepat, ini bukan alasan untuk menghentikan proses menyusui
@ID_AyahASI: Bukan alasan juga untuk berpaling dari hati mimin dan mendirikan tenda biru di depan rumahnya tanpa undangan itu |Mimiiiin curcol mulu aaaah
@ID_AyahASI: Kuning seperti ini adalah normal, dan sering sekali dijumpai pada BBL. Sebenarnya penangannya hanya 1, yaitu HARUS SERING MINUM ASI, minimal 8-12 kali dalam 24 jam utk buang Bilirubin melalui BAB bayi.
@ID_AyahASI: Ada juga yang disebut dengan Breastmilk Jaundice,ini disebabkan karena bilirubin yg telah diolah susu terserap kembali oleh tubuh
@ID_AyahASI: Untuk mendiagnosa hal ini, bayi paling tidak sudah berusia satu minggu, bayi yg alami ini biasanya alami juga penyakit kuning fisiologis berlebihan
@ID_AyahASI: Jangan-jangan gue waktu bayi mengalami penyakit kuning berlebihan yah, dampaknya sekarang jadi agak berlebihan gini, baik lambe maupun lemak
@ID_AyahASI: Bayi harus mengalami kenaikan berat badan yang baik, hanya dengan menyusu, buang air besarnya banyak dan sering, urinnya jernih, dan secara umum dalam keadaan baik
@ID_AyahASI: Breastmilk jaundice mengalami puncaknya pada hari ke 10-21, namun dapat berlanjut hingga dua sampai tiga bulan
@ID_AyahASI: Breastmilk jaundice merupakan sesuatu yang normal. Jarang, kalaupun pernah, yang menyebabkan menyusui harus dihentikan.
@ID_AyahASI: Sangat jarang dibutuhkan perawatan apapun, seperti fototerapi. Menyusui seharusnya tidak dihentikan “untuk menentukan diagnosis”
@ID_AyahASI: Jika bayi benar-benar dalam keadaan baik dengan menyusu saja, tak ada alasan apapun untuk menghentikan menyusui
@ID_AyahASI: Bayi yang TIDAK SERING MINUM ASI dapat mengalami gejala ini, maka penting sekali untuk sering-sering menyusui BBL (minimal 8-12x dalam 24 jam)
@ID_AyahASI: Itu kenapa disebut Breastmilk Jaundice karena umumnya disebabkan karena Bayi Kurang Minum ASI
@ID_AyahASI: Ketika bayi mendapatkan sedikit ASI, buang air besar cenderung menjadi sedikit dan jarang
@ID_AyahASI: Itu krn bilirubin di usus bayi terserap kembali ke dalam darah dan bukannya dibuang saat buang air besar
@ID_AyahASI: Sudah jelas, cara terbaik untuk mencegah “sakit kuning karena tidak mendapat cukup ASI” adalah dengan mulai menyusui dengan benar
@ID_AyahASI: pendekatan awal untuk bayi sakit kuning krn tidak cukup ASI bukan dgn hentikan bayi menyusu dan kemudian kasih Sufor
@ID_AyahASI: kalo sakit kuning banyak dari bayi kita yang biasanya di kasih perawatan sinar Fototerapi (lampu bilirubin)
@ID_AyahASI: Fototerapi menyebabkan bayi membutuhkan lebih banyak cairan. meningkatkan frekuensi menyusui biasanya dapat menutupi kebutuhan cairan ini
@ID_AyahASI: jika bayi dirasakan membutuhkan lebih banyak cairan,menyusui saja,lebih baik ASI perah daripada diberi susu formula
@ID_AyahASI: jadi pastikan cara menyusui sudah benar, jangan ragu untuk bertanya ke dokter atau Konselor Laktasi

Persiapan Melahirkan

@ID_AyahASI: sob, ada yang istrinya sebentar lagi melahirkan? Udah pilih rumah sakitnya? Ada beberapa hal dasar yang musti elu perhatiin ya sob
@ID_AyahASI: Langkah pertama adalah MEMASTIKAN terjadinya Inisiasi Menyusu Dini (IMD)..
@ID_AyahASI: IMD dilakukan langsung di dada ibu, skin to skin. Susui si kecil selama kurang lebih satu jam, elu sob, jagain bayi lu biar ga jatuh
@ID_AyahASI: Setelah itu, minta pihak rumah sakit untuk memberikan ‘rawat gabung’ buat istri dan anak elu..rawat gabung artinya anak dan istri dlm 1 kmr
@ID_AyahASI: Bayi yang sehat adalah bayi yang selalu berada dekat dengan ibunya, tentunya dengan rawat gabung hal itu bisa terjadi
@ID_AyahASI: Kalo si kecil diletakkan di kamar yang terpisah dengan istri lu,istri ga akan tau kapan anak menangis kelaparan..
@ID_AyahASI: Ini akan membuat elu,istri dan si kecil kehilangan satu masa menyusui. Jangan sampai hal itu terjadi..


@ID_AyahASI: Kalo dari awal udah deket dan bayi dalam jangkauan,elu berdua jg akan belajar tipe tangisan dan tingkah laku bayi
@ID_AyahASI: Susui anak elu tiap 2-3 jam sekali,pastikan cara dan pelekatannya benar,kalau si bayi ngenyotnya belum baik,bisa pake gelas atau sendok
@ID_AyahASI: Habis menyusuiii..bantu pengeluaran ASI dengan pompa atau tangan, biar memicu produksi ASI juga..INGAT! Rangsangan mulut bayi lbh baik
@ID_AyahASI: Perbanyak minum dan makanlah sesuka hati..pastikan tidak ada satupun dari elu be-2 yg alergi atau asma,jika ada,anak potensi alergi jg
@ID_AyahASI: Elu sob..pastikan istri dlm keadaan senang dan tenang,lahir tuh cape beraat! Elu musti jadi asisten pribadi yg teladan..
@ID_AyahASI: Ingatkan jadwal menyusui,makan dan mulailah belajar cara ganti popok dan mandiin anak elu..sesuatu banget deh!
@ID_AyahASI: Ada beberapa RS yg suka ngajarin orang tua cara merawat bayi di rumah,tp bnyk juga yg enggak..jadi inisiatif aja belajar sama nyokap elu :)
@ID_AyahASI: Anak butuh pengaruh dari ayah dan ibu, biar psikologisnya imbang,kelembutan dari ibu dan ketegasan dari ayah..
@ID_AyahASI: Pas baru lahiran..pastikan aja semua itu terwujud..semoga lancar yah sob, selamat melihat peristiwa kebesaran Tuhan!
@ID_AyahASI: ASI lebih dari sekedar menyusui! ASI akan lancar keluar jika hormon Oksitosin tinggi,Oksitosin keluar jika ibu happy!
@ID_AyahASI: Tuhan sudah mendesain ASI,hanya bisa keluar dengan aura positif ibu..jadi ada sifat-sifat positif yg menyenangkan masuk didalam tubuh bayi
@ID_AyahASI: Kasih ASI harus semangat,kasih bayi minyak telon…malam ini jadi hangat, karena ada minyak kelon #eaaaa

Cara Simpan ASIP (Sharing @Ayahbunda)

@ID_AyahASI: Sekarang mimin RT tentang ASIP (Air Susu Ibu Perahan) yah, ini dari akun @ayahbunda, sila di simak :)
@Ayahbunda: Memerah & menyimpan ASI mjd solusi tepat u/ ibu bekerja. Bgm cara tepat menyimpan #ASIperah ? Ikuti tipsnya.
@Ayahbunda: 1.Pilih wadah #ASIperah dr bahan yg mudah disterilkan, spt botol plastik/gelas bertutup rapat tahan panas.
@Ayahbunda: 2.Gunakan wadah #ASIperah yg volumenya sesuai dgn kebutuhan bayi sekali minum, misalnya 125 ml.
@Ayahbunda: 3.Bila #ASIperah tdk diberikan langsung, pastikan penampungan & penyimpanannya telah steril dan tdk terkontaminasi.


@Ayahbunda: 4.Bila #ASIperah akan diberikan kurang dari 6 jam, tdk perlu menyimpannya di lemari pendingin.
@Ayahbunda: 5.Disarankan untuk tidak menyimpan #ASIperah di suhu kamar lebih dari 3 atau 4 jam
@Ayahbunda: 6.Bila perlu disimpan 24 jam, segera masukkan #ASIperah ke lemari es pd suhu 4°C dan jangan sampai beku.
@Ayahbunda: 7.Bila #ASIperah akan digunakan 1 minggu/lebih,segera dinginkan dlm lemari es selama 30 menit lalu bekukan pd suhu 18°C.
@Ayahbunda: 8. #ASIperah yang sudah dibekukan dapat disimpan antara 3 – 6 bulan.
@Ayahbunda: 9.Simpanlah #ASIperah di lemari es bag.tengah/terdalam freezer yg memiliki temperatur lebih dingin dan konstan.
@Ayahbunda: 10.Jangan simpan #ASIperah pd rak pintu lemari es krn temperaturnya mudah berubah saat pintu dibuka-tutup.
@Ayahbunda: 11.Beri label setiap wadah #ASIperah yg berisi keterangan kapan ASI tersebut diperah.
@Ayahbunda: 12.Jangan isi penuh wadah #ASIperah krn ASI akan memuai saat membeku. Sisakan ±¼ bagian kosong.
@ID_AyahASI: Terima kasih, eh ini ayah apa bundanya? :) RT @Ayahbunda: Selamat menyimpan #ASIperah Ibu bekerja, ASI ekslusif jalan terus! ;)

Informasi ASI dan Susu Formula

@ID_AyahASI: Suka bertanya-tanya ga sih elu kenapa banyak orang yang begitu percaya kalo formula atau makanan lain sblm bayi berusia 6 bln itu baik?
@ID_AyahASI: Kenapa bisa muncul banyak mitos tentang ASI? Dan kenapa ga banyak mitos tentang formula?
@ID_AyahASI: Mitos biasanya muncul karena kita ga cukup informasi ttg suatu hal,dan utk memuaskan jawaban..maka keluarlah jawaban yg asal jeplak
@ID_AyahASI: Kuncinya berarti ada di penyebaran informasi..butul begituu? Bagaimanapun, informasi yg benar ttg ASI musti diperluaaass
@ID_AyahASI: Buat yg tinggal di perkotaan dan berkecukupan mungkin akses informasi sgt mudah yah..kita punya banyak referensi utk itu,dokter jg mudah
@ID_AyahASI: Untuk Indonesia TV masih jadi media yg cukup signifikan utk menyebarluaskan informasi..apalagi kemampuan memilah informasi masih minim
@ID_AyahASI: Coba bayangin, tahun 2008 aja diperkirakan ada 45 juta kepala keluarga yang memiliki televisi (tempointeraktif.com)


@ID_AyahASI: Kalo pake asumsi 1 keluarga terdiri dari 4 orang (ayah, ibu & dua anak) maka diperkirakan ada 180 juta orang indonesia yang nonton TV
@ID_AyahASI: Itu berarti mendekati 75% penduduk yang menurut BKKBN pada tahun 2011 ini penduduk Indonesia akan mendekati angka 240 juta..
@ID_AyahASI: Penyebaran informasi menjadi kata kunci yg paling penting! Bicara masalah ASI, jelas ga bakal bisa imbang dengan promosi formula
@ID_AyahASI: Data dari Nielsen mengatakan produk susu pertumbuhan menjadi pengiklan terbanyak dalam kategori minuman pada 2010..
@ID_AyahASI: berkorelasi positif dgn angka kelahiran di Indonesia.”Pada 2010, angka kelahiran bayi cukup tinggi” kata marcomm Nielsen itu
@ID_AyahASI: Belanja iklan Formula pada kuartal I 2011 mencapai Rp 497 miliar,naik dibanding periode yang sama thn lalu sebesar Rp 251 miliar..
@ID_AyahASI: Sementara anggaran promosi kesehatan pada Tahun anggaran 2010 mengalami penurunan menjadi 96,8 M dari 117,49 M di tahun 2009
@ID_AyahASI: Anggaran ini turun dengan asumsi upaya promotif lebih banyak dilakukan oleh daerah. Jadi komitmen Kepala Daerah sgt penting..
@ID_AyahASI: Di MataNajwa kalo ga salah pernah sebutkan ada 125 daerah yang memiliki 60% belanja APBD-nya utk gaji pegawai.Apa kabar promosi ASI yah?
@ID_AyahASI: anggaran promosi kesehatan untuk Penyuluhan Peningkatakan Kesehatan Anak hanya sebesar Rp 1.2 miliar (laporan FITRA)
@ID_AyahASI: anggaran Kampanye Peningkatan Kesehatan Ibu sebesar Rp 1.7 miliar. Bandingkan dgn data tadi,dlm 1 Kuartal prod formula udah habiskan 497 M
@ID_AyahASI: mimin jelas bukan tandingan seimbang buat produsen formula..tapi kita merasa perlu ada utk sekedar menjadi penyeimbang informasi ASI
@ID_AyahASI: Akun ID_AyahASI jelas ga bisa sendirian dan butuh dukungan elu semua sob untuk sebarluaskan informasi yg bener ttg ASI
@ID_AyahASI: Pagi-pagii udah kesambet statistik nih gue…haha, belajar bikin kopi ajaaa yuk

Memberi ASIP dengan Feeder Cup

[youtube=http://www.youtube.com/watch?v=I5wWzkOufy4]

Memberi ASIP dengan Feeder Cup


Ini adalah salah satu alternatif bagus dibanding memberikan cairan dengan botol susu. Terutama bagi bayi yang menolak menyusu langsung pada payudara.


Perhatikan bagaimana bayi menjilati dan meminum susu dengan menggunakan lidahnya. Kita tidak menuangkan susunya langsung ke arah mulut dan kerongkongan.


sumber: www.nbci.ca

Pelekatan Bayi (Sharing @irawatib)

Posisi Menyusui (http://aufalactababy.com)

@ID_AyahASI: Sekarang mimin RT bahasan posisi menyusui yah, posisi yg benar penting utk ibu&bayi..bahasannya; dari jeung @irawatib kadiv konseling aimi :)
@irawatib: #perlekatan dlm menyusui maksudnya melekatnya mulut bayi pada PD ibu saat menyusui. Monggo liat gambarnya http://ow.ly/i/ivpo
@irawatib: Di gambar tadi keliatan bedanya kan, melekatnya mulut bayi ke payudara & melekatnya bayi ke dot. #perlekatan


@ID_AyahASI:  *tepokin jidatnya* RT @irawatib: maap, yg bener itu #pelekatan…*tepok jidat* mari kita pake hashtag #pelekatan utk selanjutnya ya hehehe
@irawatib: yg benar: bibir atas&bawah; bayi terputar keluar(memble),mulut terbuka lebar,&sebagian; besar areola (trutama bag bwh) msk mulut
@irawatib: masuk ke dlm mulut bayi sampai ke soft palate (coba rasain langit2 mulut pake lidah,sampe ke bagian yg lembek di blkg) jauh ya
@irawatib: makanya penting utk masukkan sebagian bsr areola,bkn hanya puting.kl cuma puting,bayi menyusu di hard palate,konsekuensi lecet
@irawatib: belajar cara #pelekatan yg benar bisa search video di webnya jacknewman..komplit kok
@irawatib: #posisi menyusui bervariasi,tp pd semua posisi,kepala & perut bayi segaris lurus.berikut ini gambarnya http://ow.ly/i/ivvm
@irawatib: ini contoh #posisi menyusui untuk twins ow.ly/i/ivw2
@irawatib: #posisi menyusui benar bila : dagu menempel payudara sehingga hidung tdk tertutup; kepala bayi tidak menengok
@irawatib: pilih #posisi yg nyaman utk ibu & bayi. karena setiap ibu & bayi unik, tdk semua sama dlm pilihan #posisi menyusui kok :)
@irawatib: hrs diingat dlm sesuaikan #posisi menyusui,jgn menyodorkan payudara ke bayi, tapi arahkan kepala bayi dgn memantapkan lehernya
@irawatib: menyangga payudara boleh, tapi jgn sampai menekan terlalu keras yg berakibat menyumbat aliran #asi saat mem #posisi kan bayi
@irawatib: apapun #posisi nya, jaga kontak mata, manfaatkan bonding moment saat menyusui (kecuali kl bayinya bobo ya..)
@irawatib: slain#posisi&#pelekatan,perhatikan gerakan menelan bayi (ada yg sayup2,ada kenceng) biasanya bayi mengenyot bbrp kali br nelan
@irawatib: utk ibu yang aliran #asi nya deras, bisa disiasati dgn #posisi imd (ibu tidur telentang, sehingga melawan gravitasi)
@ID_AyahASI: Thanks bu RT @irawatib: sekian ttg #posisi & #pelekatan yak…bil udah cpok2 lidahnya,kasih alarm minta nyusu *pamit mundur* smg bermanfaat
@ID_AyahASI: Twit ttg pelekatan tsb hanya diperuntukkan bagi IBU dan BAYI! Tidak disarankan antara IBU dan AYAH *disclaimer

Obesitas Pada Bayi (Sharing @drtiwi)

@drtiwi: Salah1 tujuan beri asi adlh cegah obesitas, ibu2 nyusui sering “patah hati” bgt anak2nya dibanding anak2 sufor
@drtiwi: By2 yg sufor sejak dini,sebaiknya memonitor kenaikan BB, dan sejak 6 bl melatih bayi makan, pemberian sufor tak boleh berlebih
@drtiwi: Obesitas “biang”nya mslh penyakit (jantung/pembuluh darah) &metabolik; spt diabetes dll, jadi bantu anak2 untuk sehat sejak dini
@drtiwi: Eyang2 juga mesti diberi tau, cucu nya yg dapat asi, itu memang tak gemuk, tapi sehat :)
@drtiwi: Pemberian sufor malam,memang membuat by tidur, tp ingat itu juga mengundang “obesitas” dan “caries dentis” (gigi busuk)


@drtiwi: Bayi ASI jg bisa gemuk,yg tjd adalah sel lemak”besar”,kl gemuk sufor,sel lemak”besar”dan “banyak”,nah yg “banyak” bikin masalah
@drtiwi: Sel lemak yg “banyak” itu yg “nyumbat” atau bikin kaku pembuluh darah, jadi bantu anak2 sehat sejak dini
@drtiwi: Ini by asi yg gemuk, 9 bl 12 kg, nyusui langsung ke payudara ibu,kalau asip pakai botol jg bs gemuk yfrog.com/khugdfuj
@drtiwi: anak2 yg kita bentuk mesti “sehat” dan “cerdas” intelektual,emosional dan spiritual, itu kan cita2 kita semua? Ayo kita lakukan

Cara Bikin Susu Formula Menurut WHO

@ID_AyahASI: Nah,pertanyaan yg bagus kalo ada yg mikir kenapa sampe WHO harus bikin panduan dalam menyiapkan sufor..
@ID_AyahASI: Kenapa Organisasi Kesehatan Dunia iseng beneran utk bikin panduan bikin sufor..gue sendiri bingung? Tp pasti ada alasan medisnya
@ID_AyahASI: Di Afrika,30% bayi meninggal sebelum 1thn karena pemberian susu dengan air tidak bersih dan cara pengenceran yang salah
@ID_AyahASI: Yg tinggal di perkotaan Indonesia masih beruntung bisa dapet akses air bersih, padahal masih ada sekitar 60% pddk kita yg sulit air bersih
@ID_AyahASI: Sufor udah dibuat takarannya,kenapa? Karena memperhatikan Osmolaritas (tingkat kekentalan) yg disesuaikan dgn sistem cerna bayi


@ID_AyahASI: Hati mimin juga udah dibuat takarannya..untuk menerima 100% cinta kamu…#eaaaa #jogedpantat
@ID_AyahASI: Itu kenapa pengenceran sufor harus TEPAT..ga kurang dan ga lebih..tapi TEPAT! Pat Pat gulipaaat
@ID_AyahASI: Kalo standar atau takaran pengenceran sufor itu dilanggar maka sistem cerna bayi ga bisa terima itu,bisa timbul gangguan cerna
@ID_AyahASI: Kalo terlalu kental, maka asupan susu formula bisa menyebabkan berbagai gangguan pencernaan..
@ID_AyahASI: Kalo terlalu encer? Jelas, asupan gizi yang diserap bayi menjadi berkurang. Ini karena anak lebih banyak minum air daripada susu..
@ID_AyahASI: Kalo terlalu cinta, maka siaplah untuk kecewa, karena sesuatu yg berlebihan kan ga bagusss |kaya eluuu tu miiin Lebaaaaaaiiii
@ID_AyahASI: Susu yang terlalu kental membuat usus bayi sulit mencerna, sehingga sebelum dicerna, susu akan dikeluarkan kembali lewat anus..
@ID_AyahASI: Itu kenapa anak jadi mudah mencret..mencret bisa bikin dehidrasi dan kekurangan cairan
@ID_AyahASI: Inget..di Indonesia penyakit Diare masih menjadi kasus tertinggi penyebab kematian anak2 dibawah 1 tahun..
@ID_AyahASI: Mimin bukan nakutin yah..cuma kalo WHO aja udah mau mikirin cara bikin sufor, itu berarti emang harus serius bikinnya..
@ID_AyahASI: sufor itu obat kata dokter @as3pram, aturan dan takarannya musti tepat..jangan samain kaya minuman energi macam mil* yah
@ID_AyahASI: harus ada indikasi medis untuk menggunakan sufor kata dokter @as3pram, cari informasi yang jelas tentang indikasi medisnya
@ID_AyahASI: menurut panduan WHO pembuatan sufor harus menggunakan air panas 70 derajat, dan enggak boleh lebih dingin daripada itu..
@ID_AyahASI: Susu formula rentan bakteri,cara simpan,pas buka kaleng,sendoknya,tangan kita..air panas 70 derajat buat bunuh itu
@ID_AyahASI: Selalu didihkan air buat bikin susu, jangan gunakan air dispenser atau air termos..karena bisa jadi tidak steril dalam penyimpanannya
@ID_AyahASI: @aimi_asi pernah survey mini, 90% baca cara buat susu di kaleng/kotak, tapi 85% mengaku ga ikutin itu pas bikin susu..
@ID_AyahASI: Takaran dan cara buat itu utk sesuaikan tingkat kekentalan yg bisa dicerna oleh usus bayi..jadi petunjuk pembuatannya diikutin yah
@ID_AyahASI: yg diperkotaan mgkn gampang, tapi gimana di pedesaan dan daerah bencana misalnya, akses air bersih dan steril kan susah..
@ID_AyahASI: Apalagi akses ke hati kamuu, semua cara udah mimin lakuin, tapi apa daya..mimin tak sanggup |*pelukmimin

v class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;">@ID_AyahASI: informasi ttg ASI di daerah ga sepadan dengan gencarnya iklan susu di TV, ga heran kalo mereka lebih percaya iklan TV

@ID_AyahASI: ASI dan menyusui hanya butuh niat,usaha,komitmen dan konsistensi dari ayah dan ibu..
@ID_AyahASI: Nyebarin lebih banyak informasi ttg ASI, bisa menyelamatkan banyak anak di Indonesia, yuk ah bantuin kampanye ASI *pupuran

Cacar Air dan ASI (Sharing dokter @as3pram)

@ID_AyahASI: Buat yg lagi cari tahu cacar air dan bayi ASI, silahkan check Kuliah paginya Mbak @as3pram sekarang.
@as3pram: Kayaknya lagi musim varicella/cacar air ya? Serta bagaimana hubungannya dengan busui?
@as3pram: Varicella disebabkan o/Varicella-zoster virus (VZV). Penularan via percikan ludah atau cairan dr lesi. Masa inkubasi 10-21 hari
@as3pram: Varicella sdh bisa ditularkan ke orang lain 24-48 jam SEBELUM lesi/plenting muncul. Itu sebabnya imunisasi jd penting bg yg blm terkena.
@as3pram: Bahkan bisa juga diberikan imunisasi pasca paparan segera jika terjadi kontak dg penderita varicella, sdgkan kita blm pernah terkena


@as3pram: Imunisasi ini aman diberikan pada ibu menyusui lho, tapi tidak bagi ibu hamil atau yg merencanakan hamil dlm 1 bulan ke depan.
@as3pram: Itu tadi pencegahannya. Lalu bagaimana jika ada ibu menyusui yg terkena varicella? Apa harus berhenti menyusui?
@as3pram: Dari buku Clinical Therapy in Breastfeeding Patients (2010) karangan Thomas W Hale dan Pamela Berens sebagai berikut:
@as3pram: Bayi yg lahir dr ibu dg varicella dlm 5 hari sblm – 48 jam ssdh kelahiran, perlu dpt Imunoglobulin Varicella u/cegah penularan (cont..)
@as3pram: (Cont…) Dan dipisahkan dr ibu dan bayi lainnya u/cegah penularan.
@as3pram: Ternyata, varicella pd ibu bukan kondisi yg mengharuskan menghentikan menyusui, jika lesi bs ditutup shg mencegah kontak.

ASI dan Berat Badan

@ID_AyahASI: Siaaang..kemaren sempet ada yang bahas antara ASI, Susu Formula dan Berat Badan..cerita dikit yah :)
@ID_AyahASI: Pasti ga sedikit orang tua yang mengukur kesehatan anaknya dengan berat badan,ya kan? #BB&ASI;
@ID_AyahASI: Ga sedikit orang tua yang punya pola pikir Anak Gemuk=Sehat dan Anak Kurus=Penyakitan,eh Ga Sehat #BB&ASI;
@ID_AyahASI: Ga sedikit juga orang yang punya pola pikir Anak Nangis=Laper dan Anak Diem=Kenyang #BB&ASI;


@ID_AyahASI: Apalagi banyak dokter anak yg nganjurin kasih Sufor buat naikin BB,tanpa indikasi medis,dan tanpa support ke ASI terlebih dahulu #BB&ASI;
@ID_AyahASI: Menurut @drtiwi,Berat Badan memang jd indikator paling baik utk liat kecukupan ASI, tapi… #BB&ASI;
@ID_AyahASI: Menurut @mimin,payudara kendor jadi indikator suami untuk terima istri apa adanya |MIMIIIIINN..apaseeeeh
@ID_AyahASI: Liat kecukupan ASI,ini bukan karena ASI ga cukup,bisa jadi krn pelekatan kita salah,jd bayi ga cukup dpt ASI #BB&ASI;
@ID_AyahASI: Pelekatan itu kira2 maksudnya peristiwa bayi menghisap puting ibu,kalo salah posisi atau cara,ASI bisa ga keluar #BB&ASI;
@ID_AyahASI: Atau karena keseringan kasih ASI perahan pake botol dot,mulut bayi jelas pemberi rangsang plg sempurna buat payudara #BB&ASI;
@ID_AyahASI: Jadi ga usah elu rangsang lagi pake jari2 nakal,mending kalo yg keluar ASI..keluar adek bayi lagi kan berabe #BB&ASI;
@ID_AyahASI: Belum lagi kalo resiko bingung puting..ada bnyk faktor dari diri si ibu thdp produksi ASI,psikologis pegang peranan penting #BB&ASI;
@ID_AyahASI: Tapi mimin yakin,elu mah ga bakal bingung puting..bingung pusing 7 keliling ga dikasih puting iyee #BB&ASI;
@ID_AyahASI: Siapa jg yg ga suka ngeliat bayi gemuk,pipi emplug dan paha berlipet..bikin gemes, ya ga? |kali liat mimin tembem, gemes ga? *sisiran
@ID_AyahASI: Apalagi ngeliat cewek sekseeh, pake bikini, sambil nyanyi dan nari di pinggir kali ye sooob *TOSSS! #BB&ASI;
@ID_AyahASI: Tapi apa iyah cuma gemuk yg jadi indikator kesehatan buat anak kita? Obesitas dibawa dari kecil loh #BB&ASI;
@ID_AyahASI: Anak2 yg dikasih sufor emang lebih cepet naik berat badannya dibanding anak ASI #BB&ASI;
@ID_AyahASI: Anak ASI cenderung lbh lambat kenaikan BB dalam 3-4 bln dibanding anak sufor, dan ini NORMAL pemirsaa #BB&ASI;
@ID_AyahASI: Dalam beberapa kasus ada juga anak ASI yang cepet gemuk dan bisa overweight, biasanya karena ASI-nya lebih banyak mengandung lemak #BB&ASI;
@ID_AyahASI: Menyusui adalah cara memberi makan yang paling normal, alami, dan tepat secara fisiologis bagi bayi dan balita #BB&ASI;
@ID_AyahASI: Sementara sisiran adalah cara yang sangat normal bagi mimin biar tetap terlihat imut..*dudududu *siap2digamparsetemlen #BB&ASI;
@ID_AyahASI: Dr.Katherine dlm situs MayoClinic sbutkan kl BB anak sufor krn kelebihan retensi air&komposisi; lemak tubuh yg bbeda dibandingkan ASI #BB&ASI;
@ID_AyahASI: Berbagai penelitian menunjukkan bayi yang mengonsumsi ASI dapat mengatur asupan kalori sesuai dengan kebutuhannya masing-masing #BB&ASI;
@ID_AyahASI: Para peneliti percaya, susu yg diperkaya protein dan nutrisi lainnya mengandung lebih banyak kalori dan memicu pertumbuhan BB #BB&ASI;
@ID_AyahASI: Lemak bayi naik hingga 22-38% jk konsumsi susu yg DIPERKAYA protein, vitamin, dan berbagai nutrisi lainnya #BB&ASI;
@ID_AyahASI: Kok DIPERKAYA? Yeah menurut loo..berarti banyak yang MISKIN di dalam sufor bukan? #BB&ASI;
@ID_AyahASI: 20% orang dewasa yg menderita obesitas disebabkan kelebihan nutrisi/ memiliki BB berlebih ketika masih bayi #BB&ASI;
@ID_AyahASI: Dan 100% cinta mimin udah buat istri dan anak, maap yah, tapi mimin ga bisa kelain hati #eaaaa *sisiran
@ID_AyahASI: menurut ahli gizi UI, pak Susianto, kandungan gizi dalam susu formula seringkali tidak stabil karena adanya perubahan suhu #BB&ASI;
@ID_AyahASI: Maklum, biasanya, kandungan DHA dan AA dlm susu formula diambil dari ikan..spt yg mimin blg, mending beli ikan di tukang sayur kan? #BB&ASI;
@ID_AyahASI: Kelebihan utama ASI lainnya yang tak dimiliki oleh susu lainnya adalah zat imunologik yg artinya Zat Anti Infeksi #BB&ASI;
@ID_AyahASI: Jadi ga usah takut anaknya dibilang kurus atau kegemukan..selagi masih ASI Eksklusif, santai aja cuuy :)

Relaktasi (Sharing @dilla_mariam)

@dilla_mariam: Min boleh share masa2 #relaktasi eyke dlu yah….mulai #relaktasi waktu baby jalan 3 bln..
@dilla_mariam: 1.Dlu lahiran SC maju 2mgg krn gw Hughes Syndrome darah kental banget.Pas post SC IMD cm 5mnt, ga ASI nakes ga dukung :(
@dilla_mariam: 2.Infus kanan-kiri.ASI ga kluar2 cm netes,bayi kuning.RS kasi prelakteal glukosa ga ijin. Anjuran sufor menggoda.Gw nyerah
@dilla_mariam: 3.Pulang dibekelin sufor+gimmick menarik dr sponsor.Dikasi pk dot pula.Sampe rmh baby mulai binun puting, ASI netes doank


@dilla_mariam: 4.Gw nenenin terus tp baby stlh nyusu msh nangis, tmbh sufor deh. Iiihhh gw + @ervin_amouzegar buta ASI bgt wkt itu
@dilla_mariam: 5.Suatu hr ada artikel yg bkin gw “tertampar” » Ibu mengadopsi anak berhasil menyusui tanpa didahului kehamilan. Kok bisa?
@dilla_mariam 5.Suatu hr ada artikel yg bkin gw “tertampar” » Ibu mengadopsi anak berhasil menyusui tanpa didahului kehamilan. Kok bisa?
@dilla_mariam 6.Mlai cari tau ttg ASI, dikenalin tmen ke @aimi_asi mlai bongkar textbook FK baca lg ttg anatomi+faal payudara/hormon
@dilla_mariam 7.Dgn dukungan suami,pelan2 #relaktasi (saat itu hampir full sufor).TEKAD+NEKAD! Breastpumppun dipake lg stlh smpt pensiun
@dilla_mariam 8.Seharian kerjaan gw cm nenenin+pump. Walo baby males2an krn binun puting tetep gw sodorin. Saat itu msh campur sufor
@dilla_mariam 9.Nenen-pump nenen-pump, pompa cm dpt basahin pantat botol doank tp gw ga pts asa, yakin klo ASI tuh “supply-demand”
@dilla_mariam 10.Alhmdlh baby mo nenen.Pompa hslnya msh menyedihkan: 5cc-10cc-20cc.Kdg pump/nenen sambil disuapin.Tp pelan2 sufor bkurang
@dilla_mariam 11.Lama2 rutinitas itu membuahkan hasil.1xpump dpt 60cc gw jingkrak2.Pas piala dunia nemenin hubby smbl pump eh tmbh deres!
@dilla_mariam 12.Berkat wawasan ASI ckup gw jd bs memanage ASI gw.Pelan2 lepas sufor.Ga kerasa the power of #relaktasi bisa 19bln ngASI
@dilla_mariam 13.Sapapun bs #relaktasi jgn mrasa tpojok krn gagal, jstru qta hrs bangkit.Tuhan udh karuniai tbh wanita utk siap menyusui
@ID_AyahASI: Thanks dok ;-) RT @dilla_mariam Sekian share panjang bin lebay ini, smoga jd inspirasi emak-babeh yg bjuang ngASI. Salam ASI

Inisiasi Menyusu Dini

[youtube=http://www.youtube.com/watch?v=Fl8GaEPOW3Q]
@ID_AyahASI: Eh buat yg istrinya pada mau melahirkan bentar lagi, mimin ceritain tentang IMD yah..penting nih! #IMD
@ID_AyahASI: IMD adalah kepanjangan dari Inisiasi Menyusu Dini, sementara IMK adalah Iiiih Mimin Koplaaak #IMD
@ID_AyahASI: Jangan biarkan suami yang merangkak didada istri..kamar bersalin kaleeee, lu pikir hotel! #IMD
@ID_AyahASI: Jangan biarkan suami yang merangkak didada istri..kamar bersalin kaleeee, lu pikir hotel! #IMD


@ID_AyahASI: Jadi begitu keluar,bayi JANGAN langsung di mandiin,disabunin,dikeramasin,dicreambath,meni-pedi dan..|MIMIIN pokuusss ah! #IMD
@ID_AyahASI: Se-alami seorang ibu yang langsung ngelirik branded items begitu ada sale, dan se-alami wajah mimin ini *pose #IMD
@ID_AyahASI: Itu kenapa disekitar puting ibu biasanya warna kulitnya lebih gelap dibanding sebelum hamil,bahkan perut membesar |Plak! Kan hamil min #IMD
@ID_AyahASI: Pas lahir kan si bayi belum bisa jelas pandangan matanya, nah puting ibu yg gelap jd petunjuk arah.. #IMD
@ID_AyahASI: Jago yah, itu juga kenapa kita masih bisa berasyik masyuk didalam kegelapaan..Mimiin apaseeeehh #IMD
@ID_AyahASI: Manfaat IMD adalah skin2skin contact,jd ga usah takut bayi kedinginan,krn kulit ibu jadi thermoregulator sob #IMD
@ID_AyahASI: Cieee mimin gaya pake istilah kedokteraan..ulangi min, apaaa min T H E R M O R E G U L A T O R dibaca termosgulakotooorrr!
@ID_AyahASI: Tubuh kita secara alami akan menghangat begitu dikulit terasa dingin,jadi suhu tubuh akan tetap stabil #IMD
@ID_AyahASI: Itu kenapa kalo udara dingin, tubuh kita menggigil, tubuh pada saat itu sebenarnya mencari suhu stabil #IMD
@ID_AyahASI: Nah begitu tubuh bayi nempel dikulit ibu,tubuh ibu akan menghantarkan panas..#IMD
@ID_AyahASI: Ga percaya? Coba aja anak lu tidur di dada lu..pasti lu lgsg berasa hangat, atau mau coba sama mimin |*bukacelana #ehkokcelana #IMD
@ID_AyahASI: Skin2skin contact juga bikin bayi lu relax stlh melahirkan,sambil elu istirahat setelah digamparin istri pas ngeden! #IMD
@ID_AyahASI: Lagian sih lu aneh,udah tau ngeden sakit,kok disuruh tenang dan sabar! |*elus tanda merah dipipi bekas gamparan melahirkan #IMD
@ID_AyahASI: Yg amazing,bakteri dikulit ibu,bila tertelan sama bayi ternyata akan berkoloni dan melindungi usus bayi sob #IMD
@ID_AyahASI: Gesekan kaki bayi pada saat merangkak ternyata membantu utk stop pendaharan setelah melahirkan #IMD
@ID_AyahASI: Remasan tangan bayi dan jilatannya di puting ibu merangsang produksi hormon oksitosin..lu ga usah ikut meremaaaaasss bloon! Anak lu aja #IMD
@ID_AyahASI: IMD juga mengatur tingkat kadar gula dlm darah dan biokimia lainnya dalam tubuh bayi..Hal ini mempercepat keluarga meconium #IMD
@ID_AyahASI: Eh kok keluarga..maksudnya mempercepat keluarnya Meconium,yaitu kotoran bayi yg pertama keluar akibat meminum air ketuban #IMD
@ID_AyahASI: Elu sob,cukup jagain si bayi biar ga jatuh..doi aman kok, nah buat yg muslim bisa sambil adzanin deh #IMD
@ID_AyahASI: IMD adalah bentuk komunikasi pertama antara bayi, ibu dan elu sob..manis yah #IMD
@ID_AyahASI: Duh,kok mimin terharu begini..Dada manaaa dadaaaaa! | Min, ada juga bahu kali buat bersandar,kesempatan aja luuu.. #IMD
@ID_AyahASI: IMD ini minimal 60menit lah,ga harus sampe ke puting,karena inti sebenarnya adalah lebih ke skin2skin contactnya #IMD
@ID_AyahASI: Waktu 60menit ini jg yg kadang jadi alasan dokter,bidan dan suster utk males kasih layanan IMD, atau biasanya alasan apalagi sih? #IMD
@ID_AyahASI: Padalah pemerintah udah menjalankan program ini untuk dilaksanakan, eh kok masih ada juga yg ga mau kasih #IMD
@ID_AyahASI: Jadi,pastikan elu cari RS/Rumah Bersalin yg bisa kasih layanan ini,kalo ga bisa? Mending pindah #IMD
@ID_AyahASI: Kalo ada RS yg ga kasih IMD..Bilang sama mereka, Yo Rumah Sakit dan Dokter, Elooh-Guweehh-ENDDDD! Yuuk bye-byeee..#IMD
@ID_AyahASI: Ga usah ragu sama IMD,lu bisa cari banyak testimoni di internet..pollower mimin jg pasti punya cerita kan? #IMD
yle="margin-bottom: 0.0001pt;">
@ID_AyahASI: Oh iya, setau mimin yang lahiran cesar pun bisa melakukan IMD ini,pastiin aja sama dokternya yah #IMD
@ID_AyahASI: Jangan coba-coba latihan IMD pas HAMIL! Koplak aja lu pada! Langsung praktek aja pas lahiran, gampang kok #IMD
@ID_AyahASI: Kira-kira gitu, monggo yg dokter,KL dan yg udah pernah sukses IMD bisa di share..#IMD

Weaning With Love (Sharing Admin 6)

@ID_AyahASI: Mimin yang lain anteng dulu ya. Gue mau share pengalaman weaning with love sama istri. Diem baik2 loe semua di pojokan ya min!
@ID_AyahASI: Kunci dari weaning with love (#wwl) kayaknya cuma dua : komunikasi dan konsistensi. Anak dibawah 2 thn udah ngerti omongan ortunya
@ID_AyahASI: Di #wwl, istri lebih banyak berperan. Gue sih cuma support dan jaga konsistensi. Kadang2 istri sampe gak tega, tapi kt liat tujuan bareng2.
@ID_AyahASI: Gue suka ingetin gue kalo mo tidur “eh kalo udah 2 tahun, udah gede loh, jangan nenen lagi ya nak”. Anak ngerti walau ngambek #wwl


@ID_AyahASI: Kita udah kondisioning (bukan kondisiner yaa) dari jauh-jauh hari. Tiap hari gue ama istri ingetin anak kita #wwl
@ID_AyahASI: Reminder dikencengin frekuensinya. Beberapa hr menjelang birthday, anak gue bilang “ade kan udah gede, nggak nenen lagi.”YES #wwl
@ID_AyahASI: tibalah malam yang ditunggu2. Siangnya ulang tahun, malamnya ngingetin kalau skarang anak udah gede. Ada drama dikit sih #wwl
@ID_AyahASI: Istri hampir nyerah krn kecapean, tapi gue ingetin kalo kita berdua kudu kasih pesen yang konsisten. #wwl
@ID_AyahASI: Anak rewel bgt akhirnya ada proses nego. Gw bilang “pegang nenen aja ya”. Dia ngangguk trus pegang2 *itu kan jatah gue jugaaa #eh #wwl
@ID_AyahASI: kalo gak salah dua hari kemudian anak gue gak nenen lagi, walau masih grepe2 punya ibunya *giliran gue kapaan? #eh #wwl
@ID_AyahASI: so gitu deh sob cerita gue ttg #wwl. skali lagi yg penting konsisten ama komunikasi.
@ID_AyahASI: @irawatib tips #wwl : pake kalimat positif. “kakak sdh besar,anak besar kl minum pakai gelas” hindari melarang..makin ‘jadi’ kl dilarang:)

Tongue Tie (Sharing @Farrah_Rizwan)

eh ini temen mimin mau sharing seputar tongue tie yah…pada tau ga lu? simak ya sob
RT @Farrah_Rizwan: *sharing pengalaman yah min, seputar tongue tie* (?ˆ?ˆ?)
RT @Farrah_Rizwan: Selain pelekatan yg salah, penyebab puting lecet bisa disebabkan jg krn tali lidah bayi pendek (tongue tie/ankyloglossia)
RT @Farrah_Rizwan: Selain pelekatan yg salah, penyebab puting lecet bisa disebabkan jg krn tali lidah bayi pendek (tongue tie/ankyloglossia)


RT @Farrah_Rizwan: yg pendek, shg gerakan lidah mjd terbatas, dan proses menyusui terganggu.
RT @Farrah_Rizwan: Ciri2’nya>ujung lidah berbentuk hati saat dijulurkan dan bila bayi menjulurkan lidah maka pjg lidah’nya tdk melewati gusi
RT @Farrah_Rizwan: Bagaimana penanganan bayi yg mempunyai tali lidah pendek?
RT @Farrah_Rizwan: Bayi yg memiliki tali lidah pendek tdk semuanya memerlukan tindakan.
RT @Farrah_Rizwan: Apabila bayi msh dpt menetek dgn baik dan tdk ada keluhan dr ibu
RT @Farrah_Rizwan: dan berat badan bayi naik dgn baik, tdk perlu tindakan. Namun, apabila mengganggu proses menyusui,ibu merasa kesakitan
RT @Farrah_Rizwan: atau berat bayi tdk bertambah, maka perlu dilakukan pemotongan tali lidah (frenulum bayi).
RT @Farrah_Rizwan: Bayi di bawah usia 4 bln tdl perlu pembiusan. Saat tali lidah dipotong, perdarahan yg terjadi sgt sedikit.
RT @Farrah_Rizwan: Konsultasikan dgn dokter untuk tindakan ini. *Itu yg pernah saya alami, dan anak saya pun sempat dilakukan tindakan tsb*
RT @Farrah_Rizwan: Setelah tindakan tsb, payudara bebas dari lecet & sakit, BB bayi naik drastis&menyusui; jg jd sgt menyenangkan.. (?ˆ?ˆ?)
@ID_AyahASI: Makasih salam buat si kecil yah :D RT @Farrah_Rizwan: Maaf yaaah mimin, kepanjangan sharing’nya.. CMIIW yaaa..

Puting Lecet

 

@ID_AyahASI: yuhuu..mimin mau kasih tips seputar puting lecet nih..para dokter dan konselor laktasi yg pollow mimin kasih masukan kalo mimin salah yah

 

@ID_AyahASI: Sakit pada puting umumnya disebabkan kurang sempurnanya pelekatan mulut bayi ke payudara ibu..

 

@ID_AyahASI: Sebaiknya ibu segera memperbaiki teknik pelekatan agar lecet tidak berkepanjangan dan bayi tetap dapat ASI dalam jumlah cukup..

 

@ID_AyahASI: Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi sakit/lecet pada puting antara lain:

(more…)

Apa itu Breast Pad?

@ID_AyahASI: Min,ICONIA keluaran mana? ACER, kalo Galaxy Tab? SAMSUNG, kalo iPad? ya APPLE lah…nah kalo Breast Pad min? HAAAA! Breast Pad?

 

@ID_AyahASI: sob, loe boleh gaul kemana-mana bawa iPad, tapi jangan sampe elu ga tau sama yang namanya Breast Pad..

 

@ID_AyahASI: Breast Pad hadir jauh sblm iPad, entah sekarang sudah versi yang keberapa..ah andaikan mimin terlahir sebagai Breast Pad | Mimiin FOKUS!

 

@ID_AyahASI: Breast Pad itu semacam bantalan yg dapat menyerap ASI yg berlebihan. ASI suka keluar sendiri,nah Breast Pad ini yg berfungsi menyerap
@ID_AyahASI: Jadi ASI enggak ngebasahin baju istri kita, kalo elu ada masalah dgn kelebihan keringet di sekitar tetek boleh juga kalo mau make..

 

@ID_AyahASI: Breast Pad biasanya dilengkapi dgn semacam perekat agar tidak bergeser saat dikenakan pada bra..

 

@ID_AyahASI: Ada jenis Breast Pad yang sekali pakai, seperti pembalut. Tapi ada juga yang bisa digunakan berulang, tp musti rajin nyuci..

 

@ID_AyahASI: Breast Pad nyaaa…bukan Breast-nya yang lu cuci…| Mimiiiiin, pokuuusss! | whoosssaaaa…

 

@ID_AyahASI: Elu bisa beli di semua toko peralatan bayi, jangan harap bisa nemuin yang bisa WiFi atau 3G, karena cuma ada 1 versi

Tetek a.k.a Payudara Kendor

 

eh mimin mau RT bahasan temen mimin nih, tentang Tetek Kendor! dari @blogdokter..simak yah

 

@blogdokter: 1. Menyusui tidak akan membuat payudara kendor demikian menurut beberapa studi terakhir. #TwitKes

 

@blogdokter: 2. Saat hamil, tarikan pd ligamen penyokong payudara akibat payudara yg membesar. Tarikan ini mmbuat payudara kendor. #TwitKes

 

@blogdokter: 3. Jadi, payudara tetap akan kendor saat anda hamil dengan atau tanpa menyusui anak. #TwitKes

 

 

@blogdokter: 4. Selain hamil, payudara kendor juga disebabkan oleh merokok dan penuaan (berkurangnya elastisitas kulit) dn kegemukan. #TwitKes

 

@blogdokter: 5. Ingat ASI adalah nutrisi terbaik utk bayi. Jgn sampai karena takut payudara kendor anda tdk mmberi ASI utk bayi anda. #TwitKes

 

@ID_AyahASI: 6. Payudara kendor juga menjadi salah satu indikator apakah suami anda menerima anda apa adanya #TwitKes |

 

@ID_AyahASI: 7. Suami harusnya juga turut menyumbang sejumlah dana untuk perawatan payudara agar paling tidak enggak terlalu kendor..

 

@ID_AyahASI: 8. Jangan cuma mau kencengnya aja lu sob, tapi ga mau biayai perawatan…can i get aamiin for that? | qiqiqiqiq *semogaistrimimingabaca

Hubungan Seks dan Produksi ASI

@ID_AyahASI: eh sob, udah agak maleman nih..malem jumat pula, lagi ga pada galau kan

 

@ID_AyahASI: gue mau kasih bocoran sob..elu bisa seneng, istri lu seneng, anak apalagi..

 

@ID_AyahASI: eh, ini kenapa mimin yang jadi deg-degan yah..gini sob, gue punya rahasia yang seru banget

 

@ID_AyahASI: ini pokoknya mempermudah kita sebagai AyahASI..dukungan yang sederhana tapi menyenangkan

 

@ID_AyahASI: *berbisik* hubungan seks ternyata bisa meningkatkan produksi ASI sob..

(more…)

Surat untuk Oza, si Sarjana ASIX

#ayahASI, juara hati!

Usiamu menginjak 6 bulan saat Ramadhan datang. Ratusan hari kemarin Kamu hanya bergantung padaku, untuk melepas dahaga dan menuntaskan laparmu. ASI. Cairan ajaib yang menumbuhkan tubuhmu, mengobati sakitmu dan menentramkan hatiku.

Mari sayang, kita berterima kasih kepada Sang Maha Pencipta, yang telah mencipta dan mencukupimu dengan makanan terlezat dan terhebat didunia. Kamu tahu, betapa canggihnya proses pembuatan makananmu yang diolah oleh mesin dalam tubuhku? Mesin itu bekerja dengan bahan bakar semangat dan keikhlasan hingga keluar menjadi tetesan yang membentuk sel demi sel dalam tubuhmu.

Formula rahasia yang tidak bisa ditiru oleh tangan manusia. Produk susu terhebat sepanjang zaman. Bahkan Nabi kita pun meminum cairan yang sama. Air Susu Ibu. Dibuat Ekslusif khusus untukmu. Dan tahukah kamu, siapa orang yang berperan besar dalam pemberian asi ekslusifmu ? Ayah!

#ayahASI saling berbagi

Ayah memang tidak seperti aku yang ada terus menerus bersamamu. Tapi Ayahlah orang pertama yang menyambutmu saat kamu melihat dunia dan merangkak didadaku. Sabar ia menanti gerakmu untuk menyusu. Sambil ia lantunkan adzan ditelingamu dengan khusyuk.

Malam kami tak lagi sama. Suara tangismu pecah saat mata belum lagi terpejam. Saat lelah menyergap dari segala penjuru, godaan seakan menyerbu. Botol-botol itu seperti menanti untuk mengganti. Tapi ayah menjadi juru bicara , dengan lantang ia katakan bahwa kamu hanya akan minum susu, dari aku. Banyak tatapan ragu, tapi ia tetap menatapku untuk maju.

Masih lekat dalam ingatanku, bagaimana ia menumpuk bantal agar kau nyaman dipangkuanku. Agar punggungku tidak pegal dan kita berdua bisa menikmati waktu kita dengan menyenangkan. Saat lelah  mulai hinggap, ayahmu dengan lembut mengusap punggungku. Menawarkan ini dan itu. Ayah memang tidak bisa menyusui seperti yang aku lakukan, tapi dia menciptakan kenyamanan agar kita berdua bisa bermesraan hingga kamu tersenyum kenyang.

Saat ayah menemani kontrol

Saat senyum dan tenagaku menipis karena meringis, ia memberiku kekuatan dengan pelukannya. Pelukan terhangat yang penuh semangat.. agar yang terbaik ini tidak cepat tamat.

Dukungan dari ayah bukan slogan. Dia benar-benar memberikan fasilitas untuk kita berdua menikmati masa-masa bulan madu bersama asi. Pilihannya selalu memiliki label terbaik. Saat orang lain ribut tentang berat badanmu, ia memandangku agar tak usah ragu. Pilihan asupanmu, sudah nomer satu..

Lucu melihatnya pulang menenteng barang belanjaan yang semua isinya  keperluan kita, keperluan kamu dan aku. Keperluan menyusui. Aku masih ingat binar antusias matanya kala ia bercerita  telah mendatangi toko demi toko di pusat grosir. Tak ada gengsi , ia melakukannya dengan penuh kesadaran dan cinta, membekali dan mendukung dengan perlengkapan perang untuk perjalanan ekslusif kita. Semua terbaik dari yang ada. Ia Bertanya, membaca, mendengar, kami berdua belajar bersama tentang merawatmu.

Dari kubikel kantornya, dia tak pernah luput untuk mencurahkan perhatiannya pada kita. Perhatian. Ah,ya! Rasanya Itu lebih besar dari perhatian, lebih luas dari cinta. Perhatian itu kasta tertinggi dari memberi,Nak .. Didalamnya ada semangat,doa, energi, dan semua tercurah untukmu, dan aku.

Oza, si sarjana ASIX

Hanya untuk makananmu saja ayah tak ribut tentang komposisi. Meski tak ada label tertempel, tapi ia tahu benar komposisi makananmu ini adalah terbaik. Tiap tetesnya terbuat dari doa dan cinta yang segar. Tetesan yang akan menumbuhkan jutaan sel unggul dalam tubuhmu. Tidak ada yang sehebat ini, sayang ..

Ayah mungkin tidak piawai memandikanmu, mengganti popok , dan hal-hal yang biasa aku lakukan untukmu. Tapi, ia melakukan semua hal yang membuatku kuat dan bersemangat untuk memberikan hakmu sampai tamat.

Ia selalu ada membesarkan hatiku. Memberiku selamat saat melihatmu tumbuh sehat. Hari ini selamat itu bukan hanya untukmu, si sarjana ASIX. Tapi, untuk dia . Ayah hebat yang selalu penuh semangat..

Terima kasih Ayah, atas segala yang terbaik . Ini kesuksesan kita bersama. Penuh kASIh dari kami, untuk ayah ASI..

21 Agustus 2011,

Peluk cium,
Bunda

*Cerita ini dari blog www.kotakadenita.com | Yuli Anita yang dikenal Adenita, istri dari Rahmat Agung Priambodo, seorang ibu dan penulis. Novel pertamanya “9 Matahari” yang membuatnya masuk nominasi Penulis Muda Berbakat di Khatulistiwa Literary 2009.

Dear Dads, We Play a Key Role in Breastfeeding, for Sure!

[youtube=http://www.youtube.com/watch?v=HOWu7y_z1TI?f=user_uploads]

Let’s start with a problem. The biggest problem with becoming a dad these days; besides the stinging realization that we’re not the center of the known universe of parenting stuff, is that no one tells us how to do it.


We’re not like women, who seem to be in a lifelong training course for motherhood and who have a vast mommy-industrial complex of books and shows and magazines and expert friends at their disposal. The only experience we’ve had with fatherhood was through our own fathers – which, if we haven’t noticed, ain’t exactly the model for how things work anymore.



In facts, in the intervening years, mom-and-dad lines have blurred. Our participation in the daily life of your child is no longer merely interesting, it is required. We’re expected to know everything.


In the other side of the problem, many dads feel left out when it comes to breastfeeding; one of the most important thing in the first two years of the baby’s life. We can’t feed the baby ourselves and we envy the closeness the mother and baby share when nursing.


But, though we may not realize it, fathers play a key role in breastfeeding, for sure. Our support often makes the difference in whether a woman sticks with nursing and succeeds or gives up before she really learns how. Especially, through the sometimes-rocky first days and weeks of nursing process.


Now, let’s start with the simple one: the best thing we can do (dads) is just be willing to support breastfeeding.



How do? I do understand all the way, it seems hard for many dads when it comes left out feeling in the first days and weeks of the baby’s life. But, you know what? That’s the best time to jump in and learn how to do other things that we’d never imagine before. In my short experiences, we could sing to our babies or carry them in a snuggly pouch, learn how to give them a sponge bath, or even get the baby and change a diaper before handing the hungry bundle to the mother.


I do encourage all of dads to shout the voices of breastfeeding support. We could learn together, share the knowledge, because the learning process is never ever stop; and we couldn’t just get enough of it. If, books, magazines, and all the mainstream media do not take this as a sexy issue, then we have to figure out ourselves; for a good cause, for our beloved kids, in the name of fatherhood.


* Video di atas adalah Iklan Layanan Masyarakat AIMI (Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia) ASI yang diluncurkan untuk menebar pesan bahwa peranan ayah sangat penting dalam proses dan keberhasilan menyusui.

Riset Itu Penting!

Banyak hal yang saya dan istri diskusikan selama kami bersama, sejak masih berpacaran. Mulai dari urusan agama, politik, sampai beragam hal yang kami inginkan dalam hidup saat itu, kini, dan nanti. Secara umum, kami sebagai pasangan, tidak tergolong sepasang pria dan perempuan yang ambisius. Istri saya, ketika masih kuliah dulu, punya cita-cita sangat sederhana: ia ingin berkantor di ruangan dengan fasilitas air conditioning (AC); begitu sederhananya, hingga saya jatuh cinta setengah mati padanya.

Belakangan cita-cita sederhana yang mencuri hati saya itu berubah. Ia ingin buka warung yang berlokasi di Sekolah Dasar (SD) Negeri! Kenapa? Karena ia pikir bisa ngasih utang kepada si anak-anak SD itu. Isn’t she’s great?

Saya sendiri tidak punya cita-cita yang terlampau jauh; hanya satu hal yang cukup ambisius saya pikirkan, yaitu mengumpulkan uang sebanyak-banyaknya untuk menonton World Cup atau Euro Cup secara langsung! Walaupun, belakangan saya mulai merevisi keinginan itu, dan mengalihkannya ke rencana membuka kafe atau bahkan bermalas-malasan sembari membaca buku seharian.

Sepotong kisah tentang istri saya yang tidak njelimet dan sederhana, serta saya yang juga tidak berbeda jauh, mungkin terkesan tidak penting; namun, hal ini yang menjadi landasan kami memberi nama putri pertama kami, Jaseena; bahasa Arab yang berarti berhati baik. Kenapa? Karena kami tidak minta banyak hal dan berlebihan, kami hanya berharap anak kami punya hati yang baik. Kami percaya, hati yang bersih dan baik merupakan modal utama seseorang bahagia dalam jalur hidup pilihannya.

Nama tenganya adalah Akiela yang berarti cerdas. Hati yang baik akan lebih lengkap jika ia tumbuh menjadi manusia yang cerdas, tahu apa yang dia lakukan, konsekuensi, dan bertanggungjawab. Karena kami sadar tidak selamanya ada untuknya, dua hal itu saja, sudah membuat kami cukup tenang.

Sementara itu, lepas dari harapan kami pun berniat berusaha sekuat tenaga memberikan yang terbaik untuk anak kami, sejak ia lahir. Bagian ini adalah tanggungjawab dan kewajiban kami sebagai orangtua. Saya dan istri sepakat melabelkan diri sebagai orangtua “garis keras”.

Sesaat setelah saya mengetahui istri saya positif hamil, dan usianya sudah dua minggu, saya senang bukan kepalang! Namun, sejenak kemudian saya langsung berpikir bahwa saya sama sekali tidak mengetahui, apa yang harus dilakukan dan saya persiapkan selama masa kehamilan? Saat itu, saya mulai menjaring berbagai informasi, dan melakukan riset pribadi tentang hal-hal yang berkaitan dengan masa kehamilan dan kelahiran.

Seiring dengan masa saya mengumpulkan berbagai informasi yang saya dan istri butuhkan, saya pun menemukan bahwa komersialisasi bidang kesehatan di Indonesia berada di titik yang menyedihkan. Pemerintah, bahkan seperti menutup mata dari beragam isu kesehatan publik. Maka, saya pun berkomitmen untuk mendukung istri menjalani proses kehamilan hingga persalinan sealamiah mungkin, dan menjadi konsumen kesehatan yang bertanggungjawab.

Saya mulai proses riset dengan bergabung ke beberapa komunitas kesehatan dan mulai belajar tenang hal-hal disekitarnya, termasuk tentang Inisiasi Menyusui Dini (IMD), dan pentingnya pemberian Air Susu Ibu (ASI). Kami percaya dan sepakat proses IMD selama melahirkan dan pemberian ASI setelah melahirkan adalah hal yang sangat penting dalam bagian usaha kami untuk membesarkan anak dengan cara terbaik. Hal itulah yang menjadi pertimbangan kami dalam memilih dokter kandungan dan juga rumah sakit untuk tempat melahirkan anak kami.

Setelah sempat pindah dokter, sampai berkunjung ke beberapa rumah sakit, saya dan istri sepakat untuk mendarat di rumah sakit St. Carolus, dengan bantuan dr. Ekarini. Meskipun rumah sakit itu terkesan spooky dan kerap memancing bulu kuduk berdiri karena merupakan salah satu rumah sakit tertua di Jakarta; namun rumah sakit itu punya sederet suster sekaligus bidan yang sabar menjelaskan tentang prosedur IMD dan kebijakan rawat gabung.

Tak hanya itu, mereka pun mengajarkan calon orangtua mengganti popok, memandikan, sampai menepuk-nepuk bayi setelah menyusui. Para bidan ini menekankan pentingnya proses bonding secepat mungkin antara orangtua dan anaknya.

Selain bergabung dalam komunitas kesehatan hingga shopping rumah sakit, saya juga mengandalkan internet untuk mengumpulkan informasi. Mulai dari browsing, sampai menyambangi berbagai forum dan mailing-list. Biasanya mudah ditemui beragam cerita pengalaman melahirkan dan hal-hal lain yang terjadi di seputar prosesnya. Sebelum hunting rumah sakit, saya juga mencari paket keterangan lengkap, dari rumah sakit yang pro ASI, sampai dokter yang ideal berdasarkan pengalaman, umur, bahkan jenis kelaminnya; sebelum kemudian menemui si dokter dan memutuskan pilihan.

Beberapa pertanyaan saya siapkan untuk memastikan kami menemui dokter yang tepat. Kami memastikan si dokter pro proses kelahiran normal, memintanya menjelaskan: pada kondisi apa kami harus mengambil prosedur operasi Caesar? Serta alternatifnya; semua kami sudah siapkan bekal jawaban dari riset di internet sebagai bahan perbandingan dengan keterangan si dokter.

Intinya, ketika berhadapan dengan dokter sebaiknya jangan sungkan atau malu bertanya. Kita ini penikmat jasa yang berhak mengajukan pertanyaan apapun yang relevan. Pernyataan dokter itu pun bisa kita catat dan riset ulang untuk memastikan validitasnya; apakah dokter sudah memberikan jawaban yang benar dan masuk akal? Selebihnya tinggal faktor kenyamanan dan kepercayaan atas dokter tersebut. Dua hal terakhir ini pun tak kalah penting.

Setelah proses panjang, akhirnya tiba waktunya kelahiran putri pertama kami; setelah istri saya berjuang sejak pukul empat sore, hingga nyaris pukul satu dini hari berikutnya, anak kami lahir dengan sehat sempurna dengan proses normal. Perjuangan istri saya yang luar biasa sekaligus menegangkan membuat saya membatin, bahwa pelajaran utama untuk kelak saya mendidik anak saya adalah: hormati ibumu nak!

Sesaat setelah lahir, anak kami langsung diletakkan di perut ibunya untuk menjalani proses IMD, sembari saya membisikkan kalimat-kalimat Adzan di telinganya. Kebahagian kami memuncak ketika putri kami menemukan puting ibunya dan mulai menyusui untuk pertama kalinya. Meskipun anak kami sempat dapat diagnosa kuning sehingga perlu disinar dan tinggal lebih lama di rumah sakit, dan istri saya sempat operasi karena ada pendarahan dalam akibat proses persalinan; selebihnya prosesnya relatif lancar hingga kami pulang ke rumah sebagai keluarga yang lengkap.

Istri saya menyusui dengan lancar sampai tiba waktunya ia kembali bekerja. Stok ASI perah (ASIP) yang sudah ditabung selama masa cuti pun siap tanpa hambatan. Meskipun demikian, satu bulan pertama kelahiran anak pertama kami benar-benar jadi ujian untuk kami. Istri saya bangun nyaris setiap tiga jam di malam hari untuk menyusui, dan saya ikut bangun untuk membantu mengganti popok dan menemani istri di saat ia menyusui Jaseena.

Ketika itu, mungkin kami merasa sangat lelah, tapi sekarang, sungguh saya merindukan masa-masa itu. Masa ketika putri kecil saya tidur dipelukan saya setelah saya sendawakan dia. Holding her at that moment is the best feeling I ever had.

Saat istri saya kembali bekerja, peralatan ASIP pun disiapkan untuk digunakan oleh mbak Inem yang membantu kami merawat Jaseena selama istri saya bekerja. Mbak Inem sudah dilatih untuk memberikan anak kami ASIP dengan soft-cup. Sebelumnya, kami sempat mencoba memberikan anak kami ASIP dengan sendok
, ternyata ia tidak cukup sabar menunggu jeda di antara setiap sendokan ASI, tangisnya pun semakin menjadi. Ternyata soft-cup adalah solusi, hingga anak kami tak perlu menunggu setiap sendokan. Alhamdulillah, semua berjalan lancar.

Seiring waktu muncul “diskusi” antara saya dan istri, terutama dari istri saya yang mempertimbangkan untuk berhenti bekerja karena merasakan penurunan keterikatan dengan si anak. Ia khawatir, jika terus bekerja akan kehilangan masa-masa bonding yang sedang kental terbentuk; padahal ketika itu istri saya memiliki karier yang bagus.

Namun, kembali ke kisah di awal cerita ini, bahwa kami bukan pasangan yang muluk-muluk. Artinya, kami tidak perlu ambisius mencari uang berlebihan, karena yang terpenting adalah cukup menghidupi sekeluarga dengan layak. Jika istri saya memang ingin berhenti, saya mendukungnya. Maka, ketika itu, keputusan ada di tangan istri saya.

Saat istri saya positif berhenti bekerja, saya mendukungnya, bahwa terus terang saya senang karena ia mau menjadi full time-mom. Sejak itu, istri saya bisa memberikan ASI secara langsung kepada anak kami. Jujur, sebelum punya anak, istri saya bukan tipe keibuan, dan ia pun minim pengalaman berinteraksi dengan anak kecil, apalagi bayi. Saya pun terus member semangat dan dukungan, diimbangi dengan kekuatan hatinya; saya tak pernah bisa mengungkapkan kekaguman dan pujian atas usahanya yang luar biasa.

Perlahan tapi pasti, rasa percaya diri istri saya pun terbentuk dan semakin kokoh. Kenyamanan dan kelihaian ia berinteraksi “memegang” anak semakin lugas terlihat. Proses dan interaksi yang mesra dan lucu antara istri dan anak saya kerap membuat saya iri. Benar, menyusui anak adalah anugerah besar yang bisa dilakukan seorang ibu kepada anaknya. It’s magical and I just wish that I can have that kind of bonding. But I know it is the gift of a mother to her child which cannot be replicated. Seorang ayah hanya bisa bersyukur atas segala karunia kehidupan yang telah diberikan Tuhan.

Semoga semua hal yang saya dan istri lakukan selama ini adalah yang terbaik untuk Jaseena, dan bukan karena ego kami sebagai orangtua. Dan untuk putri kecil kami, terima kasih karena telah memilih kami sebagai orang tuamu. We will try our best. This is my promise to you, and we love you so much!

*ditulis oleh Pandu Gunawan | Twitter: @sipandu

Jauh Sebelum Waktunya…

“Ngapain lagi tuh ABG belajar tentang ASI?”

Kalimat itu yang mungkin melintas di pikiran sekelompok pasangan suami istri, ketika melihat saya duduk di antara mereka dalam sebuah seminar mengenai ASI. Ya ASI, Air Susu Ibu. Ketika itu saya masih sangat muda, dan yang jelas, belum menikah.

Memang sudah risiko, menjadi yang paling muda sekaligus bujangan di seminar ASI, tentu saja mengundang heran bagi kebanyakan orang. Namun, terus terang kepentingan saya saat itu bukan sekadar iseng, melainkan memang sengaja membawa misi penting untuk mengetahui secara detail tentang ASI, dan mengapa ASI penting? Pertanyaan yang saya pikir perlu saya ketahui jawabannya.

Keingintahuan ini bermula karena pekerjaan saya di salah satu stasiun radio dengan segmen pendengar perempuan di Jakarta. Posisi sebagai produser siaran membuat saya sebisa mungkin mengetahui beragam hal yang kebanyakan berkaitan dengan isu kehidupan perempuan untuk disebarluaskan kepada pendengar.

Di titik tertentu, saya kelimpahan tugas untuk menggarap program kampanye ASI. Sebagai orang yang ketika itu belum berencana menikah, apalagi memiliki anak, tugas ini menjadi tantangan tersendiri buat saya. Tidak mudah sudah harga mati, tapi saya punya keyakinan bahwa informasi ini menjadi hal yang sangat berguna suatu saat kelak. Maka, hal pertama untuk mendalami isu yang jauh dari masa dan usia saya ini adalah mampir ke seminar tadi.

Kini, saya sadari bahwa seminar itu merupakan gerbang sekaligus bagian profesi yang sangat mencerahkan buat saya; karena saya tahu hal penting seperti ASI, jauh sebelum terlambat. Saya masing ingat, saat itu nyaris seluruh yang hadir adalah perempuan, dan hanya ada dua orang pria di ruangan itu: saya dan seorang pelayan di restoran yang menjadi lokasi seminar.


Saat mengamati sekitar, saya menebak-nebak bahwa usia para perempuan di seminar ini jelas di atas saya. Sementara saya, ketika itu berusia 22 tahun. Ya, usia di saat seorang pria seharusnya berada di masa senang-senang dan tidak perlu memikirkan pernikahan, apalagi mengenai anak dan ASI. Namun, walaupun ada rasa asing di ruangan itu, saya berusaha mengikuti materi yang dibahas semaksimal mungkin.

Tiga puluh menit pertama saya hanya bisa diam, terjebak antara ketidakpahaman sekaligus terkejut mengetahui betapa pentingnya ASI; dan di saat bersamaan saya langsung mengingat keluarga di sekitar lingkungan saya, yang memang belum mengetahui menfaat ASI secara mendalam. Contoh paling mudah adalah orangtua saya, yang belum pernah menjelaskan secara detail kepada saya, karena sejak kecil saya lebih akrab dengan susu kaleng yang harus di minum setiap pagi dan sesaat sebelum tidur.

Pembicara pada seminar tersebut, Dr Utami Roesli; sementara pembicara lainnya adalah menantu bu dokter, sekaligus mantan model majalah Playboy, Tiara Lestari. Hmmm… Saya lagi mengingat-ingat, apakah faktor pembicara kedua yang membuat saya  mampu menyerap materi seminar dengan baik? Hehehe…

Salah satu bagian penting yang diulas dalam seminar itu adalah pentingnya proses Inisiasi Menyusui Dini (IMD), demi kesuksesan pemberian ASI. Istilah ini sempat membuat saya tertegun dan bingung, apa lagi ini? IMD adalah Inisiasi Menyusui Dini, peristiwa melekatkan sang bayi di perut ibunya, langsung setelah melahirkan dan tanpa dimandikan. Inti dari proses itu adalah membiarkan si bayi berupaya mencari puting payudara ibunya, agar si anak langsung mengenal ASI sejak pertama kelahirannya di dunia.

Proses ini harus didukung penuh oleh rumah sakit atau tempat si ibu melangsungkan proses persalinan, karena IMD merupakan bagian penting dari proses pemberian ASI, karena keduanya saling terkait. Nah, di sinilah peran Tiara Lestari yang saat itu berbagi kisah tentang keberhasilannya memberikan IMD dan ASI pada anaknya. Materi seminar pun mulai berlangsung semakin menarik, hehehe…

Mendengar serentetan penjelasan mengenai pentingnya ASI yang dibuka dengan IMD oleh para pembicara di seminar itu, lengkap dengan video-video tentang proses melakukan IMD membuat saya terkagum-kagum. Mendebarkan rasanya ketika menyaksikan seorang bayi yang baru lahir berusaha mencari puting payudara ibunya, tanpa bantuan. Semua rangkaian informasi ini membuat saya tertarik untuk menggali lebih banyak lagi pengetahuan tentang ASI. Hal yang kemudian terlintas di pikiran saya ketika itu adalah, saya harus informasikan ini kepada orang sebanyak mungkin, khususnya calon istri saya kelak.

Lepas dari seminar itu, saya membaca kembali semua materi yang saya dapat, layaknya seorang yang besok akan menghadapi ujian. Saya bandingkan informasi itu dengan beragam sumber lain melalui internet. Hasilnya, saya takjub. ASI ternyata isu besar yang membutuhkan perhatian penuh. Banyak rumah sakit (RS) di Indonesia yang belum mendukung IMD, sayangnya karena informasi mengenai proses ini masih simpang siur sehingga membuat penerapannya menjadi kabur.

Lebih menyakitkan lagi ketika saya mendapatkan fakta-fakta bahwa banyak RS yang membiarkan si bayi diberi asupan susu formula ketika baru dilahirkan. Padahal, saya tahu persis, bahwa puluhan bahwa ratusan juta kaleng susu pun tidak akan pernah bisa menggantikan ASI. Semua kegelisahan ini perlu saya tumpahkan, dan ketika itu orang pertama yang menjadi “korban” adalah pacar saya, Sessa Xuanthi. Meskipun ia perempuan, ternyata ia pun belum banyak mengetahui tentang hal ini.

Ketika saya bahas soal ASI, reaksi pertamanya adalah bingung, diam, lalu berkomentar, “Hah, kamu belajar ASI? Yang bener aja, aku aja yang perempuan belum pengen tau!” Ia lalu tertawa, merasa saya aneh, buat apa pria seusia saya mencari informasi mengenai ASI. Saat itu saya hanya berpikir, bahwa ia bukan tidak ingin tahu, tapi hanya belum yakin bahwa ia ingin tahu lebih banyak tentang hal ini.

Lalu, daripada saya tertular tidak yakin, saya pun mencoba meneguhkan keyakinan saya dengan menemui Dr. Utama Roesli, salah satu pembicara dalam seminar tadi, yang memang dokter anak sekaligus ketua Sentra Laktasi Indonesia. Saya yakin ini keputusan yang tepat. Pertemuan kali ini lebih private, karena hanya melibatkan bu dokter, saya dan dua pasang suami istri yang sedang menunggu kelahiran anak mereka. Tanpa saya rencanakan, ternyata saya banyak bertanya, bahkan lebih aktif ketimbang dua pasang suami istri itu.

Tak hanya mendengarkan, seluruh pembicaraan dengan Dr. Utami saat itu saya rekam. Tujuannya, selain untuk bisa saya olah sebagai program di radio tempat saya bekerja, saya juga ingin menyimpannya di iPod sebagai konsumsi pribadi. Hingga kini, rekaman itu masih ada di playlist iPod saya, dan sesekali saya putar untuk teman yang membutuhkan informasi mengenai ASI.

Berbekal materi rekaman tersebut, saya kembali mencoba menjelaskan mengenai IMD dan ASI kepada Sessa, pacar saya. Proses “mencuci otak” pacar saya mengenai hal positif ini terus saya lakukan, tanpa menyerah. Hingga, pasangan saya ini pun tergugah, dan akhirnya mulai ikut penasaran. Ia pun setuju dengan saya bahwa informasi ini sangat penting, bahkan untuk diketahui oleh pasangan yang belum memiliki anak, dan jadi lebih baik lagi dipahami oleh pasangan yang belum menikah. Kenapa? Karena membuat persiapan menjadi lebih matang dan panjang.

Pada satu kesempatan, saya membawa Sessa ke seminar ASI, di saat (mungkin) lebih banyak pasangan memilih pacaran ke bioskop atau jalan ke mal. Saya mencoba inisiatif lain, pergi ke seminar, mencari ilmu, menerapkannya kelak, dan menyebarkan informasinya. Dalam seminar yang kami hadiri, jelas bahwa hanya kami berdua yang masih berstatus “pacara
n”; namun hal itu tidak membuat kami minder dan ragu. Toh, hal ini akan berguna buat kami masing-masing kelak, kenapa harus takut?

Bekal pengetahuan dari seminar IMD dan ASI yang kami hadiri menyulut kami untuk mencoba menyebarluaskan informasi yang sangat baik ini. Kami bertingkah seolah kami adalah brand ambassador dari IMD dan ASI. “Pasien” pertama kami berdua ketika itu adalah kakak Sessa yang sedang menunggu kelahiran anak keduanya. Kebetulan, anak pertamanya bisa disebut gagal total dalam pemberian ASI, untuk itu kami yakin bahwa informasi ini jadi sangat berguna untuknya. Pertama, kami tegaskan bahwa IMD merupakan awal dari kesuksesan pemberian ASI. Kakaknya Sessa ini ternyata belum pernah mendengar istilah IMD, kami pun ambil peran untuk berbagi informasi dan pengetahuan mengenai hal itu. Hebatnya, semua berjalan lancar, proses IMD berlangsung mulus, dan ASI terus diberikan kepada anak keduanya hingga berusia dua tahun. Saya dan Sessa senang karena bisa membantu berbagi informasi penting ini.

Kami bangga dan ikut merasa lega meskipun belum menikah. Peristiwa ini membuat kami cukup percaya diri dan siap, ketika nanti giliran kami datang. Benang merah dari kisah awal saya mengetahui ASI hingga membantu kakak pacar saya bermuara pada kesimpulan, bahwa merencanakan jauh lebih awal akan lebih baik; karena, kita masih memiliki banyak waktu untuk menggali informasi lebih dalam dan mengantisipasi hal-hal yang diperlukan. Kini, Sessa pun menjadi mantan pacar saya, kami membangun keluarga kecil bersama putra pertama kami, Aikia Gung Xadika. :)

Aikia, melalui proses IMD dengan lancar; dan through thick and thin, hingga kini usianya 18 bulan, kami masih terus memberikan ASI padanya. Kami bersyukur karena bisa memberikan ASI dan segala yang terbaik untuk Aikia. ASI adalah susu yang tidak akan pernah bisa digantikan, dan jauh lebih bernilai dibandingkan susu merek apapun dengan harga berapapun. Seorang ibu telah dianugerahi ASI yang bisa diminum sepuasnya oleh anak. Kalau ada yang gratis, kenapa harus bayar? Lagipula, pemberian ASI juga bisa menghasilkan ASI lainnya, yaitu Anak Sayang Ibu.

*ditulis oleh Dipa Andika | Twitter: @dipaaa

Fathers and Breastfeeding

Dok. www.innermostsecrets.com
The father of a breastfeeding baby is an important part to the breastfeeding relationship. In ancient times, the men would go hunt while the women would stay close to camp tending children and gathering plants. Obviously this does not suit our active lifestyles today, but in essence much is the same…

It is imperative for the baby to have his mother close at hand. The breastfeeding relationship is based on supply and demand. This means that the mother needs to be close by her baby so that she can allow her baby to nurse as much as possible.

The father’s role in this relationship is very important. The father of the baby can help to create a situation where mother and baby can be together. Many fathers fear that they won’t be able to bond with the baby without feeding bottles. This is very far from the truth. Bonding doesn’t occur through the ingestion of food through plastic. Bonding occurs through a physically, loving relationship.

There are many ways for a father to connect to his new infant. Bringing the baby to the mother to breastfeed is a great way to demonstrate to the baby that the father can, in fact, meet his baby’s needs. His baby will be well aware of the fact that daddy is the transportation to the food.

Changing diapers, bathing, holding, carrying in a sling, singing, touching, massaging and just loving the baby are all ways that a father can bond with his baby. These are all crucial ways that a new father can develop a loving, trustful relationship with his child.

The other very important role of a breastfeeding father is as support to the mother. The early weeks of breastfeeding can be a time of exhaustion and confusion. This can be helped so much by an actively participating father. As the mother’s support, the father can bring water, make food, and ensure that mom is getting plenty of rest.

A father being available to care for and nurture his baby is essential in allowing the mother time to tend her own needs.

As a baby grows into a child, she will see the consistent and loving care that dad has given to her and her mother. This will create a strong bond and a valuable trust relationship between father and child, which can help mom more than a few feedings ever will. As a father, you have the opportunity to help your child get the best possible nutrition (breast-milk) for her health. You baby and his mother will love you for it.

So, are you in? :)

Belum Terlambat untuk Belajar…

Let’s start with a problem. The biggest problem with becoming a dad these days; besides the stinging realization that you’re not the center of the known universe, is that no one tells you how to do it. We’re not like women, who seem to be in a lifelong training course for motherhood and who have a vast mommy-industrial complex of books and shows and magazines and expert friends at their disposal. The only experience we’ve had with fatherhood was through our own fathers – which, if you haven’t noticed, ain’t exactly the model for how things work anymore. In the intervening years, mom-and-dad lines have blurred. Your participation in the daily life you child is no longer merely interesting, it is required. You’re expected to know everything, only no one has ever thought you anything. But we’re here to tell you, knowledge is available.”

Kalimat itu terlontar dari Jim Nelson, penulis drama komedi sekaligus jurnalis kawakan yang memulai karier di dunia penyiaran lewat saluran televisi berita CNN, dan kini ia menduduki posisi pemimpin redaksi majalah Gentlemen’s Quarterly (GQ), Amerika Serikat.

Ketika itu, Jim menyajikan presentasi tentang proyek artikel besar bertajuk: A GQ Guide to Being a 21st – Century Dad, yang ditugaskannya kepada executive editor GQ, Andy Ward. Salah satu artikel jurnalisme gaya hidup paling penting dan menarik yang pernah saya baca. Diterbitkan di edisi Juni, 2007.

Pernyataan Jim Nelson itu pula yang terus melayang di dalam kepala saya selama proses menulis cerita tentang peran saya sebagai ayah yang mendukung pemberian Air Susu Ibu (ASI) di masa pertama kehidupan anak saya. Fase uji materi pertama seorang pria saat menjelma jadi seorang ayah.


Saya teringat, mantan presiden Amerika Serikat, Richard Nixon, sempat menyatakan kekaguman tertingginya kepada sang ayah saat pidato perpisahan dengan staf Gedung Putih. Ia sebutkan, bahwa ayahnya adalah pahlawan hidupnya. Seorang pembimbing, pelindung, sekaligus kawan baik.

Lepas dari itu, seorang teman, pegawai swasta kelas menengah di Jakarta, bercerita dengan penuh percaya diri; saat ia dan istrinya pulang kerja, buah hatinya itu lebih terperanjat melihat sosoknya, lelaki tambun yang juga ayah kandungnya.

Meskipun ada sang ibu yang kerap dianggap lebih kental adonan batinnya dengan si anak, anggapan saya, ayah lebih dipahami si anak sebagai tempatnya mengadu, mengeluh, mengharapkan pertolongan. Kenyataan yang, menurut anggapan saya lagi, magis.

Fakta itu menyadarkan saya secara penuh. Bahwa pada ruang perspektif tertentu, secara alamiah pria memiliki struktur yang berbeda dengan wanita, nyaris dalam semua hal. Fakta itu juga mencerahkan saya. Bahwa untuk menjalankan fungsi ayah secara maksimal, pria tidak perlu mentah-mentah menjelma menjadi seorang ibu berbadan lelaki.

Kenapa saya perlu sampai panjang lebar memaparkan persoalan di atas? Karena sebelumnya, saya merasa tidak cukup percaya diri, bahwa saya telah menjadi sosok ayah yang ideal.

Kenapa?

Saya adalah seorang suami dan ayah dari dua orang putri, si sulung berusia satu setengah tahun, si bungsu dua bulan. Saya berada di masa seorang ayah harus maksimal menunjukkan kredibilitasnya. Mulai dari saat-saat kehamilan istri saya, hingga dua tahun setelah kelahiran dua putri saya.

Saya sempat membaca berbagai artikel bertema parenting, atau buku-buku bagus dari dalam dan luar negeri yang menyuguhkan setumpuk nasehat untuk bekal menjadi orangtua yang ideal.

Di dalamnya, diulas tentang persiapan menjelang kelahiran, hingga yang perlu dilakukan setelahnya. Tentang seorang ayah harus memperkaya diri tentang informasi seputar ASI yang penting untuk masa tumbuh-kembang seorang anak, mendorong diri sendiri dan istri untuk melakoni konsultasi ke klinik laktasi, menjalankan fungsi dukungan terhadap istri dengan aktif melakukan shopping rumah sakit yang pro terhadap pemberian ASI ekslusif sejak Inisiasi Menyusui Dini (IMD), hingga konsultasi dengan dokter spesialis atau pakar laktasi untuk mengimbangi informasi dari sumber lain yang diperoleh istri (dari teman atau keluarga).

Kalau boleh jujur, tidak satu pun hal itu saya jalankan sebagai seorang suami dan calon ayah. So, I’m fucked up already.

Entah karena kepedulian yang tipis, ego pria yang mau enaknya saja menunggu kelahiran anak pertama, atau sekadar malas. Yang jelas, dan entah kenapa, saya meyakini, tidak sedikit pria yang merasa seburuk saya. Hal ini pun membuat saya tidak tergerak dari pengetahuan tentang menjadi ayah yang ideal. Saya, murni mengandalkan intuisi dan reaksi alami sebagai seorang pria.

Sepanjang masa kehamilan pertama istri, tidak ada sejengkal pun aktivitas yang saya korbankan. Saya tetap sibuk bekerja, asyik membaca buku dan menonton DVD, bahkan meninggalkannya nongkrong dengan teman-teman saya dan latihan band.

Ia berpikir, jika membiarkan saya bebas melakukan apapun yang saya suka, maka saya akan merasa senang. Jika saya merasa senang, maka saya pun akan membuatnya senang. Jika ia senang, ia percaya bahwa anak kami akan baik-baik saja, proses persalinan dan ASI-nya kelak akan lancar, tidak ada masalah.

Dan, ia benar. Anak pertama kami lahir tanpa hambatan, normal dan alami. Seorang anak perempuan cantik yang saya beri nama: Belvanya Namaira Arsyani. Panggilannya: Anya.

Tak hanya selama masa kehamilan hingga persalinan, sampai saat putri kami sudah di rumah pun saya masih belum menunjukkan tanda-tanda sadar tentang pentingnya peran ideal saya sebagai seorang ayah. Saya tidak menjadi lebih sering menelepon ke rumah, atau menanyakan tentang lancar atau tidaknya ASI. Mengingat satu-satunya asupan anak saya saat itu adalah air susu ibunya.

Saya tahu bahwa ASI itu bagus untuk si anak. Tapi saya belum menyadari seberapa besar pentingnya. Saya mendukung pemberian ASI oleh istri saya kepada anak, karena itu keinginan istri saya. Dia terbiasa tidak bergantung kepada saya sejak kami pacaran, karena memang saya tidak pernah menjadi pria yang penuh perhatian pada hal-hal di luar kepentingan saya. Dan ia paham betul itu; tanpa protes atau keluhan ia membekali diri tanpa campur tangan saya.

Saya sendiri? Saya hanya percaya bahwa ia tahu apa yang terbaik untuk anak kami. Kalau pun saat itu, ia memilih susu formula, saya harus jujur bahwa besar kemungkinan saya akan mengamininya. Tapi ia tidak melakukan itu.

Istri saya terus mendorong saya memahami pentingnya ASI lewat cara lain. Ia meminta saya membantunya untuk mengatur posisi yang nyaman saat menyusui putri kami; selepas itu ia memanggil saya untuk menggendong Anya hingga si kecil gelegekan alias bersendawa; ia minta pertolongan saya untuk menimang anak kami hingga tertidur lelap.

Kebetulan, saat itu saya seorang jurnalis, pekerja media, yang kerap terjaga sampai pukul tiga dini hari. Sehingga bangun malam di masa satu sampai tiga bulan pertama tidak menjadi persoalan. Yang istri saya lakukan adalah menelepon saya di ruang kerja dari kamar saat Anya terbangun. Lalu, saya masuk dan kembali menimangnya sampai ia kembali tidur.

Sepuluh menit…

Si kecil m
asih rewel, saya pun menyanyikannya lagu-lagu yang saya anggap menenangkan. Kebanyakan lagu-lagu dari film animasi klasik Walt Disney.

Dua puluh menit…

Si kecil masih rewel, saya lalu menanyakan kepada istri saya, “Mungkin dia haus?” Jika istri saya merasa nyaman ia akan menyusuinya. Jika tidak, saya pun tetap menimangnya sambil terus bernyanyi. Hanya kali ini, saya rekatkan dekapan saya, saya dekatkan senandung saya ke telinganya.

Tanpa tekanan, tapi dilibatkan, saya perlahan menjalankan fungsi sebagai ayah yang mendukung proses pemberian ASI kepada anak saya.

Seiring waktu, saya pun mulai terbiasa dan menikmati peran baru saya sebagai ayah. Selain semua hal kecil tadi, saya pun bersemangat belajar mengganti popok, mengenakan pakaian si kecil setelah mandi, membalurinya dengan minyak telon, cream, hingga pewangi rambut. “Anak saya kelak, harus jadi perempuan yang bisa bikin pria manapun jungkir balik.” Begitu pikir saya.

Lepas tiga bulan, ada persoalan baru, istri saya sudah habis masa cutinya dan harus kembali bekerja di kantor. Buat saya? Jadi ada tugas baru. Yaitu, disuruh rajin-rajin minum You C-1000, karena botolnya bisa digunakan untuk ASI perahan.

Masa istri saya berjuang menyediakan ASI perahan yang cukup berlangsung sampai Anya berusia enam bulan, dan kami pun mulai memutuskan untuk menawarkannya alternatif asupan selain ASI, atau lazim disebut makanan pendamping ASI.

Mengingat itu saya lega, misi ASI eksklusif telah tercapai.

Memasuki fase memberikan makanan pendamping ASI, istri saya mengajukan tawaran: “Ayah aja yang masakin Anya ya?” Ah, ini akal-akalan, karena istri saya tahu persis bahwa saya suka mencoba sesuatu yang baru, dan ia juga tahu persis bahwa saya suka sok-sokan bisa masak. Ditambah lagi, jam kerja saya tidak mengharuskan saya berangkat pagi buta. Sehingga saya punya cukup waktu untuk bereksperimen dengan aneka jus buah dan purée.

Saya pun bersemangat, sampai memburu buku resep sembari melakukan hobi saya menjajah toko buku. Kelamaan, menyiapkan makanan Anya setiap pagi jadi hobi tambahan saya.

Tanpa saya sadari, saya sudah membantu istri saya mengatur asupan anak kami. Karena, ternyata istri saya sudah pusing memikirkan persediaan ASI yang diperahnya dari kantor ke botol-botol kecil, agar mencukupi kebutuhan anak kami hingga ia pulang bekerja. Itu pun belum termasuk saat malam hari ia kembali memeras ASI dari payudaranya untuk keesokan hari. Karena meskipun sudah asupan lain, istri saya tetap memberikan ASI untuk Anya. Ia berencana terus melakukannya hingga si anak mencapai usia dua tahun.

Kembali ke soal menyiapkan jus atau purée, tugas pagi hari saya tidak sampai di situ. Karena begitu makanannya siap, baby-sitter kami pun langsung memberikannya kepada Anya. Ternyata, pada awalnya ada resistensi dari si kecil, ia menolak dan menangis. Perhatian saya yang sudah harus bersiap ke kantor pun tercuri dan ikut berpikir tentang cara membuatnya berselera makan.

Lagi-lagi saya mengandalkan apa yang bisa saya lakukan. Saya ambil gitar, lalu saya duduk di depan Anya dan baby sitter. Saat saya memetik senar satu, dua, dan tiga, anak saya tertegun. Ia diam dan matanya mengamati saya dan gitar di pangkuan saya. Saya pun memetik penuh kunci E mayor. Senyum paling indah yang pernah saya lihat pun terlukis di wajah anak saya.

Satu lagu saya mainkan hingga tuntas. Setengah tempat makannya ia lahap tanpa ampun. Peran saya kali ini, tanpa permintaan istri saya.

Semua proses itu banyak membantu dan mencerahkan saya. Hingga, saya terbiasa menjalaninya. Tanpa setitik pun rasa tertekan atau stres menghadapi bayi yang baru lahir sampai detik ini. Saya senang. Istri saya senang. Kami senang, dan anak kami pun tumbuh menjadi seorang  anak yang nyengir setiap kali melihat kami.

Anya mendapatkan ASI hingga ia menjelang usia sepuluh bulan. Berhenti di tengah kehamilan istri saya. Calon anak kedua kami. Rencana menyusui ASI hingga usia dua tahun pun kandas.

Di saat bersamaan, persoalan baru muncul. Ada berbagai opini meluncur, dan menyerangnya untuk menghentikan ASI terhadap Anya. Argumennya, ASI yang diberikan sudah tidak bagus karena ada perubahan hormonal, sampai kekhawatiran bahwa si kecil di kandungan tidak akan mendapatkan asupan yang cukup jika kakaknya tetap menyerap ASI dari si ibu.

Saya terpengaruh. Tapi hebatnya, istri saya tidak. Sejak kehamilannya terdeteksi, ia tetap menyusui Anya. Sampai putri pertama kami itu berhenti dengan sendirinya. Lalu, kami pun mengganti asupannya dengan susu formula. Belakangan saya mengetahui istilahnya: self weaning.

Ironisnya, di saat Anya sudah secara penuh mengasup susu formula, saya ditemukan dengan komunitas pro ASI untuk urusan pekerjaan. Saya baru belajar dari nol, tentang seberapa pentingnya ASI. Saya menceritakannya dengan antusias kepada istri saya. Ia hanya menjawab santai, “Kemane aje?”

Saya baru mulai mendengar tentang konsultasi laktasi, teknik dan posisi yang benar, donor ASI, dan lainnya. Saya merasa bodoh. Saya pun memutuskan untuk belajar tentang ASI. Belum terlambat, karena saya akan segera punya anak kedua. Lagi-lagi saya tidak perlu memaksakan diri untuk peduli di luar minat saya, tapi setidaknya kali ini saya menerimanya dengan kesadaran penuh, tentang hal yang terbaik untuk anak saya. Kesadaran saya itu yang membuat saya berminat belajar dengan serius.

Dan ketika putri kedua saya lahir, Aksara Milea Arsyani (Mili), saya jadi lebih aware dan memperhatikan urusan Inisiasi Menyusui Dini (IMD), dan hal-hal lain yang saya anggap menunjukkan dukungan saya terhadap istri untuk memberikan ASI kepada Mili.

Karena, pada akhirnya saya sadar, bahwa kini batas-batas antara urusan ibu dan ayah dalam hal parenting sudah melebur. Soal ini bukan sekadar urusan domestik, dan secara alamiah seorang ayah memang tidak bisa dijauhkan dari proses ini.

Khusus untuk urusan ASI, memang ibu yang punya kapasitas khusus untuk memberikannya kepada si anak. Tapi, tempat si anak mengadu dan berteriak dalam tangisnya, saya anggap ditujukan kepada ayah. Agar si ayah menemaninya, membimbingnya, menjadi temannya menunggu, sampai si ibu memberikan ASI-nya.

Kesimpulan saya ini menjawab alasan pernyataan mantan presiden Amerika Serikat, Richard Nixon di awal cerita ini. Dan juga jawaban atas terperanjatnya seorang bocah melihat ayahnya, teman saya, pulang kantor. Si bocah mungkin menginginkan belai lembut kasih sayang ibunya, tapi ia terlampau gembira melihat ayahnya, sosok tempatnya meminta pertolongan jika si ibu sedang letih.

Selain itu…

Kenapa Jim Nelson di prolog cerita ini menyatakan, “The only experience we’ve had with fatherhood was through our own fathers – which, if you haven’t noticed, ain’t exactly the model for how things work anymore”? Karena memang penerapannya terus berubah.

Karena itu pula, saya tertarik menceritakannya di sini. Saya berharap, memberikan kontribusi positif untuk dunia per-ayah-an. Agar kita tidak lagi sekadar berkaca dari figur ayah kita, tapi juga belajar banyak dari ayah-ayah lain yang berproses di masa yang lebih relevan.

At the end of the day, what we have to do is figure out what the hell we’re doing. Don’t worry, quit crying, and keep reading! Cheers!

*ditulis oleh Syarief Hidayatullah | Twitt
er: @bangaip

powered by Tamba